0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan1 halaman

Panduan Pengobatan Common Cold

Dokumen ini merupakan standar operasional prosedur (SOP) untuk pengobatan common cold di Klinik Rolas Medika. SOP ini menjelaskan definisi common cold, tujuan dari SOP ini, kebijakan yang berlaku, referensi yang digunakan, langkah-langkah pemeriksaan dan penatalaksanaan pasien common cold, serta unit terkait yang terlibat dalam pengobatan common cold.

Diunggah oleh

Anonymous 2XRR4uveC
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan1 halaman

Panduan Pengobatan Common Cold

Dokumen ini merupakan standar operasional prosedur (SOP) untuk pengobatan common cold di Klinik Rolas Medika. SOP ini menjelaskan definisi common cold, tujuan dari SOP ini, kebijakan yang berlaku, referensi yang digunakan, langkah-langkah pemeriksaan dan penatalaksanaan pasien common cold, serta unit terkait yang terlibat dalam pengobatan common cold.

Diunggah oleh

Anonymous 2XRR4uveC
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

COMMON COLD

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit
Halaman :

Klinik Rolas Medika


drg. Hindun Mardyana

Pengertian Peradangan pada mukosa hidung yang berlangsung akut


(< 12 minggu).
Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
pengobatan common cold
Kebijakan SK Penanggung Jawab Klinik tentang kewajiban klinis
dalam meningkatkan mutu klinis dan keselamatan pasien
Referensi PERMENKES NO. 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas
PMK No.5 Tahun 2014 Tentang Pengobatan dasar
Alat

Langkah-langkah 1. Pasien datang dengan membawa


rekam medis

2. Pemeriksaan Fisik
Dapat ditemukan adanya demam.
terdapat sekret serous atau mukopurulen dan
mukosa udem dan
hiperemis.
ada rhinitis difteri tampak ada ingus yang
bercampur darah.
Membran keabu-abuan tampak menutup konka
inferior dan kavum nasi bagian bawah,
membrannya lengket dan bila diangkat dapat
terjadi perdarahan

3. Penatalaksanaan
Istirahat yang cukup.
Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat
Penyakit ini bisa sembuh sendiri secara spontan.
setelah kurang lebih 1 2 minggu. Karena itu
umumnya terapi yang diberikan lebih bersifat
simptomatik, seperti analgetik, antipiretik, dan
nasal dekongestan disertai dengan istirahat yang
cukup.
Antipiretik dapat diberikan parasetamol 3x500mg
Dekongestan oral dapat mengurangi sekret hidung
yang banyak, membuat pasien merasa lebih
nyaman, seperti pseudoefedrin, fenilpropanolamin,
atau fenilefrin 3x1 tab.
Antibiotik diberikan jika terdapat infeksi bakteri,
seperti amoxicillin, eritromisin, cefadroxil.

4. Mencatat kedalam rekam medis

5. Pasien mengambil obat ke apotik


Hal-hal yang perlu diperhatikan
Unit terkait UGD, Poli Umum, Apotek

Anda mungkin juga menyukai