RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
NO. 3
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Majenang
Kelas / Semester : X/1
Mata Pelajaran : Biologi
Materi pokok : Virus
Alokasi Waktu : 6 x 45 Menit (2x pertemuan)
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah melaksanakan proses pembelajaran, siswa mampu:
1. Mendeskripsikan pengertian virus
2. Menjelaskan sejarah perkembangan penemuan virus
3. Mendeskripsikan karakteristik virus secara umum
4. Menjelaskan klasifikasi bentuk virus
5. Mengidentifikasi ciri ciri dan struktur virus
6. Mengidentifikasi jenis virus berdasarkan tempat hidup dan ada
tidaknya selubung virus kandungan elemen genetic
7. Membuat replikasi virus berdasarkan bentuk kapsid
8. Menunjukkan bagian-bagian replikasi virus
B. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah; dan
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
C. Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.3 Menerapkan pemahaman 3.3.1 Mendeskripsikan pengertian virus;
tentang virus berkaitan 3.3.2 menjelaskan sejarah perkembangan
dengan ciri, replikasi, dan penemuan virus;
peran virus dalam aspek 3.3.3 Mendeskripsikan karakteristik virus
kesehatan masyarakat; dan secara umum;
3.3.4 Menjelaskan klasifikasi bentuk virus;
3.3.5 Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur
virus;
3.3.6 Mengidentifikasi jenis virus
berdasarkan tempat hidup, ada tidaknya
selubung virus kandungan elemen
genetiknya.
4.3 Menyajikan data tentang ciri, 4.3.1 membuat replika virus berdasarkan
bentuk kapsid.
replikasi dan peran virus
4.3.2 Menunjukkan bagian- bagian dari
dalam aspek kesehatan dalam replika virus.
bentuk model/charta.
D. Materi Pembelajaran
Virus merupakan istilah secara umum yang memiliki arti racun atau penyakit.
Kata virus yang berasal dari bahasa latin yaitu virulent dan dipelajari dalam cabang
ilmu virologi. Virus pertama kali ditemukan oleh Dimitri Ivanovski dan Martinus W.
Beijerinck pada tahun 1872-1899 melalui kajian mengenai virus yang terdapat pada
daun tembakau (Nicotiana tobaccum).
ciri-ciri virus secara umum diantaranya adalah:
1. Hidup sebagai parasit obligat atau parasit sejati;
2. Hanya dapat berkembang biak di dalam sel hidup lainnya;
3. Organisme aselluler;
4. Hanya mempunyai satu jenis asam nukleat (DNA/RNA)
5. Tidak memiliki sitoplasma;
6. Tubuhnya terdiri atas asam nukleat yang dibungkus oleh kapsid yang tersusun dari
protein;
7. Dapat dikristalkan;
8. Tidak dapat hidup bebas di alam tetapi harus ada di dalam tubuh makhluk hidup
lainnya; dan
9. Merupakan makhluk peralihan dari benda mati ke makhluk hidup.
10. Memiliki bentuk yang bermacam-macam, diantaranya seperti:
a. Heksagonal;
b. Helical atau spiral;
c. Complex (combinasi bentuk Icosahedral dan helical);
d. Oval;
e. Bulat/bola (isometrik);
Struktur tubuh virus
a. Berdasarkan Tempat Hidupnya
Berdasarkan tempat hidupnya, virus dikelompokan menjadi:
1) Virus Hewan
Virus yang berkembang biak di dalam sel hewan. Contoh: virus
Poliomylitis, dan virus Orthomyxovirus.
2) Virus Tumbuhan
Virus yang berkembang biak di dalam sel tumbuhan. Contoh: Tobacco
Mozaic Virus (TMV) dan Beet Yellow Virus ( BYV)
3) Virus Bakteri
Bakteriofage merupakan virus yang berkembang biak di dalam tubuh
bakteri.
b. Berdasarkan Ada Tidaknya Selubung Virus
Berdasarkan ada tidaknya selubung virus, maka virus dibedakan menjadi dua,
yaitu:
1) Virus yang Memiliki Selubung (Enveloped Virus)
2) Virus yang Tidak Memiliki Selubung Virus (Naked virus).
E. Kegiatan Pembelajaran
Sintaks/Tahapan Deskripsi Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Pembelajaran Waktu
1 2 3
Pendahuluan 1) Guru mengucapkan salam dan berdoa 10 menit
bersama
2) Guru mengecek kehadiran siswa
3) Guru mengkondisikan suasana belajar
yang menyenangkan
4) Guru mendiskusikan kompetensi yang
sudah dipelajari dan kaitannya dengan
kompetensi yang akan dipelajari
5) Guru menyampaikan kompetensi yang
akan dicapai dan manfaatnya
6) Menyampaikan garis besar cakupan
materi
7) Menyampaikan teknik penilaian yang
akan digunakan
Stimulation Guru menampilkan gambar yang 5 menit
(stimulasi/Pemberian mewakili penderita penyakit yang
rangsangan) disebabkan oleh virus.
siswa diminta untuk melakukan
pengamatan terhadap gambar yang
ditampilkan
Problem Statemen Guru mengarahkan siswa untuk 5 menit
(Pernyataan/identifikas bertanya tentang karakteristik virus.
i masalah)
Data collection Guru membagi siswa dalam 30 menit
(pengumpulan data) kelompok diskusi (setiap kelompok 5
orang)
Guru mengarahkan siswa mencari
data dari literatur/ pengamatan objek/
browsing internet
Guru menugaskan siswa untuk
mengisi lembar kerja siswa dengan
mengamati teman satu kelompoknya.
Data Processing Siswa menjelaskan sejarah 30 menit
(Pengolahan Data) penemuan virus dan karakteristik yang
dimiliki oleh virus.
Siswa mendeskripsikan
karakteristik virus dalam bentuk charta.
Verification Setiap kelompok menyampaikan 10 menit
(pembuktian) hasil diskusi sebagai verifikasi terhadap
data di depan kelas dan kelompok lain
menanggapi
Guru membantu menguatkan
konsep/ teori
Generalization Guru bersama siswa bersama sama 10 menit
(menarik kesimpulan) menarik kesimpulan dari proses
pembelajaran.
Penutupan Guru mengarahkan siswa untuk 5 menit
membuat sketsa model 3D virus yang akan
dibuat oleh siswa.
Pertemuan 2
Sintaks/Tahapan Deskripsi Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Pembelajaran Waktu
1 2 3
Pendahuluan Guru mengucapkan salam dan berdoa 10 menit
bersama
Guru mengecek kehadiran siswa
Guru mengkondisikan suasana belajar
yang menyenangkan
Guru mendiskusikan kompetensi yang
sudah dipelajari dan kaitannya dengan
kompetensi yang akan dipelajari
Guru menyampaikan kompetensi yang
akan dicapai dan manfaatnya
Menyampaikan garis besar cakupan
materi
Menyampaikan teknik penilaian yang
akan digunakan
Stimulation Diberikan berbagai kasus penyakit 5 menit
(stimulasi/Pemberian yang merebak saat ini yang disebabkan
rangsangan) oleh virus seperti influenza, Aids, dan flue
burung, siswa mengamati fenomena alam
tersebut.
Problem Statemen Siswa menanya dibantu oleh 5 menit
(Pernyataan/identifikas gurunya tentang apa penyebab beberapa
i masalah) penyakit tersebut?
Bagaimana karakteristik penyebab
penyakitnya, cara perkembangbiakannya,
dan cara penularan dan pencegahannya?
Data collection Guru membagi siswa dalam 30 menit
(pengumpulan data) kelompok diskusi (setiap kelompok 5
orang)
Guru mengarahkan siswa mencari
data dari literatur/ pengamatan objek/
browsing internet
Guru menugaskan siswa untuk
mengisi lembar kerja siswa dengan
mengamati teman satu kelompoknya.
Data Processing Mendiskusikan penyebaran virus HIV 30 menit
(Pengolahan Data) Mendiskusikan dampak ekonomi dan
sosial akibat serangan virus
Mendiskusikan apa maksud Tuhan
menciptakan makhluk yang
menyebabkan penyakit dikaitkan dengan
perilaku yang tidak terpuji pada
seseorang
Verification Menjelaskan secara lisan: ciri dan 10 menit
(pembuktian) karakter virus, perkembangbiakan dan cara
penularan HIV
Menjelaskan dampak ekonomi dan
sosial dengan terjangkitnya virus
Guru membantu menguatkan
konsep/ teori
Generalization Guru bersama siswa bersama sama 10 menit
(menarik kesimpulan) menarik kesimpulan dari proses
pembelajaran.
Penutup Guru menutup pembelajaran 4 m
dengan mengucap salam. enit
F. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Presentasi
3. Model : Discovery learning
5 Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : Powerpoint Virus.
2. Alat dan : Proyektor, laptop, lisensi fisual (gambar) mengenai
Bahan penyakit-penyakit yang disebabkan virus, dan
struktur virus.
3. Sumber : - Irmaningtyas. 2014. Biologi Untuk SMA/MA Kelas
Pembelajaran X Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu
Alam. Jakarta: Erlangga.
6 Penilaian Proses dan Hasil Belajar
1. Metode dan Bentuk Instrumen
Instrumen Penilaian Bentuk Instrumen
Sikap Lembar rubrik penilaian pengamatan sikap
Test Unjuk Kerja Keaktifan dalam membangun konsep dan analisa
berdasarkan lisensi fisual yang diberikan yaitu
membuat replika struktur tubuh virus.
Test Tertulis Post test pilihan ganda
2. Lampiran RPP
a. LKS
b. Instrumen Penilaian
Majenang, Juli 2016
Mengetahui,
Kepala sekolah Guru Mata Pelajaran
SMA NEGERI 1 MAJENANG
Drs. HasanArifin, [Link]. Sri Giyanti, [Link].
NIP.19640717 199302 1 001 NIP.19660820 200604 2 009
SOAL POST TEST I
A. Pilihan Ganda
1. Salah satu sifat dari virus adalah ....
a. Inti sel eukariotik d. tidak memiliki protoplasma.
b. Inti sel prokariotik e. sel berbentuk bola
c. Sel berbentuk batang
2. Bagian kepala pada virus pada uumnya diselubungi oleh suatu bahan yang terbuat dari
....
a. asam inti d. RNA
b. protein. e. karbohidrat
c. lemak
3. DNA atau RNA yang merupakan materi genetik pada virus disintesis dalam ...
a. lingkungan luar d. bakteri
b. sel hewan dan tumbuhan e. tubuh inangnya
c. tubuhnya sendiri.
4. Virus memperbanyak diri dengan cara ....
a. amitosis d. pembelahan biner
b. mitosis e. menginfeksi makhluk lain.
c. konjugasi dengan virus lain
5. bakteriofag, virus yang hiidup di dalam sel bakteri, mempunyai bentuk ....
a. huruf S d. kotak
b. huruf T. e. bola
c. bantang (silindris)
6. virus yang banyak diitemukan menginfeksi tanaman tembakau adalah ....
a. TMV. d. NCD
b. PMV e. FDM
c. Virus Tungro
7. Bagian dari virus yang berfungsi untuk memasukkan fag DNA ke dalam tubuh
inang adalah ....
a. kepala d. papan dasar
b. ekor e. jarum penusuk
c. serabut ekor
KUNCI JAWABAN
1. D
2. B
3. C
4. E
5. B
6. A
7. E
KETERANGAN :
SKOR TIAP JAWABAN BENAR 1, SALAH 0
SKOR AKHIR = Jumlah Skor Jawaban Benar x 10
7
LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / : X/1
Semester
Topik : Virus (Daur Replikasi Virus, Jenis
dan Cara Penanggulangan)
A. Tujuan
Untuk menganalisis macam-macam daur replikasi yang dapat dilakukan oleh
virus.
B. Landasan Teori
Sejarah penemuan virus diawali pada tahun 1892 oleh Dmitri Ivanovsky pada
tembakau dengan cara mengekstrak daun tembakau yang terinfeksi virus kemudian
disaring menggunakan saringan keramik. Percobaan tersebut menghasilkan kesimpulan
bahwa penyakit mozaik tembakau disebabkan oleh bakteri yang sangat kecil. Bakteri
yang sangat kecil tersebut kemudian disebut sebagai virus.
Virus yang menempel pada daun tembakau tersebut dapat menyebabkan
kerusakan pada organ yang diinfeksinya karena virus tersebut melakukan suatu fase
penghancuran inangnya dengan cara mereplikasi diri, sehingga jumlahnya semakin
bertambah banyak dan memperparah terjadinya infeksi.
C. Alat dan Bahan
1. Spidol; dan
2. Karton.
D. Prosedur Kerja
1. Perwakilan setiap kelompok mengambil spidol dan karton yang telah disediakan;
dan
2. Mengumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai daur replikasi virus, jenis
virus berdasarkan materi genetik penyusun dan jenis daur replikasinya serta
peranannya dalam kehidupan sehari-hari terutama pada aspek kesehatan lengkap
dengan cara penanggulangan dan pengobatannya melalui diskusi kelompok serta
menuangkan imajinasi yang berkaitan dengan seluruh tahapan tentang daur
replikasi virus.
KUNCI JAWABAN LKS
DAUR RELIKASI VIRUS SECARA LITIK
a. Fase Absorbsi
Ditandai dengan melekatnya serabut ekor virus pada dinding sel inang
kemudian virus mengeluarkan enzim lisozim sehingga terbentuk lubang pada dinding
sel inang.
b. Fase Injeksi
Setelah terbentuk lubang, kapsid virus berkontraksi untuk memompa asam
nukleat agar masuk ke dalam sel inang. Jika telah kosong, kapsid terlepas dan tidak
berfungsi lagi.
c. Fase Penetrasi
Enzim lisozim akan merusak dinding sel inang, setelah dinding sel inang
terhidrolisis (rusak) maka DNA fag akan segera masuk ke dalam sel inang.
d. Fase Sintesis
Merupakan fase penggandaan asam nukleat virus dan sintesis protein setelah
fag merusak DNA inang.
e. Fase Perakitan
Komponen-komponen fag akan dirakit menjadi komponen virus baru yang
kemudian menjadi partikel-partikel virus setelah dilengkapi dengan molekul DNA dan
kapsidnya.
f. Fase pembebasan (Litik)
Lisisnya dinding sel bakteri sebagai jalan keluar virus baru untuk mencari
inang yang lain. Fase ini merupakan fase lisisnya sel inang, namun bagi virus
merupakan fase penghamburan/pembebasan virus.
DAUR RELIKASI VIRUS SECARA LISOGENIK
a. Fase Absorbsi dan Infeksi
Ditandai dengan melekatnya ekor virus pada dinding sel inang pada tempat
yang spesifik (recepror site) kemudian virus mengeluarkan enzim lisozim sehingga
terbentuk lubang pada dinding sel inang.
b. Fase Injeksi
Setelah terbentuk lubang, kapsid virus berkontraksi untuk memompa asam
nukleat agar masuk ke dalam sel inang. Jika telah kosong, kapsid terlepas dan tidak
berfungsi lagi.
c. Fase Penetrasi
Enzim lisozim akan merusak dinding sel inang, setelah dinding sel inang
terhidrolisis (rusak) maka DNA fag akan segera masuk ke dalam sel inang.
d. Fase Penggabungan
DNA virus menyisip ke dalam DNA inang melakukan penggabungan
membentuk profag sehingga di dalam DNA inang terkandung materi genetik virus.
e. Fase Replikasi
Profag dan DNA fag bereplikasi, inang akan mulai bersiap untuk membelah
diri.
f. Fase pembelahan
Profag (DNA virus yang tidak aktif) melakukan replikasi sehingga
terbentuklah dua sel inang yang memiliki sel anak yang mengandung profag yang
identik.
Berdasrkan materi genetik penyusunnya dan cara replikasi dirinya, virus diberdakan
menjadi:
a. Virus DNA
Virus DNA merupakan virus yang memiliki materi genetik penyusun inti berupa
DNA (asam deoksiribosa/deoksiribonucleid acid) yang memiliki rantai ganda (double
helix) dengan dua nucleotida (basa, phosphat dan gula) yang berpilin. Virus-virus DNA
biasanya memiliki efek merusak yang dapat dilihat dengan mudah, karena
menyebabkan kerusakan secara fisik yang ditandai dengan lisis (pecahnya) sel inang.
Virus DNA contohnya seperti virus penyebab cacar, herpes, FDM, campak, dll.
b. Virus RNA
Virus RNA merupakan virus yang memiliki materi genetik penyusun inti berupa
RNA (asam ribonukleat/ribonucleid acid) yang memiliki rantai tunggal (single helix)
dengan satu buah nucleotida (basa, phosphat dan gula) yang berdiri sendiri. Virus-virus
RNA biasanya memiliki efek merusak yang sulit diamati, karena virus jenis ini bersifat
berkombinasi dengan materi genetik dari sel inang tanpa menimbulkan kerusakan secara
fisik, virus ini lebih banyak mengembil alih fungsi dari materi genetik sel inang agar
memiliki materi genetik yang identik (sama) dengan materi genetik virus. Virus RNA
contohnya seperti virus penyebab AIDS, virus H5N1, rabies, SARS, MERS, hepatitis,
dll.
Metode alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir
kemungkinan terserang infeksi yang disebabkan oleh virus diantaranya adalah:
a. Penggunaan masker untuk mencegah terinfeksi virus melalui saluran pernapasan;
b. Sering mencuci tangan sebelum melakukan kontak langsung dengan area-area tertentu
seperti mulut, mata, hidung atau bagian vital lainnya;
c. Pemberian vaksinasi secara berkala;
d. Penggunaan peralatan anti virus bagi orang yang akan melakukan kontak langsung
dengan orang-orang atau makhluk hidup lainnya yang terinfeksi virus tertentu (terutama
virus-virus yang barbahaya dan mudah menular, seperti virus ebola);
e. Selalu menjaga kebersihan lingkungan
TES UNJUK KERJA
Materi Pokok : Virus
Tujuan : Membuat replika virus
No Nama Siswa Kriteria Penilaian Nilai
Kemiripan Kerapihan Konsep
Rubrik Penilaian
Kriteria
Kemiripan Replika memiliki kemiripan Baik = 5
yang baik dengan konsep Sedang = 3
pada lietratur Cukup =2
Kerapihan Pembuatan replika memiliki Baik = 5
bentuk yang indah dan hasil Sedang = 3
pengerjaan Cukup =2
Konsep Adanya keterkaitan Baik = 5
keterangan dan bentuk pada Sedang = 3
replika yang sesuai dengan Cukup =2
teori atau konsep
Nilai = (Skor maksimal 5) x 10
= (15- 5) x 10
= 100