0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan2 halaman

Panduan Insisi Abses Puskesmas Manding

Dokumen ini memberikan pedoman tentang insisi abses untuk mencegah infeksi lanjutan. Langkah-langkah insisi abses meliputi persiapan alat dan pasien, asepsis daerah abses, insisi dengan sayatan silang, drenase nanah, pembalutan luka, dan konseling pasien. Tujuannya adalah mencegah terjadinya infeksi selama proses penyembuhan.

Diunggah oleh

Sujono Riyadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan2 halaman

Panduan Insisi Abses Puskesmas Manding

Dokumen ini memberikan pedoman tentang insisi abses untuk mencegah infeksi lanjutan. Langkah-langkah insisi abses meliputi persiapan alat dan pasien, asepsis daerah abses, insisi dengan sayatan silang, drenase nanah, pembalutan luka, dan konseling pasien. Tujuannya adalah mencegah terjadinya infeksi selama proses penyembuhan.

Diunggah oleh

Sujono Riyadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INSISI ABSES

No. Dokumen :

SO No. Revisi
Tanggal terbit:
:

P Halaman :

PUSKESMAS Dr. FATIMATUL


MANDING INSYONIAH
NIP. 19750804
200501 2 009
Pengertian
Memberikan tindakan insisi abses untuk
mencegah infeksi lanjutan
Tujuan
Sebagai acuan penatalaksanaan
drainase /insisi abses untuk
menghindari infeksi lanjutan
Kebijakan SK Kepala Puskesmas Manding

Referensi 1. UU No 36 tahun 2009 tentang


kesehatan
2. PERMENKES Nomor128 tahun 2004
tentang kebijakandasar Puskesmas
3. PERMENKES Nomor 741 tahun 2008
tentang Sistem dan Pelayanan
Minimal
4. PERMENPAN DAN RB Nomor35 Tahun
2012 tentang standar operasional
prosedur administrasi pemerintahan

Alat 1. Sebuah pisau bedah atau mata pisau


berukuran 10
2. Duk steril
3. Hanscoen
4. Pinset cirurrge
5. Gunting maya bulat
6. Kasa gulung inchi, kapas
7. Larutan betadine/povidon, plester

Langkah-langkah 1. Menyiapkan alat kedekat pasien


dan menjelaskan ke pasien/
keluarga (informed Consent)
2. Memakai handscoen
3. Memposisikan pasien dalam posisi
yang memungkinkan terlihatnya
daerah infeksi dengan maksimal
dengan teknik operasi
4. Melakukan asepsis /antisepsis
daerah abses dan sekitarnya
5. Pasang duk steril
6. Lakukan anestesi lokal, buatlah
sayatan berbentuk silang, sebuah
usapan aseptic bakteri harus
dilakukan dari pus segera setelah
insisi
7. Jepit tepi sayatan silang dengan
pinset cirurrge dan gunting
dengan menggunakan gunting
mayo, tindakan mengubah bentuk
insisi dari bintang menjadi sebuah
lubang dan akan mencegah
penutupan luka masa pasca
operasi dini
8. Hancurkan lokulasi didalam
rongga absen dengan jari telunjuk
anda pastikan tidak ada bagian
yang paling didrainase tertinggal
9. Rendam kasa gulung dengan
betadine dan masukkan ke dalam
luka mulai dari bagian yang paling
dalam dan berlanjut keatas
10. Letakkan pembalut ringan diatas
luka dan fiksasi dengan plester
11. Konseling pada pasien (anjuran
untuk menjaga sterilitas didaerah
luka)
12. Bereskan kembali peralatan
13. Cuci tangan
14. Catat hasil kegiatan di buku bantu
catatan pasien / Family folder

Diagram Alir

Unit Terkait
UGD Puskesmas Manding

Dokumen Terkait 1. Alat tulis


2. Form Informed consent
3. Buku bantu catatan pasien /Family
folder

Anda mungkin juga menyukai