ROOT CAUSE ANALYSIS
Analisis terhadap KTD : Kesalahan penulisan identitas pasien pada Form
rujukan dari Poli Umum yang berimbas pada hasil tertukar.
Tim RCA:
Ketua : dr. Febie Abdasari
Anggota :- dr. Nyaris Ermawati
- Setyo Prastiwi (perawat)
- Mus Adah (Perawat)
- Sulis (analis Laboratorium luar)
Diskripsi singkat kejadian:
Pasien dg ID Ny. Juminten lemas dan gemetar setelah diberi obat dari
Puskesmas.
Faktor yang menjadi pencetus (trigger):
- Kesalahan penulisan identitas
- Hasil laboratorium yang tertukar
- Kesalahan diagnose dan pengobatan
- SOP belum dijalankan
- Apoteker tidak mengecek ulang
Kronologi kejadian:
Pada tgl 18 November pasien yang berobat banyak dg nama yang hamper
sama. Sekitar pukul 10.00 pasien Ny. Suminten berobat, dan dirujuk ke
lab. Selang 15 menit kemudian ada pasien lain yg bernama Ny. Juminten
berobat dan dirujuk ke lab, dg tertulis identitas yang sama Ny.
[Link] dilakukan pemeriksaan lab, hasil kedua psien tsb
tertukar. Kedua psien tsb diperiksakan Gula darah. Dg hasil GDA Ny.
Suminten 230 dan Ny. Juminten hasil GDA: 112. Karena identitas pasien
sama sam tertulis Ny. Juminten , sehingga hasil tertukar yang
menyebabkan salah diagnose dan pengobatan.
Faktor-faktor yang terkait dengan kejadian:
a Faktor-faktor yang terkait langsung:
- Penulisan identitas yang salah
- Kurang teliti dalam penulisan identitas oleh dokter yang
merujuk
- Kurang teliti petugas laboratorium dalam identifikasi
pasien
- Kurang teliti apoteker
b Faktor-faktor yang menunjang terjadinya kejadian:
- Pasien yang berkunjung cukup banyak
- Banyak nama pasien yang hampir sama
- Kurangnya jumlah dokter dan petugas lab
Analisis akar masalah (gambarkan diagram tulang ikan/pohon masalah)
Pasien lemas dan
gemetar
Identitas pasien HAsil LAB
yang dirujuk Obat
tertukar tertukar
sama
Kurang teliti petugas Jumlah
SOP belum Jumlah
dokter, analis dan pasien petugas
apoteker
diimplementasik banyak
an terbatas
Rencana solusi:
1. Sosialisasi penulisan ID pasien yang detail
2. Implementasikan SOP tentang identitas pasien disetiap Poli dan
dilakukan evaluasi
3. Buat kebijakan untuk petugas yang berwenang untuk membantu
petugas laboratorium dan apoteker
4. Buat checklist penyerahan hasil lab kepada pasien
5. Lakukan analisa beban kerja karyawan
6. Sosialisasi standar waktu tunggu pelayanan obat kepada pasien
Implementasi dan Tindak lanjut:
1. Melaporkan kepada Kepala Puskesmas Hasil RCA.
2. Melaksanakan rencana solusi
Pelaporan: