Program Kerja OSIS SMPN 21 Bekasi
Program Kerja OSIS SMPN 21 Bekasi
BEKASI
Program Kerja Ketua OSIS
1. Memberi usul kepada ketua dalam membuat keputusan pada saat rapat OSIS dan
bersama-sama ketua mengesahkan kebijakan yang telah disetujui bersama juga bersama ketua
melaksanakan hasil musyawarah dengan sebaik-baiknya.
2. Memberi tanggapan atau saran jika ketua ingin menetapkan kebijakannya, seperti
hukuman bagi pelanggaran.
3. Memimpin rapat mingguan dan melaksanakan tugas-tugas ketua jika ketua
berhalangan.
1
4. Membantu ketua saat rapat dengan seluruh pengurus OSIS atau sedang membahas
event tertentu yang akan dilaksanakan dan menetapkan jadwal piket dan absen OSIS.
5. Mempertanggung jawabkan segala amanat yang diberikan oleh ketua.
6. Membantu ketua dalam mengadakan rapat dengan ketua ekskul setiap bulannya dan
mengabsen setiap pelatih dan anggota ekskul setiap minggunya.
7. Wakil ketua 1 mengawasi seksi bidang 1-5 dan wakil ketua OSIS 2 mengawasi seksi
bidang 6-10 dalam melaksanakan program masing-masing seksi bidang.
2
7. Melaporkan program kerja sebaik mungkin.
8. Memeriksa terlebih dahulu programnya sebelum dilaporkan.
9. Memelihara hubungan baik dengan anggota sekbid.
10. Mencatat program yang telah dilaksanakan.
11. Mengusulkan program baru yang dulunya belum diadakan.
3
12. Mengadakan taziah setiap kali bisa ada anggota keluarga warga SMPN 21 Bekasi yang
meninggal.
13. Membiasakan panggilan kakak pada senior dan adik pada junior.
14. Membiasakan salam sesama warga sekolah SMPN 21 Bekasi.
15. Membiasakan sikap saling hormat menghormati terhadap warga sekolah SMPN 21
Bekasi.
16. Melaksanakan kerja bakti di lingkungan sekolah dan di sekolah dan di luar sekolah.
17. Mengadakan lomba kebersihan antar kelas.
18. Mengadakan lomba poster lingkungan hidup untuk mendukung dalam program
adiwiyata.
19. Menyelenggarakan penyuluhan keamanan berlalu lintas.
20. Mengadakan event kreasi daur ulang antar kelas.
21. Tanam untuk penghijauan sekolah.
Program Kerja Sekbid 3 (Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan dan bela
Negara.)
1. Upacara Pengibaran Bendera Pada hari Besar Nasional, Senin Pagi Dan Atau Penurunan
Sabtu Sore.
2. Lomba Pengucapan Pancasila Dan Pembukaan UUD 1945.
3. Memberitahu Seluruh Siswa Jika Ada Hari Besar Dan Harus Mengikuti Baris Berbaris.
4. Lomba Lagu-Lagu Wajib Dan Nasional.
5. Pembinaan Gudep-Gudep Yang Berpangkalan di Sekolah.
6. Studi Wisata Ke Objek Wisata Sejarah/Museum.
7. Berziarah Ke Makam Pahlawan.
8. Lomba Karya Tulis Tentang Sejarah Dan Pahlawan Bangsa.
9. Lomba Resensi Buku / Diskusi / Seminar / Sosio Drama Sejarah.
10. Menerakan Disiplin Sekolah.
11. Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB).
12. Melengkapi Ruangan Kelas Denga Bendera Merah Putih, Burung Garuda, Foto Presiden /
Wakil Presiden Dan Piranti Persatuan Lain.
13. Mengirimkan Siswa Calon Peserta Program Pertukaran Siswa Antar Negara.
14. Menerima Siswa Calon Peserta Program Pertukaran Siswa.
15. Mengumpulkan Kelompok Paduan Suara Untuk Menyanyikan Lagu Wajib, Pada Saat
Pengibaran Bendera Setiap Hari Senin, Dan Hari Besar Nasional.
Program Kerja Sekbid 4 (Pembinaan prestasi akademi, seni , dan atau olahraga sesuai bakat
dan minat).
1. Mempersiapkan Siswa Untuk Ikut Serta Lomba Mata Pelajaran / Program Keahlian.
4
2. Melakukan Penelitian Sederhana.
3. Membentuk Kelompok-Kelompok Belajar Siswa.
4. Menyelenggarakan Workshop Seminar Diskusi Panel.
5. Mengunjugi Sekolah-Sekolahan Berprestasi Bidang Ekstrakulikuler.
6. Membuat Alat Peraga MTK, IPS, Bahasa, DLL.
7. Menyelenggarakan Pameran Produk Keterampilan Siswa.
8. Mengadakan Lomba Resensi Buku, Pemberian Pengharggan Bagi Pengunjung dan
Peminjaman Buku Terbanyak.
Program Kerja Sekbid 5 (Pembinaan demokrasi hak asasi manusia dan pendidikan politik,
lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural).
5
Program Kerja Sekbid 7 (Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan, dan Gizi berbasis Sumber
Gizi yang Terdiversifikasi.)
1. Lomba Kebersihan Kelas, Pemeriksaan Kuku, Pembiasaan Cuci Tangan.
2. Kerja Bakti Kebersihan Dalam Lingkungan Sekolah.
3. Kerja Bakti Sosial Dan Lingkungan Luar Sekolah.
4. Mengumpulkan Gelas Plastik Bekas Minuman Untuk Ditimbang Di Bank Sampah.
5. Menciptakan Motto Semboyan Kebersihan.
6. Melaksanakan Senam Kesegaran Jasmani.
7. Melaksanakan Pendidikan Kesehatan.
8. Melaksanakan Pelayanan Kesehatan.
9. Melaksanakan Pembinaan Dan Pengembangan Lingkungan Sekolah.
10. Melaksanakan Lomba Sekolah Sehat.
11. Membersihkan Ruang UKS.
12. Pembentukan Pengurus Kelompok PMR, Pelantikan Dokter Kecil, Donor Darah.
13. Membantu Penyumbangan Obat-Obatan.
14. Kampanye Pencegahan Penyalahgunaan Napza.
15. Sekolah Bebas Rokok.
16. Kampanye Bahaya HIV AIDS.
17. Penyuluhan Kesehatan Alat Reproduksi.
18. Mengikuti Kegiatan Ekstrakulikuler.
19. Menyediakan Beragam Jajanan Pangan Di Sekolah.
20. Penyuluhan Makanan Sehat Kepada Pedagang Dan Siswa
21. Pemeriksaan Kelayakan Kesehatan Jajanan Pangan.
22. Menyediakan Jajanan Pangan Yang Sehat Di Sekolah.
23. Melarang Siswa Jajan Sembarangan.
24. Memeriksa Beragam Jajanan Yang Ada Di Kantin Sekolah
Program Kerja Sekbid 8 (Pembinaan Sastra dan Budaya)
1. Membiasakan membaca hasil karya sastrawan.
2. Melaksanakan lomba cipta cerpen, puisi dan resensi sastra.
3. Menerbitkan majalah sekolah.
4. Membuat majalah dinding.
5. Menyaksikan pertunjukan drama, mengunjungi museum, dan pameran seni.
6. Kawasan berbahasa daerah.
Program Kerja Sekbid 9 (Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi).
1. Pemanfaatan jaringan komunikasi untuk proses informasi antara anggota OSIS juga
kepada siswa siswi.
2. Lomba TIK (Menggunakan dan memanfaatkan TIK).
3. Mengurus blog OSIS SMP Negeri 21 Bekasi.
4. Mengupdate segala kegiatan OSIS di blog OSIS.
6
5. Mendokumentasikan segala kegiatan sekolah.
Program Kerja Sekbid 10 (Pembinaan Komunikasi dalam Bahasa Inggris)
1. Debat antara siswa dengan juri.
2. Folklore from local area.
3. Tanya jawab antar kelas yang berkaitan dengan sastra Inggris.
4. Mengasah kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris.
5. Menyalin sebuah cerita yang dibacakan oleh Pembina lalu dijurikan.
LAPORAN
PRAKTIK STUDI LAPANGAN (PSL)
Tahun Pelajaran 2016-2017
7
Kelompok 07
1. Arin Novita Sari
2. Dian Puspita Sari
3. Diana Kamilah
4. Diana Kholida Khijawati
5. Diana Wahda Rahmawati
6. Dwi Novita Sari
7. Fairuzzia Nabila
8. Fika Nur Qoyyimah
9. Halimatus Sadiyah
LEMBAR PERSETUJUAN
Laporan praktek studi lapangan (PSL) ini disusun sebagai syarat untuk mengikuti ujian akhir
semester genap 2014-2015
8
Kelas : VIII B
Tanggal Pelaksanaan : 18 April 2017 s/d 20 April 2017
Tempat : Taman Pintar
Disetujui Oleh;
Mengetahui;
Kepala SMP Negeri 2 Paciran
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktek Studi Lapangan.
9
Laporan ini merupakan hasil peninjauan secara langsung dari objek wisata di Jogjakarta
yang merupakan syarat untuk melengkapi tugas kelas VIII. Selain itu, kami juga berharap agar
laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Pada kesempatan ini, kami dapat menyelesaikan laporan sebagaimana mestinya berkat
bantuan berbagai pihak. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak, H. Ach Machsun Haji [Link]. selaku Kepala SMP Negeri 2 Paciran
2. Bu Siti Soudah, [Link] , selaku wali kelas
3. Bapak Nurul Yaqin, [Link] Selaku guru Pembimbing PSL
4. Bapak dan Ibu Guru serta staf-staf TU
5. Teman teman Kelas VIII B
6. Semua pihak yang telah memberikan saran dan masukan sebagai bahan dalam penulisan
laporan ini.
Kami sadar sepenuhnya bahwa dalam penulisan laporan perjalanan ini masih banyak
kekurangan, maka dari itu saran dan kritik yang membangun, sangat kami harapkan dari
pembaca demi menyempurnakan laporan perjalanan ini.
Harapan kami semoga penyusunan laporan ini diterima dan dimengerti serta bermanfaat
bagi kami maupun pembaca.
Penyusun
10
DAFTAR ISI
COVER....................................................i
MOTTO...............................................ii
LEMBAR PERSETUJUAN.. ............................................iii
KATA PENGANTAR .............................................. ....................................................................iv
DAFTAR ISI ..................................................................................... ..............................................v
BAB. I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.....................................................................................................................
1
B. Tujuan PSL ........................................................................................................... 1
C. Manfaat PSL......................................................................................................................1
BAB. II PELAKSANAAN
A. Deskripsi Hasil Studi ke lokasi Kraton Yogyakarta...................................................................3
B. Deskripsi Hasil Studi ke lokasi Taman Pintar Yogyakarta.........................................................5
C. Deskripsi Hasil Studi ke lokasi Istana Kepresidenan Yogyakarta..............................................6
D. Deskripsi Hasil Studi ke lokasi Candi Borobudur Magelang.....................................9
11
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Foto Kegiatan di Istana Kepresidenan
Lampiran 2. Foto Kegiatan di Keraton
Lampiran 3. Foto Kegiatan di Taman Pintar
Lampiran 4. Foto Kegiatan di Borobudur
12
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Jogjakarta merupakan salah satu wilayah Indonesia yang memiliki banyak tempat wisata
mulai dari kraton Jogjakarta, Istana kepresidenan, Taman Pintar, Malioboro, dll. Selain itu
tempat wisata tersebut banyak mengandung pelajaran yang sangat berguna bagi para
[Link] ramai dikunjungi wisatawan dari dalam negara bahkan sampai
mancanegara. Objek wisata kami kunjungi adalah Istana Kepresidenan, Kraton Jogjakarta,
Taman Pintar, Malioboro, Candi Borobudur dan Makam Sunan Kali Jaga
13
Melatih siswa untuk membuat laporan
Memberi informasi kepada pembaca tentang masyarakat sekitar borobudur.
14
BAB II
PELAKSANAAN PRAKTIK STUDI LAPANGAN
Taman Pintar Yogyakartaadalah wahana wisata yang terdapat di pusat Kota Yogyakarta,
tepatnya di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Yogyakarta, di kawasan Benteng
Vredeburg. Taman ini memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu
lokasi. Taman Pintar memiliki arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam
beberapa zona. Akses langsung kepada pusat buku eks Shopping Centre juga menambah
nilai lebih Taman Pintar. Tempat rekreasi ini sangat baik untuk anak-anak pada masa
perkembangan.
15
Beberapa tahun ini Taman Pintar menjadi alternatif tempat berwisata bagi masyarakat
Yogyakarta maupun luar [Link] itu berbagai pelajaran mengenai Ilmu Pengetahuan Alam
diantaranya:
[Link]
[Link]
[Link] Matahari
[Link] total
Gerhana matahari total lebih jarang [Link] matahari hanya dapat dilihat
dari area sempit dipermukaan [Link] area tempat banyangan bulan [Link]
bulan hanya dapat menuju seluruh permukaan matahari sementara saja,maka gerhana
matahari total hanya berlangsung beberapa menit.
[Link] sebagian
16
Pada gerhana matahari sebagian,hanya sebagian permukaan matahari yang
tertutup [Link] mulanya siluet garis lengkung bulan muncul ditepian
matahari,kemudian secara perlahan-lahan bergerak melintasi bagian permukaan
[Link] parsial atau gerhana sebagian biasanya terjadi beberapa kali dalam
setahun,tetapi hanya dapat dilihat dari tempat-tempat tertentu dipermukaan bumi.
[Link] Hitam
Hampir dipusat setiap galaxy terdapat sebuah lubang hitam (black hole).Lubang
hitam adalah hasil sebuah bintang maha raksasa yang [Link] lubang hitam adalah bola materi yang
besar yang memilliki gaya gravitasi yang sangat kuat sehingga membuat galaxy berputar seperti roda
[Link] hitam dapat lebih besar miliaran kali [Link] lubang hitam secara perlahan
memakan benda-benda disekitarnya yang mendekatinya.
[Link]
Didalam galaxy seperti galaxy bima sakti,gumpalan gas dan debu yang sangat besar
membentang selama puluhan,ratusan,bahkan ribuan tahun cahaya diantara bintang-bintang
[Link] ini menghalangi cahaya dari bintang-bintang dari belakang mereka sehingga mereka
tampil sebagai siluet latar belakang yang berhias bintang.
Didalam sebagaian bagian awan,debu,dan gas tersebut, gravitasi menarik material untuk
membuatnya menjadi gumpalan yang [Link]-kadang gumpalan ini menjadi sangat padat sehingga
tekanannya yang sangat besar dan panasnya yang sangat tinggi membakar bintang-bintang
[Link],awan yang menyelimnuti bintang tersebut menyala bak lentera yang sangat
[Link]-bintang ini disebut nebula.
17
[Link] Jurassic
[Link] Jurassic
periode jurassic berlangsung selama 65 juta tahun,dari 205 hingga 140 juta tahun yang [Link]
periode ini berasal dari batu kapur yang terbentuk dilaut pada masa itu,yang akhirnya menjadi bagian dari
pegunungan jure dieropa.
[Link] Bumi
[Link] Alam
sebagian besar padang pasir kering yang umum yang ditemukan diperiode triassic sudah tidak ada
lagi diawal periode [Link] saat itu juga tidak sepanas iklim saat perioe triassicc namun masih lebih
panas daripada iklim [Link] jenis tumbuhan tumbuh jarena iklim yang hangat dan
[Link] besar tumbuhan merupakan pohon besar dan rimbun.
[Link] Tumbuhan
berbagai jenis pakis yang menyeruoai paku-pakuan atau pohon kelapa tumbuh diseluruh
dunia,namun pepohonan ini memiliki konus atau strobilus yang menghasilkan biji.
Istana Yogyakarta yang dikenal dengan nama Gedung Agung terletak di pusat keramaian
kota, tepatnya di ujung selatan Jalan Ahmad Yani dahulu dikenal Jalan Malioboro, jantung
ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan istana terletak di Kelurahan Ngupasan,
Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, dan berada pada ketinggian 120 m dari
permukaan laut. Kompleks istana ini menempati lahan seluas 43.585 m
18
2.4. Deskripsi Hasil Studi Ke Lokasi Candi Borobudur
19
BAB III
PEMBAHASAN
Objek-objek wisata
A. Istana Presiden
Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan
pasca Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Lokasi keraton ini konon adalah bekas sebuah
pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini digunakan untuk istirahat iring-
iringan jenazah raja-raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di
Imogiri. Versi lain menyebutkan lokasi keraton merupakan sebuah mata air, Umbul
Pacethokan, yang ada di tengah hutan Beringan. Sebelum menempati Keraton Yogyakarta,
Sultan Hamengku Buwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang
termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.
Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti yaitu Siti
Hinggil Ler (Balairung Utara), Kamandhungan Ler (Kamandhungan Utara), Sri Manganti,
Kedhaton, Kamagangan, Kamandhungan Kidul (Kamandhungan Selatan), dan Siti Hinggil
Kidul (Balairung Selatan). Selain itu Keraton Yogyakarta memiliki berbagai warisan budaya
baik yang berbentuk upacara maupun benda-benda kuno dan bersejarah. Di sisi lain, Keraton
Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh
karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi
Keraton Yogyakarta. Dan untuk itulah pada tahun 1995 Komplek Keraton Ngayogyakarta
Hadiningrat dicalonkan untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO
B. Taman Pintar
Taman ini, khususnya pada wahana pendidikan anak usia dini dilengkapi dengan
teknologi interaktif digital serta pemetaan video yang akan memacu imajinasi anak serta
20
ketertarikan mereka terhadap teknologi. Pada saat ini ada 35 zona dan 3.500 alat peraga
permainan yang edukatif.[2]
Sejak terjadinya ledakan perkembangan sains sekitar tahun 90-an, terutama Teknologi
Informasi, pada gilirannya telah menghantarkan peradaban manusia menuju era tanpa batas.
Perkembangan sains ini adalah sesuatu yang patut disyukuri dan tentunya menjanjikan
kemudahan-kemudahan bagi perbaikan kualitas hidup manusia.
Menghadapi realitas perkembangan dunia semacam itu, dan wujud kepedulian terhadap
pendidikan, maka Pemerintah Kota Yogyakarta menggagas sebuah ide untuk Pembangunan
"Taman Pintar". Disebut "Taman Pintar", karena di kawasan ini nantinya para siswa, mulai
pra sekolah sampai sekolah menengah bisa dengan leluasa memperdalam pemahaman soal
materi-materi pelajaran yang telah diterima di sekolah dan sekaligus berekreasi. Dengan
Target Pembangunan Taman Pintar adalah memperkenalkan science kepada siswa mulai
dari dini, harapan lebih luas kreatifitas anak didik terus diasah, sehingga bangsa Indonesia
tidak hanya menjadi sasaran eksploitasi pasar teknologi belaka, tetapi juga berusaha untuk
dapat menciptakan teknologi sendiri.
Bangunan Taman Pintar ini dibangun di eks kawasan Shopping Center, dengan
pertimbangan tetap adanya keterkaitan yang erat antara Taman Pintar dengan fungsi dan
kegiatan bangunan yang ada di sekitarnya, seperti Taman Budaya, Benteng Vredeburg,
Societiet Militer dan Gedung Agung. Relokasi area mulai dilakukan pada tahun 2004,
dilanjutkan dengan tahapan
Pembangunan Tahap I adalah Playground dan Gedung PAUD Barat serta PAUD Timur,
yang diresmikan dalam Soft Opening I tanggal 20 Mei 2006 oleh Mendiknas, Bambang
Soedibyo.
Pembangunan Tahap II adalah Gedung Oval lantai I dan II serta Gedung Kotak lantai I, yang
diresmikan dalam Soft Opening II tanggal 9 Juni 2007 oleh Mendiknas, Bambang Soedibyo,
bersama Menristek, Kusmayanto Kadiman, serta dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan
Hamengku Buwono X.
21
Pembangunan Tahap III adalah Gedung Kotak lantai II dan III, Tapak Presiden dan Gedung
Memorabilia.
C. Istana Kepresidenan
Istana Yogyakarta atau Gedung Agung, sama halnya dengan istana Kepresidenan
lainnya yaitu sebagai kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Indonesia. Selain itu
juga sebagai tempat menerima atau menginap tamu-tamu negara. Sejak 17 Agustus
1991, istana ini digunakan sebagai tempat memperingati Detik-detik Proklamasi
Kemerdekaan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan penyelenggaraan Parade Senja
setiap tanggal 17 yang dimulai 17 April [Link] Yogyakarta terdiri atas enam
bangunan utama yaitu Gedung Agung (gedung utama), Wisma Negara, Wisma
Indraphrasta, Wisma Sawojajar, Wisma Bumiretawu dan Wisma Saptapratala. Gedung
utama yang selesai dibangun pada 1869 sampai sekarang bentuknya tidak mengalami
perubahan. Ruangan utama yang disebut dengan Ruang Garuda berfungsi sebagai
ruangan resmi untuk menyambut tamu negara atau tamu agung yang lain. Selain wisma-
wisma tersebut sejak 20 September 1995 komplek Seni Sono seluas 5.600 meter persegi,
yang terletak di sebelah selatan, yang semula milik Departemen Penerangan, menjadi
bagian Istana Kepresidenan [Link] depan gedung utama, di halaman istana, ada sebuah
monumen batu andesit setinggi 3,5 meter yang disebut Dagoba, yang berasal dari Desa
Cupuwulatu, di dekat Candi Prambanan
D. Candi Borobudur
Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya
terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan
aslinya terdapat 504 arca Buddha.[4] Borobudur memiliki koleksi relief Buddha
terlengkap dan terbanyak di dunia.[3] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus
memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang
22
yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai
sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci
untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun
umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan
sesuai ajaran Buddha.[5] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar
candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik
ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga
tingkatan itu adalah Kmadhtu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan
Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui
serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief
indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun
umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di
Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur
adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan
23
PENUTUP
[Link]
Karya tulis yang berjudul Praktik Studi Lapangan merupakan salah satu bentuk laporan
dari karya wisata SMP NEGERI 2 PACIRAN Tahun Pelajaran 2016/2017.
Tugas ini merupakan pembuatan laporan berbentuk karya tulis objek wisata yang
[Link] objek wisata yang dikunjungi antara lain:
[Link] vrendeburg
[Link] yogyakarta
4.2 Saran
24
LAMPIRAN 1 BOROBUDUR
25
LAMPIRAN 3 KERATON
26
LAMPIRAN 4 TAMAN PINTAR
27
28
29
30
31
32