SATUAN ACARA PENYULUHAN
Gagal Jantung Kognetif
Pokok Bahasan : Penyakit Gagal Jantung Kognetif
Sub Pokok Bahasan : Gagal Jantung Kognitif
Sasaran : Ny. B dan keluarga
Hari/ Tanggal : Sabtu, 14 Januari 2017
Waktu : Pukul 08.00 08.30 WIB
Tempat : Ruang Dahlia Barat RSUD Budih Asih
Latar Belakang
Saat ini Congestive Hearth Failure (CHF) atau yang biasa disebut
gagal jantung kongestif merupakan satu-satunya penyakit kardiovaskuler yang
terus meningkat insiden dan prevalensinya. Risiko kematian akibat gagal
jantung berkisar antara 5-10% pertahun pada gagal jantung ringan yang akan
meningkat menjadi 30-40% pada gagal jantung berat. Selain itu, gagal jantung
merupakan penyakit yang paling sering memerlukan perawatan ulang di
rumah sakit (readmission) meskipun pengobatan rawat jalan telah diberikan
secara optimal (R. Miftah Suryadipraja).
Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 30 menit keluarga Nyonya R
mampu memahami tentang penyakit gagal jantung kognitif dan perawatannya.
Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 30 menit Nyonya B dan
keluarga diharapkan dapat menjelaskan tentang :
1. Pengertian Gagal jantung kognitif
2. Penyebab Gagal jantung kognitif
3. Tanda dan gejala Gagal jantung kogni
4. Pengobatan dan perawatan gagal jantung kognitif
Kisi-kisi Materi
1. Pengertian Gagal jantung kognitif
2. Penyebab Gagal jantung kognitif
3. Tanda dan gejala Gagal jantung kognitif
4. Pengobatan dan perawatan gagal jantung kognitif
Metode
Ceramah dan diskusi
Media
Leaflet
Proses pelaksaaan
No Kegiatan Respon peserta waktu
1 Pendahuluan
- Memberi salam - Menjawab salam 5 menit
- Menyampaikan pokok bahasan - Menyimak
- Menyampaikan tujuan - Menyimak
- Melakukan apersepsi - Menyimak
2 Isi
Penyampaian materi - Memperhatikan 15 menit
3 Penutup
- Diskusi -Menyampaikan 10 menit
- Kesimpulan jawaban
- Evaluasi -Mendengarkan
- Memberikan salam penutup -Menjawab salam
Setting Tempat
Duduk di kursi bersisihan
Evaluasi
1. Kegiatan : jadwal, tempat, alat bantu/media, pengorganisasian, proses
penyuluhan.
2. Hasil penyuluhan : memberi pertanyaan pada keluarga Ny B:
a. Apa pengertian, penyebab gagal jantung kognitif ?
b. Bagaimana tanda dan gejala penyakit gagal jantung kognitif ?
c. Bagaimana pengobatan dan perawatan gagal jantung kognitif?
Referensi
1. Smeltzer, SC & Bare, BG, 2002, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah
Brunner & Suddarth, Edisi 8 Vol 2, EGC, Jakarta.
2. Mansjoer, A., 2004, Kapita Selekta Kedokteran, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Media
Aeskulapius, Jakarta.
3. Susalit, E., Kapojos, E.J., Lubis, H.R., Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam
Hipertensi Primer, FK UI, Jakarta.
Materi Pembahasan
A. Definisi
Gagal Jantung Kongestif adalah suatu keadan berupa kelainan fungsi
jantung sehingga jantung tidak dapat memompa darah untuk
memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh
B. Etiologi
Penyebab gagal jantung kongestif yaitu:
Kelainan Otot Jantung
Penyumbatan di pembuluh darah jantung
Hipertensi
Peradangan
Penyakit jantung lain
C. Tanda dan Gejala
Gagal jantung kiri :
Sesak nafas saat beraktivitas
Sesak nafas saat berbaring
Batuk
Mudah lelah,
Bengkak pada kaki
Perut membuncit
Kegelisahan atau kecemasan,
Gagal jantung kanan :
Hepatomegali atau pembesaran pada hati
Sering kencing di malam hari
Kelemahan
Tidak nafsu makan dan mual
D. Pengobatan Dan Perawatan Gagal Jantung Kognitif
Istirahat
cukup
Olahraga sesuai kemampuan (Mis. Jalan pagi) min 30mnt/hari
Pembatasan aktivitas sesuai kemampuan
Diet rendah kolesterol
Konsumsi protein cukup
(kacang-kacangan seperti buncis, wotel, kacang panjang, tahu,
tempe. Ikan, telur, daging sapi atau ayam dengan lemak rendah)
Pembatasan konsumsi garam 2- 3 g/hari jika disertai hipertensi atau
bengkak
Serat cukup untuk menghindari konstipasi atau susah buang air
besar ( sayuran dan buah-buahan )
Terapi medis / obat-obatan
( memperbaiki kotraktilitas otot jantung)
Pembatasan asupan cairan dibutuhkan pada penderita gagal jantung
yang parah
Kontrol ke pelayanan kesehatan minimal 2 minggu sekali untuk
mengetahui perkembangan kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Barbara C Long, Perawatan Medikal Bedah (Terjemahan), Yayasan IAPK
Padjajaran Bandung, September 1996, Hal. 443 - 450
Doenges Marilynn E, Rencana Asuhan Keperawatan (Pedoman Untuk
Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien), Edisi 3, Penerbit
Buku Kedikteran EGC, Tahun 2002, Hal ; 52 64 & 240 249.
Junadi P, Atiek S, Husna A, Kapita selekta Kedokteran (Efusi Pleura), Media
Aesculapius, Fakultas Kedokteran Universita Indonesia, 1982, Hal.206 -
208
Wilson Lorraine M, Patofisiologi (Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit), Buku
2, Edisi 4, Tahun 1995, Hal ; 704 705 & 753 - 763.