DESTILASI
Rose Rosiyani
133020142
Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan
ABSTRAK
Destilasi adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap
(volatilitas) bahan. Dalam desdtilasi, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam
bentuk cairan. Tujuan percobaan destilasi adalah untuk memisahkan suatu campuran sehingga dapat mengetahui zat murni campuran
tersebut, agar praktikan dapat mengetahui bagaimana cara melakukan proses destilasi, dan agar dapat memisahkan zat cair dari
campurannya ataupun untuk memisahkan suatu larutan dari larutan lain. Prinsip percobaan destilasi adalah berdasarkan tekanan uap
dari atas cairan pada kesetimbangan (kecepatan penguapan = kecepatan pengembunan), bersifat khas dan naik dengan kenaikan suhu.
Hasil dari percobaan destilasi adalah suhu mendidih 75C, setelah ditambahkan tetesan pertama suhu naik menjadi 96C,
setelah didiamkan kita mendapatkan suhu konstan dari larutan tersebut 97C. Dari warna sebelum destilasi larutan berwarna
merah muda, setelah destilasi warna larutan berubahn menjadi bening. Dan volume sampel sebelum destilasi 25 ml, setelah
dilakukan destilasi volume sampel menjadi 20 ml.
Key words : Destilasi
PENDAHULUAN METODOLOGI
Destilasi adalah suatu metode pemisahan bahan Bahan dan Alat
kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau
kemudahan menguap (volatilitas) bahan. Dalam destilasi, Bahan yang digunakan pada percobaan destilasi
campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini adalah larutan jambu dengan volume 25 ml. Alat yang
kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. digunakan adalah destilasi biasa.
Zat memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih
dulu. Proses yang terjadi pada destilasi ialah perubahan Metode Percobaan Destilasi Biasa
fasa cair menjadi fasa uap atau gas dengan pendidihan
dan kemudian gas tersebut mengembun. Tahap 1. Pasang dan susun alat seperti pada gambar.
terpenting pada destilasi ialah pendidihan dan 2. Masukkan cairan dan pecahan porselin kedalam
kondensasi pengembun, tetapi destilasi bukan labu destilasi melalui corong biasa.
merupakan dua urutan proses penguapan kondensasi. 3. Pasang termometer, jalankan air dan jalankan
pembakaran bunsen.
Tujuan percobaan destilasi adalah untuk 4. Amati selama pengerjaan, destilatvmulai ditampung
memisahkan suatu campuran sehingga dapat pada waktu termometer menunjukkan harga tetap
mengetahui zat murni campuran tersebut, agar praktikan atau konstan.
dapat mengetahui bagaimana cara melakukan proses 5. Waktu temperatur mulai naik, ganti penampung
destilasi, dan agar dapat memisahkan zat cair dari dengan yang lain dan penampung dilanjutkan waktu
campurannya ataupun untuk memisahkan suatu larutan temperatur mulai konstan untuk kedua kalinya dan
dari larutan lain. seterusnya sampai temperatur naik.
6. Untuk cairan yang mudah menguap hindarkan
Prinsip percobaan destilasi adalah berdasarkan bahaya-bahaya yang mungkin bias terjadi.
tekanan uap dari atas cairan pada kesetimbangan
(kecepatan penguapan = kecepatan pengembunan),
bersifat khas dan naik dengan kenaikan suhu.
kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan.
Zat memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih
dulu. Proses yang terjadi pada destilasi ialah perubahan
fasa cair menjadi fasa uap atau gas dengan pendidihan
dan kemudian gas tersebut mengembun.
Destilasi sederhana atau destilasi biasa adalah
teknik pemisahan kimia untuk memisahkan dua atau lebih
komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang jauh.
Suatu campuran dapat dipisahkan dengan destilasi biasa
Gambar 1. Metode Percobaan Destilasi Biasa ini untuk memperoleh senyawa murninya. Senyawa
senyawa yang terdapat dalam campuran akan menguap
HASIL DAN PEMBAHASAN pada saat mencapai titik didih masing masing.
Tabel 1. Hasil Pengamatan Destilasi Biasa
Prinsip percobaan destilasi adalah berdasarkan
No
Pengamatan Hasil tekanan uap dari atas cairan pada kesetimbangan
. (kecepatan penguapan = kecepatan pengembunan),
1. Nama sampel Larutan jambu bersifat khas dan naik dengan kenaikan suhu.
2. Warna asal Merah muda
3. Volume sampel 25 ml Tahap terpenting pada destilasi ialah pendidihan
4. Suhu mendidih 75C dan kondensasi pengembun, tetapi destilasi bukan
5. Suhu tetesan pertama 96C merupakan dua urutan proses penguapan kondensasi.
6. Suhu konstan 97C Pada temperatur ini molekul-molekul zat cair mempunyai
7. Warna destilasi Bening energy yang cukup untuk berubah menjadi fase uap tidak
8. Volume destilasi 20 ml hanya pada permukaan zat cair tetapi seluruh bagian zat
(sumber : Rose Rosiyani, 133020142, 7, F) cair tersebut sehingga menimbulkan gelembung-
gelembung, dan keadaan ini disebut menddih.
Hasil dari percobaan destilasi diperoleh suhu Temperatur pada saat tekanan uap zat cair dapat
mendidih 75C, setelah ditambahkan tetesan pertama digunakan pada beberapa cara destilasi yang
suhu naik menjadi 96C, setelah didiamkan kita berdasarkan atas perbedaan titik didih cairan yang
mendapatkan suhu konstan dari larutan tersebut 97C. dipanaskan.
Dari warna sebelum destilasi larutan berwarna merah
muda, setelah destilasi warna larutan berubahn menjadi Adapun fungsi masing-masing alat yaitu labu
bening. Dan volume sampel sebelum destilasi 25 ml, alas bulat sebagai wadah untuk penyimpanan sampel
setelah dilakukan destilasi volume sampel menjadi 20 ml. yang akan didestilasi. Kondensor atau pendingin yang
berguna untuk mendinginkan uap destilat yang melewati
Faktor-faktor yang mempengaruhi destilasi kondensor sehingga menjadi cair. Kondensor atau
diantaranya yaitu suhu atau pemanasan, tekanan, pendingin yang digunakan menggunakan pendingin air
kelelahan alat, kesalahan kalibrasi dan lain-lain. Faktor dimana air yang masuk berasal dari bawah dan keluar di
yang paling berpengaruh dalam proses destilasi adalah atas, karena jika airnya berasal (masuk) dari atas maka
suhu atau pemanasan. Jika pemanasan terlalu besar air dalam pendingin atau kondensor tidak akan
dikhawatirkan akan terjadi flooding (banjir). Ciri memenuhi isi pendingin sehingga tidak dapat digunakan
dari flooding itu sendiri adalah tertahannya cairan di atas untuk mendinginkan uap yang mengalir lewat kondensor
kolom, pada saat terjadi flooding transfer massa yang tersebut. Oleh karena itu pendingin atau kondensor air
dihasilkan tidak maksimal. Ketika terjadi flooding, cairan masuknya harus dari bawah sehingga pendingin atau
tidak dapat mengalir ke bawah lagi, tetapi akan kondensor akan terisi dengan air maka dapat digunakan
terakumulasi atau bahkan dapat ikut terbawa ke atas oleh untuk mendinginkan komponen zat yang melewati
uap, sehingga proses destilasi harus segera dihentikan. kondensor tersebut dari berwujud uap menjadi berwujud
cair.
Destilasi adalah suatu metode pemisahan bahan
kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau Macam-macam destilasi, yaitu :
kemudahan menguap (volatilitas) bahan. Dalam destilasi, 1. Destilasi Sederhana
campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini
Destilasi sederhana atau destilasi biasa adalah teknik Aplikasi dalam bidang pangan yaitu untuk
pemisahan kimia untuk memisahkan dua atau lebih memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam
komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang minyak, pemisahan sarisari makanan.
jauh. Suatu campuran dapat dipisahkan dengan
destilasi biasa ini untuk memperoleh senyawa KESIMPULAN
murninya. Senyawa senyawa yang terdapat dalam
campuran akan menguap pada saat mencapai titik Kesimpulan dari percobaan ini adalah
didih masing masing. dibutuhkan ketelitian tinggi untuk melakuakn percobaan
2. Destilasi Fraksionasi destilasi. Volume larutan setelah destilasi menjadi
Distlasi fraksional merupakan teknik pemisahan berkurang dari 25 ml menjadi 20 ml. Suhu mendidih pada
campuran berupa cairan heterogen yang bertujuan 75C dan tetesan pertama pada suhu 96C, sedangkan
untuk memisahkan fraksi fraksi (komponen) yang suhu konstan 97C. Larutan yang tadinya berwarna
terdapat di dalam cairan tersebut. Pemisahan ini merah muda, setelah melalui proses destilasi, warna
dilakukan dengan memanaskan cairan tersebut di larutan tersebut menjadi bening.
dalam tabung bertingkat sehingga fraksi fraksi yang
terdapat pada cairan tersebut akan memisah dengan DAFTAR PUSTAKA
sendirinya, sesuai dengan titik didihnya . Proses pada Tim Penyusun, 2013. Penuntun Praktikum Kimia
distilasi fraksional hampir sama dengan proses pada Dasar, Universitas Pasundan. Bandung.
distilasi bertingkat.
3. Destilasi Uap Atmojo, Susili Tri. 2011. Pengertian Destilasi.
Destilasi uap merupakan suatu cara untuk [Link]/2011/08/pengertian-
memosahkan dan memurnikan senyawa organik yang [Link]. Accesed : 30 November 2013
tidak larut ataupun sukar larut dalam air. Destilasi uap
berguna untuk memisahkan zat (tak larut dalam air) Oktapianti, Tanti. 2012. Destilasi.
yang mempunyai tekanan uap relatif rendah (5-10 mg [Link]. Accesed : 30
Hg) pada sekitar 100C. November 2012
4. Destilasi Vakum
Destilasi vakum merupakan distilasi tanpa Sari, Ema Loveta. 2013 . Macam-macam Destilasi.
pemanasan dan berlangsung pada tekanan rendah. [Link]. Accesed : 30
Tekanan diturunkan sampai terjadi pendidihan. Zat November 2013
dengan titik didih paling rendah akan menguap lebih
dahulu untuk selajutnya diembunkan. Teknik ini
diterapkan untuk pemisahan cairan yang mudah
mengurai atau meledak jika dipanaskan.