PROGRAM KKR
PROGRAM KADER KESEHATAN REMAJA
KECAMATAN JAGOI BABANG
KABUPATEN BENGKAYANG
2016
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.
Sekolah mempunyai peranan penting dalam menyampaikan informasi kesehatan
kepada peserta didik dan masyarakat. Dalam undang-undang Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan pasal 17 dinyatakan bahwa kesehatan
anak diselenggarakan untuk mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kesehatan anak dilakukan melalui peningkatan kesehatan anak dalam kandungan,
masa bayi, masa balita, usia prasekolah dan usia sekolah.
Selanjutnya dalam pasal 45 dinyatakan bahwa kesehatan sekolah
diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam
lingkungan hudup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan
berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang
berkualitas.
Di samping itu kesehatan sekolah juga diarahkan untuk memupuk
kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk
melaksanakan prinsip hidup sehat aktif berpartisipasi dalam usaha peningkatan
kesehatan, baik di sekolah, rumah tangga maupun dalam lingkungan masyarakat.
Konsep hidup sehat yang tecermin pada perilaku sehat dalam lingkungan sehat
perlu diperkenalkan seawal mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya
dihayati dan diamalkan. Peserta didik bukanlah lagi semata-mata sebagai objek
pembangunan kesehatan melainkan sebagai subjek. Dengan demikian diharapkan
mereka dapat berperan secara sadar dan bertanggung jawab dalam pembangunan
kesehatan. Anak sekolah tingkat SMA atau sederajat memasuki usia remaja di
mana periode ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisik,
psikologis maupun intelektual.
Mengingat permasalahan yang ada pada remaja khususnya anak sekolah
usia SMA ataupun sederajat sangatlah kompleks, maka sangat perlu adanya
program untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan secara dini yang
melibatkan pihak sekolah dan dinas kesehatan serta masyarakat. Oleh sebab itu,
masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia.
Dikatakan penting karena merupakan peralihan dari masa anak yang sangat
bergantung kepada orang lain ke masa dewasa yang mandiri dan bertanggung
jawab. Di samping itu, masa ini juga mengandung risiko akibat suatu masa
transisi yang selalu membawa ciri-ciri tertentu, kebimbangan, kebingungan dan
gejolak remaja seperti masalah seks, kejiwaan dan tingkah laku eksperimental
(selalu ingin mencoba).
Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu program yang
mendukung tingkat perkembangan masa remaja yang baik. Bentuk programnya
adalah Usaha Kesehatan Sekolah dengan salah satu kegiatannya
yaitu Pembentukan Kader Kesehatan Remaja yang melibatkan sekolah
Kader Kesehatan Remaja adalah peserta didik yang dipilih guru guna
mengikuti dan melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri
sendiri, keluarga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada
umumnya.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 ,tentang Kesehatan , Lembaran
Negara Republik Indonesia tahun 1992 Nomor 100, tambahan lembaran
Negara nomor 3495.
2. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003,tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3. SKB 4 menteri Nomor 1/ U/SKB/2003 Nomor
1067/menkes/SKB/VII/2003,Nomor MA/230A/2003 Nomor 26 tahun 2003
tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah.
4. Kurikulum Sekolah Menengah Pertama
C. Tujuan
Tujuan diadakannya Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah
1) agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk hidup
sehat.
2) agar peserta didik dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai
promotor dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan terhadap diri
masing-masing.
3) agar peserta didik dapat membantu guru, keluarga, dan masyarakat di sekolah
dan di luar sekolah dalam menjalankan usaha kesehatan sekolah.
D. Sasaran
Sasaran kegiatan Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah
1. Sasaran primer yaitu peserta didik
2. Sasaran sekunder yaitu guru,orang tua,dan pengelola pendidikan.
3. Sasaran tersier yaitu lembaga pendidikan .
E. Ruang Lingkup Kegiatan KKR
Peran KKR dalam memelihara, membina, meningkatkan dan melestarikan
kesehatan lingkungan sekolah sangat menentukan, Oleh karena itu, KKR haruslah
siswa yang berprestasi di sekolah, memiliki watak pemimpin, berperilaku sehat
(PHBS), bertanggung jawab dan telah mendapatkan pelatihan dari petugas
kesehatan (puskesmas). Karena nantinya KKR diharapkan dapat bertindak,
berbuat dan berperilaku sehat tanpa menunggu perintah dari guru atau pihak
sekolah dan juga akan menjadi contoh bagi peserta didik lain. Kader Kesehatan
Remaja adalah kader kesehatan sekolah yang biasanya berasal peserta didik
kelas VII dan VIII yang telah mendapat pelatihan kader kesehatan remaja. Kader
Kesehatan Remaja juga diartikan kader yang memiliki pengetahuan tentang
kesehatan remaja yang mau membantu bersama-sama memecahkan masalah
kesehatan khususnya pada remaja.
Dalam rangka menunjang peran kader kesehatan remaja tersebut perlu
adanya pembinaan. Pembinaan kader kesehatan remaja dilakukan bersama lintas
sektor terkait yaitu pihak kecamatan, pendidikan, dan puskesmas
Ruang lingkup kegiatan KKR meliputi:
1. Kegiatan penemuan dini, pemeriksaan gigi dan mulut
2. Pendidikan dan Pelatihan Kader Kesehatan Remaja.
Dalam pendidikan dan pelatihan kesehatan remaja ,siswa diberikan pengetahuan
tentang kesehatan reproduksi sehat, berbagai penyakit menular, konsultasi
bimbingan psikologis, PPPK dan narkoba.
Hasil yang ingin dicapai setelah terbentuknya Kader Kesehatan
Remaja yaitu para kader kesehatan remaja menjadi rujukan teman-
temannya yang kebetulan ada masalah kesehatan, permasalahan yang sering
timbul di antara remaja, maupun remaja dengan orang tuanya akan lebih banyak
dicurahkan pada teman sebayanya. Dengan adanya kader kesehatan remaja yang
merupakan temannya sendiri maka diharapkan permasalahan yang ada dapat
dipecahkan di kalangan mereka sendiri.
BAB II
ORGANISASI KADER KESEHATAN REMAJA
Susunan Organisasi Kader Kesehatan Remaja Unit SMP NEGERI 5 CIREBON
adalah sebagai berikut.
Struktur Organisasi Kader Kesehatan Remaja
Penanggung Jawab :
Pembina :
Ketua Umum :
Wakil Ketua I :
Wakil Ketua II :
Sekretaris Umum :
Sekretaris I :
Sekretaris II :
Bendahara Umum :
Bendahara I :
Bendahara II :
Anggota : Seluruh Siswa-Siswa
BAB III
PROGRAM KEGIATAN KKR
A. Visi dan Misi Kader Kesehatan Remaja (KKR)
Visi
Pewujudan siswa-siswi yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, dan peduli
terhadap kesehatan di lingkungannya
Misi
1. Menjalani hidup sehat dan bersih secara mandiri.
2. Mampu mencegah dan menghindari pengaruh negatif (narkoba, seks bebas,dan
kenakalan remaja).
3. Memiliki wawasan yang luas dan berkompeten di bidangnya.
B. Trias UKS
1. Pendidikan kesehatan
2. Pelayanan kesehatan
3. Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat
C. Pelaksanaan Trias UKS
1. Pendidikan kesehatan
Kegiatan yang termasuk pendidikan kesehatan sebagai berikut.
a. Pelajaran pendidikan kesehatan dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum
Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pelajaran Pendidikan
Kesehatan diberikan Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
b. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala sesuai dengan kartu menuju
sehat (KMS) anak sekolah, dilakukan empat bulan sekali oleh KKR
( Kader Kesehatan Remaja).
c. Pembinaan atau penataran KKR.
d. Pelatihan anggota PMR.
e. Kegiatan lomba kebersihan kelas.
f. Kerja bakti kebersihan.
g. Tersedianya alatalat peraga KKR.
h. Pengarahan PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan) oleh Dinas
Kesehatan
i. Pemberian materi mengenai kesehatan gigi oleh PDBI kepada peserta
didik.
j. Pemberian materi mengenai kesehatan reproduksi remaja oleh IBI (Ikatan
Bidan Indonesia)
k. Pemberian materi mengenai kesehatan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
l. Pemberian materi mengenai kesehatan gizi oleh PERSAGI (Persatuan Ahli
Gizi Indonesia
2. Pelayanan Kesehatan
Kegiatan pelayanan kesehatan sesuai paket paripurna, meliputi:
a. Membina kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi, higienis dan gizi.
b. Membina kebersihan lingkungan (pengelolaan sampah, saluran air limbah,
jamban, kamar mandi, dll).
c. Membina kebersihan perseorangan peserta didik.
d. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan aktif dalam
pelayanan kesehatan melalui kegiatan latihan kader.
e. Penjaringan kesehatan pada peserta didik di kelas VII(screening).
f. Pemeriksaan kesehatan berkala/ periodik, enam bulan sekali untuk semua
peserta didik.
g. Pengobatan kesehatan yang dirujuk ke puskesmas.
h. Turut berpartisipasi untuk melayani masyarakat dalam kegiatan Posyandu
i. Pemeriksaan sampel makanan terhadap zat aditif oleh Dinas Kesehatan
j. Pelatihan P3K oleh PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)
k. Pelatihan PHBS Oleh IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia)
l. Pemeriksaan tinggi dan berat badan peserta didik yang oleh PERSAGI
3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat.
A. Strategi
[Link] Program
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON pada awal tahun
menyusun program kerja tahunan yang mencerminkan trias UKS. Program kerja
tersebut adalah perbaikan dari program kerja sebelumnya. Dalam penyusunan
program tersebut dihadiri oleh semua tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5
CIREBON.
2. Membenahi Administrasi
Untuk kesempurnaan administrasi KKR, maka setiap awal program selalu
mengadakan pembenahan administrasi agar lengkap dan jelas. Baik administrasi
yang dibukukan maupun dipasang di dinding. Melalui administrasi diharapkan
setiap yang berkunjung meninjau UKS dan KKR SMP NEGERI 5 CIREBON
bisa mengetahui informasi dengan jelas dan cepat maka pelayanan prima bisa
terwujud. Ada beberapa admistrasi yang dibuat oleh KKR. Administrasi terlampir.
3. Pengadaan KMSS
UKS membuat KMSS (Kartu Menuju Sehat Siswa) untuk mengawasi
perkembangan kesehatan kesehatan siswa. KMSS dibuat sendiri oleh tim
pelaksana KKR bekerja sama dengan pihak DKK. Contoh KMSS terlampir.
4. Pengadaan ObatObatan dan Alat Kesehatan
Untuk memudahkan pemeriksaan siswa, maka tim pelaksana KKR SMP
NEGERI 5 CIREBON menambah alatalat kesehatan yang sekaligus bisa
dijadikan sebagai alat peraga untuk kader KKR.
5. Melaksanakan Penjaringan Kesehatan
Upaya untuk mendeteksi kesehatan siswa secara dini terutama untuk siswa
baru. Maka tim KKR bekerja sama dengan puskesmas mengadakan penjaringan
kesehatan dengan cara screening kesehatan. Penjaringan kesehatan meliputi
pengukuran Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), Kesehatan Fisik, dan
Kesehatan Gigi kepada siswa dan siswi Kelas VII SMP Negeri 5
Cirebon. Hasilscreening tersebut dibuat laporan dan diarsipkan.
6. Penanganan Anak Sakit
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON berupaya maksimal agar
tidak ada siswa yang sakit, Dalam hal ini Kader Kesehatan Remaja (KKR) SMP
NEGERI 5 CIREBON, setiap saat memberikan pertolongan pertama yang
diperlukan. Jika siswa membutuhkan pertolongan lebih lanjut maka kami
merujuknya ke puskesmas atau rumah sakit terdekat
7. Mengadakan Diklat KKR
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON melaksanakan pelatihan
KKR yang diadakan setiap awal tahun ajaran baru. Untuk materi dan pelaksanaan
pelatihan tersebut bekerja sama dengan tim puskesmas dan Dinas Kesehatan.
8. Mengadakan Penyuluhan Kesehatan
Di dalam melaksanakan penyuluhan kesehatan, tim pelaksana KKR SMP
NEGERI 5 CIREBON melibatkan banyak unsur karena KKR merupakan
tanggung jawab bersama . penyuluhan dapat berupa : kesehatan reproduksi,
kesehatan remaja, narkoba, kebersihan individu, dan kebersihan lingkungan.
Penyuluhan biasanya disampaikan melalui pembinaan wali kelas, dan puskesmas
melalui pelatihan kader. Penyuluhan lain disampaikan secara nonformal dari siswa
kepada siswa sebagai wujud telah terlaksananya konselor sebaya.
9. Mewujudkan Lingkungan Sehat
Untuk mengondisikan SMP NEGERI 5 CIREBON menjadi sekolah sehat,
maka perlu beberapa langkah yang harus dilakukan, di antaranya :
1) Pengadaan/perbaikan sarana UKS
2) Pengadaan/perbaikan kantin sekolah
3) Pengadaan/perbaikan kamar mandi/WC peserta didik dan guru
4) Pengadaan/perbaikan tempat pembuangan sampah kolektif dan keranjang
sampah di setiap kelas
5) Pengadaan/perbaikan alatalat kebersihan
6) Pemeliharaan kebersihan seluruh lingkungan sekolah termasuk di
dalamnya
penataan taman dan green house.
B. Syarat KKR
1. Mempunyai SK tim pelaksana KKR.
2. Mempunyai guru yang sudah ditatar KKR.
3. Mempunyai ruang KKR.
4. Mempunyai kader KKR yang sudah ditatar.
5. Melaksanakan kegiatan TRIAS UKS.
BAB IV
PEMBAHASAN KEGIATAN KKR
1. Pembinaan kepada KKR dari Badan Narkotika Nasional tentang Sekolah Bebas
NARKOBA
Terlaksana pada Tanggal : 3 Mei 2014
Tempat : RW 03 SukapuraCirebon
Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon, Tim KKR turut
berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat. Tim KKR ikut membantu
pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut.
2. Kegiatan Posyandu RW 03 Sukapuran Kejaksan Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 16 Agustus 2014
Tempat : RW 03 SukapuraCirebon
Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon, Tim KKR turut
berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat. Tim KKR ikut membantu
pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut.
3. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Guru BK SMPN 5 Kota Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 2-20 Juni 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta
pengarahan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah
Kesehatan. Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap
sampel makanan yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan
zat aditif dalam makanan tersebut.
4. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 18-19 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Ko ta Cirebon
Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta
pengarahan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah
Kesehatan. Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap
sampel makanan yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan
zat aditif dalam makanan tersebut.
5. IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia)
Terlaksana pada tanggal : 25 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka meningkatkan
kesadaran untuk berperilaku Hidup Bersih dan Sehat. Siswa mempraktekan cara
mencuci tangan yang baik. Pemateri dalam kegiatan ini adalah ketua IAKMI dan
sekretaris IAKMI
6. PPNI ( Persatuan Perawat Nasional Indonesia)
Terlaksana pada tanggal : 12 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kegiatan ini meliputi pemberian materi yang bertajukP3K . KKR langsung
mempraktekan bagaimana cara pertolongan pertama pada pasien/korban sakit.
Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Sekretaris PPNI.
7. Kantor Lingkungan Hidup (LH)
Terlaksana pada tanggal : 14-15 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Tim LH memberikan materi kepada peserta didikSMPN 5 Kota
Cirebon dengan tujuan agar siswa SMPN 5 Kota Cirebon dapat memanfaatkan
Limbah An Organik, sehingga dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
8. Pelajaran Pendidikan Kesehatan
Terlaksana pada tanggal : Saat KBM Penjasorkes berlangsung
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Pelajaran pendidikan kesehatan ini diberikan kepada seluruh peserta didik.
Dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan
Kesehatan. Pelajaran Pendidikan Kesehatan ini diberikan oleh masing-masing
Guru Pendidikan Jasmani dan [Link] ini bertujuan untuk
menanamkan kesadaran siswa siswi SMPN 5 Cirebon terhadap gaya hidup sehat
dan penerapannya didalam kehidupan sehari-hari.
9. Pemeriksaan Kesehatan
Terlaksana pada tanggal : Setiap 4 bulan sekali (berkala)
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara berkala sesuai
dengan kartu menuju sehat (KMS) anak sekolah. Pemeriksaan kesehatan ini
dilakukan setiap empat bulan sekali oleh Tim KKR (Kader Kesehatan Remaja).
Pemeriksaan kesehatan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi
badan, pengecekan kesehatan mata dan mulut. Kegiatan tersebut dilaksakan untuk
mengetahui, mengawasi serta menjaga kondisi kesehatan dari siswa-siswi SMPN
5 Cirebon
10. Pembinaan KKR
Terlaksana pada tanggal : 30, 31 Mei 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pembinaan KKR diikuti oleh Tim KKR SMPN 5 Cirebon demi menambah
wawasan serta pemahaman dari anggota KKR mengenai kesehatan remaja. Dalam
kegiatan ini KKR mengundang para dokter dan ahli kesehatan untuk
mensosialisasikan pentignya kesehatan bagi para remaja sehingga remaja dapat
memahami dan ikut berpartisipasi dalam menjalankan gaya hidup sehat di
kehidupan sehari-hari.
11. Pelatihan Anggota PMR (Palang Merah Remaja)
Terlaksana pada tanggal : Setiap hari Jumat
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi anggota PMR dalam rangka
melatih ketangkasan dan ketepatan dalam melakukan pertolongan pada siswa dan
siswi di sekolah.
12. Kegiatan Lomba Kelas Sehat
Terlaksana pada tanggal : 20-25 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini bertujuan agar siswa siswi SMPN 5Cirebon memiliki jiwa
kepeduliaan yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekitar khususnya kelas
siswa siswi tersebut. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memacu semangat serta
kesadaran akan kebersihan lingkungan sekitarnya.
13. Kerja Bakti Kebersihan
Terlaksana pada tanggal : tiap hari Sabtu Jam Ke-0 Minggu
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini dilaksanakan oleh siswa-siswi SMPN 5Cirebon. Kegiatan ini
meliputi kerja bakti membersihkan seluruh bagian sekolah. Diadakannya kegiatan
ini bertujuan agar siswa siswi mampu menjadi pelopor gerakan kebersihan
lingkungan di sekolah dimulai dari lingkup yang kecil (sekitar).
14. Pembinaan Kantin
Terlaksana pada tanggal : Minggu, 17 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini meliputi pembinaan kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi,
higienis dan gizi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengawasi standar
kelayakan makanan dan zat gizi yang terkandung didalamnya agar siswa
siswi SMPN 5 Cirebonmengkonsumsi makanan yang terjamin kesehatan dan
kebersihannya.
15. Pembinaan Kebersihan Lingkungan
Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan jentik nyamuk, kelayakan kamar mandi dan
jamban, pengelolaan limbah sampah organik dan anorganik serta kebersihan dari
saluran air dan juga limbah secara rutin dilakukan oleh tim KKR didampingi oleh
pihak sekolah.
16. Kegiatan Latihan Kader
Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan pelatihan ini meliputi kebersihan lingkungan, kesehatan jasmani dan
rohani hingga pengolahan limbah. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala oleh
tim KKR di masing-masing divisi, dengan tujuan agar meningkatkan kompetensi
siswa siswi dalam bidang kesehatan dan kebersihan juga pengelolaan lingkungan.
17. Penjaringan Kesehatan (Screening)
Terlaksana pada tanggal : 19-20 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pemeriksaan Kesehatan terhadap siswa siswi kelasVII SMPN 5 Cirebon oleh
tim KKR. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dalam rangka penjaringan
kesehatan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dari siswa siswi
tersebut.