(1)Pengertian Memory
Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar
memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat mengolahnya.
RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan [Link] bersifat
sementara atau data yang tersimpan dapat [Link] halnya dengan [Link]
mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang
tersimpan tidak dapat dihapus.
(2)JENIS MEMORI (MEDIA PENYIMPANAN)
Memori merupakan media penyimpanan data pada komputer, yang mana media penyimpanan
data dalam computer dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
A. MEMORI INTERNAL
Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki
fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa
data atau program. Secara lebih tinci, fungsi dari memori utama adalah :
Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU
(ArithmetMemori
Logic Unit) untuk diproses
Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU senelum dikirimkan ke peranti keluaran
Menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti
pengingat sekunder
Memori biasa terbagi dibedakan menjadi dua macam: ROM dan Ram. Selain itu, terdapat
pula memori yang disebut cache memory.
a. ROM
ROM (Read-Only-Memory a.k.a firmware) adalah jenis memori yang isinya tidak hilang
ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada
komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM
biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS
inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketka komputer mulai dihidupkan. Umumnya
proses yang terkandung dalam BIOS secara berurutan adalah sebagai berikut:
o Memeriksa isi CMOS.
CMOS (Compmentary Meta-Oxyde Semiconductor) adalah jenis cip yang memerlukan daya
listrik dari baterai. Cip ini berisi memori 64-byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS
inilah berbagai pengaturan dasar komputer dilakukan, misalnya peranti yang digunakan untuk
memuat sistem operasi dan termasuk pula tanggal dan jam sistem.
o Memuat penanganan interupsi (interupt handlers) dan pengendali peranti (device driver).
Penanganan interupsi adalah program kecil yang menjadi penerjemah antara perangkat keras
dan sistem operasi. Sebagai contoh , jika pemakai menekan tombol keyboard maka isyarat ini
dikirimkan melalui penaganan interupsi keyboard.
Pengendali peranti adalah program yang bertindak sebagai pemberi identitas bagi perangkat
keras tertentu (misalnya scanner) sehingga bisa dikenali oleh sistem operasi.
o Menginisialisasi register dan manajemen daya listrik
o Melakukan pengujian perangkat keras (POST atau the power-on self-test) untuk
memastikan bahwa semua perangkat keras dalam keadaan baik
o Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem
o Menentukan peranti yang akan digunakan untuk menjalankan program (ex. : hard disk)
o Mengambil isi boot sector. Boot sector juga merupakan sebuah program kecil. Oleh BIOS
program ini dimuat ke RAM dan kemudian mikroprosesor akan mengeksekusi perintah-
erintah yang sudah berada dalam RAM tersebut.
Melalui prosedur di atas inilah, kemudian sistem operasi (windows, linux, solaris, dll)
dimuat.
Selain ROM, terdapat pula cip yang disebut PROM, EPROM dan EEPROM.
PROM (Progammable Read-Only-Memory)
Jika isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian
dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak bisa
dihapus.
EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory)
Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan
dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only0Memory)
EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara
elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory
biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.
b. RAM
RAM (Random-Access Memory) adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama
komputer sihidupkan dan bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat
menyimpan dan mengambil data dengan sangat cepat.
Tipe RAM pada PC bermacam; antara lain DRAM, SDRAM, SRAM, RDRAM, dan EDO
RAM.
DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU
agar data yang terkandung di dalamnya tidak hilang.
EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada sistem
yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus denagan kecepatan sampai 66
MHz.
SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari
DRAM namun telah disnkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi
daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar
data yang terdapat di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki
kecepatan lebih tinggi daripada DRAM.
RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memori yang lebih cepat dan lebih mahal
daripada SDRAM. Memori ini biasa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.
Jenis RAM yang terdapat di pasaran :
1. SIMM (Single in-line memory module)
Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman
80286 hingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC
berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano
second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya maka kecepatan
lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM)
menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit didalam suatu sel penyimpanan (storage sell)
sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap
saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih cepat, EDO memakan
waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis
ini tidak lagi digunakan pada komputer akhir-akhir ini.
SIMM 30 PIN SIMM 72 PIN
2. DIMM (dual in-line memory module)
Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin.
Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Mensuport 64 bit
penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan
penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes)
memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. Terdapat
dalam dua kecepatan yaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133). DIMM 168 PIN
3. DDR SDRAM (double-data-rate SDRAM)
Ciri-ciri DDR SDRAM sama dengan SDRAM, tetapi pemindahan data (data transfer)
mendekati kecepatan sistem jam (system clock) dan ini secara teori meningktkan kecepatan
SDRAM. Dahulu digunakan sebagai memori untuk card terpisah tetapi pada saat ini pabrik
komputer membuatnya pada modul memori untuk motherboard sebagai satu jalan alternatif
untuk pengganti SDRAM yang mempunyai 184 pin dan terdapat dalam tiga kecpatan yaitu
266MHz, 333MHz dan 400MHz. DIMM 184PIN
4. DRDRAM (direct Rambus DRAM)
Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus.
DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama
seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan.
Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit
bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan
RIMM (Rambus inline memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar
4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.
c. CACHE MEMORY
Memori berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan tinggi dan lebih mahal dibandingkan
memory utama. Berada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar
pemroses tidak langsung mengacu kepada memori utama tetapi di cache memory yang
kecepatan aksesnya yang lebih tinggi, metode menggunakan cache memory ini akan
meningkatkan kinerja sistem.
Cache memory adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan digunakan oleh CPU, hard drive, dan
beberapa komponen lainnya. Seperti halnya RAM, lebih banyak cache memory adalah lebih
baik, akan tetapi biasanya cache pada CPU dan hard drive tidak dapat diupgrade menjadi
lebih banyak. Contoh yang dapat dilihat misalnya adalah pada CPU Pentium II terdapat 512
KiloByte cache, dan pada hard drive IBM 9LZX SCSI terdapat 4 MegaBytes cache. Seperti
halnya RAM, pada umumnya data akan dilewatkan dulu pada cache memory sebelum
menuju komponen yang akan menggunakannya (misalnya CPU). Selain itu cache memory
menyimpan pula sementara data untuk akses cepat. Kecepatan cache memory juga menjadi
unsur yang penting. Sebagai contoh, CPU Pentium II memilki cache sebesar 12 k, dan CPU
Celeron memiliki cache sebesar 128 k, akan tetapi cache pada Pentium II berjalan pada 1/2
kali kecepatan CPU, sementara cache pada Celeron berjalan dengan kecepatan sama dengan
kecepatan CPU. Hal ini merupakan tradeoff yang membuat kecepatan Celeron dalam hal-hal
tertentu kadang-kadang malah bisa mengalahkan Pentium II.
B. MEMORI EKSTERNAL
Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau [Link]:
Hardisk, Floppy Disk dllHubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Memori
eksternal dapat di lihat pada gambar berikut :
Konsep dasar memori eksternal adalah :
Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.
Memori eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk
melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.
Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk
membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas
tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
(3) OPERASI SEL MEMORI
Elemen dasar memori adalah sel memori. Walaupun digunakan digunakan sejumlah
teknologi elektronik, seluruh sel memori memiliki sifat sifat tertentu:
Sel memori memiliki dua keadaan stabil (atau semi-stabil), yang dapat digunakan
untuk merepresentasikan bilangan biner 1 atau 0.
Sel memori mempunyai kemampuan untuk ditulisi (sedikitnya satu kali).
Sel memori mempunyai kemampuan untuk dibaca.
Gambar 1.d menjelaskan operasi sel memori. Umumnya sel memori mempunyai tiga
terminal fungsi yang mampu membawa sinyal listrik. Terminal select berfungsi memilih
operasi tulis atau baca. Untuk penulisan, terminal lainnya menyediakan sinyal listrik
yang men-set keadaan sel brnilai 1 atau 0, sedangkan untuk operasi pembacaan, terminal ini
digunakan sebagai keluaran.
(4) Terminal Fungsi Sel Memory
Sel memori mempunyai tiga terminal fungsi yang mampu membawa sinyal listrik. Terminal
select berfungsi memilih operasi tulis atau baca. Untuk penulisan, terminal lainnya
menyediakan sinyal listrik yang men-set keadaan sel brnilai 1 atau 0, sedangkan untuk
operasi pembacaan, terminal ini digunakan sebagai keluaran
(5) Karakteristik Sistem Memori
Sistem memori adalah komponen-komponen elektronik yang perintah - perintah yang
menunggu untuk di eksekusi oleh prosesor, data yang diperlukan oleh instruksi ( perintah )
tersebut dan hasil-hasil dari data yang diproses ( informasi ).
Ada 7 karakteristik
sistem memori secara
umum:
1. Lokasi
2. Kapasitas
3. Satuan Transfer
4. Metode Akses
5. Kinerja
6. Tipe Fisik
7. Karakter Fisik
Berikut adalah
penjelasannya:
Lokasi
Ada 3 lokasi keberadaan memori dalam sistem komputer:
- "CPU" , memori ini built-in berada dalam CPU ( Mikroprosesor )dan diperlukan untuk
semua kegiatan CPU, memori ini disebut register. Register digunakan sebagai memori
sementara dalam perhitungan maupun pengolahan data dalam prosesor
- "Internal" , memori ini berada di luar chip processor tetapi bersifat internal terhadap sistem
komputer dan diperlukan oleh CPU untuk proses eksekusi (operasi) program, hingga dapat
diakses secara langsung oleh prosesor (CPU) tanpa modul perantara. Memori internal sering
juga disebut sebagai memori primer atau memori utama. Memori internal biasanya
menggunakan media RAM.
- "External" , Memori ini bersifat eksternal terhadap sistem komputer dan tentu saja berada di
luar CPU dan diperlukan untuk menyimpan data atau instruksi secara permanen. Memori ini,
tidak diperlukan di dalam proses eksekusi sehingga tidak dapat diakses secara langsung oleh
prosesor (CPU). Untuk akses memori eksternal ini oleh CPU harus melalui pengontrol/modul
I/O. Memori eksternal sering juga disebut sebagai memori sekunder. Memori ini terdiri atas
perangkat storage peripheral seperti : disk, pita magnetik, dll.
Kapasitas
- Ukuran word
Kapasitas memori internal maupun eksternal biasanya dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte
= 8 bit) atau word.
- Jumlah word
Panjang word umumnya 8, 16, 32 bit.
Satuan Transfer
- Word , merupakan satuan alami organisasi memori. Ukuran word biasanya sama dengan
jumlah bit yang digunakan untuk representasi bilangan dan panjang instruksi.
- Block , adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan ke dalam memori pada suatu saat.
Pada memori eksternal, tranfer data biasanya lebih besar dari suatu word,
Metode Akses
Terdapat 4 jenis pengaksesan satuan data, yaitu:
- Sequential access
Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data, yang disebut record. Aksesnya dibuat dalam
bentuk urutan linier yang spesifik. Informasi pengalamatan dipakai untuk memisahkan
record-record dan untuk membantu proses pencarian. Mekanisme baca/tulis digunakan secara
bersama (shared read/write mechanism), dengan cara berjalan menuju lokasi yang diinginkan
untuk mengeluarkan record. Waktu access record sangat bervariasi.
Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetik.
- Direct access
Seperti sequential access, direct access juga menggunaka shared read/write mechanism, tetapi
setiap blok dan record memiliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik. Aksesnya
dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general vicinity) untuk mencapai lokasi
akhir. Waktu aksesnya pun bervariasi. Contoh direct access adalah akses pada disk.
- Random access
Setiap lokasi dapat dipilih secara random dan diakses serta dialamati secara langsung. Waktu
untuk mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan bersifat
konstan. Contoh random access adalah sistem memori utama.
- Associative access
Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya. Seperti
pada RAM, setiap lokasi memiliki mekanisme pengalamatannya sendiri. Waktu pencariannya
pun tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh
associative access adalah memori cache.
Kinerja
Ada 3 buah parameter untuk kinerja sistem memori, yaitu :
- Access time (Waktu Akses)
Bagi RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau
tulis. Sedangkan bagi non RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk
melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu
- Cycle time (Waktu Siklus)
Waktu siklus adalah waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga sinyal hilang dari
saluran sinyal atau untuk menghasilkan kembali data bila data ini dibaca secara destruktif.
- Transfer rate (Laju Pemindahan)
Transfer rate adalah kecepatan pemindahan data ke unit memori atau ditransfer dari unit
memori. Bagi RAM, transfer rate sama dengan 1/(waktu siklus).
Sedangkan bagi non-RAM berlaku persamaan sebagai berikut :
TN = Waktu rata-rata untuk membaca / menulis sejumlah N bit.
TA = Waktu akses rata-rata
N = Jumlah bit
R = Kecepatan transfer, dalam bit per detik (bps)
Tipe Fisik
- Semikonduktor
Memori ini memakai teknologi LSI atau VLSI (very large scale integration). Memori ini
banyak digunakan untuk memori internal misalnya RAM.
- Magnetik
Memori ini banyak digunakan untuk memori eksternal yaitu untuk disk atau pita magnetik.
Karakter Fisik
- Volatile dan Non-volatile
Pada memori volatile, informasi akan rusak secara alami atau hilang bila daya listriknya
dimatikan. Selain itu, pada memori non-volatile, sekali informasi direkam akan tetap berada
di sana tanpa mengalami kerusakan sebelum dilakukan perubahan. Pada memori ini daya
listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan informasi tersebut. Memori permukaan
magnetik adalah non volatile. Memori semikonduktor dapat berupa volatile atau non volatile.
- Erasable dan Non-erasable
Erasable artinya isi memori dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain. Memori
semikonduktor yang tidak terhapuskan dan non volatile adalah ROM.
(6)
(7) Kapasitas Memory
1 Bit = Binary Digit
8 Bits = 1 Byte
1024 Byte = 1 KiloByte
1024 KiloByte = 1 MegaByte
1024 MegaByte = 1 GigaByte
1024 GigaByte = 1 TeraByte
1024 TeraByte = 1 PetaByte
1024 PetaByte = 1 ExaByte
1024 ExaByte = 1 ZettaByte
1024 ZettaByte = 1 YottaByte
1024 YottaByte = 1 BrontoByte
1024 BrontoByte = 1 GeopByte
1024 GeopByte = 1 SaganByte
1024 SaganByte = 1 PijaByte
1024 PijaByte = 1 AlphaByte
1024 AlphaByte = 1 KyratByte
1024 KryatByte = 1 AmosByte
1024 Amosbyte = 1 PectrolByte
1024 PectrolByte = BolgerByte
1024 BolgerByte = 1 SamboByte
1024 SamboByte = 1 QuesaByte
1024 QuesaByte = 1 KinsaByte
1024 KinsaByte = 1 RutherByte
1024 RutherByte = 1 DubniByte
1024 DubniByte = 1 SeaborgByte
1024 SeaborgByte = 1 BohrByte
1024 BohrByte = 1 HassiuByte
1024 HassiuByte = 1 MeitnerByte
1024 MeitnerByte = 1 DarmstadByte
1024 DarmstadByte = 1 RoentByte
1024 Roentbyte = 1 CoperByte
(8) Satuan Transfer Memory
Memory Internal. Satuan transfer merupakan jumlah bit yang
dibaca atau ditulis ke dalam memori pada suatu saat.
Memory [Link] ditransfer dalam jumlah yang jauh lebih
besar dari word, yang dikenal dengan block.
(9) Konsep Satuan Transfer Memory
Word, merupakan satuan alami organisasi memori. Ukuran
word biasanya sama dengan jumlah bit yang digunakan untuk
representasi bilangan dan panjang instruksi.
Addressable units, pada sejumlah sistem, adressable units
adalah word. Namun terdapat sistem dengan pengalamatan
pada tingkatan byte. Pada semua kasus hubungan antara
panjang A suatu alamat dan jumlah N adressable unit adalah
2A =N.
Unit of tranfer, adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan
ke dalam memori pada suatu saat. Pada memori eksternal,
tranfer data biasanya lebih besar dari suatu word, yang disebut
dengan block.
(10) Metode Akses Memory
terdapat empat jenis pengaksesan satuan data, yaitu sebagai
berikut.:
Sequential access
Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data, yang disebut
record. Aksesnya dibuat dalam bentuk urutan linier yang
spesifik. Informasi pengalamatan dipakai untuk memisahkan
record-record dan untuk membantu proses pencarian.
Mekanisme baca/tulis digunakan secara bersama (shared
read/write mechanism), dengan cara berjalan menuju lokasi
yang diinginkan untuk mengeluarkan record. Waktu access
record sangat bervariasi. Contoh sequential access adalah
akses pada pita magnetik.
Direct access
Seperti sequential access, direct access juga menggunaka
shared read/write mechanism, tetapi setiap blok dan record
memiliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik. Aksesnya
dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general
vicinity) untuk mencapai lokasi akhir. Waktu aksesnya pun
bervariasi. Contoh direct access adalah akses pada disk.
Random access
Setiap lokasi dapat dipilih secara random dan diakses serta
dialamati secara langsung. Waktu untuk mengakses lokasi
tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan
bersifat konstan. Contoh random access adalah sistem memori
utama.
Associative access
Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan
berdasarkan alamatnya. Seperti pada RAM, setiap lokasi
memiliki mekanisme pengalamatannya sendiri. Waktu
pencariannya pun tidak bergantung secara konstan terhadap
lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh associative access
adalah memori cache
(11) Parameter Unjuk Kerja Memory
Access time, bagi random access memory, waktu akses adalah
waktu yang dibutuhkan
untuk melakukan operasi baca atau tulis. Sedangkan untuk
memori non-random akses
merupakan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan
mekanisme baca atau tulis pada
lokasi tertentu.
Memory cycle time, konsep ini digunakan pada random
access memory dan terdiri dari
access time ditambah dengan waktu yang diperlukan transient
agar hilang pada saluran
sinyal.
Transfer rate, adalah kecepatan data transfer ke unit memori
atau dari unit memori.
Pada random access memory sama dengan 1/(cycle time).
Sedangkan untuk nonrandom
access memory dengan perumusan :
TN = waktu rata rata untuk membaca atau menulis N bit
TA = waktu akses rata rata
N = jumlah bit
R = kecepatan transfer dalam bit per detik (bps)
(12)Bentuk Fisik Memori
Memori fisik merupakan media penyimpanan data sementara
pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses
oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang
disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data
yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer
tersebut masih dialiri daya ( dengan kata lain, komputer itu
masih hidup ). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data
yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itu,
sebelum mematikan komputer, semua data yang belum
disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya
bersifat media penyimpanan permanen berbasis disk, semacam
hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat
dibuka kembali pada lain waktu.
Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk
Random Access Memory ( RAM ), yang bersifat dinamis
( DRAM ). Mengapa disebut Random Access, karena akses
terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak
( random ), bukan secara berurutan ( sekuensial ). Meskipun
demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi
salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat
dibaca ( ROM ), juga dapat diakses secara random, tetapi ia
dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data
tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulis sewaktu-waktu.
Selain itu, harddisk yang juga merupakan salah satu media
penyimpanan juga dapat diakses secara random, tapi ia tidak
digolongkan ke dalam Random Access Memory.
RAM Random Access Memory
Memori akses acak ( Random access memory, RAM ) adalah
sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses
dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data
tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori
urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan
mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk
mengakses data secara berurutan.
Pertama kali dikenal pada tahun 60an. Hanya saja saat itu
memori semikonduktor belum populer karena harganya yang
sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori
utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel mulai dengan
memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan
memori baca saja ( Read Only Memory, ROM ), RAM biasanya
digunakan untuk penyimpanan primer ( memori utama ) dalam
komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara
aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis
RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-
panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis
lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random
Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja
memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses
khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada
SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres
RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan
kedalam satu atau dua chip ROM.
ROM Read Only Memory
Read Only Memory ( ROM ) adalah istilah bahasa Inggris untuk
medium penyimpanan data pada komputer. ROM adalah
singkatan dari Read Only Memory, ROM ini adalah salah satu
memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen,
artinya program / data yang disimpan di dalam ROM ini tidak
mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan
mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan
dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM
ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini,
ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware ( piranti
lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras ).
Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program
dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua
peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer
dihidupkan.
ROM modern dalam bentuk IC, persis seperti medium
penyimpanan / memori lainnya seperti RAM. Untuk
membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-
nya. Biasanya
(13)Kehandalan Memory
Memori yang besar karena harga per bit yang murah
namun hal itu dibatasi oleh teknologi dalam memperoleh
waktu akses yang cepat. Salah satu pengorganisasian
masalah ini adalah menggunakan hirarki memori. Seperti
terlihat pada gambar hirarki memori bahwa semakin
menurunnya hirarki maka hal berikut akan terjadi :
Penurunan harga/bit
Peningkatan kapasitas
Peningkatan waktu akses
Penurunan frekuensi akses memori oleh CPU.
(14)Hirarki Memory
Hirarki Memori
Tiga pertanyaan dalam rancangan memori, yaitu :
Berapa banyak? Berapa cepat? Berapa mahal?
Kapasitas. Waktu access Harga
Setiap spektrum teknologi mempunyai hubungan sbb.:
Semakin kecil waktu access, semakin besar harga per bit.
Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per bit.
Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu access.
Untuk mendapatkan kinerja terbaik, memori harus mampu
mengikuti CPU. Artinya apabila CPU sedang mengeksekusi
instruksi, kita tidak perlu menghentikan CPU untuk menunggu
datangnya instruksi atau operand.
Untuk mendapatkan kinerja terbaik, memori menjadi mahal,
berkasitas relatif rendah, dan waktu access yang cepat.
Untuk memperoleh kinerja yang optimal, perlu kombinasi
teknologi komponen memori. Dari kombinasi ini dapat disusun
hirarki memori sbb.:
Semakin menurun hirarki, maka hal-hal di bawah ini akan
terjadi :
a) Penurunan harga per bit
b) Peningkatan kapasitas
c) Peningkatan waktu akses
d) Penurunan frekuensi akses memori oleh CPU.
Kunci keberhasilan organisasi adalah penurunan frekuensi
akses memori oleh CPU.
Bila memori dapat diorganisasikan dengan penurunan harga
per bit melalui peningkatan waktu akses, dan bila data dan
instruksi dapat didistribusikan melalui memori ini dengan
penurunan frekuensi akses memori oleh CPU, maka pola ini
akan mengurangi biaya secar keseluruhan dengan tingkatan
kinerja tertentu.
(15)Tabel Spesifikasi Memory
(16)Satuan memory
Satuan memori dari yang terkecil sampai yang terbesar. Satuan memori yang
mungkin sering kita jumpai diantaranya KB, MB, GB, bahkan Kalau sudah
mendengar satuan Tera Byte kita sudah Wow namun Tahukah kamu satuan
memori yang paling besar itu apa sih? baik langsung saja dibawah ini urutan
kapasitas memori dari yg terkecil hingga yang tebesar.
1 Bit = Binary Digit
8 Bits = 1 Byte
1024 Bytes = 1 Kilobyte
1024 Kilobytes = 1 Megabyte
1024 Megabytes = 1 Gigabyte
1024 Gigabytes = 1 Terabyte
1024 Terabytes = 1 Petabyte
1024 Petabytes = 1 Exabyte
1024 Exabytes = 1 Zettabyte
1024 Zettabytes = 1 Yottabyte
1024Yottabytes = 1 Brontobyte
1024 Brontobytes = 1 Geopbyte
1024 Geopbyte=1 Saganbyte
1024 Saganbyte=1 Pijabyte
Alphabyte = 1024 Pijabyte
Kryatbyte = 1024 Alphabyte
Amosbyte = 1024 Kryatbyte
Pectrolbyte = 1024 Amosbyte
Bolgerbyte = 1024 Pectrolbyte
Sambobyte = 1024 Bolgerbyte
Quesabyte = 1024 Sambobyte
Kinsabyte = 1024 Quesabyte
Rutherbyte = 1024 Kinsabyte
Dubnibyte = 1024 Rutherbyte
Seaborgbyte = 1024 Dubnibyte
Bohrbyte = 1024 Seaborgbyte
Hassiubyte = 1024 Bohrbyte
Meitnerbyte = 1024 Hassiubyte
Darmstadbyte = 1024 Meitnerbyte
Roentbyte = 1024 Darmstadbyte
Coperbyte = 1024 Roentbyt
Tugas Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer
Memory
Kelompok :
Alif Purwoko 16.11.0240
Damar Anggit Pramuditho 16.11.0232
Aji Pradana Putra 16.11.0265
Evan Gita Pratama 16.11.0231
Muhammad Riza 16.11.0239
UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
TAHUN AJARAN 2016/2017