Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
GEOSTATISTIK
Shalaho Dina Devy
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
STATISTIK VARIOGRAM (2)
(Course-4)
1
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jenis variogram dan semi variogram
• Semivariogram Eksperimental
• semivariogram teoritis
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Gambar semivariance teoritis
2
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Variogram dan semivariogram teoritis
Variogram teoritis mempunyai bentuk kurva yang
paling mendekati variogram eksperimental.
Untuk keperluan analisis lebih lanjut variogram
ekperimental harus diganti dengan variogram
teoritis.
Terdapat beberapa jenis variogram yang sering
digunakan, yaitu :
1. Model bola (spherical mode)
2. Model ekponensial (Exponential Model)
3. Model gauss (gaussion model)
5
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Model bola (spherical mode)
Bentuk variogram ini dirumuskan sebagai berikut
Dengan :
• H adalah jarak lokasi antar sampel
• Co+C adalah sill, yaitu nilai variogram untuk jarak pada saat besarnya
konstan (tetap). Nilai ini sama dengan nilai variansi data
• a adalah range, yaitu jarak pada saat nilai variogram mencapai sill
3
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Contoh Variogram spherical model
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Model eksponensial (Exponential Model)
Pada model eksponensial terjadi peningkatan
dalam semivariogram yang sangat curam dan
mencapai nilai sill secara asimtotik, dirumuskan
sebagai berikut
4
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Contoh Variogram Exponential Model
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Model gauss (gaussion model)
Model gaus merupakan bentuk kuadrat dari
eksponensial sehingga menghasilkan bentuk
parabolic pada jarak yang dekat dan dirumuskan
sebagai berikut
10
5
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Contoh Variogram gaussion model
11
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Fitting
Ada 2 metode yang umumnya digunakan untuk menfit
variogram ekperimental dengan variogram teoritis yaitu
1. metode visual dan
2. metode least square.
Dengan metode visual (manual) biasanya sudah cukup
memuaskan, dan banyak digunakan oleh para ahli
geostatistik. Karena sense yang banyak berperan dalam
melakukan fitting tersebut, maka dalam pekerjaan ini
pengalaman akan sangat menentukan kualitas fitting.
12
6
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Tujuan Fitting
• Tujuan utama dari fitting ini adalah untuk mengetahui parameter
geostatistik seperti a (range), C, Co.
Berikut beberapa pedoman penting dalam melakukan fitting
• Variogram yang mempunyai pasangan conto yang sangat sedikit agar
diabaikan
• Nugget variance (Co) didapat dari perpotongan garis tangential dari
beberapa titik pertama variogram dengan sumbu Y
• Sill (Co+C) kira-kira sama dengan atau mendekati varians populasi. Garis
tangensial diatas akan memotong garis sill pada jarak 2/3 a, Sehingga
selanjutnya dapat dihitung harga a.
• Interpretasi nugget variance untuk variogram dengan sudut toleransi 180o
(variogram rata-rata) akan sangat membantu untuk memperkirakan
besarnya nugget Variance
• Nugget variance diambil dari multiple variogram (dalam berbagai arah).
Dalam multiple Variogram, best spherical line sebaiknya lebih mendekati
13
variogram yang mempunyai pasangan conto yang cukup
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Metode Estimasi Kadar
1. Metode Kriging
2. Metode Invers Distance Square
14
7
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
What is kriging?
Optimal interpolation based on
regression against observed z
values of surrounding data points,
weighted according to spatial
covariance values.
15
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
16
8
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Definisi kriging
Kriging merupakan teknik perhitungan
untuk estimasi suatu variabel teregional
yang menggunakan pendekatan bahwa
data yang dianalisis dianggap sebagai
suatu realisasi dari suatu vriabel acak,
Keseluruhan variabel acak yang dianalisis
tersebut akan membentuk suatu fungsi
acak menggunakan strukturak variogram
17
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Definisi kriging
Kriging Secara umum
merupakan metode yang digunakan
untuk menganalisis data geostatistik,
yaitu untuk menginterpolasi suatu nilai
kandungan mineral berdasarkan data
sampel
Data sampel diambil dari lokasi
yang tidak beraturan
18
9
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Kegunaan kriging
Kriging digunakan untuk menonjolkan
metode khusus dalam rata-rata pergerakan
terbobot (weighted moving average) yang
meminimalkan variasi dari hasil estimasi
(Matheron, 1960)
Estimasi besaran nilai karakteristik Z’ pada
titik tidak tersempel berdasarkan informasi
dari karakteristik titik tersempel Z yang
berada di sekitarnya dengan
mempertimbangkan korelasi spasial yang ada
dalam data tersebut 19
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Tujuan Kriging
Mencari penaksir tak-bias linier
terbaik Kriteria terbaik: variansi
minimum.
Memilih rata-rata berbobot dari
nilai sampel yang memiliki variansi
minimum.
Interpolasi spasial.
20
10
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Kriging
Block Point
Simple Kriging
21
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Example-1
Estimation of a variable at an
unmeasured location from observed
values at surrounding locations. For
example, estimating porosity at u = (2000
m, 4700 m) based on porosity values at
nearest six data points in our Zone A
data:
22
11
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
23
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Some advantages of kriging:
Gives estimate of estimation error
(kriging variance), along with estimate
of the variable, Z, itself (but error map
is basically a scaled version of a map of
distance to nearest data point, so not
that unique)
24
12
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Kriging approach and terminology
25
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Ordinary kriging
Salah satu metode kriging
memiliki asumsi matematik khas
untuk penerapan intrinsic
stationary
Sifat-sifat ordainary kriging:
• Linear
• Unbiased
• Best/optimu
26
13
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Asumsi matematik ordinary kriging
27
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Ordinary Kriging
28
14
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Ordinary Kriging (point)
29
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Ordinary Kriging (point)
30
15
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Cara Mencari Invers Matriks Ordo 3x3
Untuk Mendapatkan matriks unsur invers 3x3 kita
perlu memahami matriks - matriks berikut :
1. Matriks Kofaktor
2. Adjoin
3. Nilai elemen
4. rumus invers Matriks ordo 3 x 3
31
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Matriks Kofaktor & Adjoin
Matriks Kofaktor adalah matriks yang unsurnya diganti dengan
nilai determinan yang unsurnya tidak sebaris dan tidak sekolom
dengan unsur asal.
Adjoin adalah matriks kofaktor yang di Transposkan ( baris jadi kolom ,
kolom jadi baris )
32
16
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Contoh soal invers matrik ordo 3 x 3
33
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Langkah-langkah
Langkah pertama maka kita harus mencari kofaktor dari A
34
17
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Langkah kedua, Setelah hasil dari Kofaktor A ditemukan , maka kita
mencari Adjoin nya
35
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Langkah ketiga , Mencari nilai determinan A
36
18
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Langkah terakhir adalah mencari invers matriks A dengan rumus
Invers Matriks nxn = 1 / nilai determinan X Matriks Adjoinnya
jadi matriks invers A
37
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Determinan (Soal)
1.
2.
38
19
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jawaban Soal 1
39
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jawaban Soal 2
40
20
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Determinan ordo 4 x4
1.
41
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
42
21
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Determinan ordo 4 x 4 (soal-2)
2.
43
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jawaban Determinan ordo 4 x 4 (soal-2)
44
22
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Invers matrik ordo 3 x 3 (soal-1)
1.
45
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jawaban Invers Matrik ordo 3 x 3 (soal-1)
46
23
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
47
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Invers matrik ordo 3 x 3 (soal-2)
2.
48
24
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Jawaban Invers Matrik ordo 3 x 3 (soal-2)
49
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
50
25
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Invers matrik ordo 4 x 4
51
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Determinan ordo 4 x 4
52
26
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
53
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
Conto soal
54
27
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
55
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
56
28
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
57
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
58
29
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
59
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
60
30
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
61
Mining Engineering Department
Mulawarman University Faculty of Engineering
62
31