0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan15 halaman

Contoh RCA Kesalahan Obat di RS

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis akar masalah (RCA) mengenai kesalahan pemberian obat yang mengakibatkan pasien koma di suatu puskesmas. Laporan menjelaskan tentang kejadian, tim RCA, waktu pelaksanaan, pengumpulan data, analisis sebab masalah, dan rekomendasi untuk mengesahkan dan mensosialisasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan obat.

Diunggah oleh

Retna Dhammastuti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan15 halaman

Contoh RCA Kesalahan Obat di RS

Dokumen tersebut merupakan laporan analisis akar masalah (RCA) mengenai kesalahan pemberian obat yang mengakibatkan pasien koma di suatu puskesmas. Laporan menjelaskan tentang kejadian, tim RCA, waktu pelaksanaan, pengumpulan data, analisis sebab masalah, dan rekomendasi untuk mengesahkan dan mensosialisasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan obat.

Diunggah oleh

Retna Dhammastuti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lampiran 2.

FORM ANALISIS AKAR MASALAH (RCA)

1. Kejadiantidak diharapkan (KTD) yang dianalisis.

Kesalahan pemberian obat yang mengakibatkan pasien koma

2. Tim RCA.

Ketua Tim RCA Dr. Budi

Anggota 1. Dr. Ayu (dokter penanggungjawab poli umum)


(pastikan semua area 2. Koko (Apoteker)
terkait terwakili)
3. Seni (Perawat)
4. Puspawati (Loket)
5. KTU (Administrasi SOP)

Petugas pencatat
(notulis) Wiwik (Sekretris Tim Mutu)

3. Tanggalpelaksanaan RCA.
Tanggal mulai Tanggal selesai

2 Juni 2016 30 Juni 2016

4. Pengumpulan data daninformasi.

a. Observasilangsung:

BUAT CHECKLIST BAGAIMANA SUASANA PELAYANAN PADA HARI KAMIS (sesuaikan dengan situasi pada saat kejadian)
- Observasi rekam medis: melihat rekam medis atas nama Ani yang berkunjung ke PKM pada tgl 19 Mei 2016
- Observasi register kunjungan pasien pada tgl 19 Mei 2016
- Loket: Nomor Antrian bagaimana, situasi antrean
- Poli umum (jumlah tenaga, jumlah pasien, bagaimana pelayanan di sana)
- Apotik (jumlah tenaga, jumlah pasien, bagaimana pelayanan, kertas resep)

b. Dokumen:

Loket: Register pasien, rekam medis (pada hari itu)


Nomor antrian yang tertulis pada kertas resep
Surat rujukan balik dari dokter spesialis THT
Jadwal dokter/perawat/apoteker/petugas lain yang bertugas pada saat itu
Kertas resep

c. Wawancara:

Wawancara untuk memastikan antara apa yg kita temukan dan dengan apa yang terjadi pada saat kejadian yang tidak tertulis
Loket: Siapa yang menulis identitas pasien pada rekam medis
Dokter Selamet dan Perawat: Konfirmasi siapa yang menulis identitas pasien pada kertas resep, Riwayat Penyakit Pasien (Rekam
Medis), pemberian dosis Gliklazid 80mg 3x1
Apotik: Siapa yang menerima resep dan menyiapkan obat lalu menyerahkan obat pada pasien, apakah sudah diidentifikasi ulang
identitas pasien, serta nomor antrian, apakah sudah menanyakan keluhan/penyakit pasien sebelum menyerahkan obat
Administrasi: Apakah sudah ada SK dan SOP yang berkaitan dengan pelayanan obat di Apotik
CS : Apakah sudah ada kebijakan dari Kapus kenapa CS diperbantukan di Apotik, apakah sudah pernah mendapat pelatihan
sebelumnya, kejadian pada saat itu.

d. Waktu (kronologi)kejadian (isi table di bawahini):


Waktu (klo kejadian terjadi dalam 1 hari buat kronologi jam)

Kamis,19 Mei 2016 Pk Pk..


jam(Kejadian
pada saat itu)
Kejadian Pasien Ny. Ani
Sutrisna mengalami
koma karena salah
menerima obat di
Apotik
Informasitambahan Kejadian anak yang Keluarga pasien
terpeleset mendesak untuk
segera dilayani

Good Practice Sedang ada dalam


(kalauada) persiapan akreditasi
tetapi masih dalam
bentuk draft dan
belum disahkan dan
disosialisasikan
MasalahPelayanan Pk..masalah Pk
di pelayanan apa..

e. Staf yang terlibat (pelaku) danwaktu:


Stafpelaku Waktu

Petugas loket Pk 08.30


Dokter selamet Pk.10.00
Perawat poli umum Pk.10.00
Apoteker
Asisten apoteker
Retno (CS) Pk 12.15
Sulastri (CS)

f. Identifikasimasalahdalampengelolaanpelayananpasien:

Masalah Penjelasan
Hari Kamis merupakan hari pasaran sehingga pasien ramai

Identitas pada resep tidak ditulis dengan nama lengkap

Pemberian dosis Gliklazid 80mg 3x1 mg


Petugas yang diperbantukan di Apotik adalah CS yang belum
mendapat pelatihan

Selama 3 bln terakhir sudah terjadi kesalahan pemberian obat


sebanyak 3x

Belum ada SK dan SOP yang berkaitan dengan pelayanan apotik

5. Analisissebabmasalah.

a. Tehnikmengapa
Masalah: Hari Kamis merupakan hari pasaran sehingga pasien ramai

Mengapa Antrian banyak, terlalu lama mengantre

Mengapa Petugas kelelahan

Mengapa Konsentrasi menurun

Mengapa

Mengapa

Masalah: Kesalahan penulisan identitas pada resep

Mengapa Dokter tidak menuliskan identitas dengan lengkap

Mengapa Pada saat kejadian pasien banyak

Mengapa Pada saat kejadian petugas poli terbatas

Mengapa SDM di PKM sedikit

Mengapa

Masalah: Pemberian dosis Gliklazid 80mg 3x1 mg

Mengapa Pemberian dosis tidak tepat


Mengapa Dokter lalai

Mengapa Dokter tidak kompeten

Mengapa

Mengapa

Masalah: Petugas yang diperbantukan di Apotik adalah CS yang belum mendapat pelatihan

Mengapa Kekurangan tenaga pada hari-hari tertentu

Mengapa Belum ada kebijakan yang mengatur petugas yang boleh diperbantukan di apotik

Mengapa

Mengapa

Mengapa

Masalah: Selama 3 bln terakhir sudah terjadi kesalahan pemberian obat sebanyak 3x

Mengapa Belum ada SK dan SOP

Mengapa Petugas yang memberikan obat tidak kompeten

Mengapa

Mengapa

Mengapa

Masalah: Belum ada SK dan SOP yang berkaitan dengan pelayanan apotik
Mengapa Karena pasien banyak dan petugas sedikit sehingga tidak sempat menyusun dokumen (SK dan SOP)

Mengapa

Mengapa

Mengapa

Mengapa

b. AnalisisPenyimpangan:

PROSEDUR YG PROSEDUR YG DILAKUKAN APAKAH TERDAPAT BUKTI


SEHARUSNYA (SOP) SAAT INSIDEN PENYIMPANGAN TERHADAP SOP

Isi SOP penerimaan dan


pemberian obat (Obat harus
diserhkan oleh apoteker) Obat diambil dan diserahkan oleh CS
SOP identifikasi
pasien..
SOP penulisan resep Nama pasien sama-sama ditulis [Link] S
(Penulisan nama pasien tidak sehingga tidak bisa membedakan Ny Ani
boleh disingkat) Penulisan nama pasien disingkat Sutrisna dan Ny Ani Saputra
c. Analisispertahanan (barrier):

Pertahanan (barrier)apasaja yang ApakahPertahanan MengapaPertahanan (barrier)gagal,


sudahadaterkaitmasalahini (barrier)tersebutada/dilakukan danapadampaknya

SK dan SOP pelayanan resep sudah ada Belum dilakukan Karena belum ada, terjadi kesalahan
dalam bentuk draft tapi belum disahkan pemberian obat
dan disosialisasikan

Sudah ada dokter dan apoteker Ada CS belum ada pelatihan pemberian obat

Sudah ada tim dokter dan perawat di Ada Kekurangan SDM


poliklinik yang melakukan kajian

Sudah dilayani oleh dokter dan apoteker Sudah


di apotik

Environtment (ruangan panas, kecil,


orang2 saling serobot)

Equipment

d. Analisis dengan diagram tulang ikan:


e. Faktor-faktor yang berkontribusi:

1). Faktor di luar fasilitas


kesehatan
(regulasi/peraturan
perundangan, ekonomi,
sosial budaya, dsb)

2). Faktor organisasi dan


manajemen

a). Organisasi dan


manajemen

b). Kebijakan internal

c). Prosedur (SOP)

d). Administrasi

e). Budaya keselamatan

f). Sumber daya manusia

g). Pendidikan/pelatihan/
kompetensi

3). Faktor Lingkungan Kerja

a). Bangunan

b). Lingkungan
c). Peralatan/perlengkapan

4). Faktor kontributor:


Tim Kesehatan yang
melayani langsung

a). Supervisi dan konsultasi

b). Konsistensi pelaksanaan


tugas

c). Kepemimpinan dan


tanggung jawab

d). Ketanggapan terhadap


kejadian

5). Faktor kontributor:


Staf

a). Kompetensi

b). Stressor fisik

c). Stressor mental Ada desakan dari keluarga pasien

6). Faktor kontributor:


Tugas

a). Ketersediaan SOP Sudah ada SOP dalam bentuk draft tapi belum diberlakukan

b). Ketersediaan dan akurasi -


hasil test
c). Faktor penunjang dalam -
validasi/kalibrasi alat medis

d). Disain tugas

7). Faktor kontributor:


Pasien

a). Kondisi pasien

b). Faktor personal


(kepribadian, bahasa, kondisi
sosial, keluarga, dsb)

c). Pengobatan

d). Riwayat penyakit

e). Hubungan interpersonal


staf dan pasien

8). Faktor kontributor:


Komunikasi

a). Komunikasi lisan

b). Komunikasi tertulis

6. Rekomendasidanrencanatindaklanjut. (sesuaikan dengan diagram fishbone)


Akarmasalah Tindakan Tingkat Penanggungjawab Waktu Sumberdaya BuktiPenyelesaian Paraf
pelaksana yang
dibutuhkan

(tulang-tulang Mengesahkan Kepala Kepala Puskesmas 1 minggu Apoteker SOP Ketua tim RCA
kecil)SOP masih SOP dan Puskesmas ..[Link]
dalam bentuk mensosialisasikan berlaku mulai
draft SOP sebagai tgl.
pedoman
pelaksanaan
tindakan

Pengajuan
penambahan
tenaga sudah
dikirim ke dinas

7. Hasilpelaksanaandanpelaporan.

HASIL PELAKSANAAN RCA


KESIMPULAN

Anda mungkin juga menyukai