100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
332 tayangan4 halaman

Peningkatan Keterampilan Berbicara Inggris

Guided Conversation adalah strategi pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris di mana guru membimbing siswa untuk berlatih berbagai kalimat dan percakapan sederhana secara berkelompok atau berpasangan untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Strategi ini melatih kemandirian positif siswa dan tanggung jawab individu melalui interaksi yang menyenangkan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
332 tayangan4 halaman

Peningkatan Keterampilan Berbicara Inggris

Guided Conversation adalah strategi pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris di mana guru membimbing siswa untuk berlatih berbagai kalimat dan percakapan sederhana secara berkelompok atau berpasangan untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Strategi ini melatih kemandirian positif siswa dan tanggung jawab individu melalui interaksi yang menyenangkan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Guided Conversation

Guided Conversation
1. Pengertian Guided Conversation
Kata Guided berasal dari bahasa Inggris yang artinya membimbing, mengarahkan,
menuntun, memberi tahu, menunjukkan, memandu dan memberikan semangat (Sadli, 1989: 201
dan Oxford, 1986: 308). Dari arti kosa kata tentang Guided tersebut dapat digambarkan bahwa
dalam proses pembelajaran salah satu tugas guru adalah memberikan, menuntun dan memandu
siswa dengan sebaik mungkin untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
Dari beberapa arti kata Guided di atas, yang erat kaitannya dengan proses pembelajaran
keterampilan berbicara bahasa Inggris adalah membimbing danmemandu siswa dalam belajar.
Antara membimbing dan memandu memiliki kesamaan makna dan tujuan karena kedua kata
tersebut sama-sama menuntun siswa ke arah yang cemerlang (bisa berbicara) bahasa Inggris.
Tuntunan semacam ini yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran keterampilan
berbicara bahasa Inggris di dalam atau di luar kelas untuk memantapkan ucapan-ucapan siswa
dalam bentuk percakapan sederhana seperti ungkapan di bawah ini:
a. Salam (Greetings)
Biasanya setelah mengucapkan salam, diiringi dengan menanyakan kabar orang yang
disapa. Contoh:
Selamat Pagi

Good Morning

Selamat Siang

Good Afternoon

Selamat Malam

Good Evening

Selamat Malam/Selamat Tinggal/Selamat Tidur

Good Night

Selamat Tinggal

Good Bye

Sampai Jumpa

See you

Halo atau Hai

Hello atau Hi

Apa kabar?

How are you?

Baik-baik saja

I'm fine. Thank you. atau Good

Apakah kamu baik-baik saja?

Are you alright? atau Are you OK?

Saya sedang sakit

I'm feeling sick atau I feel sick

Saya sedang pusing

I'm having a headache

Saya sedang flu

I'm having a flu/influenza

Saya demam

I'm having a cold

Saya merasa tidak enak badan

I am not feeling well

Yah, begitulah atau Biasa-biasa saja

Not bad

b. Perkenalan diri (Introduction)


Dari tuntunan atau bimbingan yang dilakukan guru bahasa Inggris secara terus menerus
maka diyakini bahwa peningkatan keterampilan siswa dalam berbicara bisa meningkat. Karena
disamping bimbingan atau panduan guru terhadap ucapan siswa terhadap kalimat pendek bahasa
Inggris di atas, juga dilengkapi dengan tuntunan ucapan yang tersedia di ujung kalimat bahasa
Inggris. Dengan demikian, besar kemungkinan bagi siswa bisa melakukan praktik keterampilan
berbicara bahasa Inggris sangat mudah.

Selanjutanya, kata Conversation berarti percakapan atau perbincangan (Hasan Sadli,


1989: 105). Menurut kamus Oxford (1986: 123) Conversationadalah a spoken exchange of news
and ideas between people. Selanjutnya, dalam [Link] (yang
dikutip pada hari Sabtu, tanggal11 Desember 2010) menyatakan bahwa conversation adalah
sebagai berikut:
A conversation is communication between two or more people. Conversations are the
ideal form of communication in some respects, since they allow people with different
views on a topic to learn from each other. A speech, on the other hand, is an oral
presentation by one person directed at a group. For a successful conversation, the
partners must achieve a workable balance of contributions. A successful conversation
includes mutually interesting connections between the speakers or things that the
speakers know. For this to happen, those engaging in conversation must find a topic on
which they both can relate to in some sense. Those engaging in conversation naturally
tend to relate the other speaker's statements to themselves. They may insert aspects of
their lives into their replies, to relate to the other person's opinions or points of
conversation.
Dari kutipan di atas, dapat digambarkan bahwa percakapan adalah terjadinya komunkiasi
yang dilakukan oleh beberapa orang dalam rangka memberikan pandangan, pemikiran, usulan dan
solusi.
Berhubungan dengan keterampilan berbicara bahasa Inggris, berarti memberdayakan siswa
agar dapat melakukan keterampilan berbicara dengan cara yang paling mudah. Siswa merasa
senang terhadap pelajaran bahasa Inggris karena diajarkan melalui strategi yang jauh lebih
menyenangkan sehingga terdorong bagi siswa untuk belajar aktif dan kreatif.
Berdasarkan makna Conversation di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap siswa yang
terlibat dalam komunikasi bahasa Inggris dalam mata pelajaran bahasa Inggris baik dalam bentuk
dua arah (bersemuka), kelompok, siswa dengan guru, guru dengan siswa untuk
mengkomunikasikan/mempraktikkan bahan ajar yang telah ditentukan sesuai menurut silabus dan
buku paket.
Dengan demikian, antara Guided dan Conversation merupakan paduan percakapan atau
perbincangan yang dilakukan siswa dalam bahasa Inggris sederhana dalam rangka memperlancar
komunikasi dan meningkatkan hasil belajar dalam keterampilan berbicara bahasa Inggris bagi
siswa.
Guided Conversation memberikan inspirasi kepada siswa untuk menciptakan suasana
komunikatif dalam memberikan ide, pemikiran dan tanggapan sekaligus memberikan kritikan dalam
membetulkan perbincangan. Guided Conversation juga merupakan sebuah desain yang tepat guna
untuk membantu siswa mendapatkan teknik belajar cepat dan bisa menguasai materi bahasa
Inggris sekaligus mampu mewujudkan keterampilan berbicara. Kaitan lain yang berhubungan
dengan Guided Conversation ialah membimbing siswa bagaimana bertanya dan menjawab yang
baik dan benar menurut tata cara berbicara bahasa Inggris disertai dengan tuntunan yang
mendekati
gaya
bicara
bahasa native
speaker.
Guided
Conversation dapat
merangsang interest siswa dengan sungguh-sungguh dan siswa berusaha mendapatkan kosa kata
baru dengan susunan kalimat yang tepat mengenai sasaran pembicaraan. Jelas bahwa
pengembangan keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui Guided Conversation dapat
meningkatkan kreativitas siswa untuk belajar bahasa Inggris.
Karakteristik Berbicara Bahasa Inggris Melalui Guided Conversation
Sedikitnya ada beberapa karakteristik berhasilnya kegiatan keterampilan berbicara bahasa
asing (Brown and Yule, 1983: 120, Hyland, 1991: 122), sebagai berikut:
a. Siswa harus berbicara sesering mungkin.

Dalam proses kegiatan keterampilan berbicara bahasa, peserta justru harus melakukan
lebih banyak komunikasi. Dalam hal yang membicarakan atau yang dibahas permasalahan
sesuai dengan topik. Keuntungannya adalah semakin sering melakukan keterampilan berbicara
semakin lancar pula refleksi berbicara
b. Partisipasi.
Sebaiknya, dalam proses penerapan keterampilan berbicara melalui Guided
Conversation tidak dibenarkan didominasi oleh individu atau sebagian kecil peserta yang bisa
berbicara (mampu berbicara bahasa Inggris), melainkan semua peserta/siswa berhak
mengeluarkan pendapat dan harus berbicara guna memperlancar diri sampai mahir. Tujuannya
adalah membiasakan komunikasi lisan yang logis bukannya sekedar berbicara tanpa
menggunakan kaedah bahasa yang baik, penggunaan tata bahasa yang jelas, ucapan yang
tepat, penggunaan kosa kata yang benar, intonasi yang sempurna, dan dapat dipahami oleh
lawan bicara.
c. Tanggung-jawab
Tanggung-jawab berarti kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai menurut
kadar kemampuan-dalam hal ini adalah kemampuan untuk berbicara bahasa Inggris yang
dilakukan secara berdiskusi atau berpasangan dan harus bertanggungjawab untuk
mempertahankannya. Pelaksanaan praktik keterampilan berbicara bahasa Inggris yang dilakukan
secara berpasangan harus saling saling membantu, satu orang yang kurang mampu dalam Tanya
jawab maka yang lainnya harus mengatasi segala kesulitan patnernya. Jadi, dalam berpasangan
atau secara individu harus merasa bertanggungjawab
d. Tingkatan Bahasa yang digunakan.
Dalam melakukan komunikasi lisan terhadap bahasa asing (bahasa Inggris), harus bisa
berterima oleh antar peserta. Bahasa yang digunakan berbentuk simpel, ucapan yang tepat,
mudah dimengerti oleh pendengar lainnya. Mudah, teratur dan tepat dalam berbicara.
Proses Pembelajaran Melalui Guided Conversation
Proses pembelajaran yang dilakukan melalui Guided Conversation untuk mempelajari
keterampilan berbicara bahasa Inggris yang sesuai dengan kondisi dan mempermudah siswa untuk
menguasainya, yakni sebagai berikut:
a. Practice your English as often as possible.
b. Participate in any and all class activities.
c. Review both presents and old materials.
d. Listen to the directions at all times.
e. Know your grammar
Kesimpulan
Keterampilan berbicara bahasa Inggris melaui Guided Conversation yang perlu diperhatikan adalah
sebagai berikut:
a.
Positive autonomous.
Kemandirian yang positif akan berhasil dengan baik apabila setiap anggota kelompok merasa sejajar
dengan anggota yang lain. Artinya satu orang tidak akan berhasil kecuali anggota yang lain
merasakan juga keberhasilannya. Apapun usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota tidak
hanya untuk kepentingan diri sendiri melainkan untuk semua anggota kelompok. Kemandirian yang
positif merupakan inti pembelajaran yang dilakukan dalam strategi Guided Conversation terhadap
praktik keterampilan berbicara Inggris sehingga siswa berhasil dengan baik.

b.

To increase interaction.
Pada saat guru menekankan kemandirian yang positif, selayaknya guru memberikan kesempatan
kepada siswa untuk saling mengenal, tolong menolong, saling bantu, saling mendukung, memberi
semangat dan saling memberi pujian atas usahanya dalam belajar. Aktivitas kognitif dan dinamika
kelompok terjadi pada saat siswa diikutsertakan untuk belajar mengenal satu sama lain.
c.
Induvidual responsibility.
Tujuan kelompok dalam strategi Guided Conversation adalah agar masing-masing siswa menjadi
lebih kuat pengetahuannya. Siswa belajar secara bersama sehingga kondisi kelas menjadi hidup.
Setelah itu siswa dapat melakukan sesuatu yang berhubungan dengan keterampilan berbicara
bahasa Inggris yang lebih baik sebagai individu. Untuk memastikan bahwa masing-masing siswa
lebih kuat, siswa harus membuat pertanggungjawaban secara individu terhadap tugas yang menjadi
bagiannya dalam bekerja. Pertanggungjawaban individu akan terlaksana jika perbuatan masingmasing individu dinilai dan hasilnya diberitahukan pada individu dan kelompok.
d.
Group management.
Dalam praktik keterampilan berbicara bahasa Inggris, seorang siswa harus banyak belajar dari orang
lain. Tujuannya adalah saling mengoreksi kesalahan yang dibuat, saling memberi pengetahuan baru,
mempertajam pengetahauan yang sudah ada, berfikir ke depan bagaimana memberdayakan
kemampuan yang telah dimiliki dan memperbaiki keterampilan berbicara bahasa Inggris dengan
sebaik mungkin.

Common questions

Didukung oleh AI

Guided Conversation focuses on providing structured guidance and creating an environment where students are encouraged to communicate actively. Key elements include teacher guidance, student participation, and creating a supportive and engaging classroom atmosphere . Teachers guide students through speaking exercises and ensure balance in contributions during conversations, which enhances understanding and fluency . Furthermore, Guided Conversation encourages practice, promotes positive autonomy and individual responsibility, and enhances group management skills, which collectively foster English speaking proficiency .

Teacher facilitation is critical in Guided Conversation as it directly influences student learning outcomes by creating a supportive environment that encourages practice and participation . Effective facilitation involves guiding conversation, providing corrective feedback, and ensuring all students are engaged, which helps in developing English speaking skills through practice and repetition . A facilitator also motivates students through encouragement and maintains focus on learning objectives, which enhances student confidence and communication abilities .

Teachers face challenges such as ensuring equal participation among students and avoiding dominance by more proficient speakers . They must also maintain student motivation and adapt to varying levels of student proficiency and interest . Additionally, teachers need to balance providing guidance and allowing autonomy, which can be difficult when students vary widely in confidence and ability . Managing classroom dynamics and ensuring the relevance of conversation topics to maintain student engagement are also significant challenges .

Guided Conversation aligns with principles of effective language teaching by integrating practice, participation, and responsibility . Frequent practice helps reinforce language skills, participation in class activities encourages active engagement, and individual responsibility ensures students take ownership of their learning . It also emphasizes interactions that simulate real-world communication scenarios, promoting fluency and comprehension, essential for language acquisition . Further, guided structure facilitates logical communication, supporting learners in using proper grammar and vocabulary .

Balancing contributions is crucial because it ensures that all participants are actively engaged and have the opportunity to express their views and ideas. This balance helps in creating a dialogue where participants learn from each other, leading to a more meaningful exchange of ideas . In a classroom setting, it prevents any single student from dominating the conversation, which is vital for fostering a supportive learning environment where all students can practice and improve their speaking skills .

Corrective feedback plays a vital role in Guided Conversation by helping students refine their language use and improve accuracy. It involves students and teachers providing immediate, constructive corrections in response to language errors during conversations . This continuous feedback loop is crucial for learning correct grammar, pronunciation, and vocabulary usage, and it helps students develop a clearer understanding of language rules and improve their speaking proficiency .

Guided Conversations help students relate personally to language learning by encouraging them to incorporate personal experiences and perspectives into their speaking practice. This personal integration makes conversations more relevant and engaging for learners, enhancing their motivation to practice and improve . By finding relatable topics and personalizing content, students become more invested in the learning process, which can lead to deeper understanding and retention of the language .

Strategies suggested for maintaining and improving English speaking skills through Guided Conversation include practicing English frequently, participating actively in all class activities, reviewing new and old material, and carefully listening to directions . These actions help reinforce learning, encourage regular practice, and build fluency. Students are also encouraged to explore new vocabulary and engage in diverse conversational topics to broaden their language proficiency and comprehension .

Guided Conversation promotes cognitive interaction by encouraging students to engage with material actively, fostering cognitive development through practice and application of language skills in real scenarios . It also promotes group interaction by requiring students to communicate with peers, thereby enhancing their understanding of different perspectives and developing social skills. This approach creates a dynamic learning environment where students learn from collective input and support, boosting their language acquisition and proficiency .

Guided Conversation encourages student autonomy by promoting positive interaction and individual responsibility. This approach allows students to practice independence while still receiving support from peers and teachers. It emphasizes the importance of students feeling equal and sharing successes, creating a collaborative and self-regulated learning environment . Teachers facilitate this by fostering mutual support among students, enabling them to learn from each other and take responsibility for their individual learning contributions .

Anda mungkin juga menyukai