0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan6 halaman

Perbandingan Raspberry Pi dan Arduino

Dokumen tersebut membahas perbedaan antara Raspberry Pi dan Arduino. Raspberry Pi adalah komputer single board dengan spesifikasi lebih baik seperti memori 512MB dan clock speed 700MHz, sehingga mampu menjalankan sistem operasi Linux. Sedangkan Arduino lebih sederhana dengan memori 32KB dan tidak mampu menjalankan sistem operasi. Keduanya memiliki kelebihan tersendiri untuk aplikasi berbeda.

Diunggah oleh

Geo Fana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan6 halaman

Perbandingan Raspberry Pi dan Arduino

Dokumen tersebut membahas perbedaan antara Raspberry Pi dan Arduino. Raspberry Pi adalah komputer single board dengan spesifikasi lebih baik seperti memori 512MB dan clock speed 700MHz, sehingga mampu menjalankan sistem operasi Linux. Sedangkan Arduino lebih sederhana dengan memori 32KB dan tidak mampu menjalankan sistem operasi. Keduanya memiliki kelebihan tersendiri untuk aplikasi berbeda.

Diunggah oleh

Geo Fana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama: Delangga geofana

Nim : A11.2014.08123

RASPBERRY PI & ARDUINO

Raspberry Pi, sering juga disingkat dengan nama Raspi, adalah komputer papan tunggal (Single
Board Circuit di singkat SBC)yang memiliki ukuran sebesar kartu kredit. Raspberry Pi bisa digunakan
untuk berbagai keperluan, seperti spreadsheet, game, bahkan bisa digunakan sebagai media player
karena kemampuannya dalam memutar video high definition.
Raspberry Pi memiliki dua model yaitu model A dan model B. Secara umum Raspberry Pi Model
B, 512MB RAM. Perbedaan model A dan B terletak pada memory yang digunakan, Model A
menggunakan memory 256 MB dan model B 512 MB. Selain itu model B juga sudah dilengkapai dengan
ethernet port (kartu jaringan) yang tidak terdapat di model A. Desain Raspberry Pi didasarkan seputar
SoC (System-on-a-chip) Broadcom BCM2835, yang telah menanamkan prosesor ARM1176JZF-S dengan
700 MHz, VideoCore IV GPU, dan 256 Megabyte RAM (model B). Penyimpanan data didisain tidak untuk
menggunakan hard disk atau solid-state drive, melainkan mengandalkan kartu SD (SD memory card)
untuk booting dan penyimpanan jangka panjang. Raspberry Pi merupakan komputer mini yang sangat
murah

Raspberry Pi board mempunyai input dan output antara lain :

HDMI, dihubungkan ke LCD TV yg mempunayi port HDMI atau dgn cable converter
HDMI to VGA dapat dihubungkan ke monitor PC.
Video analog (RCA port) , dihubungkan ke Televisi sbg alternatif jika anda tdk
memilih monitor PC .
Audio output
2 buah port USB digunakan untuk keyboard dan mouse
26 pin I/O digital
CSI port (Camera Serial Interface )
DSI (Display Serial Interface)
LAN port (network)
SD Card slot untuk SD Card memori yg menyimpan sistem operasi berfungsi spt
hardisk pd PC.
Nama: Delangga geofana
Nim : A11.2014.08123

Hardware Raspberry Pi tidak memiliki real-time clock, sehingga OS harus memanfaatkan


timer jaringan server sebagai pengganti. Namun komputer yang mudah dikembangkan ini
dapat ditambahkan dengan fungsi real-time (seperti DS1307) dan banyak lainnya, melalui
saluran GPIO (General-purpose input/output) via antarmuka IC (Inter-Integrated Circuit).

Raspberry Pi bersifat open source (berbasis Linux), Raspberry Pi bisa dimodifikasi sesuai
kebutuhan penggunanya. Sistem operasi utama Raspberry Pi menggunakan Debian
GNU/Linux dan bahasa pemrograman Python. Salah satu pengembang OS untuk Raspberry
Pi telah meluncurkan sistem operasi yang dinamai Raspbian, Raspbian diklaim mampu
memaksimalkan perangkat Raspberry Pi. Sistem operasi tersebut dibuat berbasis Debian
yang merupakan salah satu distribusi Linux OS.

Untuk menggunakan Raspberry pi kita memerlukan operating system(contoh OS :


windows, linux,mac ,Unix dst) yg dijalankan dari SD card pad board Rasberrry tdk seperti
pada board microcontroller AVR yg selama ini kita pakai tanpa OS . Operating system
yang banyak dipakai antara lain Linux distro Raspbian . OS disimpan di SD card dan saat
proses boot OS hanya bisa dari SD card tdk dari lokasi lain.

OS yang bisa di jalankan di Raspberry board antara lain : Arch Linux ARM, Debian
GNU/Linux, Gentoo, Fedora, FreeBSD, NetBSD, Plan 9, Inferno, Raspbian OS, RISC OS
dan Slackware Linux.

Jadi dalam menggunakan microcomputer Raspberry Pi ini kita seperti menggunakan PC


yg berbasis linux plus yg mempunyai input output digital spt yg ada di board
microcontroller. Gambar Berikut ini contoh 1 set micro computer Raspberry Pi dgn OS
LINUX Rasbian yang siap pakai
Nama: Delangga geofana
Nim : A11.2014.08123

Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan


dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai
bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa
pemrograman sendiri.

Arduino juga merupakan platform hardware terbuka yang ditujukan kepada siapa saja
yang ingin membuat purwarupa peralatan elektronik interaktif berdasarkan hardware dan
software yang fleksibel dan mudah digunakan. Mikrokontroler diprogram menggunakan bahasa
pemrograman arduino yang memiliki kemiripan syntax dengan bahasa pemrograman C. Karena
sifatnya yang terbuka maka siapa saja dapat mengunduh skema hardware arduino dan
membangunnya.

Arduino menggunakan keluarga mikrokontroler ATMega yang dirilis oleh Atmel


sebagai basis, namun ada individu/perusahaan yang membuat clone arduino dengan
menggunakan mikrokontroler lain dan tetap kompatibel dengan arduino pada level hardware.
Untuk fleksibilitas, program dimasukkan melalui bootloader meskipun ada opsi untuk
membypass bootloader dan menggunakan downloader untuk memprogram mikrokontroler secara
langsung melalui port ISP.

JENIS JENIS ARDUINO :

a. Arduino Uno

Jenis yang ini adalah yang paling banyak digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan
untuk menggunakan Arduino Uno. Dan banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno.
Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai
Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemograman
cukup menggunakan koneksi USB type A to To type B. Sama seperti yang digunakan pada USB
printer.

b. Arduino Due
Nama: Delangga geofana
Nim : A11.2014.08123

Berbeda dengan saudaranya, Arduino Due tidak menggunakan ATMEGA, melainkan dengan
chip yang lebih tinggi ARM Cortex CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog.
Untuk pemogramannya menggunakan Micro USB, terdapat pada beberapa handphone.

c. Arduino Mega Mirip dengan Arduino Uno, sama-sama menggunakan USB type A to B untuk
pemogramannya. Tetapi Arduino Mega, menggunakan Chip yang lebih tinggi ATMEGA2560.
Dan tentu saja untuk Pin I/O Digital dan pin input Analognya lebih banyak dari Uno.

d. Arduino Leonardo. Bisa dibilang Leonardo adalah saudara kembar dari Uno. Dari mulai
jumlah pin I/O digital dan pin input Analognya sama. Hanya pada Leonardo menggunakan
Micro USB untuk pemogramannya.

e. Arduino Fio Bentuknya lebih unik, terutama untuk socketnya. Walau jumlah pin I/O digital
dan input analognya sama dengan uno dan leonardo, tapi Fio memiliki Socket XBee. XBee
membuat Fio dapat dipakai untuk keperluan projek yang berhubungan dengan wireless.

f. Arduino Lilypad Bentuknya yang melingkar membuat Lilypad dapat dipakai untuk membuat
projek unik. Seperti membuat amor iron man misalkan. Hanya versi lamanya menggunakan
ATMEGA168, tapi masih cukup untuk membuat satu projek keren. Dengan 14 pin I/O digital,
dan 6 pin input analognya.

g. Arduino Nano Sepertinya namanya, Nano yang berukulan kecil dan sangat sederhana ini,
menyimpan banyak fasilitas. Sudah dilengkapi dengan FTDI untuk pemograman lewat Micro
USB. 14 Pin I/O Digital, dan 8 Pin input Analog (lebih banyak dari Uno). Dan ada yang
menggunakan ATMEGA168, atau ATMEGA328.

h. Arduino Mini Fasilitasnya sama dengan yang dimiliki Nano. Hanya tidak dilengkapi dengan
Micro USB untuk pemograman. Dan ukurannya hanya 30 mm x 18 mm saja.

i. Arduino Micro Ukurannya lebih panjang dari Nano dan Mini. Karena memang fasilitasnya
lebih banyak yaitu; memiliki 20 pin I/O digital dan 12 pin input analog.

j. Arduino Ethernet Ini arduino yang sudah dilengkapi dengan fasilitas ethernet. Membuat
Arduino kamu dapat berhubungan melalui jaringan LAN pada komputer. Untuk fasilitas pada
Pin I/O Digital dan Input Analognya sama dengan Uno.

k. Arduino Esplora Rekomendasi bagi kamu yang mau membuat gadget sepeti Smartphone,
karena sudah dilengkapi dengan Joystick, button, dan sebagainya. Kamu hanya perlu tambahkan
LCD, untuk lebih mempercantik Esplora.

l. Arduino Robot Ini adalah paket komplit dari Arduino yang sudah berbentuk robot. Sudah
dilengkapi dengan LCD, Speaker, Roda, Sensor Infrared, dan semua yang kamu butuhkan untuk
robot sudah ada pada Arduino ini.
Nama: Delangga geofana
Nim : A11.2014.08123

Perbedaan RASPBERRY PI dengan ARDUINO

Berikut tabel untuk menunjukan beberapa perbedaan fiur yang ada pada
Arduino dan Raspberry PI
Raspberry Pi
Arduino Uno
Model B
Memory 0.002 MB 512 MB
Clock Speed 16 MHz 700 MHz
Multitasking No Yes
On Board Network None 10/100 wired
Operating System None Linux Distro
SD card (2-16
Flash 32KB
G)
Integrated Development
Arduino Anything Linux
Environment

Pada tabel diatas kita dapat melihat bahwa Raspberry Pi memiliki spesifikasi
hardware yang jauh lebih baik daripada Arduino, Bahkan kita dapat
menggunakan dan memodifikasi Raspberry PI layaknya komputer pribadi
walaupun tidak sebagus mac atau PC. tetapi, walaupun Arduino memiliki
kekurangan ini , IDE yang ada pada arduino Sangat mudah digunakan , dan
juga karena arduino ini memang tidak didesain untuk dapat diinstall banyak
software maka kita dapat menghidupkan dan mematikan sesuka kita tanpa
takut software yang ada rusak. Jika anda seorang pemula maka Arduino
sangat disarankan karena Arduino simpel digunakan, tidak gampang rusak
dan ada banyak sumber yang dapat digunakan sebagai panduan untuk para
pemula.
Nama: Delangga geofana
Nim : A11.2014.08123

Sumber:

[Link]
[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

Raspberry Pi's GPIO ports allow it to communicate with various peripherals and sensors using different protocols like I²C, SPI, and UART, making it versatile for complex interfacing requirements. Arduino's pins are used for direct control and reading of sensor data, supporting easy setup for projects involving sensors or actuators. While Raspberry Pi offers more programmable options, Arduino provides straightforward interfacing, which is effective for rapid prototyping .

Raspberry Pi Model B offers a broader range of I/O options including 26 digital GPIO pins, HDMI, USB ports, and network capabilities, making it suitable for various advanced and networked projects. Arduino Nano, while smaller, offers 14 digital and 8 analog input pins, focusing more on simple sensor and control applications due to its limited computational and networking capability. This makes Raspberry Pi a better candidate for more complex projects that require multiple I/O interfaces and higher processing power .

Both Raspberry Pi and Arduino being open-source platforms allows users to freely modify and customize the hardware and software for specific needs. This openness fosters creativity and innovation, encouraging a large community of developers to contribute enhancements, thus broadening the applications and improvements for both platforms .

Arduino's compatibility with other microcontrollers, including those beyond its standard ATMega series, allows flexibility in choosing hardware that matches project requirements while maintaining compatibility with the Arduino platform. This adaptability extends usability across a wide range of electronic projects, from simple DIY tasks to complex industrial applications, as users can tailor microcontroller selection to their specific needs while utilizing Arduino's accessible design and programming framework .

Raspberry Pi is equipped with a VideoCore IV GPU and the capability to handle high-definition video output, making it suitable for multimedia applications. It can be connected to TVs and displays using HDMI, offering better graphics performance compared to Arduino. Moreover, Raspberry Pi supports multiple operating systems that facilitate multimedia handling, unlike Arduino which lacks an OS and advanced multimedia capabilities .

The use of an SD card for booting and storage in Raspberry Pi allows it to be lightweight and flexible, as SD cards are removable, making it easy to swap or update operating systems. It also keeps the Raspberry Pi compact and portable by avoiding the need for larger and more power-consuming storage devices like HDDs or SSDs .

The Raspberry Pi Model B has a significantly higher memory capacity of 512 MB compared to Arduino Uno's 0.002 MB. It also has a faster clock speed at 700 MHz versus Arduino Uno's 16 MHz. The Raspberry Pi Model B supports multitasking and comes with a Linux operating system, whereas the Arduino Uno does not support multitasking and lacks an operating system. Raspberry Pi includes a 10/100 wired Ethernet port for networking, which is not present on the Arduino Uno .

Arduino's dedicated IDE simplifies the development process, especially for beginners, by providing a consistent and streamlined environment focused on Arduino's programming needs. Raspberry Pi's flexibility to use any IDE available under Linux allows more experienced users to leverage a wide range of development tools, accommodating projects that might require different programming languages or environments .

Running a Linux-based operating system like Raspbian on Raspberry Pi greatly enhances its versatility and capabilities, enabling multitasking and allowing the installation of a wide array of software applications. This environment is conducive to developing complex projects involving network service, data processing, and multimedia applications, thereby making Raspberry Pi a potent alternative to traditional computers for specific tasks .

The absence of a real-time clock in Raspberry Pi means it cannot maintain accurate time independently, relying instead on network time protocols. This limitation can be mitigated by adding a real-time clock module like the DS1307 via the GPIO ports using interfaces like I²C .

Anda mungkin juga menyukai