0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan10 halaman

Geokimia Suhu Reservoir Panasbumi Pablengan

study geokimia panasbumi daerah Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah

Diunggah oleh

Riki Seran
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan10 halaman

Geokimia Suhu Reservoir Panasbumi Pablengan

study geokimia panasbumi daerah Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah

Diunggah oleh

Riki Seran
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEMINAR

STUDI GEOKIMIA UNTUK PENDUGAAN SUHU


RESERVOIR PANASBUMI BERDASARKAN
ANALISIS SOLUTE GEOTHERMOMETER DI
DESA PABLENGAN KECAMATAN MATESIH,
KABUPATEN KARANGANYAR, PROVINSI
JAWA TENGAH

Oleh :

Fadri Wowa
131.10.1109

JURUSAN TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2017
HALAMAN PENGESAHAN

STUDI GEOKIMIA UNTUK PENDUGAAN SUHU


RESERVOIR PANASBUMI BERDASARKAN
ANALISIS SOLUTE GEOTHERMOMETER DI
DESA PABLENGAN KECAMATAN MATESIH,
KABUPATEN KARANGANYAR, PROVINSI
JAWA TENGAH

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan Akademik


di Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral
Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Menyetujui,
Dosen Pembimbing Penyusun

Danis Agoes Wiloso, S.T., M.T. Fadri Wowa


NIK. 16.0869.767 E 131.10.1109

Mengetahui,
Ketua Jurusan Teknik Geologi

Ir. Dwi Indah Purnamawati, [Link]


NIK. 91.0659.413 E

ii
LEMBAR PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan dengan sesungguhnya,


bahwa naskah Seminar ini merupakan hasil karya asli penyusun
dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun oleh siapapun juga.
Semua bentuk kutipan telah saya sebutkan sumbernya dalam teks.
Apabila dikemudian hari ternyata pernyataan saya ini tidak benar,
maka naskah Seminar ini dinyatakan batal sebagai salah satu syarat akademik.

Mahasiswa yang menyatakan

Fadri Wowa
NIM. 131.10.1109

iii
Intisari

Tujuan dalam penyusunan seminar ini adalah mengetahui kesetimbangan


reservoar panasbumi di daerah tersebut, untuk mengetahui tipe fluida manifestasi
panasbumi dan pendugaan suhu reservoar panasbumi tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu solute geothermometer
untuk mengetahui kesetimbangan fluida panasbumi, jenis fluida panasbumi, dan
temperatur reservoar panasbumi didaerah Desa Pablengan, Kecamatan Matesih,
Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.
Dari interpretasi data geologi regional diketahui mata air panas di daerah ini
berada di satu jalur kelurusan. Suhu permukaan mata air panas berkisar 30oC
dengan pH 8,2. Dari hasil analisis kimia air menggunakan perhitungan
Geothermometer dan pengeplotan dengan Ternary Plot Diagram tipe fuida
panasbumi daerah penelitian merupakan tipe air klorida dan klorida-sulfat.
Karakteristik tipe air terletak pada zona immature water. Dari analisis pendugaan
suhu reservoar panas bumi dengan metode solute geothermometer berkisar 293oC
dan termasuk ke dalam entalphi tinggi.

Kata kunci : Panasbumi, solute geothermometer, pablengan

iv
PRAKATA

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas segala Rahmat
dan Karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan seminar yang berjudul
Studi geokimia untuk pendugaan reservoir panasbumi berdasarkan analisis solute
geothermometer di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar,
Provinsi Jawa Tengah . Oleh karena itu penyusun mengangkat judul tersebut
karena terdapat salah satu manifestasi panasbumi berupa mata air panas.
Pada kesempatan ini penyusun ingin menyampaikan ucapan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada:
1. Kedua Orang Tua Penyyusun, yang selalu memberi dukungan baik materi
maupun moril kepada Penyusun, sehingga penyusun dapat menyelesaikan
seminar dengan baik.
2. Danis Agoes Wiloso, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing yang telah
membimbing dalam menyusun makalah ini.
3. Dr. Muchlis., S.P., [Link] selaku selaku Dosen Wali, yang selalu memberikan
dukungan dan saran dalam memilih judul seminar.
4. Semua jajaran Dosen dan Staf Jurusan Teknik Geologi, Institut Sains &
Teknologi AKPRIND Yogyakarta yang telah membantu penulis dalam
menyelesaikan proposal seminar.
5. Rekan-rekan Mahasiswa Jurusan Teknik Geologi, Institut Sains & Teknologi
AKPRIND Yogyakarta yang telah membantu penulis dalam penyelesaian
proposal seminar.
Penyusunan seminar ini adalah salah sebagai salah satu prasyarat kelulusan
untuk mencapai tingkat sarjana strata-1 (S-1) pada jurusan Teknik Geologi,
Fakultas Teknilogi Mineral, Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta dan
juga sebagai bentuk pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi dalam bidang
penelitian khususnya pengembangan energi, sebagai energi masa depan.
Akhir kata Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan proposal seminar
ini masih jauh dari sempurna, untuk itu Penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dalam penyempurnaan proposal seminar ini.

Yogyakarta, 04 Januari 2017

Penyusun

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i


HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. ii
LEMBAR PERNYATAAN ................................................................................ iii
PRAKATA ........................................................................................................... iv
INTISARI ............................................................................................................ v
DAFTAR ISI ........................................................................................................ vi
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... viii
DAFTAR TABEL ............................................................................................... x
BAB I. PENDAHULUAN ................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang ...................................................................................... 1
1.2. Maksud dan Tujuan Seminar ................................................................ 2
1.3. Letak dan Kesampaian Daerah ............................................................. 2
1.4. Batasan Masalah ................................................................................... 3
1.5. Tinjauan Pustaka................................................................................... 3
1.5.1. Geologi Regional ........................................................................ 3
1.5.2. Manifestasi Panasbumi di Permukaan ........................................ 10
1.5.3. Jenis-jenis Energi dan Sistem Panasbumi .................................. 14
1.5.4. Reservoir Panasbumi .................................................................. 18
1.5.5. Tipe Air di Daerah Panasbumi ................................................... 20
1.5.6. Metode Geothermometer ............................................................ 21
BAB II. METODE PENGUMPULAN DATA .................................................. 29
2.1. Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 29
2.1.1. Data Primer ................................................................................. 30
2.1.2 Data Sekunder ............................................................................. 31
2.2. Teknik Pengambilan Data..................................................................... 32
2.3. Teknik Pengolahan Data ....................................................................... 33
BAB III. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................. 35
3.1. Hasil Pengumpulan Data ...................................................................... 35
3.1.1. Hasil Pengumpulan Data Geologi .............................................. 35

vi
[Link] Geomorfologi daerah penelitian ........................................ 35
[Link] Stratigrafi Daerah Penelitian ............................................. 36
[Link] Struktur Geologi Daerah Penelitian................................... 41
3.1.2 Digital elevation model (DEM). ................................................. 41
3.1.3 Hasil Pengumpulan Data Geokimia. .......................................... 44
[Link] Data Lapangan ................................................................... 44
[Link] Data Analisis Laboratorium .............................................. 48
[Link] Tipe Air Panas Daerah Penelitian...................................... 49
[Link] Geothermometer Na-K-Mg ............................................... 51
3.1.3.1Geothermometer Na-K ....................................................... 54
3.2. Pembahasan Pengolahan Data .............................................................. 55
3.2.1. Pembahasan Data Geologi Digital Elevation Model .................. 55
3.2.2. Pembahasan Data Geokimia ....................................................... 56
[Link] Tipe Air Panas Daerah Penelitian...................................... 56
[Link] Geothermometer Na-K-Mg ............................................... 57
[Link] Geothermometer Na-K ...................................................... 58
BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN............................................................ 60
IV.1. Kesimpulan ......................................................................................... 60
IV.2. Saran ................................................................................................... 62
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Lokasi penelitian (penulis 2016) ..................................................... 3


Gambar 1.2 Peta geologi regional (Sampurno dan H. Samodra 1997) ............... 5
Gambar 1.3 Sketsa peta siogra sebagian pulau jawa dan madura (modikasi
dari van Bemmelen, 1949) ............................................................... 7
Gambar 1.4 Stratigrafi regional (Sampurno dan H. Samodra 1997)................... 9
Gambar 1.5 Sistem Dominasi Uap (Vapour) (Saptadji Miryani Nenny,1992) . 16
Gambar 1.6 Sistem Dominasi Air (Saptadji Miryani Nenny,1992) .................. 17
Gambar 1.7 Suhu Bawah Permukaan (Saptadji Miryani Nenny,1992) .............. 19

Gambar 1.8 Ternary Plot diagram digunakan untuk mengklasifikasi air panasbumi
(Nicholson, 1993) .......................................................................... 20
Gambar 1.9 Perhitungan Geothermometer silika (Ellis dan Mahon, 1977) ........ 24
Gambar 1.10 Perhitungan Geothermometer Na/K (Ellis dan Mahon, 1977) ...... 25
Gambar 1.11 Perhitungan Geothermometer Na-K-Ca (Ellis dan Mahon, 1977) . 26
Gambar 1.10 Ternary diagram untuk menentukan temperatur reservoar dan untuk
mengetahui air yang telah mengalami kesetimbangan yang dapat
digunakan untuk geothermometer oleh Gigenbach,1988 (Nicholson,
1993). ............................................................................................... 28
Gambar 2.1. Bagan alir penelitian (penyusun 2016)............................................ 29

Gambar 2.2. Ternary Plot diagram digunakan untuk mengklasifikasi air panasbumi
(Nicholson, 1993) ............................................................................... 30
Gambar 2.3. Perhitungan Geothermometer Na-K-Ca (Ellis dan Mahon, 1977) ... 31

Gambar 2.4. Ternary diagram untuk menentukan temperatur reservoar dan untuk
mengetahui air yang telah mengalami kesetimbangan yang dapat
digunakan untuk geothermometer oleh Gigenbach,1988 (Nicholson,
1993). ............................................................................................... 31
Gambar 3.1 Sketsa peta siogra sebagian Pulau Jawa dan Madura (modikasi
dari van Bemmelen, 1949) ............................................................... 36
Gambar 3.2 Peta Geologi Regional daerah penelitian. (Penyusun, 2017) .......... 37
Gambar 3.3 Stratigrafi geologi regional lembaR Ponorogo (Sumber :
[Link]
[Link] .................................................. 40

viii
Gambar 3.4 Hasil Pengolahan data DEM dengan Globalmapper dan CorelDrawX7
(Penyusun, 2017) ................................................................................ 42
Gambar 3.5 peta geologi daerah penelitian (Penyusun, 2017)............................. 42
Gambar 3.6 Analisis arah umum kelurusan dengan Software dips (penyusun 2017)
.............................................................................................................. 44
Gambar 3.7 Deskripsi lokasi pengamatan (penyusun 2017) ................................ 45
Gambar 3.8 Peralatan lapangan (penyusun 2017)................................................ 45
Gambar 3.9 Pengambilan sampel (penyusun 2017) ............................................. 46
Gambar 3.10 Data pH (penyusun 2017) .............................................................. 46
Gambar 3.11 Data temperatrur air (penyusun 2017) ........................................... 47
Gambar 3.12 Pengambilan data pH air (penyusun 2017) .................................... 47
Gambar 3.13 Diagram ternary kandungan unsur Cl-SO4-HCO3 mata airpanas
Gonoharjo (Penyusun, 2017) ........................................................... 51
Gambar 3.14 Hasil analisis Geothermometer Na-K-Mg dalam mataair panas daerah
pablengan (Penyusun, 2015) ............................................................ 53
Gambar 3.15 Rumus Perhitungan Geothermometer Na-K (Giggenbach, 1988) .54
Gambar 3.6 Analisis kelurusan data Digital Elevation Model (DEM) (Penulis
2017) ................................................................................................ 56

ix
DAFTAR TABEL

Tabel I.1 Klasifikasi Steaming Ground (Saptadji Miryani Nenny,1992) ............ 12


Tabel I.2 Klasifikasi sistem panasbumi berdasarkan temperatur (Petrucci Ralph
H, 1985) ................................................................................................ 18
Tabel 2.1 Data yang diambil dalam penelitian (Penyusun, 2017) ........................ 33
Tabel 3.1 Nilai arah kelurusan topografi (Penyusun, 2017) ................................. 43
Tabel 3.2 Hasil analisis kandungan unsur kimia mataair panas pablengan
(Penyusun, 2017) ................................................................................. 48
Tabel 3.3 Persentase Unsur Cl, HCO3 dan SO4 (Penyusun, 2017) ...................... 50
Tabel 3.4 Persentase Unsur Na-K-Mg (Penyusun, 2017) ..................................... 53

Anda mungkin juga menyukai