Laporan Praktikum Sampling Pekerjaan
Laporan Praktikum Sampling Pekerjaan
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................ iv
DAFTAR TABEL...................................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................I - 1
1.1
1.2
Perumusan Masalah.....................................................................I - 2
1.3
1.4
Pembatasan Masalah....................................................................I - 3
1.5
Sistematika Penulisan..................................................................I - 3
2.2
2.3
Work Sampling...........................................................................II - 1
2.1.1
2.1.2
2.1.3
2.2.2
2.2.3
2.2.4
2.2.5
Kerangka Berfikir.....................................................................III - 1
3.2
Pengumpulan Data....................................................................III - 1
3.3
Pengolahan Data.......................................................................III - 2
4.2
4.1.2
4.1.3
Sampling Pendahuluan...............................................IV- 21
4.2.2
Pengujian Keseragaman.............................................IV- 21
4.2.3
4.2.4
BAB V ANALISIS............................................................................................V - 1
5.1
Analisis Data..............................................................................V - 1
5.2
Analisis Produktivitas................................................................V - 2
5.3
Kesimpulan...............................................................................VI - 1
6.2
Saran.........................................................................................VI - 1
6.2.1
Materi Praktikum........................................................VI - 1
6.2.2
6.2.3
6.2.4
6.2.5
Usulan Praktikan.........................................................VI - 2
6.2.6
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3. 1 Flowchart Pemecahan Masalah.................................................III - 4
Gambar 4. 1 Control Chart..............................................................................IV-25
DAFTAR TABEL
Tabel 2. 1 Perbedaan Metode Jam Henti dan Work Sampling
Tabel 2. 2 Form Pengamatan
Tabel 2. 3 Format perhitungan..........................................................................II Tabel 4. 1 Data Waktu Kunjungan Hari ke -1
Tabel 4. 2 Data Waktu Kunjungan Hari ke -2
Tabel 4. 3 Data Order Telesales 1 (Novia Nurhasanah)
Tabel 4. 4 Data Order Telesales 2 (Shena Meliana)
Tabel 4. 5 Data Order Telesales 1 (Novia Nurhasanah)
Tabel 4. 6 Data Order Telesales 2 (Shena Meliana)
Tabel 4. 7 Jumlah Keseluruhan Order
Tabel 4. 8 Frekuensi Kegiatan Produktif dan Non Produktif Telesales 1- 22
Tabel 4. 9 Frekuensi Kegiatan Produktif dan Non Produktif Telesales 2
Tabel 4. 14 Data Kelonggaran
Tabel 5. 1 Data Produktivitas Telesales 1
Tabel 5. 2 Data Produktivitas Telesales...........................................................V -
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Sampling pekerjaan atau work sampling merupakan suatu teknik sampling
secara statistik yang didasarkan pada teori sampling. dengan cara ini kita dapat
menaksir suatu besaran tertentu, misalnya proporsi kegiatan produktif melalui
pengambilan sample.
Agar kesimpulan yang diperoleh dapat dipertanggung jawabkan, maka
perlu diingat persyaratan mengambil sample yang baik.
Sampling kerja yang dalam bahsa asingnya sering disebut juga dengan
work sampling ratio delay study random observation method adalah salah satu
teknik untuk mengadakan sejumlah besar pengamatan terhadap aktivitas kerja dari
mesin, proses, dan pekerja atau operator. maka untuk menetapkan performan level
dan menentukan waktu baku untuk suatu proses atau operasi, kerja seperti halnya
yang bisa dilakukan oleh pengukuran kerja lainnya. pengamatan dilakukan tidak
secara menyeluruh (populasi) melainkan cukup dilakukan dengan sample yang
diambil secara acak (random).
Teknik sampling pekerjaan adalah suatu teknik yang cukup dapat
diandalkan untuk mengukur beban kerja tenaga kerja nonproduksi. dalam
praktikum ini, pengukuran dikhususkan pada tenaga kerja non produksi yang
mempunyai tipe pekerjaan beban tetap dan berubah.
Produktifitas tenaga kerja dapat ditingkatkan memalui penjualan (output)
atau mengurangi masukan (input) sebelum memutuskan bagaimana meningkatkan
produktifitas tenaga kerja, terlebih dahulu perlu diketahui brapa besarnya beban
kerja dari tenag kerja tersebut. setelah itu dapat ditentukan berapa jumlah tenaga
kerja ideal yang dibutuhkan. dengan demikian produktifitas tenaga kerja yang ada
sekarang dapat ditingkatkan.
I-1
I-2
PENDAHULUAN
Pada bab ini berisikan latar belakang masalah, perumusan masalah,
tujuan dan manfaat, pembatasan masalah dan sistematika
penulisan.
BAB II
LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisikan tentang teori teori yang digunakan dalam
praktikum sebagai perbandingan hasil dari praktikum yang
dilakukan.
BAB III
BAB IV
BAB V
ANALISIS
I-3
Pada bab ini data yang telah diolah, dianalisa sesuai dengan hasil
pengolahan datanya. Lalu hasil dari pengolahan dianalisis dari segi
ergonomi, teknik, harga, nilai dan juga secara umum.
BAB VI
I-4
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Work Sampling
2.1.1
II - 1
Work Sampling
1
2
3
4
5
II - 2
2.1.2
K 2(1p)
S 2. p
Keterangan:
P = Prosentase kejadian yang diamati (prosentase produktif) dalam angka
decimal dan p yang digunakan p produktif.
K = Konstanta yang besarnya tergantung tingkat kepercayaan yang
diambil (k = 2) karena menggunakan CL = 95 %.
S = Tingkat ketelitian yang dikehendaki dalam angka desimal.
Sampling pekerjaan dibutuhkan pada operator yang mempunyai keahlian
khusus dalam bidang pekerjaannya. Aplikasi sampling pekerjaan antara lain:
a. Penetapan Waktu Baku
Mengetahui presentase antara aktivitas dan idle. Menetapkan waktu baku.
b. Penetapan Waktu Tunggu
Menekan aktivitas idle sampai presentase yang terkecil, yaitu dengan
memperbaiki metode kerja dan alokasi pembebanan mesin atau manusia
secara tepat.
c. Disiplin Kerja
Dapat meningkatkan disiplin kerja karena sampling pekerjaan dilakukan
secara random atau acak.
II - 3
2.1.3
antara lain :
1. Menetapkan tujuan pengukuran, yaitu untuk apa sampling dilakukan,
menentukan besarnya tingkat ketelitian dan keyakinan.
2. Melakukan penelitian pendahuluan untuk mengetahui ada tidaknya sistem
3.
4.
5.
6.
hal :
LEMBAR PENGAMATAN
dari :
PEKERJAAN :
TANGGAL :
NAMA MESIN :
JAM :
s/d
NAMA OPERATOR :
Hari :
Jam :
NAMA PENGUKUR :
NAMA PABRIK :
TANDA TANGAN :
Elemen
Frekuensi Teramati
Jumlah
hal :
menit :
Persentase %
1
2
3
JUMLAH PENGAMATAN
KESELURUHAN
Waktu produktif
menit
Barang dihasilkan
sat.
Waktu/satuan
menit
menit
menit
2.2.2
Faktor penyesuaian :
Waktu normal :
menit
Kelonggaran :
Waktu baku :
menit
langkah serupa, yaitu pembagian pekerjaan atas elemen-elemennya pada cara jam
henti. Pada cara work sampling, hal yang ingin diukur dipisahkan dari kegiatankegiatan lain yang mungkin terjadi.
Contoh pemisahan demikian adalah kegiatan produktif dan non produktif.
Bentuk lain yang lebih rumit adalah jika yang ingin diukur beberapa kegiatan
sehingga kemungkinan pengelompokkannya akan seperti:
Kegiatan 1: mengetik
Kegiatan 2: menerima instruksi pimpinan
Kegiatan 3: menelpon/melayani panggilan telpon
Kegiatan 4: membereskan arsip-arsip kantor
II - 5
berbeda dengan yang dilakukan untuk cara jam henti. Terdapat tiga langkah untuk
melakukan work sampling, yaitu melakukan sampling pendahuluan, menguji
keseragaman data, dan menghitung jumlah pengamatan yang diperlukan.
Namun
untuk
tahap-tahap
pelaksanaansampling
pekerjaan
secara
Jumlah
Produktif
Non Produktif
Jumlah
% Produktif
II - 6
Pi
p= i=1
k
n
n = i=1
k
+3 P (1 P)
P
n
3 P(1 P )
P
n
3. Uji Kecukupan
Untuk melakukan pengamatan dalam sampling kerja maka masing-masing
kejadian yang diamati selama aktivitas berlangsung harus memiliki kesempatan
yang sama untuk diamati.
II - 7
N =
1600 (1 P)
P
Keterangan:
P
= Prosentase produktif
pengamatan
pada
hakikatnya
tergantung
pada
jumlah
pengamatan yang diperlukan dan waktu yang tersedia untuk pengumpulan data
yang direncanakan.
4. Menghitung Waktu Baku
a Prosentase produktif (PP)
Jumlah Produktif
x 100
Jumlah pengamatan
b
c
d
e
JMP
Jumlah unit yang dihasilkan
2.2.4
100
100 kelonggaran
dalam waktu yang ditentukan secara acak. Untuk ini biasanya satu hari dibagai ke
dalam satuan waktu yang besarnya ditentukan oleh pengukur. Biasanya panjang
II - 8
satu-satuan waktu tidak terlampau panjang. Berdasarkan satuan waktu inilah saatsaat kunjungan dilakukan.
Melakukan pengamatan dengan sampling pekerjaan juga tidak berbeda
dengan yang dilakukan untuk cara jam henti yaitu yang terdiri dari tiga langkah:
melakukan sampling pendahuluan, menguji keseragaman data, dan menghitung
jumlah kunjungan yang diperlukan. Langkah-langkah ini dilakukan terus sampai
jumlah kunjungan mencukupi untuk tingkat ketelitian dan tingkat keyakinan yang
diperlukan.
2.2.5
dimana :
Xi = jumlah waktu penyelesaian diamati
N = banyaknya pengamatan yang dilakukan
b. Hitung waktu normal.
Wn = Ws p
dimana :
Ws
= waktu siklus
= waktu baku
II - 9
A
2.3
= kelonggaran
sampling
dapat
digunakan
untuk
mendapatkan
besarnya
Kegiatan 2:
Kegiatan 3:
Kegiatan 4:
lain-lain
Langkah berikutnya mengikuti langkah-langkah work sampling. Kegiatankegiatan 1, 2, dan 3 dapat digabungkan menjadi satu, yaitu kegiatan
kelonggaran sehingga menjadi:
Kegiatan 1:
kegiatan kelonggaran
Kegiatan 2:
lain-lain
bercakap-cakap sekedarnya
Kegiatan 2:
minum sekedarnya
Kegiatan 3:
ke kamar kecil
Kegiatan 4:
II - 10
dari kelonggaran yang tidak selalu tampak sebagai kegiatan yang berdiri sendiri.
Misalnya, untuk menghilangkan rasa fatique operator tidak selalu berhenti
bekerja, tetapi dapat dengan melambatkan kecepatan kerja.
Hal yang kedua adalah operator yang diukur harus seorang yang
melakukan kegiatan-kegiatan kelonggaran secara wajar, artinya tidak bercakapcakap terlampau banyak, sering minum atau ke kamar kecil, dan sebagainya. Hal
ini adalah untuk menjamin agar kelonggaran yang diberikan kepada operator
tersebut merupakan kelonggaran yang sepantasnya.
II - 11
BAB III
USULAN PEMECAHAN MASALAH
3.1 Kerangka Berfikir
Pada prinsipnya, tenaga kerja pada suatu industri manufaktur dapat dibagi
atas dua klasifikasi, yaitu tenaga kerja langsung (bagiab produksi) dan tenaga
kerja tak langsung. Tenaga kerja tak langsung ini dapat dibagi lagi dalam tiga tipe
pekerja, yaitu tenaga kerja kreatif (manager, koordinatir dll), tenaga kerja beban
tetap (filling fotocopy, agenda, dll) dan tenaga kerja beba berubah (sekertaris,
penerima tamu, pemroses surat, dll).
Sedangkan pada industri jasa, semua tenaga kerja mempunyai klasifikasi
seperti tenaga kerja tak langsung pada industri manufaktur, selanjutnya disebut
tenag kerja non produksi (white collar).
Pengendalian dan pengukuran jenis tenaga kerja seperti ini relatif masih
ketinggalan sehingga penetapan kebtuhan dari segi materi relatif lebih sulit,
terutama karena tidak adanya tolak ukur yang bersifat umum.
Maka dari itu teknik sampling pekerjaan adalah suatu teknik yang cukup
dapat diandalkan untuk mengukur beban kerja tenaga kerja nonproduksi. Dalam
praktikum ini, pengukuran dikhususkan pada tenaga kerja non produksi yang
mempunyai tipe pekerjaan beban tetap dan berubah.
Metode work sampling sangat cocok untuk digunakan dalam melakukan
pengamatan atas pekerjaan yang sifatnya tidak berulang dan memiliki waktu yang
relatif panjang. Pada dasarnya langkah-langkah pelaksanaanya cukup sederhana,
yaitu melakukan pengamatan aktifitas kerja untuk jeda waktu yang diambil secara
acak terhadap satu atau lebih mesin atau operator dan kemudian mencatatnya
apakah mereka ini dalam keadaan bekerja atau menganggur.
3.2 Pengumpulan Data
Dalam melaksanakan penelitian waktu kerja produktif, permasalahan yang
akan dibahas dalam laporan ini yang berhubungan dengan pelaksanaan praktikum
perancangan sistem kerja dan ergonomi yaitu bagaimana cara melakukan
penelitian menyangkut pengukuran dan pengendalian jenis aktifitas tenaga kerja
III - 1
dengan waktu yang normal dengan teknik sampling pekerjaan sehingga didapakan
waktu baku.
Data diperoleh dengan cara pengamatan dan pengukuran secara langsung.
Adapun data yang dipergunakan dalam pengolahan data yaitu data hasil
pengamatan pengukuran waktu produktif dan non produktif dari aktivitas kerja
dari dua orang talesales yaitu dengan nama Novia Nurhasanah dan Shena Meliana
pada perusahaan PT. Tirta Utama Abadi.
3.3 Pengolahan Data
Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah sampling
pekerjaan dengan tahapan sebagai berikut:
1. Sampling Pendahuluan
Melakukan sampling pendahuluan sesuai dengan apa yang telah dipersiapkan
padalangkah terdahulu, yaitu mengumpulkan data sample (lihat pada
persamaan 2.1 dan 2.2)
2. Pengujian Keseragaman Data
Mengamati pengujian keseragaman data, dengan menentukan batas kontrolya
(lihat pada persamaan 2.3 dan 2.4). jika semua harga-harga pi berada dalam
batas-batas ini maka semuanya dapat digunakan untuk menghitung
banyaknya pengamatan yang diperlukan. jika terdapat yang diluar kontrol,
maka pengamatan yang dibentuk pi bersangkutan dibuang karena berasal
dari sistem sebab yang berbeda.
3. Menghitung Jumlah Pengamatan (Uji Kecukupan)
Banyak pengamatan yang haru dilakukan dalam sampling kerja akan
dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu:
a) tingkat ketelitian (degree of accuracy) dan hasil pengamatan.
b) jumlah pengamatan yang diperlukan untuk tingkat ketelitian 10% dan
tingkat keyakinan 95% (lihat pada persamaan 2.5)
4. Mengumpulkan data selesai
Mengumpulkan data berarti N < N, bila data cukup, maka P (proporsi) yang
didapat merupakan harga besaran yang ingin diketahui.
5. Dilakukan Pengolahan Lebih Lanjut
Berdasarkan informasi p tersebut dilakukan pengolahan lebih lanjut, yaitu:
d. Jika menghitung data wktu baku, maka dilakukan perhitungan waktu baku.
III - 2
III - 3
III - 4
III - 5
BAB IV
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
4.1 Pengumpulan Data Sampling Kerja
4.1.1
Maka :
n kunjungan =
W xt
s
8 x 60
5
96 kali kunjungan
=
=
39 x 5
60
3,25
IV - 1
Hasil
Sortir
39
76
45
19
69
64
26
36
62
58
14
95
6
70
99
0
73
71
23
90
65
97
60
12
31
56
34
19
47
83
75
33
0
5
6
7
9
11
12
14
17
19
20
21
23
24
25
26
29
30
31
33
34
36
38
39
40
45
46
47
48
49
51
52
Hasil
Jam
Hasil
Hitung
Menit
Hasil
Hitung
Jam
Sebenarnya
Menit
Sebenarnya
Waktu
Kunjungan
0,00
0,42
0,50
0,58
0,75
0,92
1,00
1,17
1,42
1,58
1,67
1,75
1,92
2,00
2,08
2,17
2,42
2,50
2,58
2,75
2,83
3,00
3,17
3,25
3,33
3,75
3,83
3,92
4,00
4,08
4,25
4,33
0
0
0
0
0
0
1
1
1
1
1
1
1
2
2
2
2
2
2
2
2
3
3
3
3
3
3
3
4
4
4
4
0,00
0,42
0,50
0,58
0,75
0,92
0,00
0,17
0,42
0,58
0,67
0,75
0,92
0,00
0,08
0,17
0,42
0,50
0,58
0,75
0,83
0,00
0,17
0,25
0,33
0,75
0,83
0,92
0,00
0,08
0,25
0,33
8
8
8
8
8
8
9
9
9
9
9
9
9
10
10
10
10
10
10
10
10
11
11
11
11
11
11
11
12
12
12
12
00
25
30
35
45
55
00
10
25
35
40
45
55
00
05
10
25
30
35
45
50
00
10
15
20
45
50
55
00
05
15
20
8:00
8:25
8:30
8:35
8:45
8:55
9:00
9:10
9:25
9:35
9:40
9:45
9:55
10:00
10:05
10:10
10:25
10:30
10:35
10:45
10:50
11:00
11:10
11:15
11:20
11:45
11:50
11:55
12:00
12:05
12:15
12:20
IV - 2
Bil
Acak
Hasil
Sortir
30
61
38
20
46
72
84
67
98
40
7
17
66
5
51
80
59
11
52
49
25
21
78
24
77
48
81
9
29
56
58
59
60
61
62
64
65
66
67
69
70
71
72
73
75
76
77
78
80
81
83
84
90
93
95
97
98
99
Hasil
Jam
Hasil
Hitung
Menit
Hasil
Hitung
Jam
Sebenarnya
Menit
Sebenarnya
Waktu
Kunjungan
4,67
4,83
4,92
5,00
5,08
5,17
5,33
5,42
5,50
5,58
5,75
5,83
5,92
6,00
6,08
6,25
6,33
6,42
6,50
6,67
6,75
6,92
7,00
7,50
7,75
7,92
8,08
8,17
8,25
4
4
4
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
6
6
6
6
6
6
6
6
6
7
7
7
7
8
8
8
0,67
0,83
0,92
0,00
0,08
0,17
0,33
0,42
0,50
0,58
0,75
0,83
0,92
0,00
0,08
0,25
0,33
0,42
0,50
0,67
0,75
0,92
0,00
0,50
0,75
0,92
0,08
0,17
0,25
12
12
12
13
13
13
13
13
13
13
13
13
13
14
14
14
14
14
14
14
14
14
15
15
15
15
16
16
16
40
50
55
00
05
10
20
25
30
35
45
50
55
00
05
15
20
25
30
40
45
55
00
30
45
55
05
10
15
12:40
12:50
12:55
13:00
13:05
13:10
13:20
13:25
13:30
13:35
13:45
13:50
13:55
14:00
14:05
14:15
14:20
14:25
14:30
14:40
14:45
14:55
15:00
15:30
15:45
15:55
16:05
16:10
16:15
Keterangan :
1. Pukul 12.00 sampai 13.00 menunjukan jam istirahat
2. Pada hari ke-1 jumlah pengamatan yang bisa dilakukan adalah sebanyak
53 kali, oleh karena itu pengamatan dilakukan pada hari selanjutnya untuk
memenuhi jumlah kunjungan yang ditentukan, yaitu sebanyak 96 kali.
IV - 3
Hasil
Sortir
22
80
37
48
79
88
74
63
52
34
30
31
60
10
27
35
79
71
53
28
99
1
2
89
8
16
94
85
83
29
95
56
43
21
78
59
82
72
0
1
2
6
7
8
9
10
12
13
14
15
16
18
20
21
22
24
25
27
28
29
30
31
34
35
36
37
38
39
41
43
45
48
49
51
52
53
Hasil
Jam
Hasil
Hitung
Menit
Hasil
Hitung
Jam
Sebenarnya
Menit
Sebenarnya
Waktu
Kunjungan
0,00
0,08
0,17
0,50
0,58
0,67
0,75
0,83
1,00
1,08
1,17
1,25
1,33
1,50
1,67
1,75
1,83
2,00
2,08
2,25
2,33
2,42
2,50
2,58
2,83
2,92
3,00
3,08
3,17
3,25
3,42
3,58
3,75
4,00
4,08
4,25
4,33
4,42
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
2
2
2
2
2
2
2
2
3
3
3
3
3
3
3
4
4
4
4
4
0,00
0,08
0,17
0,50
0,58
0,67
0,75
0,83
0,00
0,08
0,17
0,25
0,33
0,50
0,67
0,75
0,83
0,00
0,08
0,25
0,33
0,42
0,50
0,58
0,83
0,92
0,00
0,08
0,17
0,25
0,42
0,58
0,75
0,00
0,08
0,25
0,33
0,42
8
8
8
8
8
8
8
8
9
9
9
9
9
9
9
9
9
10
10
10
10
10
10
10
10
10
11
11
11
11
11
11
11
12
12
12
12
12
00
05
10
30
35
40
45
50
00
05
10
15
20
30
40
45
50
00
05
15
20
25
30
35
50
55
00
05
10
15
25
35
45
00
05
15
20
25
8:00
8:05
8:10
8:30
8:35
8:40
8:45
8:50
9:00
9:05
9:10
9:15
9:20
9:30
9:40
9:45
9:50
10:00
10:05
10:15
10:20
10:25
10:30
10:35
10:50
10:55
11:00
11:05
11:10
11:15
11:25
11:35
11:45
12:00
12:05
12:15
12:20
12:25
IV - 4
Bil
Acak
Hasil
Sortir
61
73
87
70
7
79
49
12
38
13
93
55
96
92
45
55
56
58
59
60
61
63
70
71
72
73
74
78
79
80
Hasil
Jam
Hasil
Hitung
Menit
Hasil
Hitung
Jam
Sebenarnya
Menit
Sebenarnya
Waktu
Kunjungan
4,58
4,67
4,83
4,92
5,00
5,08
5,25
5,83
5,92
6,00
6,08
6,17
6,50
6,58
6,67
4
4
4
4
5
5
5
5
5
6
6
6
6
6
6
0,58
0,67
0,83
0,92
0,00
0,08
0,25
0,83
0,92
0,00
0,08
0,17
0,50
0,58
0,67
12
12
12
12
13
13
13
13
13
14
14
14
14
14
14
35
40
50
55
00
05
15
50
55
00
05
10
30
35
40
12:35
12:40
12:50
12:55
13:00
13:05
13:15
13:50
13:55
14:00
14:05
14:10
14:30
14:35
14:40
Keterangan :
1. Pukul 12.00 sampai 13.00 menunjukan jam istirahat.
2. Pada hari ke-2 jumlah pengamatan yang dilakukan hanya 43 kali, oleh
karena itu pengamatan hanya dilakukan sampai pukul 14:40.
Hal ini dilakukan karena semua jumlah pengamatan telah dilakukan yaitu :
Hari pertama : 53 kali
Hari kedua
: 43 kali
Jumlah Pengamatan keseluruhan : 96 kali.
4.1.2
Nama Telesales
Nama Penilai
: Azia Rachman RS
Jabatan
IV - 5
IV - 6
IV - 7
IV - 8
IV - 9
IV - 10
IV - 11
IV - 12
IV - 13
IV - 14
IV - 15
4.1.3
Tanggal
: 25/08/2014
Nama CRL
: Novia Nurhasanah
Total
SO AKSI /SPS
SO IRFAN /SPS
SO LANGGAN /SPS
SO MUKA /SPS
SO TST /SPS
WS ANDI /SPS
WS G MART /SPS
WS JAJANG /SPS
WS LESTARI /SPS
WS PALEM /SPS
WS SUBUR /SPS
1
Grand Total
Tanggal
60
: 25/08/2014
IV - 17
Nama CRL
: Shena Meliana
Total
7
7
1
8
1
4
2
2
2
5
1
4
1
1
1
2
1
12
3
2
1
3
1
3
1
4
2
2
2
2
2
4
1
3
2
1
101
: Novia Nurhasanah
IV - 18
Tanggal
: 26/08/2014
Nama CRL
: Shena Meliana
Total
1
4
3
2
1
9
2
3
3
4
1
1
2
1
2
1
4
1
3
1
2
1
3
3
2
1
1
62
Count of Kuantiti
Nama Pelanggan
SO AKSI /SPS
SO AROMA JAYA /SPS
SO ARTA QUA 1 /SPS
SO BIJAKSANA /SPS
SO BSI /SPS
SO CIAMIS /SPS
SO DOA SEPUH /SPS
SO GEORGINA /PAUL /SPS
SO GIRI JAYA /HEJO /SPS
SO HAJI OMAN /SPS
SO IRFAN /SPS
SO JATI BARU /SPS
SO LANGGAN /SPS
SO MAULANA / SPS
SO MEKAR JAYA /SPS
SO MUKA /SPS
SO SALUYU PUTRA /SPS
SO SANTOSA /SENTOSA JAYA /SPS
SO SINAR PUSAKA /SPS
SO SINAR SAKTI /SPS
SO SNI /SPS
SO SUMBER JAYA /SPS
SO SUMBER REJEKI /SPS`
SO TELOR /UU /SPS
WS AEP /AYU /SPS
WS AHS BA
WS BUANA KALIJATI /SPS
WS CIPTA MANDIRI /WAAS /H ADAM /SPS
WS G MART /SPS
WS JAJANG /SPS
WS LESTARI /SPS
WS PALEM /SPS
WS PD JAYA /YENI /SPS
WS PD TOTO /SPS
WS SRIMULYO /SRIMULYA /YAYAT /SPS
Grand Total
Total
2
4
6
1
9
3
6
4
2
3
3
2
2
2
2
5
3
2
2
2
1
2
1
2
2
3
2
2
2
1
1
1
3
2
1
91
122
192
IV - 20
Produktif
Non produktif
Jumlah
% Produktif
2
32
13
45
71,1 %
Jumlah
71
32
103
69 %
Keterangan :
% Produktif didapat dari :
=
Produktif
Jumlah x 100 %
71
103 x 100 %
= 68,9 % 69 %
Tabel 4. 9 Frekuensi Kegiatan Produktif dan Non Produktif Telesales 2
Kegiatan
Produktif
Non produktif
Jumlah
% Produktif
2
32
13
45
71,1 %
Jumlah
67
33
100
67 %
Keterangan :
% Produktif didapat dari :
=
Produktif
Jumlah x 100 %
67
100 x 100 %
= 67 %
4.2.2 Pengujian Keseragaman
IV - 21
Untuk ini kita tentukan batas-batas kontrolnya yaitu Batas Kontrol Atas
(BKA) dan Batas Kontrol Bawah ( BKB), dengan tingkat ketelitian dan keyakinan
yang digunakan yaitu sebesar :
Tingkat Ketelitian
= 10%
Tingkat Keyakinan
= 90%
BKA = p +3
p (1 p )
n
BKB= p 3
p (1 p )
n
dimana :
p=
pi
k
k
Setiap telesales memiliki persentase produktif masing-masing, nilainya
Produktif
Jumlah x 100 %
71
103 x 100 %
= 68,9 % 69 %
IV - 22
maka
p=
pi
k
p=
pi
k
138,3
2
p=69,1
0,691
dan
n =
dimana :
= 96
k = 2 hari pengamatan
n =
n =
k
96
2
n =48
0,691(10,691)
48
= 0,890 x 100% = 89 %
IV - 23
BKB=0,6913
0,691(10,691)
48
= 0,490 x 100% = 49 %
Produktif
Jumlah x 100 %
67
100 x 100 %
= 67 %
maka
p=
pi
k
p=
p=
pi
k
134,7
2
p=67,3
0,673
IV - 24
dan
n =
dimana :
= 96
k = 2 hari pengamatan
n =
n =
96
2
n =48
Sehingga BKA dan BKB untuk telesales Shena Meliana :
BKA =0,673+3
0,673 (10,673)
48
0,673 (10,673)
48
IV - 25
Control Chart
88
71.2
71.1
67 67.2
63.6
46
1
N =
80(10,34 )
0,34
= 155,3
IV - 26
: 71
: 32
: 103
: 69%
: 67
: 33
: 100
: 67%
= 122 order
= 661,7 / 122
= 5,42 menit
= 192 order
= 643,2 / 192
= 3,55 menit
Good (C1)
: 0,06
IV - 27
Usaha
Good (C2)
: 0,02
Kondisi
Konsistensi
Good (C)
: 0,01
Jumlah
: 0,13
= 5,42 x 1,13
= 6,12 menit
Telesales 2
Wn
= 3,55 x 1,13
= 4,01 menit
e. Waktu Baku
Wb
= Wn + L
Faktor
Tenaga yang
dikeluarkan dapat
diabaikan
Sikap kerja duduk
Gerakan kerja normal
Kelelahan mata,
pandangan mata yang
hampir terus menerus
Keadaan suhu tempat
kerja normal
Keadaan atmosfer baik
Keadaan lingkungan
bersih, sehat, cerah
dengan kebisingan
Pekerjaan
Bekerja dimeja,
duduk
Ekivalen Kelonggaran
Beban
(%)
-
5%
Bekerja di meja
Gerakan bebas
Memperhatikan
angka-angka di
depan komputer
1%
0%
7%
22-28 C
5%
Ventilasi baik
0%
0%
IV - 28
rendah
Jumlah
18%
Telesales 2
IV - 29
BAB V
ANALISIS
5.1 Analisis Data
Dari hasil pengamatan yang dilakukan di PT Tirta Utama Abadi, selama 2
x 8 jam kerja yakni pada tanggal 25 dan 26 Agustus 2014 di dapat data sebanyak
103 untuk talesales 1 dan 100 untuk talesales 2. Kemudian dilakukan pengujian
terhadap data tersebut, dengan data sebagai berikut :
a. Uji Keseragaman Data
Tingkat Keyakinan
= 90 %
Tigkat Keteliitian
= 10%
Data terdapat pada batas atas dan batas bawah, maka data dinyatakan
seragam, dengan ketentuan sebagai berikut ini .
1. Untuk telesales 1
p
= 0,69
BKA
= 89 %
BKB
= 49 %
2. Untuk telesales 1
p
= 0,67
BKA
= 87 %
BKB
= 46 %
= 90 %
Tigkat Keteliitian
= 10%
N = 155,3
N = 203
V-1
71
32
103
69%
67
33
100
67%
= 7,7 menit/order
= 5,05 menit/order
V-2
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Dari dat yang terkumpul dari hasil pengamatan secara sampling dan
dilakukan beberapa tahap pengolahan data antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
Materi Praktikum
Materi praktikum yang diberikan, baik itu berupa teori dan gambar-
gambar sudah bagus dan lengkap, tetapi dalam penyusunan redaksional katakatanya perlu disempurnakan, dan jangan terpaku pada satu referensi, sehingga
praktikan dapat lebih memahami dan menguasai materi yang akan diberikan.
6.2.2
6.2.3
VI - 1
6.2.5
Usulan Praktikan
Usulan penulis sebagai praktikan yaitu agar meningkatkan segala
sesuatunya, baik itu dalam jadwal praktikum dan asistensi, teknik pelaksanaan,
dan hal-hal lain yang menunjang kelancaran setiap kegiatan praktikum
Perancangan Sistem Kerja.
6.2.6
VI - 2
DAFTAR PUSTAKA
Angga, M., & Acep. (2011). Laporan Analisis Perancangan Sistem Kerja &
Ergonomi. UNLA: Bandung.
Hendarin Indar. (2000). Perancangan dan Evaluasi Aspek Ergonomi dan Desain
Kamar Bicara Umum Penyelengggaraan Jasa Wartel KOPMA UNISBA.
Teknik Industri, UNISBA, Bandung
Modul I Praktikum Perancangan Sistem Kerja. (2014). Perancangan Produk Yang
Ergonomis. Teknik Industri, UNLA : Bandung.
Sutalaksana, Anggawisastra, Tjakraatmaja. (2006). Teknik Perancangan Sistem
Kerja. ITB : Bandung.
Wignisoeboto, Sritomo. (2000). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu. Institut
Teknologi Sepuluh November : Surabaya.
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]