0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan2 halaman

Surat Pernyataan Singkatan Nama

Surat pernyataan singkatan nama Muh. Fajar Abadi Ihsan menyatakan bahwa nama lengkapnya tercantum dalam berbagai dokumen identitas seperti akte lahir, ijazah, surat nikah, KTP, dan kartu keluarga adalah Muh. Fajar Abadi Ihsan, yang merupakan singkatan dari nama lengkap Muhammad Fajar Abadi Ihsan. Ia meminta agar nama lengkapnya itu dicantumkan dalam paspornya.

Diunggah oleh

fajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan2 halaman

Surat Pernyataan Singkatan Nama

Surat pernyataan singkatan nama Muh. Fajar Abadi Ihsan menyatakan bahwa nama lengkapnya tercantum dalam berbagai dokumen identitas seperti akte lahir, ijazah, surat nikah, KTP, dan kartu keluarga adalah Muh. Fajar Abadi Ihsan, yang merupakan singkatan dari nama lengkap Muhammad Fajar Abadi Ihsan. Ia meminta agar nama lengkapnya itu dicantumkan dalam paspornya.

Diunggah oleh

fajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SURAT PERNYATAAN SINGKATAN NAMA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Muh. Fajar Abadi Ihsan


Tempat & Tanggal lahir : Kendari, 23 oktober 1996
Alamat : Jl. Ujung bori Kel. Antang kec. Manggala RT. 3 RW. 3 Lorong 6

Dengan ini menyatakan bahwa nama saya tertera di AKTE LAHIR / IJAZAH / SURAT NIKAH /
KTP / KARTU KELUARGA atas nama : MUH. FAJAR ABADI IHSAN

Adalah KEPANJANGAN DARI : MUHAMMAD FAJAR ABADI IHSAN dan mohon


Dicantumkan
Ke dalam paspor saya menjadi : MUHAMMAD FAJAR ABADI IHSAN

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari
terbukti pernyataan ini tidak benar , maka saya bersedia dituntut sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Makassar, 9 Mei 2017


Yang menyatakan,

MUHAMMAD FAJAR ABADI IHSAN

Ketentuan pidana :

1. Pasal 263 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA : "barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan /
menggunakan surat palsu, diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun".
2. Pasal 126 Huruf c UNDANG-UNDANG KEIMIGRASIAN Nomor 6 tahun 2011 : "memberikan data yang tidak sah
atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh dokumen Perjalanan Republik Indonesia (SPRI) bagi dirinya
sendiri atau orang lain, dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.
500.000.000,- (lima ratus juta rupiah

Anda mungkin juga menyukai