0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan21 halaman

Penerapan Quality Function Deployment

QFD (Quality Function Deployment) adalah prosedur sistematis untuk membangun mutu ke dalam proses hulu dan pengembangan produk baru dengan memprioritaskan kebutuhan pelanggan dan mengubahnya menjadi spesifikasi teknis. Terdiri atas empat fase yaitu perencanaan produk, desain produk, perencanaan proses, dan pengendalian proses. Metode ini digunakan untuk menghindari masalah produksi dan mengurangi waktu pengembangan den

Diunggah oleh

FEREN DILA AVISKA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan21 halaman

Penerapan Quality Function Deployment

QFD (Quality Function Deployment) adalah prosedur sistematis untuk membangun mutu ke dalam proses hulu dan pengembangan produk baru dengan memprioritaskan kebutuhan pelanggan dan mengubahnya menjadi spesifikasi teknis. Terdiri atas empat fase yaitu perencanaan produk, desain produk, perencanaan proses, dan pengendalian proses. Metode ini digunakan untuk menghindari masalah produksi dan mengurangi waktu pengembangan den

Diunggah oleh

FEREN DILA AVISKA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

QUALITY FUNCTION

DEPLOYMENT
Quality Function Deployment (QFD) merupakan
prosedur sistematis yang digunakan untuk
membantu membangun mutu ke dalam proses hulu
dan juga ke dalam pengembangan produk baru. QFD
membantu menghindari masalah dalam produksi
hilir dan proses transfer produk atau layanan
sehingga akan mengurangi waktu pengembangan
produk atau layanan baru.
Tujuan utama dari penggunaan metoda QFD

Memprioritaskan keinginan dan kebutuhan


pelanggan yang terucap maupun tidak terucap
Mengubah kebutuhan tersebut menjadi karakteristik
dan spesifikasi teknis
Membangun dan mengirim produk atau layanan
bermutu dengan cara memfokuskan pada kepuasan
pelanggan
Empat Fase Proses QFD

Fase 1. Perencanaan produk

Fase 2. Fase Disain Produk

Fase 3. Perencanaan Proses

Fase 4. Pengendalian Proses


Persyaratan
Pelanggan

Persyaratan Disain
Persyaratan
Disain

Disain Komponen
Fase 1
(Perencanaan Disain Komponen
Produksi
Fase 2

Manufaktur
(Disain

Proses
Produk) Proses
Manufaktur
Fase 3
(Perencanaan Membangun
Proses) Kuantitas
Fase 4
(Pengendalian
Proses)
HOUSE of QUALITY

Quality function deployment matrix: the house of quality


Primer

Sekunder

Primer

Sekunder
Langkah 1: Persyaratan Pelanggan - "Suara Pelanggan"

Contoh pada produk pensil


Langkah 2: Persyaratan Regulasi

Tidak semua persyaratan teknis produk atau layanan


diketahui oleh pelanggan, sehingga tim harus
mendokumentasikan persyaratan yang ditekankan oleh
standar manajemen untuk dipenuhi atau peraturan yang
harus dipatuhi produk.
Langkah 3: Penilaian Penting Pelanggan

Primer
Menggunakan skala 1-5:
1: sangat tidak penting
2: tidak penting
Sekunder
3: cukup penting
4: penting
Sekunder

5: penting sekali
Primer
Langkah 4: Penilaian Pelanggan terhadap
Persaingan

Primer

Sekunder

Sekunder
Primer

Menggunakan skala 1-5:


1: sangat tidak baik
2: tidak baik
3: cukup baik
4: baik
5: baik sekali
Contoh lain bentuk house of quality untuk
penilaian pelanggan terhadap produk pesaing
Langkah 5: Deskriptor Teknis - "Voice of
the Engineer "

Primer

Sekunder Sekunder
Primer
Langkah 6: Arah Perbaikan

Primer

Sekunder
Sekunder
Primer

Konsumen menyukai Konsumen menyukai


jika respon teknis jika respon teknis
semakin rendah semakin tinggi
Langkah 7: Matriks Hubungan

Primer

Sekunder
Sekunder
Primer

Hubungan antara
persyaratan
pelanggan dengan
deksriptor teknis
Langkah 9: Analisis Teknis Produk
Pesaing

Primer

Sekunder
Sekunder
Primer
Langkah 10: Penetapan nilai terget bagi
dekriptor teknis

Primer

Sekunder
Sekunder
Primer
Langkah 11: Matriks Korelasi
Langkah 12: Penentuan Skor Penting
/Prioritas

Dapat ditentukan melalui : Absolute weight = a x d x (c :b)


Tingkat kepentingan Relative weight (%) = (e/e) x 100%
Scale up factor
Sales Point

a
b c d e
bij

Absolute weight = (bij x ai)


Relative weight (%) = (cj/ cj) x 100%

Contoh untuk panjang pensil:


ai Absolute weight = (3 x 2)+(1 x 5)+(1 x 2)
= 16

cj

Anda mungkin juga menyukai