Program KKR
Program Kader Kesehatan Remaja SMP Negeri 5 Kota Cirebon
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.
Sekolah mempunyai peranan penting dalam menyampaikan informasi kesehatan
kepada peserta didik dan masyarakat. Dalam undang-undang Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan pasal 17 dinyatakan bahwa kesehatan
anak diselenggarakan untuk mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kesehatan anak dilakukan melalui peningkatan kesehatan anak dalam kandungan,
masa bayi, masa balita, usia prasekolah dan usia sekolah.
Selanjutnya dalam pasal 45 dinyatakan bahwa kesehatan sekolah
diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam
lingkungan hudup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan
berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang
berkualitas.
Di samping itu kesehatan sekolah juga diarahkan untuk memupuk kebiasaan
hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk
melaksanakan prinsip hidup sehat aktif berpartisipasi dalam usaha peningkatan
kesehatan, baik di sekolah, rumah tangga maupun dalam lingkungan masyarakat.
Konsep hidup sehat yang tecermin pada perilaku sehat dalam lingkungan sehat
perlu diperkenalkan seawal mungkin pada generasi penerus dan selanjutnya
dihayati dan diamalkan. Peserta didik bukanlah lagi semata-mata sebagai objek
pembangunan kesehatan melainkan sebagai subjek. Dengan demikian diharapkan
mereka dapat berperan secara sadar dan bertanggung jawab dalam pembangunan
kesehatan. Anak sekolah tingkat SMA atau sederajat memasuki usia remaja di
mana periode ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik fisik,
psikologis maupun intelektual.
Mengingat permasalahan yang ada pada remaja khususnya anak sekolah
usia SMA ataupun sederajat sangatlah kompleks, maka sangat perlu adanya
program untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan secara dini yang
melibatkan pihak sekolah dan dinas kesehatan serta masyarakat. Oleh sebab itu,
masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia. Dikatakan
penting karena merupakan peralihan dari masa anak yang sangat bergantung
kepada orang lain ke masa dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab. Di
samping itu, masa ini juga mengandung risiko akibat suatu masa transisi yang selalu
membawa ciri-ciri tertentu, kebimbangan, kebingungan dan gejolak remaja seperti
masalah seks, kejiwaan dan tingkah laku eksperimental (selalu ingin mencoba).
Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu program yang
mendukung tingkat perkembangan masa remaja yang baik. Bentuk programnya
adalah Usaha Kesehatan Sekolahdengan salah satu kegiatannya
yaitu Pembentukan Kader Kesehatan Remaja yang melibatkan sekolah
Kader Kesehatan Remaja adalah peserta didik yang dipilih guru guna
mengikuti dan melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri
sendiri, keluarga, teman peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 ,tentang Kesehatan , Lembaran Negara
Republik Indonesia tahun 1992 Nomor 100, tambahan lembaran Negara nomor
3495.
2. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003,tentang Sistem Pendidikan Nasional.
3. SKB 4 menteri Nomor 1/ U/SKB/2003 Nomor 1067/menkes/SKB/VII/2003,Nomor
MA/230A/2003 Nomor 26 tahun 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan
Usaha Kesehatan Sekolah.
4. Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Cirebon Tahun Pelajaran 2014-
2015.
C. Tujuan
Tujuan diadakannya Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah
1) agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk hidup sehat.
2) agar peserta didik dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai promotor
dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan terhadap diri masing-masing.
3) agar peserta didik dapat membantu guru, keluarga, dan masyarakat di sekolah dan
di luar sekolah dalam menjalankan usaha kesehatan sekolah.
D. Sasaran
Sasaran kegiatan Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah
1. Sasaran primer yaitu peserta didik
2. Sasaran sekunder yaitu guru,orang tua,dan pengelola pendidikan.
3. Sasaran tersier yaitu lembaga pendidikan .
E. Ruang Lingkup Kegiatan KKR
Peran KKR dalam memelihara, membina, meningkatkan dan melestarikan
kesehatan lingkungan sekolah sangat menentukan, Oleh karena itu, KKR haruslah
siswa yang berprestasi di sekolah, memiliki watak pemimpin, berperilaku sehat
(PHBS), bertanggung jawab dan telah mendapatkan pelatihan dari petugas
kesehatan (puskesmas). Karena nantinya KKR diharapkan dapat bertindak, berbuat
dan berperilaku sehat tanpa menunggu perintah dari guru atau pihak sekolah dan
juga akan menjadi contoh bagi peserta didik lain. Kader Kesehatan Remaja adalah
kader kesehatan sekolah yang biasanya berasal peserta didik kelas VII dan VIII
yang telah mendapat pelatihan kader kesehatan remaja. Kader Kesehatan Remaja
juga diartikan kader yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan remaja yang
mau membantu bersama-sama memecahkan masalah kesehatan khususnya pada
remaja.
Dalam rangka menunjang peran kader kesehatan remaja tersebut perlu
adanya pembinaan. Pembinaan kader kesehatan remaja dilakukan bersama lintas
sektor terkait yaitu pihak kecamatan, pendidikan, dan puskesmas
Ruang lingkup kegiatan KKR meliputi:
1. Kegiatan penemuan dini, pemeriksaan gigi dan mulut
2. Pendidikan dan Pelatihan Kader Kesehatan Remaja.
Dalam pendidikan dan pelatihan kesehatan remaja ,siswa diberikan pengetahuan
tentang kesehatan reproduksi sehat, berbagai penyakit menular, konsultasi
bimbingan psikologis, PPPK dan narkoba.
Hasil yang ingin dicapai setelah terbentuknya Kader Kesehatan Remaja
yaitu para kader kesehatan remaja menjadi rujukan teman-temannya yang
kebetulan ada masalah kesehatan, permasalahan yang sering timbul di antara
remaja, maupun remaja dengan orang tuanya akan lebih banyak dicurahkan pada
teman sebayanya. Dengan adanya kader kesehatan remaja yang merupakan
temannya sendiri maka diharapkan permasalahan yang ada dapat dipecahkan di
kalangan mereka sendiri.
BAB II
ORGANISASI KADER KESEHATAN REMAJA
Susunan Organisasi Kader Kesehatan Remaja Unit SMP NEGERI 5 CIREBON
adalah sebagai berikut.
Struktur Organisasi Kader Kesehatan Remaja
Penanggung Jawab : Hj. Kanti Rahayu, [Link], MM
Pembina : Hj. Riri Indri Utami, [Link]
Ketua Umum : Abhirama ( VIII -4 )
Wakil Ketua I : Nafa Uzzah ( VIII -9 )
Wakil Ketua II : Angelina ( VIII - 2 )
Sekretaris Umum : Nabila ( VII 7 )
Sekretaris I : Elsa ( VII 2 )
Sekretaris II : Ishlah ( VII 5 )
Bendahara Umum : Silvi ( IX 7 )
Bendahara I : Salsa Nadilla. S ( VIII 4 )
Bendahara II : Jihan Calista ( VIII -3 )
Anggota : Seluruh Siswa-Siswa SMPN 5 Cirebon sejumlah 969 siswa
BAB III
PROGRAM KEGIATAN KKR
A. Visi dan Misi Kader Kesehatan Remaja (KKR)
Visi
Pewujudan siswa-siswi SMP NEGERI 5 CIREBON yang sehat jasmani dan rohani,
cerdas, dan peduli terhadap kesehatan di lingkungannya
Misi
1. Menjalani hidup sehat dan bersih secara mandiri.
2. Mampu mencegah dan menghindari pengaruh negatif (narkoba, seks bebas,dan
kenakalan remaja).
3. Memiliki wawasan yang luas luas dan berkompeten di bidangnya.
B. Trias UKS
1. Pendidikan kesehatan
2. Pelayanan kesehatan
3. Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat
C. Pelaksanaan Trias UKS SMP Negeri 5 Cirebon
1. Pendidikan kesehatan
Kegiatan yang termasuk pendidikan kesehatan sebagai berikut.
a. Pelajaran pendidikan kesehatan dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Mata
Pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pelajaran Pendidikan Kesehatan
diberikan Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
b. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala sesuai dengan kartu menuju sehat
(KMS) anak sekolah, dilakukan empat bulan sekali oleh KKR ( Kader Kesehatan
Remaja).
c. Pembinaan atau penataran KKR.
d. Pelatihan anggota PMR.
e. Kegiatan lomba kebersihan kelas.
f. Kerja bakti kebersihan.
g. Tersedianya alatalat peraga KKR.
h. Pengarahan PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan) oleh Dinas Kesehatan Kota
Cirebon.
i. Pemberian materi mengenai kesehatan gigi oleh PDBI kepada peserta didik.
j. Pemberian materi mengenai kesehatan reproduksi remaja oleh IBI (Ikatan Bidan
Indonesia)
k. Pemberian materi mengenai kesehatan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
l. Pemberian materi mengenai kesehatan gizi oleh PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi
Indonesia
2. Pelayanan Kesehatan
Kegiatan pelayanan kesehatan sesuai paket paripurna, meliputi:
a. Membina kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi, higienis dan gizi.
b. Membina kebersihan lingkungan (pengelolaan sampah, saluran air limbah, jamban,
kamar mandi, dll).
c. Membina kebersihan perseorangan peserta didik.
d. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan aktif dalam
pelayanan kesehatan melalui kegiatan latihan kader.
e. Penjaringan kesehatan pada peserta didik di kelas VII(screening).
f. Pemeriksaan kesehatan berkala/ periodik, enam bulan sekali untuk semua
peserta didik.
g. Pengobatan kesehatan yang dirujuk ke puskesmas.
h. Turut berpartisipasi untuk melayani masyarakat dalam kegiatan Posyandu
RW 03 Sukapura Kejaksan Cirebon.
i. Pemeriksaan sampel makanan terhadap zat aditif oleh Dinas Kesehatan Kota
Cirebon
j. Pelatihan P3K oleh PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)
k. Pelatihan PHBS Oleh IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia)
l. Pemeriksaan tinggi dan berat badan peserta didik yang oleh PERSAGI
3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat.
A. Strategi
1. Membuat Program
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON pada awal tahun menyusun
program kerja tahunan yang mencerminkan trias UKS. Program kerja tersebut
adalah perbaikan dari program kerja sebelumnya. Dalam penyusunan program
tersebut dihadiri oleh semua tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON.
2. Membenahi Administrasi
Untuk kesempurnaan administrasi KKR, maka setiap awal program selalu
mengadakan pembenahan administrasi agar lengkap dan jelas. Baik administrasi
yang dibukukan maupun dipasang di dinding. Melalui administrasi diharapkan
setiap yang berkunjung meninjau UKS dan KKR SMP NEGERI 5 CIREBON bisa
mengetahui informasi dengan jelas dan cepat maka pelayanan prima bisa terwujud.
Ada beberapa admistrasi yang dibuat oleh KKR. Administrasi terlampir.
3. Pengadaan KMSS
UKS membuat KMSS (Kartu Menuju Sehat Siswa) untuk mengawasi
perkembangan kesehatan kesehatan siswa. KMSS dibuat sendiri oleh tim pelaksana
KKR bekerja sama dengan pihak DKK. Contoh KMSS terlampir.
4. Pengadaan ObatObatan dan Alat Kesehatan
Untuk memudahkan pemeriksaan siswa, maka tim pelaksana KKR SMP
NEGERI 5 CIREBON menambah alatalat kesehatan yang sekaligus bisa dijadikan
sebagai alat peraga untuk kader KKR.
5. Melaksanakan Penjaringan Kesehatan
Upaya untuk mendeteksi kesehatan siswa secara dini terutama untuk siswa
baru. Maka tim KKR bekerja sama dengan puskesmas mengadakan penjaringan
kesehatan dengan cara screening kesehatan. Penjaringan kesehatan meliputi
pengukuran Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), Kesehatan Fisik,
dan Kesehatan Gigi kepada siswa dan siswi Kelas VII SMP Negeri 5
Cirebon. Hasilscreening tersebut dibuat laporan dan diarsipkan.
6. Penanganan Anak Sakit
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON berupaya maksimal agar
tidak ada siswa yang sakit, Dalam hal ini Kader Kesehatan Remaja (KKR) SMP
NEGERI 5 CIREBON, setiap saat memberikan pertolongan pertama yang
diperlukan. Jika siswa membutuhkan pertolongan lebih lanjut maka kami merujuknya
ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
7. Mengadakan Diklat KKR
Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON melaksanakan pelatihan KKR
yang diadakan setiap awal tahun ajaran baru. Untuk materi dan pelaksanaan
pelatihan tersebut bekerja sama dengan tim puskesmas dan Dinas Kesehatan.
8. Mengadakan Penyuluhan Kesehatan
Di dalam melaksanakan penyuluhan kesehatan, tim pelaksana KKR SMP
NEGERI 5 CIREBON melibatkan banyak unsur karena KKR merupakan tanggung
jawab bersama . penyuluhan dapat berupa : kesehatan reproduksi, kesehatan
remaja, narkoba, kebersihan individu, dan kebersihan lingkungan. Penyuluhan
biasanya disampaikan melalui pembinaan wali kelas, dan puskesmas melalui
pelatihan kader. Penyuluhan lain disampaikan secara nonformal dari siswa kepada
siswa sebagai wujud telah terlaksananya konselor sebaya.
9. Mewujudkan Lingkungan Sehat
Untuk mengondisikan SMP NEGERI 5 CIREBON menjadi sekolah sehat,
maka perlu beberapa langkah yang harus dilakukan, di antaranya :
1) Pengadaan/perbaikan sarana UKS
2) Pengadaan/perbaikan kantin sekolah
3) Pengadaan/perbaikan kamar mandi/WC peserta didik dan guru
4) Pengadaan/perbaikan tempat pembuangan sampah kolektif dan keranjang
sampah di setiap kelas
5) Pengadaan/perbaikan alatalat kebersihan
6) Pemeliharaan kebersihan seluruh lingkungan sekolah termasuk di dalamnya
penataan taman dan green house.
B. Syarat KKR
1. Mempunyai SK tim pelaksana KKR.
2. Mempunyai guru yang sudah ditatar KKR.
3. Mempunyai ruang KKR.
4. Mempunyai kader KKR yang sudah ditatar.
5. Melaksanakan kegiatan TRIAS UKS.
BAB IV
PEMBAHASAN KEGIATAN KKR
1. Pembinaan kepada KKR dari Badan Narkotika Nasional tentang Sekolah Bebas
NARKOBA
Terlaksana pada Tanggal : 3 Mei 2014
Tempat : RW 03 SukapuraCirebon
Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon, Tim KKR turut
berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat. Tim KKR ikut membantu
pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut.
2. Kegiatan Posyandu RW 03 Sukapuran Kejaksan Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 16 Agustus 2014
Tempat : RW 03 SukapuraCirebon
Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon, Tim KKR turut
berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat. Tim KKR ikut membantu
pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut.
3. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Guru BK SMPN 5 Kota Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 2-20 Juni 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta pengarahan
dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah Kesehatan.
Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap sampel makanan
yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat aditif dalam
makanan tersebut.
4. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon
Terlaksana pada tanggal : 18-19 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta
pengarahan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah
Kesehatan. Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap sampel
makanan yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat aditif
dalam makanan tersebut.
5. IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia)
Terlaksana pada tanggal : 25 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk
berperilaku Hidup Bersih dan Sehat. Siswa mempraktekan cara mencuci tangan
yang baik. Pemateri dalam kegiatan ini adalah ketua IAKMI dan sekretaris IAKMI
6. PPNI ( Persatuan Perawat Nasional Indonesia)
Terlaksana pada tanggal : 12 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Kegiatan ini meliputi pemberian materi yang bertajukP3K . KKR langsung
mempraktekan bagaimana cara pertolongan pertama pada pasien/korban sakit.
Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Sekretaris PPNI.
7. Kantor Lingkungan Hidup (LH)
Terlaksana pada tanggal : 14-15 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Tim LH memberikan materi kepada peserta didikSMPN 5 Kota Cirebon dengan
tujuan agar siswa SMPN 5 Kota Cirebon dapat memanfaatkan Limbah An Organik,
sehingga dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
8. Pelajaran Pendidikan Kesehatan
Terlaksana pada tanggal : Saat KBM Penjasorkes berlangsung
Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon
Pelajaran pendidikan kesehatan ini diberikan kepada seluruh peserta didik.
Dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan
Kesehatan. Pelajaran Pendidikan Kesehatan ini diberikan oleh masing-masing Guru
Pendidikan Jasmani dan [Link] ini bertujuan untuk menanamkan
kesadaran siswa siswi SMPN 5 Cirebon terhadap gaya hidup sehat dan
penerapannya didalam kehidupan sehari-hari.
9. Pemeriksaan Kesehatan
Terlaksana pada tanggal : Setiap 4 bulan sekali (berkala)
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara berkala sesuai dengan
kartu menuju sehat (KMS) anak sekolah. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan
setiap empat bulan sekali oleh Tim KKR (Kader Kesehatan Remaja). Pemeriksaan
kesehatan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan,
pengecekan kesehatan mata dan mulut. Kegiatan tersebut dilaksakan untuk
mengetahui, mengawasi serta menjaga kondisi kesehatan dari siswa-siswi SMPN 5
Cirebon
10. Pembinaan KKR
Terlaksana pada tanggal : 30, 31 Mei 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pembinaan KKR diikuti oleh Tim KKR SMPN 5 Cirebon demi menambah
wawasan serta pemahaman dari anggota KKR mengenai kesehatan remaja. Dalam
kegiatan ini KKR mengundang para dokter dan ahli kesehatan untuk
mensosialisasikan pentignya kesehatan bagi para remaja sehingga remaja dapat
memahami dan ikut berpartisipasi dalam menjalankan gaya hidup sehat di
kehidupan sehari-hari.
11. Pelatihan Anggota PMR (Palang Merah Remaja)
Terlaksana pada tanggal : Setiap hari Jumat
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi anggota PMR dalam rangka melatih
ketangkasan dan ketepatan dalam melakukan pertolongan pada siswa dan siswi di
sekolah.
12. Kegiatan Lomba Kelas Sehat
Terlaksana pada tanggal : 20-25 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini bertujuan agar siswa siswi SMPN 5Cirebon memiliki jiwa
kepeduliaan yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekitar khususnya kelas
siswa siswi tersebut. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memacu semangat serta
kesadaran akan kebersihan lingkungan sekitarnya.
13. Kerja Bakti Kebersihan
Terlaksana pada tanggal : tiap hari Sabtu Jam Ke-0 Minggu ke-2 dan
Minggu Ke-4
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini dilaksanakan oleh siswa-siswi SMPN 5Cirebon. Kegiatan ini meliputi
kerja bakti membersihkan seluruh bagian sekolah. Diadakannya kegiatan ini
bertujuan agar siswa siswi mampu menjadi pelopor gerakan kebersihan lingkungan
di sekolah dimulai dari lingkup yang kecil (sekitar).
14. Pembinaan Kantin
Terlaksana pada tanggal : Minggu, 17 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini meliputi pembinaan kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi,
higienis dan gizi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengawasi standar
kelayakan makanan dan zat gizi yang terkandung didalamnya agar siswa
siswi SMPN 5 Cirebonmengkonsumsi makanan yang terjamin kesehatan dan
kebersihannya.
15. Pembinaan Kebersihan Lingkungan
Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan jentik nyamuk, kelayakan kamar mandi dan
jamban, pengelolaan limbah sampah organik dan anorganik serta kebersihan dari
saluran air dan juga limbah secara rutin dilakukan oleh tim KKR didampingi oleh
pihak sekolah.
16. Kegiatan Latihan Kader
Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Kegiatan pelatihan ini meliputi kebersihan lingkungan, kesehatan jasmani dan
rohani hingga pengolahan limbah. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala oleh tim
KKR di masing-masing divisi, dengan tujuan agar meningkatkan kompetensi siswa
siswi dalam bidang kesehatan dan kebersihan juga pengelolaan lingkungan.
17. Penjaringan Kesehatan (Screening)
Terlaksana pada tanggal : 19-20 Agustus 2014
Tempat : SMPN 5 Cirebon
Pemeriksaan Kesehatan terhadap siswa siswi kelasVII SMPN 5 Cirebon oleh
tim KKR. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dalam rangka penjaringan
kesehatan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dari siswa siswi
tersebut.