100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
993 tayangan1 halaman

Metode Galian Open Cut dalam Konstruksi

Metode open cut adalah metode konstruksi basement yang paling sederhana dengan melakukan penggalian dari permukaan tanah hingga dasar galian tanpa menggunakan retaining wall. Metode ini biasa digunakan untuk proyek dengan lahan luas dan galian basement di tengah-tengah site serta jumlah lantai basement kurang dari dua lantai.

Diunggah oleh

Gatot Setyo Utomo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
993 tayangan1 halaman

Metode Galian Open Cut dalam Konstruksi

Metode open cut adalah metode konstruksi basement yang paling sederhana dengan melakukan penggalian dari permukaan tanah hingga dasar galian tanpa menggunakan retaining wall. Metode ini biasa digunakan untuk proyek dengan lahan luas dan galian basement di tengah-tengah site serta jumlah lantai basement kurang dari dua lantai.

Diunggah oleh

Gatot Setyo Utomo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Metode open cut

Metode ini biasa disebut juga metode konvesional dan merupakan metode
yang paling sederhana. Pada metode ini, dilakukan penggalian dari
permukaan tanah hingga ke dasar galian dengan sudut lereng galian
tertentu (slope angel) dan tanpa menggunakan retaining wall. Selanjutnya
pekerjaan konstruksi basement akan dikerjakan dari dasar galian berlanjut ke
atas (bottom-up). Setelah pekerjaan basement selesai, maka lubang galian
dapat ditimbun atau diurug kembali (back fill).
Metode ini biasanya digunakan pada proyek yang mempunyai lahan yang
cukup luas, dimana galian basement terletak ditengah-tengah site, sehingga
tidak berbatasan langsung dengan bangunan tetangga (existing building)
dan jumlah lantai basement kurang dari dua lantai atau semi basement.
Metode ini juga disarankan untuk dilakukan di wilayah perkotaan atau galian
basement yang berbatasan langsung dengan bangunan tetangga.

Anda mungkin juga menyukai