0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan2 halaman

SOP Rujukan Pasien Puskesmas

SOP ini menjelaskan prosedur rujukan pasien dari puskesmas ke rumah sakit. Terdiri dari definisi pasien dirujuk, tujuan kebijakan rujukan, alat dan bahan yang diperlukan, langkah-langkah rujukan, bagan alur rujukan, unit terkait, dan dokumen pendukung. Tujuannya untuk memastikan proses rujukan berjalan cepat dan aman bagi pasien yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut.

Diunggah oleh

myke amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan2 halaman

SOP Rujukan Pasien Puskesmas

SOP ini menjelaskan prosedur rujukan pasien dari puskesmas ke rumah sakit. Terdiri dari definisi pasien dirujuk, tujuan kebijakan rujukan, alat dan bahan yang diperlukan, langkah-langkah rujukan, bagan alur rujukan, unit terkait, dan dokumen pendukung. Tujuannya untuk memastikan proses rujukan berjalan cepat dan aman bagi pasien yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut.

Diunggah oleh

myke amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP RUJUKAN PASIEN UMUM

No. Kode : SPO/ADM/RUJUKAN/04 Ditetapkan Oleh Kepala


Terbitan : 01 Puskesmas
No. Revisi : 00 DTP Karangnunggal
SPO Tgl. Mulai Berlaku : 1/09/ 2016
Halaman : 1-2
H. SYARHAN., dr. MM.
NIP:19691201 200112 1 004

Pengertian P a s i e n D i r u j u k a d a l a h p a s i e n ya n g a t a s p e r t i m b a n g a n
d o k t e r / perawat / bidan memerlukan pelayanan di RS baik untuk
diagnostik penunjang atau terapi
Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan pengantaran rujukan sampai rumah sakit
tujuan dengan cepat dan aman
Kebijakan SK Kepala Puskesmas No: tentang Tim penanganan pengaduan pelanggan

Referensi Kebijakan Kepala Puskesmas tentang Pelayanan


Alat dan Bahan 1. Buku RM Pasien
2. Komputer
3. Alat tulis
4. Blangko Rujukan
5. Stempel puskesmas
6. Tensi meter
7. Stetoskop
8. Ambulance
9. Peralatan kegawat daruratan
[Link] berobat
11. Lembar observasi pasien
6. Langkah- Langkah 1. Pasien mendaftar ke loket Pendaftaran
2. Dokter Umum, Dokter Gigi, Bidan dan perawat menyatakan pasien
perlu rujukan
3. Melakukan anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang medik untuk menentukan diagnosa utama
4. Memutuskan unit pelayanan tujuan rujukan
5. Hasil pemeriksaan fisik sudah dapat dipastikan tidak
mampu di atasi di Puskesmas (Faskes Tingkat Pertama)
6. Hasil pemeriksaan fisik dengan pemeriksaan penunjang
medis ternyata tidak mampu di atasi
7. Memerlukan pemeriksaan penunjang medis yang lebih
lengkap, tetapi pemeriksaan harus disertai pasien yang
bersangkutan Petugas menjelaskan dan meminta persetujuan
kepada keluarga pasien untuk dirujuk
8. Petugas membuat surat rujukan
9. Untuk pasien gawat darurat harus didampingi petugas
medis/paramedis yang kompeten dibidangnya dan
mengetahui kondisi pasien

1
10. Apabila pasien diantar dengan kendaraan puskesmas
(ambulance) agar petugas dan kendaraan tetap
menunggu pasien di IGD tujuan sampai ada kepastian
pasien tersebut mendapat pelayanan ( serah terima
dengan perawat UGD)
7. Bagan Alur

PASIEN
DATANG
LOKET
PENDAFTARAN

POLI POLI KIA/RUANG LA IG


UMUM GIGI BERSALIN B D
GIZI

FARMASI

PASIEN DIRUJUK KE PASIEN PULANG


RS
8. Unit terkait 1. Unit Pendaftaran
2. Poli Umum
3. Dokter Gigi;
4. KIA/Poned
5. Ruang Tindakan
6. Fasilitas rujukan
9. Dokumen terkait 1. Buku RM
2. Lembar observasi
3. Buku Registrasi Rujukan Umum

Anda mungkin juga menyukai