0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
79 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Cephalgia di Puskesmas

SOP ini memberikan pedoman penatalaksanaan cephalgia (sakit kepala) di Puskesmas Sei Pancur. Terdapat beberapa langkah prosedur mulai dari pengukuran tekanan darah, anamnesa gejala pasien, pemeriksaan fisik, hingga terapi simtomatik seperti istirahat dan obat-obatan. Dokumen ini juga menyebutkan unit terkait, alat dan bahan yang diperlukan, serta dokumen pendukung lainnya.

Diunggah oleh

musrika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
79 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Cephalgia di Puskesmas

SOP ini memberikan pedoman penatalaksanaan cephalgia (sakit kepala) di Puskesmas Sei Pancur. Terdapat beberapa langkah prosedur mulai dari pengukuran tekanan darah, anamnesa gejala pasien, pemeriksaan fisik, hingga terapi simtomatik seperti istirahat dan obat-obatan. Dokumen ini juga menyebutkan unit terkait, alat dan bahan yang diperlukan, serta dokumen pendukung lainnya.

Diunggah oleh

musrika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENATALAKSANAAN CEPHALGIA

: 01 /[Link]/PNC/SOP/01/
[Link]
2017
SOP [Link] : 00
Tanggal Terbit : 09 Januari 2017
PEMERINTAH Halaman : 1/2
KOTA BATAM
UPT PUSKESMAS dr. SURIYATI
SEI PANCUR NIP. 19670603 200701 2 021
1. Pengertian Cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala,
kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan

cephalgia dan mencegah terjadinya komplikasi.

3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Sei Pancur,tentang Kebijakan


Pelayanan Klinis
Nomor : /[Link]/PNC/SK/01/
2017
4. Referensi 1. PMK No. 5 tentang Panduan Praktek Klinis Dokter Di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer tahun 2014.
2. Permenkes No.75 Tahun 2015 tentang Puskesmas.
3. PMK No.71 Tahun 2017 tentang pelayanan Era UKM.
5. Alat dan Alat 1. 1 . Alat :
Bahan a) Termometer.
b) Tensi meter.
c) Stetoskop.
d) Alat tulis.
2. Bah 2. Bahan :
a) Masker.
b) Handscoon.
6. Prosedur 1. Petugas melakukan pengukuran tekanan darah pasien dan
menanyakan umur pasien serta mencatatnya dalam status
2. Petugas menganamnesa pasien: sudah berapa lama sakit kepala
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik antara lain :
a. Hitung nafas dalam satu menit , mengukur suhu badan pasien
b. Memeriksa bagaimana adakah defisit neurologis
c. Adakah parastesia/ hipestesia
d. Adakah hiperreefleks
e. Lihat apakah ada gangguan kejiwaan
4. Petugas melakukan terapi :
a. Anjurkan istirahat dan banyak minum sangat penting
b. Pengobatan simtomatis dapat diberikan untuk menghilangkan
gejala
c. Pemberian antidepresi bila diperlukan

Psikoterapi: mencari jalan keluar yang praktis dan sederhana dalam


segala kesulitan
7. Bagan Alir -
8. Hal-hal Keadaan umum pasien.
1
yang perlu
diperhatikan
9. Unit terkait Pelayanan Kesehatan Umum.

Pelayanan Kesehatan Anak.

Pelayanan Kesehatan Ibu.

Pendaftaran.
Farmasi.
10. Dokumen Simpus.
terkait
Rekam medis.

Kertas resep.

Buku register.

11. Rekam histori


Perubahan
No Yang di ubah Isi perubahan Tanggal mulai di
berlakukan

Anda mungkin juga menyukai