RESPON KELOMPOK PENYAKIT
DAN SYNDROME
GASTRO ENTERITIS AKUT
No. Dokumen : SOP/PKM-RJ/UKM-V/
S No. Revisi : 0.0
O
Tanggal Terbit :
P
Halaman :1/2
Puskesmas Rumbio IBNU MAJJAH, SKM
Jaya NIP. 19780507 199803 1 003
1. Pengertian Langkah dan Kegiatan program bila terjadi Kasus Kelompok Penyakit Gastro
Enteritis melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk
melakuka respons tatalaksana kasus, respons kesehatan masyarakat dan
respons pelaporan sehingga KLB diare tidak terjadi
2. Tujuan Sebagai acuan untuk menentukan langkah-langkah dan kegiatan program
puskesmas terhadap antisipasi kejadian KLB
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Rumbio jaya No tentang Jenis
Pelayanan Puskesmas
4. Referensi Algoritma Diagnosa Penyakit dan Respon. SubDit Surveilans dan Respon
KLB, Ditjen PP dan PL Kementerian Kesehatan RI
Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1501/Menkes/Per/X/2010 Tentang jenis
penyakit menular tertentu yang dapat menimbulkan wabahdan upaya
penanggulangan
5. Prosedur/ A. Persiapan Alat
langkah 1. Alat Tulis
2. Form W2
3. SPT dari Kepala Puskesmas
B. Langkah-langkah
1. Petugas Pengelola Diare Mendapatkan laporan/informasi kasus Diare
yg dapat menimbulkan wabah sebagaimana yang ditetapkan oleh
menteri kesehatan dari fasilitas pelayanan kesehatan dan jejaringnya
melalui W1 atau menerima sinyal KLB dari SKDR
2. Petugas Pengelola Diare Melakukan Koordinasi dengan Kepala
Puskesmas
3. Puskesmas secara terpadu (Tim Gerak Cepat penanggulangan Wabah
Puskesmas) melaksanakan tindak lanjut program sesuai Algoritma
Diagnosa Penyakit dan Respon .
4. Kepala Puskesmas yang menerima laporan segera melaporkan kepada
kepala dinas kesehatan kabupaten/kota selambat-lambatnya 24 (dua
puluh empat) jam sejak menerima informasi dalam format W1 jika
terjadi kasus merupakan KLB
5. Petugas Mencatat di format W2 untuk dilaporkan secara mingguan.
6. Hal yang perlu
diperhatikan
1 /1