0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan9 halaman

Inhalasi Sederhana untuk Pasien Asma

[Ringkasan] Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang inhalasi sederhana dan batuk efektif pada pasien asma. Penyuluhan ini bertujuan agar keluarga pasien dapat mengetahui cara pencegahan asma dengan melakukan inhalasi sederhana dan batuk efektif secara mandiri di rumah. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan penjelasan, demonstrasi, dan evaluasi kemampuan keluarga untuk melakukan inhalasi sederhana dan batuk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan9 halaman

Inhalasi Sederhana untuk Pasien Asma

[Ringkasan] Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang inhalasi sederhana dan batuk efektif pada pasien asma. Penyuluhan ini bertujuan agar keluarga pasien dapat mengetahui cara pencegahan asma dengan melakukan inhalasi sederhana dan batuk efektif secara mandiri di rumah. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan penjelasan, demonstrasi, dan evaluasi kemampuan keluarga untuk melakukan inhalasi sederhana dan batuk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

INHALASI SEDERHANA DAN BATUK EFEKTIF

PADA PASIEN ASMA

DI SUSUN OLEH :

WULAN JULIANTI

043315162085

PROGRAM PROFESI NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT

BANDUNG

2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

INHALASI SEDERHANA DAN BATUK EFEKTIF

Pokok bahasan : Asma


Sub pokok bahasan : Pencegahan Asma (Inhalasi sederhana dan Batuk Efektif)
Hari, tanggal : 10 Mei 2017
Waktu : 13 menit
Sasaran : Ny. U dan keluarga
Tempat : Rumah Ny. U, RT 01 RW 07 Ciruum

A. Tujuan instruksional umum


Setelah diberikan penyuluhan diharapkan klien dapat mengetahui tentang cara
pencegahan asma yaitu dengan inhalasi sederhana dan batuk efektif.

B. Tujuan instruksional khusus


1. Keluarga dapat mengetahui pengertian inhalasi sederhana dan batuk
efektif.
2. Keluarga dapat mengetahui tentang tujuan inhalasi sederhana dan batuk
efektif.
3. Keluarga dapat mengetahui tentang peralatan yang dibutuhkan untuk
inhalasi sederhana dan batuk efektif.
4. Keluarga dapat mengetahui tentang prosedur pelaksanaan inhalasi
sederhana dan batuk efektif.
5. Keluarga dapat memperagakan untuk inhalasi sederhana dan batuk efektif

C. Materi Penyuluhan
1. Pengertian inhalasi sederhana dan batuk efektif.
2. Tujuan inhalasi sederhana dan batuk efektif.
3. Peralatan yang dibutuhkan untuk inhalasi sederhana dan batuk efektif.
4. Prosedur pelaksanaan inhalasi sederhana dan batuk efektif
D. Media : Leaflet, lembar SOP
E. Metode : Diskusi
Demonstrasi
Tanya jawab
F. Langkah-langkah Kegiatan

No Tahap Kegiatan Media


.
1 Penyuluhan 1. Menjelaskan pengertian Ceramah
(10 menit) inhalasi sederhana dan Steroform
batuk efektif. Lembar SOP
2. Menjelaskan tujuan
inhalasi sederhana dan
batuk efektif
3. Menjelaskan peralatan
yang dibutuhkan untuk
inhalasi sederhana dan
batuk efektif
4. Menjelaskan tentang
prosedur pelaksanaan
inhalasi sederhana dan
batuk efektif
5. Memperagakan untuk
inhalasi sederhana dan
batuk efektif
3. Penutup Evaluasi Ny. U untuk
(3 menit)
memperagakan inhalasi
sederhana dan batuk
efektif
Menyimpulkan materi
Salam penutup

G. Evaluasi
1. Standar persiapan
a. Menyiapkan materi penyuluhan
b. Menyiapkan tempat
c. Menyiapkan media
2. Standar proses
a. Memberi penyuluhan tentang cara pencegahan asma (Inhalasi
sederhana dan batuk efektif)
3. Standar hasil
a. Ny. U dapat memperagakan inhalasi sederhana dan batuk efektif.
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian Inhalasi
Inhalasi sederhana yaitu memberikan obat dengan cara dihirup dalam
bentuk uap ke dalam saluran pernafasan yang dilakukan dengan bahan dan
cara yang sederhana serta dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga.
Terapi ini lebih efektif ketimbang obat oral/minum seperti
tablet atau sirup. obat oral akan melalui berbagai orgab dulu seperti ke
lambung, ginjal, atau jantung sebelum sampai ke sasarannya, yakni paru-paru.
Sehingga ketika sampai paru-paru, obatnya relatif tinggal sedikit.
Sedangkan dengan inhalasi, obat akan bekerja cepat dan langsung.
Selain itu dosis obat pada terapi inhalasi sangat kecil dan tidak memiliki efek
samping ke bagian tubuh lain.

B. Tujuan Inhalasi
1. Mengencerkan sekret agar mudah keluar
2. Melonggarkan jalan nafas

C. Alat-alat untuk Inhalasi Sederhana


1. Baskom/gelas berisi air mendidih
2. Obat: menthol, vicks, minyak kayu putih
3. Handuk 1 buah
4. Bengkok 1 buah
5. Peniti 2 buah
6. Tissue
7. Kain pengalas untuk baskom air panas

D. Prosedur Pelaksanaan Inhalasi Sederhana


1. Atur pasien dalam posisi duduk , rileks/santai
2. Tempatkan baskom/gelas berisi air panas di atas meja pasien yang diberi
pengalas
3. Masukkan obat (mentol/vicks/minyak kayu putih) ke dalam
baskom/gelas
4. Tutup handuk menyerupai corong
5. Hirup uap dari baskom/gelas selama 10 15 menit
6. Gunakan teknik nafas dalam dan rileksasi.
7. Hirup udara dengan hidung , rasakan sampai penuh di paru, dan perut
membesar (dalam hitungan 1,2,3)
8. Tahan sebentar samapi hitungan 1,2,3
9. Hembuskan perlawan lewat mulut secara perlahan (seperti bersiul)
10. Ulangi cara diatas dan lakukan selama 10 -15 menit
11. Bersihkan mulut dan hidung dengan tissue

E. Pengertian Batuk Efektif


Latihan mengeluarkan sekret/dahak yang mengumpul dan mengganggu
di saluran nafas dengan cara dibatukkan

F. Tujuan Batuk Efektif


1. Mengurangi sesak nafas akibat dahak
2. Mengeluarkan dahak

G. Peralatan yang digunakan


1. Kertas tissue
2. Perlak/alas
3. Tempat kotoran yang berisi desinfektan/lisol
4. Air minum hangat

H. Cara melakukan batuk efektif


1. Posisi duduk, rileks/santai
2. Letakkan satu tangan di dada dan satu tangan di abdomen
3. Latih pasien melakukan nafas perut (menarik nafas dalam melalui hidung
hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap tertutup)
4. Minta pasien merasakan mengembangnya perut (cegah lengkung pada
punggung)
5. Minta pasien menahan nafas hingga 3 hitungan
6. Minta menghembuskan nafas perlahan dalam 3 hitungan (lewat mulut,
bibir seperti meniup)
7. Minta pasien merasakan mengempisnya perut saat mengeluarkan nafas
8. Pasang perlak/alas di pangkuan pasien
9. Anjurkan pasien untuk melakukan nafas dalam 2 kali , yang ke-3: tarik
nafas, tahan nafas dan batukkan dengan kuat
10. Tampung kotoran dalam tempat
11. Bersihkan pasien dengan tisu jika perlu berkumur agar lebih bersih
DAFTAR PUSTAKA

Prince and Willson. [Link], Jilid 2 .EGC: Jakarta


Suyono [Link] Penyakit Dalam. Balai Penerbit FKUI : Jakarta
Terapi Inhalasi. Available from URL :
[Link] tion/inhalation_malay.shtml
[Link]
STANDARD
OPERSIONAL
SOP INHALASI SEDERAHANA
PROSEDUR

Memberikan obat dengan cara dihirup dalam bentuk uap ke dalam


Pengertian saluran pernafasan yang dilakukan dengan bahan dan cara yang
sederhana serta dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga.
1. Mengencerkan sekret agar mudah keluar
Tujuan
2. Melonggarkan jalan nafas
1. Pasien yang mengalami kesulitan mengeluarkan sekret
Kebijakan
2. Pasien yang mengalami penyempitan jalan nafas
1. Baskom/gelas berisi air mendidih
2. Obat: menthol, vicks, minyak kayu putih
3. Handuk 1 buah
Peralatan 4. Bengkok 1 buah
5. Peniti 2 buah
6. Tissue
7. Kain pengalas untuk baskom air panas

Tahap Kerja
1. Atur pasien dalam posisi duduk , rileks/santai
2. Tempatkan baskom/gelas berisi air panas di atas meja pasien yang
diberi pengalas
3. Masukkan obat (mentol/vicks/minyak kayu putih) ke dalam
baskom/gelas
4. Tutup handuk menyerupai corong
5. Hirup uap dari baskom/gelas selama 10 15 menit
Prosedur 6. Gunakan teknik nafas dalam dan rileksasi.
Pelaksanaan a. Hirup udara dengan hidung , rasakan sampai penuh di paru, dan
perut membesar (dalam hitungan 1,2,3)
b. Tahan sebentar samapi hitungan 1,2,3
c. Hembuskan perlawan lewat mulut secara perlahan (seperti
bersiul)
d. Ulangi cara diatas dan lakukan selama 10 -15 menit
7. Bersihkan mulut dan hidung dengan tissue
STANDARD
OPERSIONAL SOP BATUK EFEKTIF
PROSEDUR

Latihan mengeluarkan sekret/dahak yang mengumpul dan mengganggu


Pengertian
di saluran nafas dengan cara dibatukkan

1. Mengurangi sesak nafas akibat dahak


Tujuan
2. Mengeluarkan dahak

Pasien dengan gangguan saluran nafas akibat mengumpulnya


Kebijakan
sekret/dahak
1. Kertas tissue
2. Perlak/alas
Peralatan 3. Tempat kotoran yang berisi desinfektan/lisol
4. Air minum hangat
Tahap Kerja
1. Posisi duduk, rileks/santai
2. Letakkan satu tangan di dada dan satu tangan di abdomen
3. Latih pasien melakukan nafas perut (menarik nafas dalam melalui
hidung hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap tertutup)
4. Minta pasien merasakan mengembangnya perut (cegah lengkung
pada punggung)
5. Minta pasien menahan nafas hingga 3 hitungan
Prosedur 6. Minta menghembuskan nafas perlahan dalam 3 hitungan (lewat
Pelaksanaan mulut, bibir seperti meniup)
7. Minta pasien merasakan mengempisnya perut saat mengeluarkan
nafas
8. Pasang perlak/alas di pangkuan pasien
9. Anjurkan pasien untuk melakukan nafas dalam 2 kali , yang ke-3:
tarik nafas, tahan nafas dan batukkan dengan kuat
10. Tampung kotoran dalam tempat
Bersihkan pasien dengan tisu jika perlu berkumur agar lebih bersih

Anda mungkin juga menyukai