M I Bab II Hal 5
BAB II
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
2.1. SKEMA TATA LETAK
SKEMA TATA LETAK
Nama Obyek : PERAKITAN MOBIL MAINAN
Nomor Peta : 1/STL/2017/IV/08
Sekarang : Usulan:
Dipetakan oleh : Kelompok 1 (Satu)
Tanggal dipetakan :08 April 2017
STASIUN
KERJA
STASIUN
KERJA
STASIUN
KERJA
Gambar 2.1.1 Skema Tata Letak Perakitan Mobil Mainan
5
2.2 PETA ALIRAN PROSES
PETA ALIRAN PROSES
Nama Obyek : Perakitan Mobil Mainan
Deskripsi Proses : Perakitan
Nomor Peta : 2/PAP/2017/IV/08
Sekarang : Usulan:
Dipetakan Oleh : Kelompok 1
Tanggal Dipetakan : 08 April 2017
No. Simbol Deskripsi Pekerjaan Total Jarak Waktu
1 Komponen dibawa dari lemari penyimpanan 4 400 cm 2 dtk
Seluruh komponen diletakkan pada masing-
2 4 20 cm 1 dtk
masing stasiun kerja
Operator 1 merakit seluruh komponen pada
3 30 - 10,99 dtk
stasiun 1 menjadi chasis mobil
4 Operator 1 mengirim chasis mobil ke operator 2 30 20 cm 3 dtk
Operator 2 merakit chasis yang diterima dari
6 operator 1 dengan seluruh komponen pada 30 - 28,11 dtk
stasiun 2 menjadi body mobil
7 Operator 2 mengirim body mobil ke operator 1 30 20 cm 1 dtk
Operator 3 merakit body mobil yang diterima sari
9 operator 2 dengan seluruh komponen pada 30 - 15,71 dtk
stasiun 3 menjadi mobil
14 Operator 3 memeriksa hasil rakitan 30 - 2 dtk
15 Operator 3 menyimpan dipallet penyimpanan 30 - 3 dtk
Gambar 2.2.2 Peta Aliran Proses Perakitan Mobil Mainan
M I Bab II Hal 5
M I Bab II Hal 6
2.3 DIAGRAM ALIRAN
DIAGRAM ALIRAN
Nama Obyek : PERAKITAN MOBIL MAINAN
Nomor Peta : 3/DA/2017/IV/08
Sekarang : Usulan:
Dipetakan oleh : Kelompok 1 (Satu)
Tanggal dipetakan : 08 April 2017
SK 3
SK 2
SK 1
Gambar 2.3. Diagram Aliran Perakitan Mainan Pesawat
M I Bab II Hal 7
2.4 ASSEMBLY CHART
ASSEMBLY CHART
Nama Obyek : PERAKITAN MOBIL MAINAN
Nomor Peta : 4/AC/2017/IV/08
Sekarang : Usulan:
Dipetakan oleh : Kelompok 1 (Satu)
Tanggal dipetakan : 08 April 2017
Gambar 2.4. Assembly Chart Pesawat Mainan
Keterangan:
Tabel 2.1. Komponen di Setiap Stasiun Kerja
M I Bab II Hal 8
Komponen di Stasiun Kerja Kode Keterangan
K1 Rangka
K2 Bumper belakang
K3 Poros roda belakang
K4 Mid part
K5 Mesin tengah
SK1
K6 Interior tengah
K7 Bagasi
K8 Lampu belakang
K9 Kap belakang
K10 Holder Lampu depan
K11 Penutup lampu belakang
K12 Body belakang
K13 Body tengah
K14 Body depan
SK2 K15 Body samping
K16 Kap
K17 Lampu depan
K18 Flange Samping
K19 Aksesoris
K20 Exhausted belakang
SK3 K21 Flange belakang
K22 Atap tengah
2.5 WAKTU SIKLUS
2.5.1. Waktu Siklus Stasiun Kerja I
M I Bab II Hal 9
Tabel 2.2. Pengukuran Waktu Siklus Stasiun Kerja 1
2.5.2. Waktu Siklus Stasiun Kerja II
M I Bab II Hal 10
Tabel 2.3. Pengukuran Waktu Siklus Stasiun Kerja 2
2.5.3. Waktu Siklus Stasiun Kerja III
M I Bab II Hal 11
Tabel 2.4. Pengukuran Waktu Siklus Stasiun Kerja 3
2.6 PENGUJIAN KESERAGAMAN DAN KECUKUPAN DATA
2.6.1. Stasiun Kerja I
M I Bab II Hal 12
Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan dalam kegiatan praktikum pengukuran
waktu kerja diperoleh data waktu siklus dari setiap stasiun kerja yaitu stasiun kerja I hingga
stasiun kerja IV. Data-data tersebut akan dilakukan uji keseragaman dan kecukupan data.
Berikut adalah perhitungan uji keseragaman dan kecukupan data:
a. Uji keseragaman data
Hipotesis
Ho : Data pengukuran waku kerja stasiun kerja I berdistribusi normal
H1 : Data pengukuran waktu kerja stasiun kerja I tidak berdistribusi normal
Nilai
Nilai = 5%
Statistik Penguji
Xi - X
No Xi Z= FT FS | FT - FS|
SD
_
BKA X 3 X 13,99 3(0,52) 15,55
_
BKB X 3 X 13,99 3(0,52) 12,43
M I Bab II Hal 13
Gambar 2.5. Grafik Keseragaman Data Stasiun Kerja I
Dari grafik uji keseragaman data terdapat 2 data yang berada di luar batas kontrol
bawah yang berarti out of control. Data yang out of control yaitu data ke-2 9,53 dan data
ke-3 11,40. Sehingga dikatakan data yang diperoleh dari pengukuran waktu siklus di
stasiun kerja I tidak seragam.
b. Uji kecukupan data
Dengan tingkat keyakinan atau confidence level 95% dan significance level 5%. Maka
banyaknya data secara teoritis yang harus diamati dapat dihitung sebagai berikut:
Z = 1-/2
Dimana = 1-0,95 = 0,05
Maka Z = 1-(0,05/2) = 0,975
Dari tabel distribusi normal untuk nilai 0,975 didapat nilai Z (harga K) = 1,96 2.
Sehingga nilai K/S = 2/0,05 = 40
X = 419,65
2
(X ) = 5917,713
2
K
N ( X 2 ) ( X )
2
2
2
N ' S 40 30(5917,713) - (419,65) 12,94
X
419,65
Data teoritis (N) = 3,37
Data aktual (N) = 30
M I Bab II Hal 14
Karena N > N, maka jumlah data pengamatan dianggap cukup.
2.6.2. Stasiun Kerja II
a. Uji keseragaman data
Tabel 2.5. Data Waktu Siklus Stasiun Kerja II
Sub
Waktu Siklus (detik) X rata-rata
Grup
1 37,00 35,32 27,75 28,31 30,47 31,77
2 27,88 28,43 30,06 27,82 28,41 28,52
3 28,00 28,81 27,43 28,81 30,06 28,62
4 28,44 30,52 28,62 27,91 27,09 28,52
5 28,88 30,04 30,81 27,43 28,44 29,12
6 28,82 27,11 28,44 28,52 27,66 28,11
174,66
Menghitung rata-rata (mean)
x i 174,66
x 29,11
n 6
Menghitung standar deviasi
Xi - X
2
(37,00 29,11) 2 (35,32 29,11) 2 ... (27,66 29,11) 2
S 2,18
n -1 30 1
M I Bab II Hal 15
2,18
x 0,89
n 6
Peta kontrol
_
BKA X 3 X 29,11 3(0,89 ) 31,78
_
BKB X 3 X 29,11 3(0,89) 26,44
Gambar 2.6. Grafik Keseragaman Data Stasiun Kerja II
Dari grafik uji keseragaman data terdapat 2 data yang berada di luar batas kontrol atas
yang berarti out of control. Data yang out of control yaitu data ke-1 37,00 dan data ke-2
35,32. Sehingga dikatakan data yang diperoleh dari pengukuran waktu siklus di stasiun
kerja II tidak seragam.
b. Uji kecukupan data
Dengan tingkat keyakinan atau confidence level 95% dan significance level 5%. Maka
banyaknya data secara teoritis yang harus diamati dapat dihitung sebagai berikut:
Z = 1-/2
M I Bab II Hal 16
Dimana = 1-0,95 = 0,05
Maka Z = 1-(0,05/2) = 0,975
Dari tabel distribusi normal untuk nilai 0,975 didapat nilai Z (harga K) = 1,96 2.
Sehingga nilai K/S = 2/0,05 = 40
X = 873,29
X2 = 25558,77
2
K 2 2
N( X 2 ) ( X )
40 30( 25558,77) - (873,29)2
N' S 8,66
X 873,29
Data teoritis (N) = 8,66
Data aktual (N) = 30
Karena N > N, maka jumlah data pengamatan dianggap cukup.
2.6.3. Stasiun Kerja III
a. Uji keseragaman data
Tabel 2.6. Data Waktu Siklus Stasiun Kerja III
Sub
Waktu Siklus (detik) X rata-rata
Grup
1 16,44 18,35 17,22 15,94 16,66 16,92
2 15,66 16,52 17,44 17,02 18,96 17,12
3 15,44 16,52 17,61 16,09 16,82 16,50
M I Bab II Hal 17
4 16,44 17,09 18,81 16,44 15,36 16,83
5 15,22 16,13 16,41 15,08 17,11 15,99
6 15,62 16,14 16,81 17,62 18,31 16,90
100,26
Menghitung rata-rata (mean)
_
Xi 100,26
X 16,71
k 6
Menghitung standar deviasi
_
( Xi X) 2 (16,44 16,71) 2 (18,35 16,71) 2 .......... (18,31 16,71) 2
S 1,02
N1 30 1
1,02
x 0,42
n 6
Peta kontrol
_
BKA X 3 X 16,71 3(0,42) 17,97
M I Bab II Hal 18
_
BKB X 3 X 16,71 3(0,42) 15,45
Gambar 2.7. Grafik Keseragaman Data Stasiun Kerja III
Dari grafik uji keseragaman data terdapat 8 data yang berada di luar batas kontrol atas
dan batas kontrol bawah yang berarti out of control. Data yang out of control yaitu data
ke-2 18,35; data ke-10 18,96; data ke-18 18,81; dan data ke-30 18,31 (data yang
melewati Batas Kontrol Atas). Data ke-11 15,44; data ke-20 15,36; data ke-21 15,22;
dan data ke-24 15,08 (data yang melewati Batas Kontrol Bawah). Sehingga dikatakan
data yang diperoleh dari pengukuran waktu siklus di stasiun kerja III tidak seragam.
b. Uji kecukupan data
Dengan tingkat keyakinan atau confidence level 95% dan significance level 5%. Maka
banyaknya data secara teoritis yang harus diamati dapat dihitung sebagai berikut:
Z = 1-/2
M I Bab II Hal 19
Dimana = 1-0,95 = 0,05
Maka Z = 1-(0,05/2) = 0,975
Dari tabel distribusi normal untuk nilai 0,975 didapat nilai Z (harga K) = 1,96 2.
Sehingga nilai K/S = 2/0,05 = 40
X = 501,28
X2 = 8406,26
2
K 2 2
N( X 2 ) ( X)
40
30(8406,26 ) - (501,28)2
N' S 5,77
X 501,28
Data teoritis (N) = 5,77
Data aktual (N) = 30
Karena N > N, maka jumlah data pengamatan dianggap cukup.
2.6.4. Stasiun Kerja IV
a. Uji keseragaman data
Tabel 2.7. Data Waktu Siklus Stasiun Kerja IV
Sub X rata-
Waktu Siklus (detik)
Grup rata
1 94,69 65,56 55,93 43,78 39,47 67,39
2 55,47 58,72 59,81 55,64 56,92 67,96
3 56,44 58,02 57,50 56,43 55,66 70,44
4 56,52 57,43 58,09 59,82 60,44 69,70
M I Bab II Hal 20
5 56,05 57,52 55,62 56,91 58,82 71,08
6 58,43 57,09 56,88 55,52 58,43 70,61
346,72
Menghitung rata-rata (mean)
_
Xi 346,72
X 57,79
k 6
Menghitung standar deviasi
_
( Xi X) 2 (94,69 57,79 ) 2 (55,47 57,79 ) 2 .......... (58,43 57,79 ) 2
S 8,33
N 1 30 1
8,33
X 3,40
n 6
Peta kontrol
_
BKA X 3 X 57,79 3(3,40) 67,99
_
BKB X 3 X 57,79 3(3,40 ) 47,59
M I Bab II Hal 21
Gambar 2.8. Grafik Keseragaman Data Stasiun Kerja IV
Dari grafik uji keseragaman data terdapat 3 data yang berada di luar batas kontrol atas
dan batas kontrol bawah yang berarti out of control. Data yang out of control yaitu data
ke-1 94,69 (data yang melewati Batas Kontrol Atas). Data ke-4 43,78 dan data ke-5
39,47 (data yang melewati Batas Kontrol Bawah). Sehingga dikatakan data yang
diperoleh dari pengukuran waktu siklus di stasiun kerja IV tidak seragam.
b. Uji kecukupan data
Dengan tingkat keyakinan atau confidence level 95% dan significance level 5%. Maka
banyaknya data secara teoritis yang harus diamati dapat dihitung sebagai berikut:
Z = 1-/2
Dimana = 1-0,95 = 0,05
Maka Z = 1-(0,05/2) = 0,975
Dari tabel distribusi normal untuk nilai 0,975 didapat nilai Z (harga K) = 1,96 2.
Sehingga nilai K/S = 2/0,05 = 40
X = 1733,61
X2 = 102191,43
M I Bab II Hal 22
2
K 2 2
N( X 2 ) ( X )
30(102191,43) - (1733,61) 2
40
N' S 32,12
X 1733,61
Data teoritis (N) = 32,12
Data aktual (N) = 30
Karena N > N, maka jumlah data pengamatan dianggap tidak cukup.
M I Bab II Hal 23
2.7 PERHITUNGAN WAKTU BAKU
2.7.1. Perhitungan Waktu Baku Tangan Kiri Tangan Kanan
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja I
Tabel 2.8. Peta Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja I
Waktu Baku Stasiun Kerja 1 (Perakitan Baling-baling) menurut Schumard
M I Bab II Hal 24
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
maka p = 50/60 = 0.83
Waktu normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 13.99 x 0.83 = 11,61 menit
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperatur kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaan lingkungan yang baik = 0%
Maka total presentasi kelonggaran untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12%
Waktu Baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 11,62 x (1 + 0.12) = 13,01 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja II
M I Bab II Hal 25
Tabel 2.9. Peta Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja II
Waktu Baku Stasiun Kerja 2 (Perakitan rangka badan) menurut Schumard
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
M I Bab II Hal 26
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
maka p = 50/60 = 0.83
Waktu normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 29,11 x 0.83 = 24,16 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperatur kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaan lingkungan yang baik = 0%
Maka total presentasi kelonggaran untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12%
Waktu Baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 24,16 x (1 + 0.12) = 27,06 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja III
Tabel 2.10. Peta Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja III
M I Bab II Hal 27
Waktu Baku Stasiun Kerja 3 (Perakitan ekor pesawat) menurut Schumard
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
M I Bab II Hal 28
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
maka p = 50/60 = 0.83
Waktu normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 16,17 x 0.83 = 13.42 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperatur kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaan lingkungan yang baik = 0%
Maka total presentasi kelonggaran untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12%
Waktu Baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 13.42 x (1 + 0.12) = 15.03 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja IV
Tabel 2.11. Peta Tangan Kiri Tangan Kanan Stasiun Kerja IV
M I Bab II Hal 29
Waktu Baku Stasiun Kerja 4 (Perakitan pesawat) menurut Schumard
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
M I Bab II Hal 30
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
maka p = 50/60 = 0.83
Waktu normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 57,79 x 0.83 = 47.97 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperatur kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaan lingkungan yang baik = 0%
Maka total presentasi kelonggaran untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12%
Waktu Baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 47,97 x (1 + 0.12) = 53.73 detik
2.7.2. Perhitungan Waktu Baku Faktor Kerja
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Faktor Kerja Stasiun Kerja I
Tabel 2.12. Peta Faktor Kerja Stasiun Kerja I
M I Bab II Hal 31
PETA FAKTOR KERJA
Kegiatan : Perakitan baling-baling Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 9/WF/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil L A12DS 85 85 H Idle
Memegang profil L F1P 24 24 H Idle
Membawa profil L A12DPS 85 85 H Idle
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut panjang
Memegang F 24 24 F1P Memegang baut panjang
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut panjang
Assembling A 52,78 52,78 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau ring hitam
Memegang F 24 24 F1P Memegang ring hitam
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa ring hitam
Assembling A 47,22 47,22 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baling-baling
Memegang F 24 24 F1P Memegang baling-baling
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baling-baling
Assembling A 52,78 52,78 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 24 24 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 61,11 61,11 A Assembling
Idle H 98 98 A20DPS Membawa
Idle H 24 24 F1P Melepas
Idle H 98 98 A20 Kembali
Total 1408,89 1408,89 Total
Ws (TMU) 1408,89 1408,89 Ws (TMU)
Ws (dtk) 50,72 50,72 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
M I Bab II Hal 32
Wn = Ws x p
= 50,72 x 0.83 = 42,10 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 42,10 x (1 + 0.12)
= 47,15 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Faktor Kerja Stasiun Kerja II
Tabel 2.13. Peta Faktor Kerja Stasiun Kerja II
PETA FAKTOR KERJA
Kegiatan : Perakitan badan pesawat Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 10/WF/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil N A12DS 85 85 H Idle
M I Bab II Hal 33
Memegang profil N F1P 24 24 H Idle
Membawa profil N A12DPS 85 85 H Idle
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut pendek
Memegang F 24 24 F1P Memegang baut pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut pendek
Assembling A 89,44 89,44 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau profil pendek
Memegang F 24 24 F1P Memegang profil pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa profil pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 24 24 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 107,50 107,50 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut pendek
Memegang F 24 24 F1P Memegang baut pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau profil pendek
Memegang F 24 24 F1P Memegang profil pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa profil pendek
Assembling A 90,56 90,56 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 24 24 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 107,5 107,5 A Assembling
Idle H 98 98 A20DPS Membawa
Idle H 24 24 F1P Melepas
Idle H 98 98 A20 Kembali
Total 2156.34 2156.34 Total
Ws (TMU) 2156.34 2156.34 Ws (TMU)
Ws (dtk) 77.63 77.63 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 77.63 x 0.83 = 64.43 detik
Faktor Kelonggaran
M I Bab II Hal 34
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 64,43 x (1 + 0.12)
= 72,16 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Faktor Kerja Stasiun Kerja III
Tabel 2.14. Peta Faktor Kerja Stasiun Kerja III
PETA FAKTOR KERJA
Kegiatan : Perakitan ekor pesawat Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 11/WF/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil "L" A12DS 85 85 H Idle
Memegang profil "L" F1P 23 23 H Idle
Membawa profil "L" A12DPS 85 85 H Idle
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut pendek
Memegang F 23 23 F1P Memegang baut pendek
M I Bab II Hal 35
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut pendek
Assembling A 97,50 97,50 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau profil pendek
Memegang F 23 23 F1P Memegang profil pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa profil pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 23 23 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Idle H 102 102 A20DPS Membawa
Idle H 23 23 F1P Melepas
Idle H 102 102 A20 Kembali
Total 1279,84 1279,84 Total
Ws (TMU) 1279,84 1279,84 Ws (TMU)
Ws (dtk) 46,07 46,07 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 46,07 x 0.83 = 38,24 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
M I Bab II Hal 36
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 38,24 x (1 + 0.12)
= 42,83 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku Faktor Kerja Stasiun Kerja IV
Tabel 2.15. Peta Faktor Kerja Stasiun Kerja IV
PETA FAKTOR KERJA
Kegiatan : Perakitan seluruh komponen pesawat Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 12/WF/XI/11 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau badan pesawat A12DS 85 85 H Idle
Memegang badan pesawat F1P 23 23 H Idle
Membawa badan pesawat A12DPS 85 85 H Idle
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut panjang
Memegang F 23 23 F1P Memegang baut panjang
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut panjang
Assembling A 72,22 72,22 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau profil panjang
Memegang F 23 23 F1P Memegang profil panjang
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa profil panjang
Assembling A 61,11 61,11 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau profil pendek
M I Bab II Hal 37
Memegang F 23 23 F1P Memegang profil pendek
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa profil pendek
Assembling A 75,00 75,00 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baling-baling
Memegang F 23 23 F1P Memegang baling-baling
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baling-baling
Assembling A 76,94 76,94 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 23 23 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 82,50 82,50 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau orang-orangan
Memegang F 23 23 F1P Memegang orang-orangan
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa orang-orangan
Assembling A 83,33 83,33 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau baut panjang
Memegang F 23 23 F1P Memegang baut panjang
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa baut panjang
Assembling A 73,61 73,61 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Mejangkau ekor pesawat
Memegang F 23 23 F1P Memegang ekor pesawat
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa ekor pesawat
Assembling A 41,67 41,67 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau ring kuning
Memegang F 23 23 F1P Memegang ring kuning
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa ring kuning
Assembling A 58,33 58,33 A Assembling
Memegang F 85 85 A12DS Menjangkau mur
Memegang F 23 23 F1P Memegang mur
Memegang F 85 85 A12DPS Membawa mur
Assembling A 66,67 66,67 A Assembling
Idle H 102 102 A20DPS Membawa
Idle H 23 23 F1P Melepas
Idle H 102 102 A20 Kembali
Total 3041,38 3041,38 Total
Ws (TMU) 3041,38 3041,38 Ws (TMU)
Ws (dtk) 109,49 109,49 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 109,49 x 0.83 = 90,88 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
M I Bab II Hal 38
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 90,88 x (1 + 0.12)
= 101,79 detik
2.7.3. Perhitungan Waktu Baku MTM
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MTM Stasiun Kerja
Tabel 2.16. Peta Metode Time Measurement Stasiun Kerja I
METODE TIME MEASUREMENT
Kegiatan : Perakitan baling-baling Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 13/MTM/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil L R12C 13,8 13,8 H Idle
Memegang profil L G1A 2 2 H Idle
Membawa profil L M12B 13,4 13,4 H Idle
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut panjang
Memegang G 2 2 G1A Memegang baut panjang
Memegang G 13,8 13,8 M12B Membawa baut panjang
Assembling A 52,78 52,78 A Assembling
M I Bab II Hal 39
Memegang G 14,2 14,2 R12C Menjangkau ring hitam
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang ring hitam
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa ring hitam
Assembling A 47,22 47,22 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baling-baling
Memegang G 2 2 G1A Memegang baling-baling
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baling-baling
Assembling A 52,78 52,78 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 61,11 61,11 A Assembling
Idle H 18,2 18,2 M20B Membawa
Idle H 2 2 RL Melepas
Idle H 16,7 16,7 R20E Kembali
Total 410,99 410,99 Total
Ws (TMU) 410,99 410,99 Ws (TMU)
Ws (dtk) 14,80 14,80 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 14.80 x 0.83 = 12,28 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
M I Bab II Hal 40
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 12,28 x (1 + 0.12)
= 13,75 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MTM Stasiun Kerja II
Tabel 2.17. Peta Metode Time Measurement Stasiun Kerja II
METODE TIME MEASUREMENT
Kegiatan : Perakitan badan pesawat Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 14/MTM/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil N R12C 13,8 13,8 H Idle
Memegang profil N G1A 2 2 H Idle
Membawa profil N M12B 13,4 13,4 H Idle
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut pendek
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang baut pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baut pendek
Assembling A 89,44 89,44 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau profil pendek
Memegang G 2 2 G1A Memegang profil pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa profil pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
M I Bab II Hal 41
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 107,50 107,50 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut pendek
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang baut pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baut pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau profil pendek
Memegang G 2 2 G1A Memegang profil pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa profil pendek
Assembling A 90,56 90,56 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 107,50 107,50 A Assembling
Idle H 18,2 18,2 M20B Membawa
Idle H 2 2 RL Melepas
Idle H 16,7 16,7 R20E Kembali
Total 846,44 846,44 Total
Ws (TMU) 846,44 846,44 Ws (TMU)
Ws (dtk) 30.47 30.47 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 30.47 x 0.83 = 25,29 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
M I Bab II Hal 42
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 25.29 x (1 + 0.12)
= 28,32 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MTM Stasiun Kerja III
Tabel 2.18. Peta Metode Time Measurement Stasiun Kerja III
METODE TIME MEASUREMENT
Kegiatan : Perakitan ekor pesawat Kelompok : 3 (tiga)
No. Peta : 15/MTM/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau profil "L" R12C 13,8 13,8 H Idle
Memegang profil "L" G1A 2 2 H Idle
Membawa profil "L" M12B 13,4 13,4 H Idle
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut pendek
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang baut pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baut pendek
Assembling A 97,50 97,50 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau profil pendek
Memegang G 2 2 G1A Memegang profil pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa profil pendek
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 91,67 91,67 A Assembling
M I Bab II Hal 43
Idle H 18,2 18,2 M20B Membawa
Idle H 2 2 RL Melepas
Idle H 16,7 16,7 R20E Kembali
Total 447,94 447,94 Total
Ws (TMU) 447,94 447,94 Ws (TMU)
Ws (dtk) 16,13 16,13 Ws (dtk)
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 16,13 x 0.83 = 13,39 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
M I Bab II Hal 44
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 13,39 x (1 + 0.12)
= 15,00 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MTM Stasiun Kerja IV
METODE TIME MEASUREMENT
Kegiatan : Perakitan seluruh komponen pesawat Kelompok : 3 (Tiga)
No. Peta : 16/MTM/XI/12 Gelombang :
Uraian Uraian
Notasi TMU Notasi
Tangan Kiri Tangan Kanan
Menjangkau badan pesawat R12C 13,8 13,8 H Idle
Memegang badan pesawat G1A 2 2 H Idle
Membawa badan pesawat M12B 13,4 13,4 H Idle
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut panjang
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang baut panjang
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baut panjang
Assembling A 72,22 72,22 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau profil panjang
Memegang G 2 2 G1A Memegang profil panjang
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa profil panjang
Assembling A 61,11 61,11 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau profil pendek
Memegang G 2 2 G1A Memegang profil pendek
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa profil pendek
M I Bab II Hal 45
Assembling A 75,00 75,00 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baling-baling
Memegang G 2 2 G1A Memegang baling-baling
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baling-baling
Assembling A 76,94 76,94 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 82,50 82,50 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau orang-orangan
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang orang-orangan
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa orang-orangan
Assembling A 83,33 83,33 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau baut panjang
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang baut panjang
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa baut panjang
Assembling A 73,61 73,61 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Mejangkau ekor pesawat
Memegang G 2 2 G1A Memegang ekor pesawat
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa ekor pesawat
Assembling A 41,67 41,67 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau ring kuning
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang ring kuning
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa ring kuning
Assembling A 58,33 58,33 A Assembling
Memegang G 13,8 13,8 R12C Menjangkau mur
Memegang G 8,7 8,7 G1C2 Memegang mur
Memegang G 13,4 13,4 M12B Membawa mur
Assembling A 66,67 66,67 A Assembling
Idle H 18,2 18,2 M20B Membawa
Idle H 2 2 RL Melepas
Idle H 16,7 16,7 R20E Kembali
Total 1089,68 1089,68 Total
Ws (TMU) 1089,68 1089,68 Ws (TMU)
Ws (dtk) 39,23 39,22 Ws (dtk)
Tabel 2.19. Peta Metode Time Measurement Stasiun Kerja IV
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 39,23 x 0.83 = 32,56 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
M I Bab II Hal 46
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 32,56 x (1 + 0.12)
= 36,47 detik
2.7.4. Perhitungan Waktu Baku MOST
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MOST Stasiun Kerja I
Tabel 2.20. Peta MOST Stasiun Kerja I
M I Bab II Hal 47
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 11.52 x 0.83 = 9.56 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
M I Bab II Hal 48
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 9.56 x (1 + 0.12)
= 10.71 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MOST Stasiun Kerja II
Tabel 2.21. Peta MOST Stasiun Kerja II
M I Bab II Hal 49
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
M I Bab II Hal 50
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 15.84 x 0.83 = 13.15 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 13.15 x (1 + 0.12)
= 14.73 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MOST Stasiun Kerja III
Tabel 2.22. Peta MOST Stasiun Kerja III
M I Bab II Hal 51
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 9.36 x 0.83 = 7.77 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
M I Bab II Hal 52
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 7.77 x (1 + 0.12)
= 8.70 detik
[Link]. Perhitungan Waktu Baku MOST Stasiun Kerja IV
Tabel 2.23. Peta MOST Stasiun Kerja IV
M I Bab II Hal 53
Faktor Penyesuaian (p)
Fair = (Nilai penyesuaian 50)
Dipandang bekerja normal = (Nilai penyesuaian 60)
M I Bab II Hal 54
Maka p = 50/60 = 0.83
Waktu Normal (Wn)
Wn = Ws x p
= 24.48 x 0.83 = 20.32 detik
Faktor Kelonggaran
Tenaga yang dikeluarkan = 6%
Sikap kerja = 2%
Gerakan kerja = 1.5%
Kelelahan mata = 2.5%
Keadaan temperature kerja = 0%
Keadaan atmosfer = 0%
Keadaaan lingkungan = 0%
Maka total prentasi kelonggaran (Allowance) untuk kebutuhan pribadi dan untuk fatique
adalah :
(6 + 2 + 1.5 + 2.5 + 0 + 0 + 0)% = 12% =0.12
Waktu baku (Wb)
Wb = Wn x (1 + A)
= 20.32 x (1 + 0.12)
= 22.76 detik