0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
108 tayangan2 halaman

Indikasi Rawat Inap Pneumonia Anak

Pasien laki-laki berusia 55 tahun dengan diagnosis pneumonia dan riwayat jantung kongestif. Berdasarkan skor PSI 65 dan hasil gas darah (PaO2/FiO2 161), pasien membutuhkan rawat inap karena juga didapati infiltrat paru multi lobus. Namun, dengan mempertimbangkan riwayat medis pasien dan gejala klinis, skornya sebenarnya 85 yang lebih menunjukkan kebutuhan rawat inap.

Diunggah oleh

Bara Tracy Lovita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
108 tayangan2 halaman

Indikasi Rawat Inap Pneumonia Anak

Pasien laki-laki berusia 55 tahun dengan diagnosis pneumonia dan riwayat jantung kongestif. Berdasarkan skor PSI 65 dan hasil gas darah (PaO2/FiO2 161), pasien membutuhkan rawat inap karena juga didapati infiltrat paru multi lobus. Namun, dengan mempertimbangkan riwayat medis pasien dan gejala klinis, skornya sebenarnya 85 yang lebih menunjukkan kebutuhan rawat inap.

Diunggah oleh

Bara Tracy Lovita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Berdasarkan Pneumonia Severity Index (PSI), derajat beratnya penyakit pada pasien ini dapat dijelaskan

secara rinci sebagai berikut.

Karakteristik Nilai Skor


Faktor Demografik
- umur
laki-laki Umur (tahun) 55
perempuan Umur (tahun) 10 -
- penghuni panti werda +10 -
Penyakit Komorbid
- keganasan +30 -
- penyakit hepar +20 -
- penyakit jantung kongestif +10 +10
- penyakit cerebrovaskuler +10 -
- penyakit ginjal +10 -
Pemeriksaan Fisik
- gangguan kesadaran +20 -
- frekuensi nafas > 30x/menit +20 -
- tekanan darah sistolik < 90 mmHg +20 -
- suhu tubuh <35 atau >400C +15 -
- frekuensi nadi > 125x/menit +10 -
Hasil Laboratorium
- pH < 7.35 +30 -
- BUN > 10.7 mmol/L +20 ?
- natrium < 130 mEq/L +20 -
- glukosa > 13.9 mmol/L +10 -
- hematokrit < 30% +10 -
- tekanan O2 darah arteri <60 mmHg +10 -
- efusi pleura +10 -
Total 65

Meskipun skor PSI pada pasien ini menunjukkan angka kurang dari 70 (65), namun apabila dilihat dari
perhitungan hasil pemeriksaan Analisis Gas Darah (AGD), didapatkan PaO2/FiO2 kurang dari 250 mmHg
(161 mmHg). Selain itu, pada pemeriksaan foto thoraks, didapatkan infiltrat multilobus sehingga pasien
perlu rawat inap.

KR nya gatau knp bisa III, kecuali BUN dianggap ada berati +20 .. jd total skor 85 (indikasi rawat inap)

tambahan anamnesis:

minggu udah sesak, malemnya dibawa ke IGD RS Brayat .. karena ada riw jantung, sesak dianggap sbg
bagian dari sakit jantungnya jd ga dimondokin cmn dikasih obat rawat jalan

senin sesak lagi, sorenya dibawa ke RS Brayat lagi dilakuin foto rontgen thorax (hasilnya entah apa)..
dkasih obat rawat jalan
selama senin-sabtu SMRS, pasien sempat dikasih O2 tabung kecil tiap sesak (anjuran anaknya yg kerja di
analis).. sampe SMRS, 1 tabung kecil O2 belum habis.. karena dianggap ga membaik, tgl 17 juni sore
dibawa ke dr ana rima dsruh mondok ke rsdm

sempat susah makan 2 hari tapi skrng udh biasa aja, penurunan BB disangkal

GK lain (demam, mengi, nyeri dada) disangkal

ada batuk kurang lebih seminggu, awalnya bening trus dibeliin obat dextral di apotik .. beberapa hari
setelahnya ada bercak darah tiap batuk bercampur lendir kental

riw mondok 4 th lalu krena jantung, kata dr ada penyumbatan .. mau dipasang ring, pasien nolak..
dikasih obat rawat jalan, setelah obat habis, pasien ga pernah control

RPD smua disangkal kec alergi

kebiasaan merokok (IB berat) ada di status

sos-ek: kerja di bengkel, tinggal di rumah sama istri dan 3 anak (SD, SMA, udah kerja jd sales), berobat
pake KIS

Anda mungkin juga menyukai