0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan14 halaman

Analisis Data Magnetik Geofisika

Metode geomagnetik didasarkan pada pengukuran variasi intensitas medan magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi distribusi benda termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data, didapatkan peta kontur anomali medan magnet lokal yang menunjukkan keberadaan logam seperti tembaga di daerah tertentu.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan14 halaman

Analisis Data Magnetik Geofisika

Metode geomagnetik didasarkan pada pengukuran variasi intensitas medan magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi distribusi benda termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data, didapatkan peta kontur anomali medan magnet lokal yang menunjukkan keberadaan logam seperti tembaga di daerah tertentu.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Laboratorium Geofisika 2016

BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar belakang

Metode magnetik merupakan salah satu metode geofisika


yang paling sering digunakan pada survey pendahuluan eksplorasi
minyak bumi, panas bumi, batuan mineral, maupun monitoring
gunung api. Metode ini memanfaatkan sifat kemagnetan bumi.
Bumi dapat dipandang sebagai dipole (kutub utara dan selatan)
mempunyai medan magnet yang tidak konstan atau berubah ubah
berdasarkan waktu.

Metode magnetik pada dasarnya adalah metode yang


memetakan gangguan lokal padamedan magnet bumi yang
disebabkan oleh variasi kemagnetan batuan. Metode ini
adalahmetode geofisika tertua yang dikenal oleh manusia. Sejarah
metode ini dimulai dari kompasmagnetik yang pertama ditemukan
di Cina 3000 tahun yang lalu. Kemudian pada tahun1600, William
Gilbert mempublikasikan esai de magnete yang menyatakan
bahwa bumia dalah sebuah magnet. Karl Fredrick Gauss
menyimpulkan dari analisis matematika bahwa medan megnet
berhubungan dengan rotasi bumi. Dalam perkembangannya
kompas digunakan dalam eksplorasi di Swedia. Alat magnetometer
pertama kali diciptakan dan digunakan pada Perang Dunia II untuk
mendeteksi kapal selam. Saat ini metode magnetik merupakan
salah satu metode geofisika yang paling banyak digunakan orang
karena selain mudah penggunaannya juga murah pemakaiannya.

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 1


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

Metode magnetik didasarkan pada pengukuran variasi intensitas medan


magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi distribusi benda
termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Variasi yang terukur (anomali) berada
dalam latar belakang medan yang relatif besar. Variasi intensitas medan magnetik
yang terukur kemudian ditafsirkan dalam bentuk distribusi bahan magnetik di bawah
permukaan. Metode magnetik memiliki kesamaan latar belakang fisika dengan
metode gravitasi, kedua metode sama-sama berdasarkan kepada teori potensial,
sehngga keduanya sering disebut sebagai metoda potensial. Namun demikian,
ditinjau dari segi besaran fisika yang terlibat, keduanya mempunyai perbedaan yang
mendasar.

I.2. Maksud dan Tujuan

Praktikum geofisika dengan metode magnetik ini bertujuan agar mahasiswa

mengerti, memahami serta mampu dalam mengolah dan menganalisa suatu rekaman

data magnetik yang diperoleh dari lapangan dengan mengunakan metode magnetik

serta dapat mengetahui geologi bawah permukaan sesuai dengan data yang diperoleh.

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 2


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

BAB II
DASAR TEORI

II.1. Metode Geomagnetik


Dalam metode geomagnetik ini, bumi diyakini sebagai batang
magnet raksasa dimana medan magnet utama bumi dihasilkan. Kerak bumi
menghasilkan medan magnet jauh lebih kecil dari pada medan utama magnet yang
dihasilkan bumi secara keseluruhan.

Metode Geomagnetik merupakan salah satu metode geofisika yang


memanfaatkan sifat kemagnetan batuan. Bumi yang dapat dipandang sebagai dipole
(kutub utara dan selatan magnetik) mempunyai medan magnet yang tidak
konstan,artinya besar medan magnet tersebut berubah terhadap waktu. hal ini terjadi
karena adanya pembalikan kutub magnetik bumi pada waktu tertentu kutub positif
berubah menjadi kutub [Link] saat perubahan kututb kutub tersebut dalam
selang waktu tertentu harus melalui kondisi netral.

Pada umumnya peta anomali medan magnetik (untuk geofisika terapan


biasanya medan total atau medan vertikal) bersifat agak kompleks. Variasi medan
lebih tak menentu dan terlokalisir sebagai akibat dari medan magnetik dipole yang
merupakan besaran vektor. Peta anomali magnetik menunjukkan sejumlah besar
anomali residu yang merupakan hasil variasi yang besar bagian mineral magnetik

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 3


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

yang terkandung dalam batuan dekat permukaan. Sebagai akibat dari hal-hal tersebut
di atas, maka interpretasi yang tepat dalam metode geomagnetik relatif lebih sulit

Pengertian umum medan magnet bumi adalah medan atau daerah dimana
dapat dideteksi distribusi gaya magnet (BROOKE, 1966, Champman dan Barttels,
1940). Pada tahun 1839 Gauss pertama kali melakukan analisa harmonik dari medan
magnet bumi untuk mengamati sifat-sifatnya. Analisa selanjutnya yang dilakukan
oleh para ahli mengacu pada kesimpulan umum yang dibuat oleh Gauss yaitu :

1 Intensitas medan magnet bumi hampir seluruhnya dari dalam bumi


2 Medan yang teramati di permukaan bumi dapat didekati dengan persamaan
harmonik yang pertama berhubungan dengan potensial dua kutub di pusat
bumi. Dua kutub Gauss ini mempunyai kemiringan (menyimpang) kira-kira
11,50 terhadap sumbu geografis.
Komponen medan magnet yang berasal dari dalam medan bumi merupakan
efek yang timbul karena sifat inti bumi yang cair memungkinkan adanya gerak relatif
antara kulit bumi dengan inti bumi yang sering disebut dengan efek dynamo.

Variasi medan magnet yang hanya beberapa persen dari harganya yang timbul
oleh aliran arus di ionosfer yang menghasilkan medan magnet, dengan demikian
induksi arus listrik alam mengurangi komponen horisontal yang tergantung pada sifat
kelistrikan kerak dan mantel bumi (Brooke, 1966). Arus ionosfer pada prinsipnya
berasal dari :

1 Fluktuasi harian sinar matahari dan pasang surut bulan yang menyebabkan
bergeraknya elektron bebas.
2 Variasi transien yang dihasilkan oleh aktivitas matahari, aliran partikel
terionisasi yang berasal dari emisi gas hydrogen dari matahari ditahan dynamo
ionosfer dan akibatnya menganggu medan magnet bumi (Oxford, 1965;
Akasofu dan Champman, 1961).

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 4


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

BAB III
1.1 Diagram Alir Pengolahan Data

Mulai

Data Sintetik Base-Rover

Perhitungan

Didapatkan data
base, rover, dan
post

Analisa dan
Interpretasi

Kesimpulan

Selesai

Gambar 3.1. Diagram Alir Pengolahan Data

BAB IV

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 5


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

PEMBAHASAN

Hasil analisis data dan pengolahan data geomagnetik yang diperoleh, akan
dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan software Surfer. Berdasarkan hasil
interpretasi data diperoleh peta kontur anomali medan magnet lokal seperti gambar di
bawah.

Berdasarkan peta di atas diperkirakan bahwa anomali yang ditunjukkan


tersebut merupakan sebuah logam, karena apabila sebuah logam diletakkan pada

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 6


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

sekumpulan batuan sedimen maka akan terlihat perbedaannya, terutama dari medan
magnetnya. Medan magnet dari bahan seperti logam akan jauh lebih besar maka bisa
diketahui bahwa batuan yang terdapat pada lapisan bawah permukaan bersifat
diamagnetik.

Salah satu contoh mineral logam adalah Tembaga ( Cu ). Cu merupakan


salah satu mineral yang memiliki nilai magnet yang tinggi, jadi dengan peta yang
dihasilkan di atas kita dapat dengan mudah menemukan di mana keberadaan Cu yaitu
di daerh yang memiliki nilai kemagnetan yang tinggi, contohnya di line 2 dengan
kordinat X = 420800, Y = 9177800.

BAB V
PENUTUP

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 7


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

IV.1. Kesimpulan

Metode magnetik didasarkan pada pengukuran variasi intensitas medan


magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi distribusi benda
termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Variasi yang terukur (anomali) berada
dalam latar belakang medan yang relatif besar.

Dari peta yang dapat diketahui bahwa dengan menggunakan metode


geomagnetik, struktur bawah daerah peneltian terdiri dari batuan atau mineral
diamagnetik salah satu contoh mineral diamagnetik yang dapat dieksplorasi adalah
Tembaga ( Cu).

IV.2. Saran

Untuk tidak terjadinya kesalahan ataupun meminimalisir kesalahan,

yang perlu di perhatikan adalah human error masing-masing orang, dan sebagai

seorang geologist harus dapat mengelola, dan teliti untuk pengolahan datanya.

DAFTAR PUSTAKA

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 8


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

Wibowo, Eko. 2016. Buku Panduan Praktikum Geomagnetic 2016. Yogyakarta :


Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

LAMPIRAN

Date Stati Tim Koor

Nama : Gian Adrhyana Adiwinata Page 9


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

dina
DOY on e t
UTM
Z
x y (mete IGR Hv
r) Hobs F ar H
-
19 MM0 7:52: 4208 9117 49.05 4480 450 10. 204.
5 29 31 30 280 301 6 00 9 9
-
MM0 8:02: 4208 9117 4484 450 172.
30 55 30 330 63 0.2 00 13 8
-
MM0 8:21: 4208 9117 67.86 4490 450 18. 115.
31 59 30 380 129 2.6 00 4 8
MM0 8:32: 4208 9117 4492 450 17.
32 44 30 430 55 9.6 00 2 -87.6
-
MM0 9:28: 4208 9117 26.83 4477 450 17. 244.
33 28 30 480 262 3.2 00 9 7
-
MM0 10:12 4208 9117 64.65 4472 450 294.
34 :27 30 530 144 1.4 00 16 6
-
MM0 10:31 4208 9117 102.4 4468 450 14. 326.
35 :56 30 580 865 8.2 00 6 4
-
MM0 10:40 4208 9117 4467 450 15. 341.
36 :46 30 630 104 4.8 00 9 1
-
MM0 11:00 4208 9117 144.9 4446 450 15. 547.
37 :30 30 680 389 8.2 00 5 3
MM0 11:13 4208 9117 4533 450 15. 320.
38 :38 30 730 157 6.2 00 7 5
MM0 11:38 4208 9117 210.8 4499 450 11.
39 :05 30 780 864 3.2 00 6 -18.4
-
MM0 11:59 4208 9117 277.4 4480 450 12. 208.
40 :52 30 830 264 3.8 00 4 6
-
MM0 12:10 4208 9117 4481 450 12. 196.
41 :03 30 880 356 6.4 00 5 1
-
MM0 12:23 4208 9117 376.6 4465 450 351.
42 :35 30 930 761 6.8 00 8.7 9

Nama : Gian Adrhyana AdiwinataPage 10


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

MM0 12:53 4208 9117 406.3 4466 450


43 :19 30 980 02 6.4 00 8.4 -342
-
MM0 13:33 4208 9118 502.4 4482 450 184.
44 :58 30 030 193 4.4 00 9 6
-
MM0 14:04 4208 9118 625.2 4436 450 644.
45 :50 30 080 815 2.8 00 7.6 8
-
MM0 15:06 4208 9118 137.4 4471 450 - 279.
46 :29 30 130 285 7.6 00 3.1 3
-
MM0 15:17 4208 9118 4485 450 - 138.
47 :26 30 180 187 7.8 00 3.8 4
-
MM0 15:49 4208 9118 240.7 4480 450 - 187.
48 :18 30 230 25 6.6 00 5.9 5
-
MM0 15:58 4208 9118 4482 450 - 163.
49 :53 30 280 249 8 00 8.6 4
-
MM0 16:17 4208 9118 268.4 4474 450 - 242.
50 :18 30 330 618 8 00 9.9 1
-
MM0 16:28 4208 9118 4484 450 147.
51 :30 30 380 201 4.2 00 -8 8
-
MM0 17:14 4208 9118 174.2 4484 450 - 147.
52 :23 30 430 45 4 00 8.7 3
- -
MM0 17:24 4208 9118 4463 450 10. 350.
53 :36 30 480 148 9.2 00 6 2
-
MM0 17:47 4208 9118 130.4 4460 450 - 384.
54 :47 30 530 892 7.4 00 7.8 8
-
MM0 18:00 4208 9118 4461 450 - 375.
55 :12 30 580 114 6.8 00 7.9 3
-
MM0 18:24 4208 9118 103.6 4463 450 350.
56 :55 30 630 12 8.6 00 -11 4

MM 57 9:21:00 420140 9117275 166.17 44669.6 45000 -64.75 -265.65

Nama : Gian Adrhyana AdiwinataPage 11


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

MM 58 9:32:08 420140 9117325 208.00 44703.2 45000 -88.25 -208.55


MM 59 9:45:17 420140 9117375 279.88 44663.4 45000 -35 -301.6
MM 60 9:54:14 420140 9117425 303.00 44670 45000 -0.7 -329.3
MM 61 10:15:01 420140 9117475 371.52 44581.8 45000 31.75 -449.95
MM 62 10:43:32 420140 9117525 445.76 44720.4 45000 32.75 -312.35
MM 63 10:56:35 420140 9117575 407.00 44750.2 45000 31.15 -280.95
MM 64 11:35:49 420140 9117625 327.00 44876.2 45000 27.45 -151.25
MM 65 11:59:04 420140 9117675 241.83 44547.4 45000 25.35 -477.95
MM 66 12:28:15 420140 9117725 162.62 44370.2 45000 22.45 -652.25
MM 67 12:53:40 420140 9117775 252.17 44375.2 45000 17.25 -642.05
MM 68 13:19:00 420140 9117825 348.00 44260.8 45000 16.6 -755.8
MM 69 13:39:56 420140 9117875 414.37 44187.6 45000 -32.95 -779.45
MM 70 14:26:37 420140 9117925 137.87 44096 45000 2.35 -906.35
MM 71 15:10:09 420140 9117975 178.00 44188.2 45000 -6.15 -805.65
MM 72 15:29:27 420140 9118025 214.35 44272.2 45000 -1.9 -725.9
MM 73 15:39:35 420140 9118075 259.00 44320.4 45000 -10.65 -668.95
MM 74 15:55:05 420140 9118125 375.70 44477.8 45000 -12.15 -510.05
MM 75 16:14:09 420140 9118175 297.42 44515.6 45000 -13.25 -471.15
MM 76 17:10:37 420140 9118225 214.81 44812 45000 -34.5 -153.5
MM 77 17:21:38 420140 9118275 187.00 44799.4 45000 -25.4 -175.2
MM 78 18:45:18 420140 9118325 145.67 44740.6 45000 -14.8 -244.6
MM 79 19:42:03 420140 9118375 44.87 44695.2 45000 -42.25 -262.55

MM 80 9:20:41 421160 9117250 138.89 44787.2 45000 38.25 -251.05


MM 81 9:28:51 421160 9117300 161.00 44672.8 45000 47.5 -374.7
MM 82 9:53:58 421160 9117350 200.47 44737.6 45000 60.5 -322.9
MM 83 10:08:36 421160 9117400 246.00 44828.6 45000 59.55 -230.95
MM 84 10:51:24 421160 9117450 293.82 44995 45000 53.9 -58.9
MM 85 11:41:56 421160 9117500 464.20 45011.4 45000 53.25 -41.85
MM 86 12:09:11 421160 9117550 602.30 44808.4 45000 47.3 -238.9
MM 87 12:44:31 421160 9117600 481.23 44266.4 45000 42.95 -776.55
MM 88 13:06:38 421160 9117650 286.55 44292 45000 40.95 -748.95
MM 89 13:13:59 421160 9117700 204.00 44619.8 45000 40.15 -420.35
MM 90 13:32:50 421160 9117750 169.97 44635.6 45000 36.15 -400.55
MM 91 13:41:35 421160 9117800 147.00 44577.6 45000 36.35 -458.75
MM 92 14:15:25 421160 9117850 142.77 44876 45000 31.95 -155.95
MM 93 14:57:54 421160 9117900 184.00 44799.8 45000 31.35 -231.55
MM 94 15:16:35 421160 9117950 235.70 44368.6 45000 31.75 -663.15
MM 95 15:35:25 421160 9118000 272.00 44804 45000 36.15 -232.15
MM 96 15:47:08 421160 9118050 305.04 44731 45000 33.3 -302.3
MM 97 15:59:49 421160 9118100 315.00 44572.8 45000 36.35 -463.55
MM 98 16:17:26 421160 9118150 250.46 44709.6 45000 35.2 -325.6
MM 99 16:39:07 421160 9118200 449.34 44627.4 45000 36.15 -408.75
MM 100 16:52:58 421160 9118250 476.00 44686.2 45000 35.2 -349

Nama : Gian Adrhyana AdiwinataPage 12


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

MM 101 17:37:29 421160 9118300 522.52 44688.4 45000 36.5 -348.1


MM 102 17:58:13 421160 9118350 464.00 44789.2 45000 37.55 -248.35

MM 103 9:51:19 420480 9117450 264.00 44808 45000 44.75 -236.75


MM 104 10:09:13 420480 9117500 103.74 44836 45000 43.8 -207.8
MM 105 10:24:06 420480 9117550 83.00 44827.8 45000 46.7 -218.9
MM 106 10:38:32 420480 9117600 81.60 44730.8 45000 52.2 -321.4
MM 107 10:47:54 420480 9117650 71.00 44763.6 45000 27.7 -264.1
MM 108 11:03:18 420480 9117700 68.66 44770.4 45000 39.2 -268.8
MM 109 11:13:26 420480 9117750 44.00 44792.2 45000 43.4 -251.2
MM 110 11:29:39 420480 9117800 34.80 44713 45000 -5.4 -281.6
MM 111 11:51:03 420480 9117850 31.00 44547.8 45000 -27.6 -424.6
MM 112 12:05:03 420480 9117900 37.25 44779.2 45000 -63.3 -157.5
MM 113 12:13:37 420480 9117950 42.85 44771 45000 45.4 -274.4
MM 114 12:42:57 420480 9118000 36.00 44668 45000 8.6 -340.6
MM 115 13:02:14 420480 9118050 38.29 44660.4 45000 34.3 -373.9
MM 116 13:15:13 420480 9118100 35.00 44588.8 45000 23.5 -434.7
MM 117 13:30:52 420480 9118150 40.86 44807.6 45000 34.2 -226.6
MM 118 13:47:09 420480 9118200 73.00 44716.4 45000 28.5 -312.1
MM 119 14:02:13 420480 9118250 90.00 44858.4 45000 2 -143.6
MM 120 14:11:32 420480 9118300 98.00 44869.8 45000 13.1 -143.3
MM 121 14:29:00 420480 9118350 116.95 44996.8 45000 4.9 -8.1
MM 122 14:39:38 420480 9118400 171.00 44399.8 45000 0.6 -600.8
MM 123 15:00:05 420480 9118450 202.95 44806.4 45000 -14 -179.6
MM 124 15:13:38 420480 9118500 142.01 44737.6 45000 9.6 -272
45000 -45000

MM 8:45:3 4215 91172 44711 450


125 1 20 00 48.18 .2 00 44.2 -333
-
MM 9:49:3 4215 91172 450 27.3 198.3
126 5 20 50 79.35 44829 00 5 5
-
MM 10:12: 4215 91173 54.0 44729 450 44.1 314.5
127 44 20 00 0 .6 00 5 5
-
MM 10:22: 4215 91173 44761 450 54.0 292.6
128 46 20 50 35.86 .4 00 5 5
-
MM 10:43: 4215 91174 58.0 44762 450 43.6 281.0
129 45 20 00 0 .6 00 5 5

Nama : Gian Adrhyana AdiwinataPage 13


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik
Laboratorium Geofisika 2016

-
MM 10:51: 4215 91174 450 31.7 348.7
130 20 20 50 69.09 44683 00 5 5
-
MM 11:18: 4215 91175 75.0 450 50.4 259.4
131 14 20 00 0 44791 00 5 5
-
MM 11:36: 4215 91175 44778 450 42.8 264.6
132 02 20 50 110.95 .2 00 5 5
-
MM 12:02: 4215 91176 44715 450 32.5 317.3
133 04 20 00 76.92 .2 00 5 5
MM 12:27: 4215 91176 44639 450 -
134 52 20 50 93.38 .2 00 39.3 400.1
-
MM 13:26: 4215 91177 73.0 44616 450 29.4 412.6
135 01 20 00 0 .8 00 5 5
MM 13:32: 4215 91177 44617 450 -
136 37 20 50 46.09 .2 00 24.3 407.1
MM 13:54: 4215 91178 44672 450 -
137 28 20 00 31.56 .8 00 19.1 346.3
MM 14:43: 4215 91178 44707 450
138 57 20 50 33.41 .6 00 1.6 -294
MM 15:44: 4215 91179 27.0 44667 450 -
139 04 20 00 0 .2 00 2.1 334.9
-
MM 15:52: 4215 91179 44581 450 420.6
140 33 20 50 32.34 .8 00 2.45 5
-
MM 16:56: 4215 91180 40.0 44807 450 - 191.1
141 48 20 00 0 .6 00 1.25 5
MM 17:11: 4215 91180 44702 450 -
142 39 20 50 113.54 .8 00 -0.8 296.4
MM 17:50: 4215 91181 127.5 44807 450
143 39 20 00 4 .6 00 -0.4 -192

Nama : Gian Adrhyana AdiwinataPage 14


Nim : 111.141.005
Metode Geomagnetik

Anda mungkin juga menyukai