Fungsi dan Rumus Conditional Sentence
Type 1 2 3
A. Pengertian
Conditional sentence menurut rumus dan fungsinya dibagi menjadi 3 type, yaitu type 1, type 2
dan type 3. Yang dimaksud dengan Conditional Sentence itu sendiri adalah gabungan
dari dua kalimat dimana salah satunya berkedudukan sebagai kalimat syarat, dan yang lainnya
adalah akibat atau hasil dari pelaksanaan syarat tersebut. Misalnya, jika nanti aku lulus Ujian
dengan nilai 10 semua, maka aku akan traktir semua teman-teman sekelas. Jika syaratnya yaitu:
lulus terpenuhi, maka akibat atau hasilnya: saya akan mentraktir, jika tidak lulus, maka saya
tidak akan mentraktir. Jadi selalu ada Jika (If).
B. Fungsi Conditional Sentence.
Rumus Conditional Sentence terbagi ke dalam 3 type tergantung dari tingkat kemungkinan
terjadinya atau terlaksananya syarat yang diajukan. (Jika kamu ingin mempelajari penjelasan
secara lebih jelasnya silahkan klik conditional sentence sesuai yang kamu inginkan).
1. Conditional Sentence Type 1.
Conditional sentence type pertama ini dapat digunakan untuk membuat sebuah kalimat
bersyarat yang masih masih memungkinkan sekali untuk dicapai syaratnya karena baru
akan terjadi pada masa yang akan datang. Contoh: I will give you money if my car is
sold. Saat mengucapkan mobilnya belum laku terjual dan ada peluang besar akan terjual
sehingga peluang untuk memberikan uang masih besar.
2. Conditional Sentence Type 2.
Conditional sentence tipe kedua ini dapat digunakan untuk menunjukkan suatu kalimat
bersyarat yang kemungkinan terpenuhinya akan sulit.
Contoh: If I found your home, I would see you. Jika aku menemukan rumahmu, aku akan
menemuimu tapi kenyataannya aku sulit menemukan rumahmu. Walaupun jika mau
berusaha lebih keras bisa ketemu.
3. Conditional Sentence Type 3.
Conditional sentence type ketiga ini digunakan untuk menunjukkan kalimat bersyarat
yang tidak mungkin dipenuhi karena masanya sudah lampau.
Contoh: If I had knew that your name is Salimah, I would not have gone to your wedding
party. Kalau saja (waktu itu) aku tahu Salimah itu namamu, tak mungkin aku hadiri pesta
perkawinanmu. Jadi sudah kadung datang dan niat untuk tidak menghadiri pesta
perkawinan tidak bisa dipenuhi.
C. Rumus Conditional Sentence Type 1 2 3.
1. Conditional Sentence Type 1.
If + Subject + will + infinitive, Subject + verb-1.
2. Conditional Sentence Type 2.
If + Subject + would + infinitive, Subject + verb-2.
3. Conditional Sentence Type 3.
If + Subject + would + have + Verb-3, Subject + had + verb-3.
Hot Tips: Jika kita perhatikan ketiga rumus di atas (perhatikan yang diberi warna hijau), maka
kita akan melihat bahwa untuk type 1, unsur kalimatnya menggunakan verb 1 dan will yang itu
adalah kata kerja bentuk ke-1. Begitu juga type 2 dan 3. Dengan begitu kita akan lebih mudah
menghafalkan rumusannya.
Fungsi, Rumus Conditional Sentence Type 1 dan Contohnya
A. Pengertian.
Conditional sentence itu sendiri adalah merupakan gabungan dua kalimat dimana salah satunya
adalah kalimat bersyarat (if clause) dan kalimat lain adalah akibat yang ditimbulkan dari
terpenuhi atau tidaknya syarat tersebut. Misal, jika kamu datang ke rumah (syarat), maka aku
akan memasak opor ayam (akibat). Artinya, jika kamu datang, maka niat saya untuk memasak
opor ayam akan terjadi, tapi jika tidak datang, maka saya tidak jadi masak opor ayam. Sedangkan
type 1 adalah bentuk conditional sentence yang peluang terpenuhinya syarat masih terbuka lebar
karena baru akan terjadi di masa yang akan datang.
B. Rumus Conditional Sentence Type 1.
If + Subject + verb-1, Subject + will + infintive (atau lebih mudahnya
verb-1).
atau kita bisa juga membaliknya menjadi:
Subject + will + infintive, If + Subject + verb-1.
Saya juga biasa menerangkan kepada para siswa dengan menggunakan istilah tense agar lebih
detail:
If + simple present + simple future.
atau bisa juga dibalik menjadi:
Simple future + If + simple present.
C. Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 1.
1. She will arrive here on time if she drive her car by herself.
(Dia akan datang tepat waktu jika ia mengendari mobilnya sendiri).
2. If you dont come to my birthday party, I will send you an SMS.
(Jika kamu tidak datang pada hari ultahku, aku akan mengirimu sms).
3. If you come late again, Mr. Professor will be very angry.
(Jika kamu datang terlambat lagi, pak profesor akan sangat marah).
4. Today will be very cool if it rains.
(hari ini akan menjadi dingin sekali jika turun hujan).
5. You will finish your job if you do it now.
(Kamu akan menyelesaikan pekerjaanmu jika kamu melakukannya sekarang).
6. My father will buy me a car if he is promoted to be a new manager in his
company.
(Ayahku akan membelikanku sebuah mobil jika ia dipromosikan menjadi
manager di perusahaannya).
7. What will you do if you find a million dollar?
(Apa yang akan kamu lakukan jika kamu menemukan 1 juta dollar?)
8. She will kill me if she knows that I will date with you.
(Dia akan membunuhku jika dia tahu bahwa aku akan kencan denganmu).
9. My cat will not eat if I dont feed it with fresh fish.
(Kucingku tidak akan makan jika aku tidak memberinya makan ikan segar).
[Link] boss will give me reward if I can reach the target.
(Bosku akan memberiku hadiah jika aku bisa mencapai target).
Fungsi, Rumus Conditional Sentence Type 2 dan Contohnya
A. Pengertian.
Seperti yang telah dijelaskan dalam Fungsi dan Rumus conditional Sentence type 1 sebelumnya,
bahwa yang dimaksud dengan Conditional Sentence adalah gabungan 2 kalimat dimana salah
satunya adalah kalimat syarat, dan yang lainnya adalah akibat dari pelaksanaan syarat tersebut.
Nah, jika kamu belum mempelajari type 1 atau sudah pernah tapi lupa, sebaiknya baca dan
pahami kembali rumusan dan fungsi conditional sentence type 1 agar kamu bisa mengetahui
perbedaannya sehingga tidak bingung dan tertukar antara satu rumus dengan yang lainnya. Dan
berikut saya jelaskan rumus dan fungsi conditional sentence type 2.
B. Rumus Conditional Sentence type 2.
Kalimat Syarat Hasilnya
If + Simple Past Past Future Tense
Tense
If + S + Verb 2 S + would + Verb 1 (bare
Infinitive)
Atau bisa juga dibalik menjadi:
Hasilnya Kalimat Syarat
Past Future Tense If + Simple Past
Tense
S + would + Verb 1 (bare If + S + Verb 2
Infinitive)
C. Fungsi Conditional Sentence Type 2.
Conditional Sentence type 2 berfungsi untuk membuat kalimat yang kemungkinan terjadinya
sangat sulit diwujudkan pada masa sekarang (present tense) atau di masa yang akan datang
(future tense).
Contoh:
1. Present tense: If Jack was here, he would know what to do. (jika Jack ada di
sini, dia akan tahu apa yang harus dilakukan) Tapi pada kenyataannya Jack
saat ini tidak ada di sini.
2. Past tense: If I lost my job tomorrow, I would move to Jogjakarta. (jika besok
aku kehilangan pekerjaanku (dipecat), maka aku akan pindah ke Jogjakarta.
Usaha pemecatan tidak dilakukan oleh aku sendiri, tapi oleh atasan. Jadi sulit
bagiku untuk memecat diriku sendiri).
D. Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 2.
1. If I were you, I would not let here go.
(Jika aku menjadi kamu, aku tidak akan membiarkannya pergi).
2. You would not be here, If she did not help you.
(Kamu tidak akan ada di sini jika dia tidak menolongmu).
3. We would not win the game, if we didnt work together as a team.
(Kita tidak akan memenangkan permainan ini jika kita tidak bekerja sama
sebagai tim).
4. My mother would not worry, if I went with you, because you are innosence
(Ibuku tidak akan kuatir jika aku pergi denganmu).
5. I would attend your birthday party if I didnt have home work to do.
(Aku akan menghadiri pesta ultahmu jika aku tidak punya PR).
6. If I did not work now, I would love to accompany you to go hiking.
(Jika aku tidak bekerja, aku akan senang menemanimu pergi mendaki).
7. She would clean the yard if it did not rain.
(Dia akan membersihkan halaman jika tidak hujan).
8. The computer would be fine if you did not break it down.
(Komputernya akan baik-baik saja jika kamu tidak membantingnya).
9. Falcao would be line up of Manchester United FC if Rooney went to another
club.
(Falcao akan menjadi tim utama di MU kalau Rooney pergi ke klub lain).
[Link] you could sell this car soon, I would give you more tips.
(Jika kamu bisa menjual mobil ini, aku akan memberikan tips yang lebih)
Fungsi, Rumus Conditional Sentence Type 3 dan Contohnya
A. Pengertian.
Pada artikel sebelumnya, saya telah membahas fungsi dan rumus conditional sentence type 1 dan
type 2. Jika kamu belum mempelarinya atau lupa, maka sebelum mempelajari type 3, sebaiknya
baca dulu type 1 dan 2. Nah, Sebelum membicarakan tentang fungsi dan rumus conditional
sentence type 3, mari kita ingat kembali apa pengertian conditional sentence. Conditional
Sentence adalah gabungan dari dua buah kalimat dimana salah satunya adalah kalimat syarat
(klausul) sedangkan yang lain adalah kalimat yang berisi tentang akibat atau hasil dilaksanakan
atau tidaknya syarat tersebut.
B. Fungsi Conditional Sentence Type 3.
Berbeda dengan type 1 dan type 2 yang masih mungkin walupun sulit untuk diwujudkan,
conditional Sentence type 3 ini berfungsi untuk membuat kalimat bersyarat yang kemungkinan
terjadinya sangat tidak mungkin karena sudah terlambat atau hanya bisa dilakukan jika waktu
bisa diputar kembali.
Contoh: If I had studied hard, I would have been graduated. (Jika aku dulu belajar giat, aku pasti
sudah lulus). Pada kenyataannya dulu saya tidak belajar giat sehingga saya sekarang masih
tinggal kelas/tidak lulus.
C. Rumus Conditional Sentence type 3.
Kalimat Syarat Hasilnya
If + Past Perfect Past Future Perfect Tense
Tense
If + S + had + Verb 3 S + would + have + Verb 3
Atau bisa juga dibalik menjadi:
Hasilnya Kalimat Syarat
Past Future Perfect If + Past Perfect Tense
Tense
S + would + have + If + S + had + Verb 3
Verb 3
D. Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 3.
1. If I had known that you were in hospital, I would have visited you.
(Jika saja aku tahu bahwa kamu ada di rumah sakit, aku akan
mengunjungimu).
2. If She had been able to finish her job well, she would have been promoted as
a director.
(Jika dia bisa menyelesaikan pekerjaanya dengan baik, dia akan dipromosikan
menjadi direktur).
3. If John had driven his car carefully, we would not have got an accident.
(Jika John menyetir dengan hati-hati, dia tidak akan kecelakaan).
4. My father would have been here, if the flight had not been canceled.
(Ibuku akan ada di sini jika penerbangannya tidak ditunda).
5. Linda would not have arrived at home, if the my father had not picked her up.
(Linda tidak akan tiba di rumah jika ayahku tidak menjemputnya).
6. If I had known that Angie was your girl friend, I would not have touch her.
(Jika dulu aku tahu bahwa Angie adalah pacarmu, aku tidak akan
mendekatinya).
7. If you had told me that you went to Bali last week, I would have picked you
up at the airport.
(Jika aku tahu bahwa kamu pergi ke Bali minggu lalu, aku akan menjemputmu
di airport).
8. I would not have bought a new TV if I had known that the old one was still ok.
(Aku tidak akan membeli TV baru jika aku tahu bahwa yang lama masih ok).
9. If Real Madrid had had a good striker, they would not have lost the game.
(Jika Real Madri mempunyai striker yang bagus, mereka tidak akan kalah).
[Link] would have not been dare to fight with you if he had know that you were a
boxer.
(Dia tidak akan berani berkelahi denganmu jika dia tahu bahwa kamu adalah
seorang petin
Pengertian dan Contoh Conditional Sentences Type 0
A. Pengertian
Pengertian, rumus dan contoh conditional sentences type 0 ini jarang diajarkan di sekolah atau
tempat kursus bahasa Inggris karena yang biasa diajarkan hanya type 1 2 dan 3. Lalu apa itu
conditional sentence type 0 atau yang juga dikenal dengan zero conditional sentence? Type zero
ini digunakan untuk menggambarkan kalimat bersyarat yang berisi kebenaran mutlak (bisanya
secara ilmiah) atau fakta yang terjadi secara berulang-ulang (biasanya berangkat dari
pengalaman yang umum). Sebenarnya materi ini tidak terlalu penting untuk dipahami dan hanya
sekedar pengetahuan saja karena sifatnya hanyalah pengelompokkan jenis contional sentence
berdasarkan kandungan maknanya dan tidak memiliki rumusan tersendiri alias sama dengan
rumus conditional sentence pada umumnya.
Contoh:
An apple will falls, if you drop it (Apel akan jatuh jika kamu menjatuhkannya).
Ini adalah kebenaran mutlak yang didasarkan pada ilmu pengetahuan alam
yaitu gravitasi bumi.
Your teacher will be disappointed, if you dont do your homework (gurumu
akan kecewa jika kamu tidak mengerjakan PR). Ini adalah fakta berdasarkan
pada pengalaman yang banyak terjadi sebelumnya bahwa seorang guru akan
marah jika muridnya tidak mengerjakan PR yang diberikan.
B. Rumus.
Rumus conditional sentence type 0 ini sama dengan type 1 yang if clausenya menggunakan
simple present tense dimana salah satu fungsi tense ini adalah untuk menjelaskan kebenaran
mutlak. Sekedar mengingatkan, rumus conditional sentence type 1 adalah:
If + simple present tense, simple future tense.
If + Subject + verb-1, Subject + will + infinitive (atau untuk mempermudah
adalah Verb-1)
Bisa juga dibalik menjadi:
Simple future tense, If + simple present tense,
Subject + will + infinitive, If + Subject + verb-1
C. Contoh Conditional Sentences Type 0.
1. Water will boil if you heat it at 100 degrees Celsius.
(Air akan mendidih jika kamu memanaskannya pada suhu 100 derajat
Celcius).
2. Today is so cool, you will get fever if you dont wear your jacket.
(Hari ini sangat dingin, kamu akan demam jika kamu tidak memakai
jaketmu).
3. Tree will grow well if you water it everyday.
(Pohon akan tumbuh dengan baik jika kamu menyiraminya tiap hari).
4. The computer will be error if you break it down.
(Komputer akan rusak jika kamu membantingnya)
5. The car will not be able to run if there is no tire.
(Mobil tidak akan bisa jalan jika tidak ada rodanya).
Format Conditional Sentence dengan Unless
A. Definisi.
Conditional sentence dengan unless ini adalah format conditional sentence yang tidak
menggunakan if seperti pada umumnya dan diganti dengan unless. Lalu apa yang dimaksud
unless itu sendiri? Jika diartikan, maka unless itu artinya adalah jika tidak. Misal: You will
be sick unless you eat. Kamu akan sakit jika kamu tidak makan. Rumusannya pun tidak berbeda
dengan rumus conditional sentence pada umumnya, hanya cara menterjemahkannya yang harus
benar karena kalimat conditional sentence pada umumnya mengandung kata if sedangkan
unless ini tidak. Jadi orang yang tidak tahu maka dia tidak sadar bahwa kalimat ini yang
mengandung kata unless juga termasuk conditional sentence.
B. Format Conditional Sentence dengan Unless.
Pada dasarnya, format dengan menggunakan unless ini sama dengan format pada umumnya yang
terdiri dari tiga type.
1. Type 1 (Unless + Present)
o I will not come to your home, unless you pick me up. (aku tidak akan
datang ke rumahmu, jika kamu tidak menjemputku).
o She will help you to do your home work, unless she is sick. (dia akan
menolongmu, jika ia tidak sakit).
o You will not able to finish your job, unless you take extra time. (kau
tidak akan mampu menyelesaikan pekerjaanmu, jika kamu tidak
mengambil waktu ekstra).
2. Type 2 (Unless + Past)
o Unless I woke up early yesterday, I would miss the bus. (Jika aku tidak
bangun pagi, aku akan ketinggalan bis kemarin)
o I would not tell you, unless I believe in you. (aku tidak akan
memberitahumu jika aku tidak mempercayaimu)
o I would be here by now unless I was stuck in the traffic. (aku tidak
akan di sini jika aku tidak terjebak macet)
3. Type 3 (Unless + Past Perfect)
o The robber would have shot her unless she had given them her car.
(Perampok itu akan menembaknya jika ia tidak menyerahkan
mobilnya).
o I would not have been a judge unless I had studied hard. (Aku tidak
akan menjadi hakim jika dulu aku tidak belajar giat).
o The chicken would have been cut unless it had run before I caught.
(Ayam itu sudah ku sembelih jika ia tidak lari sebelum aku tangkap)