FLUIDA STATIS (HUKUM PASCAL)
Tujuan Percobaan :
Mengetahui pengaruh tekanan yang diberikan kepada fluida dalam suatu wadah
atau ruang tertutup terhadap kekuatan pancaran air pada setiap lubang
Membuktikan bunyi hukum Pascal pada sebuah fluida
Teori Dasar :
Apabila kita memompa sebuah ban sepeda, ternyata ban akan
menggelembung secara merata. Hal ini menunjukan bahwa tekanan yang kita
berikan akan diteruskan secara merata ke dalam fluida. Selain tekanan oleh
beratnya sendiri, pada suatu zat cair yang berada di ruang tertutup dapat diberi
tekanan oleh gaya luar. Jika tekanan udara luar pada permukaan zat cair
berubah, maka tekanan pada setiap titik di dalam zat cair akan mendapat
tambahan tekanan dalam jumlah yang sama. Peristiwa ini dinyatakan oleh
seorang ilmuwan perancis bernama Blaise Pascal (1623 1662) dan disebut
hukum Pascal. Dalam hukum pascal dinyatakan sebagai berikut :
Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan
diteruskan ke segala arah dengan sama besar.
Alat dan Bahan :
1 buah botol air mineral
1 buak paku
Plester roll kain
Gunting
Ember
Air
Langkah Percobaan :
1. Beri lubang pada botol menggunakan paku secara melingkar dengan
ketinggian yang sama
2. Tutup seluruh lubang dengan plester
3. Isilah botol dengan air sampai penuh dan tutup rapat
4. Buka plester sekaligus dengan cepat dan tekan botol sehingga air memancar
5. Perhatikan air yang memancar dari setiap lubang
6. Catat hal hal penting yang didapat dan simpulkan
Data Hasil Pengamatan :
Dari percobaan tersebut diperoleh hasil bahwa saat botol yang berisi air
ditekan akan menyebabkan air memancar dari lubang yang telah dibuat dengan
kekuatan yang sama.
Analisis Data :
Saat botol yang berisi air ditekan akan menyebabkan seluruh permukaan
bagian dalam botol mendapat tekanan yang sama sehingga menyebabkan air
yang terpancar dari botol akan mendapat kekuatan tekanan yang sama pula, hal
ini disebabkan karena tekanan pada air akan diteruskan ke semua arah jika
berada dalam ruang tertutup. Sesuai dengan bunyi hukum pascal yaitu :
Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan
diteruskan ke segala arah dengan sama besar.
Berdasarkan hukum pascal diperoleh prinsip bahwa dengan memberikan
gaya yang kecil akan dihasilkan gaya yang lebih besar.
Jawaban Pertanyaan :
1. Bagaimana kekuatan pancaran air yang keluar dari lubang plastik tersebut ?
Mengapa demikian ?
Jawab : Kekuatan pancaran air yang keluar dari seluruh lubang plastik sama
besarnya hal ini terjadi karena jika air diberi tekanan pada ruang tertutup akan
diteruskan ke segala arah dengan sama besar maka dalam hal ini hukum Pascal
terbukti.
2. Apa yang terjadi apabila gaya (F) yang diberikan pada plastik sangat kecil ?
Jawab : Jika tekanan yang diberikan pada plastik diperkecil akan menyebabkan
tekanan yang terjadi menjadi kecil pula dan menyebabkan kekuatan pancaran air
melemah tetapi semua lubang akan memancarkan air dengan kekuatan sama
karena air bersifat memberi tekanan pada segala arah.
3. Dari percobaan diatas apa yang mempengaruhi besarnya / kuatnya pancaran
yang keluar dari lubang plastik tersebut ?
Jawab : faktor yang mempengaruhi besar atau kuatnya pancaran yang keluar
dari lubang plastik tersebut adalah tekanan yang diberikan.
4. Sebutkan contoh contoh alat dalam kehidupan sehari hari yang menggunakan
prinsip hukum pascal ?
Jawab : Dongkrak Hidrolik, Alat pengangkat mobil, Rem hidrolik, Pompa
Hidrolik, Alat Press Hidrolik, Tensimeter atau sfigmomanometer.
Kesimpulan :
Dari percobaan yang dilakukan maka didapatkan hasil sebagai
pembuktian hukum Pascal bahwa air menekan ke segala arah secara sama rata
jika berada dalam ruang tertutup. Dalam hal ini hukum pascal bisa
dimanfaatkan dalam kehidupan sehari hari untuk memudahkan pekerjaan, kini
hanya dengan menggunakan prinsip hukum pascal, pekerjaan yang awalnya
dirasa berat akan lebih mudah dikerjakan karena dari hukum pascal diperoleh
prinsip bahwa dengan memberikan gaya yang kecil akan dihasilkan gaya yang
besar.
DAFTAR PUSTAKA
Haryadi, Bambang. 2008. Fisika : Untuk SMA/MA Kelas XI. Bandung :
PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional.
Esvandiari, 2006. Smart Fisika SMA. Jakarta : Puspa Swara.
Ismail Besari. 2005. Kamus Fisika. Bandung : Pionir Jaya
Peter Soedojo. 2004. Fisika Dasar. Yogyakarta : Andi Offset
Mundilarto. 1992. Fisika Dasar II. Jakarta : Universitas Terbuka