0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan2 halaman

Penilaian NIHSS untuk Stroke di Indonesia

Dokumen menjelaskan tentang National Institute Health Stroke Scale (NIHSS) untuk menilai tingkat keparahan stroke dengan 11 parameter yang dinilai meliputi kesadaran, motorik, sensorik, bahasa, dan neglect. NIHSS digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat keparahan menjadi ringan, sedang, berat, dan sangat berat berdasarkan total skor yang diperoleh.

Diunggah oleh

Hwanblackhole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan2 halaman

Penilaian NIHSS untuk Stroke di Indonesia

Dokumen menjelaskan tentang National Institute Health Stroke Scale (NIHSS) untuk menilai tingkat keparahan stroke dengan 11 parameter yang dinilai meliputi kesadaran, motorik, sensorik, bahasa, dan neglect. NIHSS digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat keparahan menjadi ringan, sedang, berat, dan sangat berat berdasarkan total skor yang diperoleh.

Diunggah oleh

Hwanblackhole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGKAJIAN TINGKAT KEPARAHAN STROKE

NATIONAL INSTITUTE HEALTH STROKE SCALE (NIHSS)

N Parameter yang dinilai Skala Skor


o
0 = sadar penuh
1 = somnolen
1a Tingkat kesadaran
2 = stupor
3 = koma
0 = benar semua (2)
1b Menjawab pertanyaan 1 = 1 benar/ETT/disatria
2 = salah semua/stupor/koma
0 = mampu melakukan 2 perintah
1c Mengikuti perintah 1 = mampu melakukan 1 perintah
2 = tidak mampu melakukan perintah
0 = normal
Gerakan mata konyugat 1 = tidak normal pada 1 mata
2
horizontal 2 = deviasi konyugat kuat/paresis konyungat
total pada 2 mata
0 = tidak ada gangguan
1 = kuandranopia
3 Visual
2 = hemianopia total
3 = heminopia bilateral kortikal
0 = normal
1 = paresis ringan
4 Paresis wajah
2 = paresis parsial
3 = paresis total
0 = mampu mengangkat tangan minimal 10
detik
1 = lengah jatuh sebelum 10 detik
5 Motorik lengan 2 = tidak mampu mengangkat
3 = tangan secara 900atau 450tidak mampu
mengangkat
4 = hanya mampu bergeser tidak ada gerakan
5a nilai lengan kiri
5b nilai lengan kanan
0 = mampu mengangkat tungkai 300 minimal
5 detik
1 = tungkai jatuh pada akhir detik ke-5 secara
perlahan
6 Motorik tungkai
2 = tungkai jatuh sebelum 5 detik tetapi ada
usaha melawan gravitasi
3 = tidak mampu melawan gravitasi
4 = tidak ada gerakan
6a nilai lengan kiri
6b nilai lengan kanan
Ataksia anggota badan 0 = tidak ada ataksia
7 menggunakan test unjuk jari 1 = ataksia pada 1 ekstremitas
hidung 2 = ataksia pada 2 atau lebih ekstremitas
0 = normal
1 = gangguan sensori ringan hingga sedang.
8 Sensorik Ada gangguan sensori terhadap nyeri
tetapi masih merasa saat disentuh
2 = gangguan sensori berat atau total
0 = tidak ada afasia
1 = afasia ringan-sedang
9 Bahasa terbaik
2 = afasia berat
3 = tidak dapat bicara/afasia global/koma
0 = artikulasi normal
10 Disatria 1 = disatriaringan-sedang
2 = disatriaberat
0 = tidak ada
1 = tidak ada atensi pada salah satu modalitas
berikut: visual, tactile, auditory, spatial,
11 Neglect/tidakadaatensi
dan personal inaltention
2 = tidak ada atensi pada lebih dari satu
modalitas

Keterangan :

Skor <5 = Defisit neurologis ringan

Skor 6-14= Defisit neurologis sedang

Skor 15-24=Defisit neurologis berat

Skor >25=Defisit neurologis sangat berat

Anda mungkin juga menyukai