0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
630 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Kode Odontogram

Dokumen tersebut memberikan petunjuk lengkap tentang cara merangkum kondisi gigi pasien dalam format odontogram standar FDI, mulai dari notasi gigi, lokasi dan jenis restorasi, kondisi gigi, hingga kode-kode tambahan untuk kelainan seperti fraktur, implan gigi, mahkota, dan lainnya.

Diunggah oleh

angesti retno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
630 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Kode Odontogram

Dokumen tersebut memberikan petunjuk lengkap tentang cara merangkum kondisi gigi pasien dalam format odontogram standar FDI, mulai dari notasi gigi, lokasi dan jenis restorasi, kondisi gigi, hingga kode-kode tambahan untuk kelainan seperti fraktur, implan gigi, mahkota, dan lainnya.

Diunggah oleh

angesti retno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KODE ODONTOGRAM

1. Seluruh Penulisan notasi gigi memakai format FDI.

2. Setiap gigi harus ditulis notasinya.

3. Charting dimulai dari rahang atas kanan dari gigi 18 dan di akhiri sampai gigi
48.

4. Lokasi dan jenis restorasi dan kondisi lainnya harus di gambarkan dalam
odontogram.

5. Permukaan Gigi dituliskan dengan Inisial awal memakai huruf besar :


a. M = Mesial
b. D = Distal
c. V = Vestibular (biasa juga disebut Bukal, Labial dan Fasial)
d. L = Lingual
e. O = Oklusal
6. Material Restorasi Warna digunakan untuk melambangkan:
a. Amalgam dan Inlay logam (selain logam mulia) : Hitam
b. Emas ( logam mulia/berharga lainnya) : Merah
c. Tambalan sewarna gigi (termasuk komposit, glass ionomer, porcelain): Hijau

7. Keadaan Gigi:
- Sound : Tidak ada karies atau restorasi, diberi tanda S pada odontogram
- Missing :
a. Missing Ante Mortem diberi tanda X pada odontogram.
b. Missing Post Mortemdiberi tanda X dan dilingkari pada odontogram
c. Kehilangan bagian rahang ditulis pada teks box.
d. Tidak ada informasi: diberi tanda ? pada odontogram dan ditulis NON pada
teks box (form AM).
8. Kode Charting Lainnya:
- Kavitas : Diberi tanda dengan menebalkan kavitas menggunakan tinta hitam
pada odontogram.

- Restorasi : Ditebalkan dengan warna sesuai jenis material tambalan.

- Perawatan Saluran Akar (RCT) : Diberi tanda Lingkaran dengan titik (dot)
ditengahnya pada gambar
odontogram.
- Fraktur : Diberi tanda # pada odontogram (deskripsi detail dari fraktur gigi,
mahkota, bridge, implant dll ditulis pada keterangan lainnya).
- Gigi Tiruan: - Full Maxillary Denture F/-
- Full Mandibular Denture -/F
- Partial Maxillary Denture P/-
- Partial Mandibular Denture -/P
- Crown (Mahkota) : Diberi warna sesuai material yang digunakan pada
odontogram

- Bridge (Jembatan) : Gunakan warna sesuai material yang digunakan.

- Gigi Sandaran : diberi gambar sesuai crown (mahkota).


- Pontik : Gunakan garis penghubung antar gigi sandaran.

- Dental Implan : Tuliskan IPX diatas odontogram (dengan restorasi


mahkotanya)
- Gigi belum tumbuh (UnErupted Tooth) : Tuliskan UE pada Odontogram.
- Sisa Akar (Retained Root) : Tuliskan RR pada odontogram
- Penutupan Jarak (Space Closure) : Gunakan anak panah --> <--
- Diastema (Space Opened) : Gunakan anak panah <-- -->
- Rotasi Gigi : Gunakan kurva panah

9. Keterangan Lebih Lanjut : berikan keterangan lebih lanjut tentang


oklusi,status periodontal dan kelainan lainnya.

Anda mungkin juga menyukai