BAB IV
DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK
Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah kegiatan/pemeriksaan untuk menemukan secara
dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan anak prasekolah. Dengan
ditemukan secara dini penyimpangan/masalah tumbuh kembang anak, maka intervensi
akan lebih mudah dilakukan, tenaga kesehatan juga mempunyai waktu dalam membuat
rencana tindakan/intervensi yang tepat, terutama ketika harus melibatkan ibu/keluarga. Bila
penyimpangan terlambat diketahui, maka intervensinya akan lebih sulit dan hal ini akan
berpengaruh pada tumbuh kembang anak.
Ada 3 jenis deteksi dini tumbuh kembang yang dapat dikerjakan oleh tenaga kesehatan di
tingkat puskesmas dan jaringannya, berupa:
o Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan, yaitu untuk mengetahui/menemukan status
gizi kurang/buruk dan mikro/makrosefali.
o Deteksi dini penyimpangan perkembangan, yaitu untuk mengetahui gangguan
perkembangan anak (keterlambatan), gangguan daya lihat, gangguan daya dengar.
o Deteksi dini penyimpangan mental emosional, yaitu untuk mengetahui adanya masalah
mental emosional, autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas.
Adapun Jadwal kegiatan dan jenis skrining/deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh
kembang pada balita dan anak prasekolah oleh tenaga kesehatan adalah sebagai berikut:
Umur
Anak
0 bulan
3 bulan
6 bulan
9 bulan
12 bulan
15 bulan
18 bulan
21 bulan
24 bulan
30 bulan
36 bulan
42 bulan
48 bulan
54 bulan
60 bulan
66 bulan
72 bulan
Jenis Deteksi Tumbuh Kembang Yang Harus Dilakukan
Deteksi Dini
Deteksi Dini
Deteksi Dini Penyimpangan
Penyimpangan
Penyimpangan
Mental Emosional
Pertumbuhan
Perkembangan
BB/TB
LK
KPSP
TDD
TDL
KMME
CHAT *
GPPH *
Keterangan:
BB/TB
LK
KPSP
TDD
: Berat Badan terhadap Tinggi Badan
: Lingkaran Kepala
: Kuesioner Pra Skrining Perkembangan
: Tes Daya Dengar
TDL
KMME
CHAT
GPPH
Tanda *
: Tes Daya Lihat
: Kuesioner Masalah Mental Emosional
: Checklist for Autism in Toddlers
: Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas
: Deteksi dilakukan atas indikasi
Jadwal dan jenis deteksi dini tumbuh kembang dapat berubah sewaktu-waktu yaitu pada:
o Kasus rujukan.
o Ada kecurigaan anak mempunyai penyimpangan tumbuh.
o Ada keluhan anak mempunyai masalah tumbuh kembang.
40
1. DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERTUMBUHAN
Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan dilakukan di semua tingkat pelayanan. Adapun
pelaksana dan alat yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tingkat Pelayanan
Pelaksana
Keluarga, masyarakat.
o
o
o
Puskesmas.
o
o
o
o
o
Alat yang digunakan
Orang tua.
o KMS,
Kader kesehatan.
o Timbangan dacin
Petugas PADU, BKB
TPA dan Guru TK.
Dokter
o Tabel BB/TB
Bidan
o Grafik LK
Perawat
o Timbangan
Ahli gizi
o Alat ukur tinggi badan
Petugas lainnya
o Pita pengukur lingkar kepala
A. Pengukuran Berat Badan Terhadap Tinggi Badan (BB/TB).
o
Tujuan pengukuran BB/TB adalah untuk menentukan status gizi anak, normal, kurus,
kurus sekali atau gemuk.
Jadwal pengukuran BB/TB disesuai dengan jadwal deteksi dini tumbuh kembang balita.
Pengukuran dan penilaian BB/TB dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih.
Pengukuran Berat Badan/BB:
o
Menggunakan timbangan bayi.
Menggunakan timbangan injak.
Timbangan bayi digunakan untuk menimbang anak sampai umur 2 tahun atau selama
anak masih bisa berbaring/duduk tenang.
Letakkan timbangan pada meja yang datar dan tidak mudah bergoyang.
Lihat posisi jarum atau angka harus menunjuk ke angka 0.
Bayi sebaiknya telanjang, tanpa topi, kaus kaki, sarung tangan.
Baringkan bayi dengan hati-hati di atas timbangan.
Lihat jarum timbangan sampai berhenti.
Baca angka yang ditunjukkan oleh jarum timbangan atau angka timbangan.
Bila bayi terus menerus bergerak, perhatikan gerakan jarum, baca angka di tengahtengah antara gerakan jarum ke kanan dan kekiri.
Letakkan timbangan di lantai yang datar sehingga tidak mudah bergerak.
Lihat posisi jarum atau angka harus menunjuk ke angka 0.
Anak sebaiknya memakai baju sehari-hari yang tipis, tidak memakai alas kaki, jaket,
topi, jam tangan, kalung, dan tidak memegang sesuatu.
Anak berdiri di atas timbangan tanpa dipegangi.
Lihat jarum timbangan sampai berhenti.
Baca angka yang ditunjukkan oleh jarum timbangan atau angka timbangan.
Bila anak terus menerus bergerak, perhatikan gerakan jarum, baca angka di tengahtengah antara gerakan jarum ke kanan dan ke kiri.
Pengukuran Panjang Badan (PB) atau Tinggi Badan (TB):
o
Cara mengukur dengan posisi berbaring:
o
Sebaiknya dilakukan oleh 2 orang.
41
o
o
o
o
o
Bayi dibaringkan telentang pada alas yang datar.
Kepala bayi menempel pada pembatas angka 0.
Petugas 1 : kedua tangan memegang kepala bayi agar tetap menempel pada pembatas
angka 0 (pembatas kepala).
Petugas 2 : tangan kiri menekan lutut bayi agar lurus, tangan kanan menekan batas kaki
ke telapak kaki.
Petugas 2 membaca angka di tepi di luar pengukur.
Cara mengukur dengan posisi berdiri:
o
o
o
o
o
Anak tidak memakai sandal atau sepatu.
Berdiri tegak menghadap kedepan.
Punggung, pantat dan tumit menempel pada tiang pengukur.
Turunkan batas atas pengukur sampai menempel di ubun-ubun.
Baca angka pada batas tersebut.
Batas atas kepala
Pita ukur
tinggi dlm
centimeter
Skala 0 pita ukur pada
ujung lantai
Penggunaan Tabel BB/TB (Direktorat Gizi Masyarakat 2002):
o Ukur tinggi/panjang dan timbang berat badan anak, sesuai cara di atas.
o Lihat kolom Tinggi/Panjang Badan anak yang sesuai dengan hasil pengukuran.
o Pilih kolom Berat Badan untuk laki-laki (kiri) atau perempuan (kanan) sesuai jenis
kelamin anak, cari angka berat badan yang terdekat dengan berat badan anak.
o Dari angka berat badan tersebut, lihat bagian atas kolom untuk mengetahui angka
Standar Deviasi (SD).
42
Tabel Berat Badan/Tinggi Badan (Direktorat Gizi Masyarakat 2002)
Berat badan anak laki-laki (kg)
Gemu
Normal
Kurus
Kurus
- 2 SD
- 2 SD s/d
k
sekali
2 SD
s/d 2 SD
3SD
- 3 SD
6.8--
7.0--
7.2--
7.4--
7.5--
7.7--
7.9--
8.0--
8.2--
8.5--
8.7--
8.8--
9.0--
9.1--
9.3--
9.4--
9.6--
9.7--
9.9--
10.0--
10.2--
10.3--
10.5--
10.6--
10.8--
10.9--
11.0--
11.2--
11.3--
11.5--
11.6--
11.7--
11.9--
12.0--
12.1--
12.2--
12.4--
12.5--
2.8-6.7
2.9-6.9
3.1-7.1
3.2-7.3
3.4-7.4
3.5-7.6
3.7-7.8
3.8-7.9
4.0-8.1
4.3-8.4
2.0-2.7
2.2-2.8
2.3-3.0
2.4-3.1
2.6-3.3
2.7-3.4
2.8-3.6
3.0-3.7
3.1-3.9
3.4-4.2
3.5-4.3
3.6-8.4
3.6-4.4
3.9-4.7
4.0-4.8
4.1-5.0
4.3-5.1
4.4-5.2
4.5-5.4
4.6-5.5
4.7-5.6
4.9-5.7
5.0-5.9
5.1-6.0
5.2-6.1
5.3-6.2
5.5-6.3
5.6-6.5
5.7-6.6
5.8-6.7
5.9-6.8
6.0-6.9
6.1-7.0
6.3-7.1
6.4-7.3
6.5-7.4
6.6-7.5
6.7-76
--1.9
--2.1
--2.2
--2.3
--2.5
--2.6
--2.7
--2.9
--3.0
--3.3
--3.4
--2.6
--3.7
--3.8
--3.9
--4.0
--4.2
--4.3
--4.4
--4.5
--4.6
--4.8
--4.9
--5.0
--5.1
--5.2
--5.4
--5.5
--5.6
--5.7
--5.8
--5.9
--6.0
--6.2
--6.3
--6.4
--6.5
--6.6
4.4-8.6
4.5-8.7
4.7-8.9
4.8-9.0
4.9-9.2
5.1-9.3
5.2-9.5
5.3-9.6
5.5-9.8
5.6-9.9
5.7-10.1
5.8-10.2
6.0-10.4
6.1-10.5
6.2-10.7
6.3-10.8
6.4-10.9
6.6-11.1
6.7-11.2
6.8-11.4
6.9-11.5
7.0-11.6
7.1-11.8
7.2-11.9
7.4-12.0
7.5-12.1
7.6-12.3
7.7-12.4
Tinggi
badan
(cm)
55.0
55.5
56.0
56.5
57.0
57.5
58.0
58.5
59.0
60.0
60.5
61.0
61.5
62.0
62.5
63.0
63.5
64.0
64.5
65.0
65.5
66.0
66.5
67.0
67.5
68.0
68.5
69.0
69.5
70.0
70.5
71.0
71.5
72.0
72.5
73.0
73.5
74.0
Berat bedan anak perempuan (kg)
Kurus
Kurus
Normal Gemuk
-2 SD
- 2 SD
2 SD
sekali
- 3 SD
s/d 3 SD
s/d 2 SD
--2.2
--2.3
--2.4
--2.5
--2.6
--2.7
--2.9
--3.0
--3.1
--3.3
--3.4
--3.5
--3.6
--3.8
--3.9
--4.0
--4.1
--4.2
--4.3
--4.4
--4.5
--4.6
--4.7
--4.9
--5.0
--5.1
--5.2
--5.3
--5.4
--5.5
--5.6
--5.7
--5.8
--5.9
--6.0
--6.1
--6.3
--6.4
2.3-2.9
2.4-3.0
2.5-3.1
26.-3.3
2.7-3.4
2.8-3.5
3.0-3.7
3.1-3.8
3.2-3.9
3.4-4.2
3.5-4.3
3.6-4.4
3.7-4.5
3.9-4.7
4.0-4.8
4.1-4.9
4.2-5.0
4.3-5.1
4.4-5.3
4.5-5.4
4.6-5.5
4.7-5.6
4.8-5.7
5.0-5.8
5.1-6.0
5.2-6.1
5.3-6.2
5.4-6.3
5.5-6.4
5.6-6.5
5.7-6.6
5.8-6.7
5.9-6.8
6.0-7.0
6.1-7.1
6.2-7.2
6.4-7.3
6.5-7.4
3.0-6.7
3.1-6.9
3.2-7.1
3.4-7.3
3.5-7.4
3.6-7.6
3.8-7.8
3.9-7.9
4.0-8.1
4.3-8.4
4.4-8.6
4.5-8.7
4.6-8.9
4.8-9.0
4.9-9.2
5.0-9.3
5.1-9.4
5.2-9.6
5.4-9.7
5.5-9.8
5.6-10.0
5.7-10.1
5.8-10.2
5.9-10.4
6.1-10.5
6.2-10.6
6.3-10.7
6.4-10.9
6.5-11.0
6.6-11.1
6.7-11.2
6.8-11.4
6.9-11.5
7.1-11.6
7.2-117
7.3-11.8
7.4-11.9
7.5-12.1
6.8--
7.0--
7.2--
7.4--
7.5--
7.7--
7.9--
8.0--
8.2--
8.5--
8.7--
8.8--
9.0--
9.1--
9.3--
9.4--
9.5-
9.7-
9.8-
9.9-
10.1--
10.2--
10.3--
10.5--
10.6--
10.7--
10.8--
11.0--
11.1--
11.2--
11.3--
11.5--
11.6 --
11.7--
11.8--
11.9--
12.0--
12.2--
43
12.6--
12.8--
12.9--
13.0--
13.1--
13.3--
7.8-12.5
7.9-12.7
8.0-12.8
8.1-12.9
8.2-13.0
8.3-13.2
6.8-7.7
6.9-7.8
7.1-7.9
7.1-8.0
7.2-8.1
7.3-8.2
--6.7
--6.8
--6.9
--7.0
--7.1
--7.2
Berat badan anak laki-laki (kg)
Gemu
Normal
Kurus
Kurus
2
SD
2
SD
s/d
k
sekali
s/d 2 SD
3SD
- 3 SD
13.5--
13.6--
13.7--
13.9--
14.0--
14.1--
14.2--
14.3--
14.4--
14.6--
14.7--
14.8--
14.9--
15.0--
15.1--
15.2--
15.4--
8.4-13.3
8.5-13.4
8.6-13.5
8.7-13.6
8.8-13.8
8.9-13.9
9.0-14.0
9.1-14.1
9.2-14.2
9.3-14.3
9.4-14.5
9.5-14.6
9.6-14.7
9.7-14.8
9.8-14.9
9.9-15.0
10.0-15.1
10.1-15.3
7.4-8.3
7.5-8.4
7.6-8.5
7.7-8.6
7.8-8.7
7.9-8.8
8.0-8.9
8.1-9.0
8.2-9.1
8.3-9.2
8.4-9.3
8.5-9.4
8.6-9.5
8.7-9.6
8.8-9.7
8.9-9.8
8.9-9.9
9.0-10.0
--7.3
--7.4
--7.5
--7.6
--7.7
--7.8
--7.9
--8.0
--8.1
--8.2
--8.3
--8.4
--8.5
--8.6
--8.7
--8.8
--8.8
--8.9
15.5--
15.6--
15.7--
15.8--
15.9--
16.1--
16.2--
16.3--
16.4--
16.5--
16.6--
16.8--
16.9--
17.0--
17.1--
17.3--
17.4--
17.5--
17.6--
17.8--
10.2-15.4
10.3-15.5
10.4-15.6
10.5-15.7
10.6-15.8
10.7-16.0
10.8-16.1
10.9-16.2
11.0-16.3
11.1-16.4
11.2-16.5
11.3-16.7
11.4-16.8
11.5-16.9
11.6-17.0
11.7-17.2
11.8-17.3
11.9-17.4
12.0-17.5
12.1-17.7
9.1-10.1
9.2-10.2
9.3-10.3
9.4-10.4
9.5-10.5
9.6-10.6
9.7-10.7
9.8-10.8
9.9-10.9
9.9-11.0
10.0-11.1
10.1-11.2
10.2-11.3
10.3-11.4
10.4-11.5
10.5-11.6
10.6-11.7
10.7-11.8
10.8-11.9
10.9-12.0
--9.0
--9.1
--9.2
--9.3
--9.4
--9.5
--9.6
--9.7
--9.8
--9.8
--9.9
--10.0
--10.1
--10.2
--10.3
--10.4
--10.5
--10.6
--10.7
--10.8
2 SD
13.4--
74.5
75.0
75.5
76.0
76.5
77.0
Tinggi
badan
(cm)
77.5
78.0
78.5
79.0
79.5
80.0
80.5
81.0
81.5
82.0
82.5
83.0
83.5
84.0
84.5
85.0
85.5
86.0
86.5
87.0
87.5
88.0
88.5
89.0
89.5
90.0
90.5
91.0
91.5
92.0
92.5
93.0
93.5
94.0
94.5
95.0
95.5
96.0
--6.5
--6.6
--6.7
--6.8
--6.9
--7.0
6.6-7.5
6.7-7.6
6.8-7.7
6.9-7.8
7.0-7.9
7.1-8.0
7.6-12.2
7.7-12.3
7.8-12.4
7.9-12.5
8.0-12.6
8.1-12.7
12.3--
12.4--
12.5--
12.6--
12.7--
12.8--
Berat bedan anak perempuan (kg)
Kurus
Kurus
Normal Gemuk
-2 SD
2
SD
2 SD
sekali
- 3 SD
s/d 3 SD
s/d 2 SD
--7.1
--7.2
--7.3
--7.4
--7.5
--7.6
--7.7
--7.8
--7.9
--8.0
--8.1
--8.2
--8.2
--8.3
--8.4
--8.5
--8.6
--8.7
7.2-8.1
7.3-8.2
7.4-8.3
7.5-8.4
7.6-8.5
7.7-8.6
7.8-8.7
7.9-8.8
8.0-8.9
8.1-9.0
8.2-9.1
8.3-9.2
8.3-9.3
8.4-9.4
8.5-9.5
8.6-9.6
8.7-9.7
8.8-9.8
8.2-12.8
8.3-13.0
8.4-13.1
8.5-13.2
8.6-13.3
8.7-13.4
8.8-13.5
8.9-13.6
9.0-13.8
9.1-13.9
9.2-14.0
9.3-14.1
9.4-14.2
9.5-14.3
9.6-14.4
9.7-14.6
9.8-14.7
9.9-14.8
12.9--
13.1--
13.2--
13.3--
13.4--
13.5--
13.6--
13.7--
13.9--
14.0--
14.1--
14.2--
14.3--
14.4--
14.5--
14.7--
14.8--
14.9--
--8.8
--8.9
--9.0
--9.1
--9.2
--9.2
--9.3
--9.4
--9.5
--9.6
--9.7
--9.8
--9.8
--9.9
--10.0
--10.1
--10.2
--10.3
--10.4
--10.5
8.9-9.9
9.0-10.0
9.1-10.1
9.2-10.2
9.3-10.3
9.3-10.4
9.4-10.5
9.5-10.6
9.6-10.6
9.7-10.7
9.8-10.8
9.9-10.9
9.9-11.0
10.0-11.1
10.1-11.2
10.2-11.3
10.3-11.4
10.4-11.5
10.5-11.6
10.6-11.7
10.0-14.9
10.1-15.1
10.2-15.2
10.3-15.3
10.4-15.4
10.5-15.6
10.6-15.7
10.7-15.8
10.7-15.9
10.8-16.1
10.9-16.2
11.0-16.3
11.1-16.5
11.2-16.6
11.3-16.7
11.4-16.9
11.5-17.0
11.6-17.2
11.7-17.3
11.8-17.5
15.0--
15.2--
15.3--
15.4--
15.5--
15.7--
15.8--
15.9--
16.0--
16.2--
16.3--
16.4--
16.6--
16.7--
16.8--
17.0--
17.1--
17.3--
17.4--
17.6--
44
17.9--
18.0--
18.2--
18.3--
18.5--
18.6--
18.7--
18.9--
19.0--
12.2-17.8
12.4-17.9
12.5-18.1
12.6-18.2
12.7-18.4
12.8-18.5
12.9-18.6
13.0-18.8
13.1-18.9
11.0-12.1
11.0-12.3
11.1-12.4
11.2-12.5
11.3-12.6
11.4-12.7
11.5-12.8
11.6-12.9
11.7-13.0
--10.9
--10.9
--11.0
--11.1
--11.2
--11.3
--11.4
--11.5
--11.6
Berat badan anak laki-laki (kg)
Gemu
Normal
Kurus
Kurus
- 2 SD
- 2 SD s/d
k
sekali
2 SD
s/d 2 SD
3SD
- 3 SD
19.2--
19.3--
19.5--
19.6--
19.8--
20.0--
20.1--
20.3--
20.5--
20.6--
20.8--
21.0--
21.2--
21.4--
21.5--
21.7--
21.9--
22.1--
22.3--
22.5--
22.7--
22.9--
23.2--
23.4--
23.6--
23.8--
24.1--
24.3--
24.5--
13.2-19.1
13.3-19.2
13.4-19.4
13.6-19.5
13.7-19.7
13.8-19.9
13.9-20.0
14.0-20.2
14.2-20.4
14.3-20.5
14.4-20.7
14.5-20.9
14.7-21.1
14.8-21.3
14.9-21.4
15.0-21.6
15.2-21.8
15.3-22.0
15.4-22.2
15.6-22.4
15.7-22.6
15.9-22.8
16.0-23.1
16.1-23.3
16.3-23.5
16.4-23.7
16.6-24.0
16.7-24.2
16.9-24.4
11.8-13.1
11.9-13.2
12.0-13.3
12.1-13.5
12.2-13.6
12.3-13.7
12.4-13.8
12.6-13.9
12.7-14.1
12.8-14.2
12.9-14.3
13.0-14.4
13.2-14.6
13.2-14.7
13.4-14.8
13.5-14.9
13.6-15.1
13.7-15.2
13.8-15.3
14.0-15.5
14.1-15.6
14.2-15.8
14.4-15.9
14.5-16.0
14.6-16.2
14.8-16.3
14.9-16.5
15.0-16.6
15.2-16.8
--11.7
--11.8
--11.9
--12.0
--12.1
--12.2
--12.3
--12.5
--12.6
--12.7
--12.8
--12.9
--13.0
--13.1
--13.3
--13.4
--13.5
--13.6
--13.7
--13.9
--14.0
--14.1
--14.3
--14.4
--14.5
--14.7
--14.8
--14.9
--15.1
96.5
97.0
97.5
98.0
98.5
99.0
99.5
100.0
100.5
Tinggi
badan
(cm)
101.0
101.5
102.0
102.5
103.0
103.5
104.0
104.5
105.0
105.5
106.0
106.5
107.0
107.5
108.0
108.5
109.0
109.5
110.0
110.5
111.0
111.5
112.0
112.5
113.0
113.5
114.0
114.5
115.0
Interpretasi:
Normal: - 2 SD s/d 2 SD atau Gizi baik
Kurus : - 2 SD s/d 3 SD atau Gizi kurang
Kurus sekali: 3 SD atau Gizi buruk
Gemuk: 2 SD atau Gizi lebih
Intervensi:
--10.6
--10.6
--10.7
--10.8
--10.9
--11.0
--11.1
--11.2
--11.3
10.7-11.8
10.7-11.9
10.8-12.0
10.9-12.1
11.0-12.2
11.1-12.3
11.2-12.4
11.3-12.6
11.4-12.7
11.9-17.6
12.0-17.8
12.1-17.9
12.2-18.1
12.3-18.2
12.4-18.4
12.5-18.5
12.7-18.7
12.8-18.8
17.7--
17.9--
18.0--
18.2--
18.3--
18.5--
18.6--
18.8--
18.9--
Berat bedan anak perempuan (kg)
Kurus
Kurus
Normal Gemuk
-2 SD
- 2 SD
2 SD
sekali
- 3 SD
s/d 3 SD
s/d 2 SD
--11.4
--11.5
--11.6
--11.7
--11.8
--11.9
--12.0
--12.1
--12.2
--12.3
--12.4
--12.5
--12.6
--12.7
--12.9
--13.0
--13.1
--13.2
--13.3
--13.5
--13.6
--13.7
--13.9
--14.0
--14.1
--14.3
--14.4
--14.5
--14.7
11.5-12.8
11.6-12.9
11.7-13.0
11.8-13.1
11.9-13.2
12.0-13.3
12.1-13.4
12.2-13.6
12.3-13.7
12.4-13.8
12.5-13.9
12.6-14.0
12.7-14.2
12.8-14.3
13.0-14.4
13.1-14.5
13.2-14.7
13.3-14.8
13.4-14.9
13.6-15.1
13.7-15.2
13.8-15.4
14.0-15.5
14.1-15.6
14.2-15.8
14.4-15.9
14.5-16.1
14.6-16.2
14.8-16.4
12.9-19.0
13.0-19.1
13.1-19.3
13.2-19.5
13.3-19.6
13.4-19.8
13.5-20.0
13.7-20.1
13.8-20.3
13.9-20.5
14.0-20.7
14.1-20.9
14.3-21.0
14.4-21.2
14.5-21.4
14.6-21.6
14.8-21.8
14.9-22.0
15.0-22.2
15.2-22.4
15.3-22.6
15.5-22.8
15.6-23.0
15.7-23.2
15.9-23.4
16.0-23.6
16.2-23.8
16.3-24.1
16.5-24.3
19.1--
19.2--
19.4--
19.6--
19.7--
19.9--
20.1--
20.2--
20.4--
20.6--
20.8--
21.0--
21.1--
21.3--
21.5--
21.7--
21.9--
22.1--
22.3--
22.5--
22.7--
22.9--
23.1--
23.3--
23.5--
23.7--
23.9--
24.2--
24.4--
45
Lihat Buku Pedoman Tatalaksana Gizi Buruk, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).
Contoh:
Seorang anak laki-laki dengan panjang badan 71 Cm dan berat badan 6,8 Kg. Pada kolom
panjang badan anak laki-laki 71 Cm, apabila ditarik garis lurus ke kiri ternyata berat badan
6.8 Kg terletak pada kolom 6.0-6.9 Kg; kolom - 2 SD s/d 3 SD; Interpretasinya anak
kurus.
B. Pengukuran Lingkaran Kepala Anak (LKA).
o
Tujuan pengukuran lingkaran kepala anak adalah untuk mengetahui lingkaran kepala
anak dalam batas normal atau diluar batas normal.
Jadwal, disesuaikan dengan umur anak. Umur 0-11 bulan, pengukuran dilakukan setiap
tiga bulan. Pada anak yang lebih besar, umur 12-72 bulan, pengukuran dilakukan setiap
enam bulan. Pengukuran dan penilaian lingkaran kepala anak dilakukan oleh tenaga
kesehatan terlatih.
Cara mengukur lingkaran kepala :
o Alat pengukur dilingkarkan pada kepala anak melewati dahi, menutupi alis mata,
diatas kedua telinga, dan bagian belakang kepala yang menonjol, tarik agak
kencang,
o Baca angka pada pertemuan dengan angka 0.
o Tanyakan tanggal lahir bayi / anak, hitung umur bayi / anak
o Hasil pengukuran dicatat pada grafik lingkaran kepala menurut umur dan jenis
kelamin anak
o Buat garis yang menghubungkan antara ukuran yang lalu dengan ukuran sekarang
Interpretasi:
o Bila ukuran lingkaran kepala anak berada di dalam jalur hijau maka lingkaran kepala
anak normal.
o Bila ukuran lingkaran kepala anak berada diluar jalur hijau maka lingkaran kepala
anak tidak normal.
o Lingkaran kepala anak tidak normal ada 2 (dua), yaitu makrosefal bila berada diatas
jalur hijau dan mikrosefal bila berada dibawah jalur hijau.
46
Intervensi:
o Bila ditemukan makrosefal maupun mikrosefal segera dirujuk ke rumah Sakit.
47
Grafik Lingkaran Kepala Perempuan dan Laki-laki (Nelhaus, 1969).
48
2. DETEKSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN ANAK
Deteksi dini penyimpangan perkembangan anak dilakukan di semua tingkat pelayanan.
Adapun pelaksana dan alat yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tingkat Pelayanan
Keluarga dan
Masyarakat
Pelaksana
o
o
o
o
Puskesmas
o
o
o
Orang tua
Kader kesehatan, BKB, TPA
Petugas pusat PADU terlatih.
Guru TK terlatih.
Dokter
Bidan
Perawat
Alat yang digunakan
Buku KIA
o
o
o
o
o
o
KPSP
TDL
TDD
KPSP
TDL
TDD
Keterangan:
Buku KIA
KPSP
TDL
TDD
BKB
TPA
Pusat PADU
TK
:
:
:
:
:
:
:
:
Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Kuesioner Pra Skrining Perkembangan
Tes Daya Lihat
Tes Daya Dengar
Bina Keluarga Balita.
Tempat Penitipan Anak
Pusat Pendidikan Anak Dini Usia
Taman Kanak-kanak.
A. Skrining/pemeriksaan perkembangan anak menggunakan Kuesioner Pra
Skrining Perkembangan (KPSP).
o
Tujuan skrining/pemeriksaan perkembangan anak menggunakan KPSP adalah untuk
mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan.
Jadwal skrining/pemeriksaan KPSP rutin adalah pada umur 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 30,
36, 42, 48, 54, 60, 66 dan 72 bulan. Jika anak belum mencapai umur skrining tersebut, minta
ibu datang kembali pada umur skrining yang terdekat untuk pemeriksaan rutin. Misalnya bayi
umur 7 bulan, diminta kembali untuk skrining KPSP pada umur 9 bulan.
Apabila orang tua datang dengan keluhan anaknya mempunyai masalah tumbuh kembang,
sedangkan umur anak bukan umur skrining maka pemeriksaan menggunakan KPSP untuk
umur skrining terdekat - yang lebih muda.
Skrining/pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan, guru TK dan petugas PADU terlatih.
Alat/instrumen yang digunakan adalah:
o Formulir KPSP menurut umur. Formulir ini berisi 9 10 pertanyaan tentang kemampuan
perkembangan yang telah dicapai anak. Sasaran KPSP anak umur 0-72 bulan.
o Alat bantu pemeriksaan berupa: pensil, kertas, bola sebesar bola tenis, kerincingan,
kubus berukuran sisi 2,5 Cm sebanyak 6 buah, kismis, kacang tanah, potongan biskuit
kecil berukuran 0.5 - 1 Cm.
Cara menggunakan KPSP:
o Pada waktu pemeriksaan/skrining, anak harus dibawa.
o Tentukan umur anak dengan menanyakan tanggal bulan dan tahun anak lahir. Bila umur
anak lebih 16 hari dibulatkan menjadi 1 bulan.
Contoh: bayi umur 3 bulan 16 hari, dibulatkan menjadi 4 bulan. Bila umur bayi 3 bulan
15 hari, dibulatkan menjadi 3 bulan.
o Setelah menentukan umur anak, pilih KPSP yang sesuai dengan umur anak.
o KPSP terdiri ada 2 macam pertanyaan, yaitu:
49
Pertanyaan yang dijawab oleh ibu/pengasuh anak, contoh: Dapatkah bayi makan
kue sendiri ?
o Perintah kepada ibu/pengasuh anak atau petugas untuk melaksanakan tugas yang
tertulis pada KPSP. Contoh: Pada posisi bayi anda telentang, tariklah bayi pada
pergelangan tangannya secara perlahan-lahan ke posisi duduk.
Jelaskan kepada orangtua agar tidak ragu-ragu atau takut menjawab, oleh karena itu
pastikan ibu/pengasuh anak mengerti apa yang ditanyakan kepadanya.
Tanyakan pertanyaan tersebut secara berturutan, satu persatu. Setiap pertanyaan hanya
ada 1 jawaban, Ya atau Tidak. Catat jawaban tersebut pada formulir.
Ajukan pertanyaan yang berikutnya setelah ibu/pengasuh anak menjawab pertanyaan
terdahulu.
Teliti kembali apakah semua pertanyaan telah dijawab.
o
o
o
o
o
o
Interpretasi hasil KPSP:
o
o
o
o
o
o
Hitunglah berapa jumlah jawaban Ya.
o Jawaban Ya, bila ibu/pengasuh anak menjawab: anak bisa atau pernah atau sering
atau kadang-kadang melakukannya.
o Jawaban Tidak, bila ibu/pengasuh anak menjawab: anak belum pernah melakukan
atau tidak pernah atau ibu/pengasuh anak tidak tahu.
Jumlah jawaban Ya = 9 atau 10, perkembangan anak sesuai dengan tahap
perkembangannya (S).
Jumlah jawaban Ya = 7 atau 8, perkembangan anak meragukan (M).
Jumlah jawaban Ya = 6 atau kurang, kemungkinan ada penyimpangan (P).
Untuk jawaban Tidak, perlu dirinci jumlah jawaban Tidak menurut jenis keterlambatan
(gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian).
Intervensi:
o
Bila perkembangan anak sesuai umur (S), lakukan tindakan berikut:
o Beri pujian kepada ibu karena telah mengasuh anaknya dengan baik.
o Teruskan pola asuh anak sesuai dengan tahap perkembangan anak.
o Beri stimulasi perkembangan anak setiap saat, sesering mungkin, sesuai dengan
umur dan kesiapan anak.
o Ikutkan anak pada kegiatan penimbangan dan pelayanan kesehatan di posyandu
secara teratur sebulan 1 kali dan setiap ada kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB).
Jika anak sudah memasuki usia prasekolah (36-72 bulan), anak dapat diikutkan
pada kegiatan di Pusat Pendidikan Anak Dini Usia (PADU), Kelompok Bermain dan
Taman Kanak-kanak.
o Lakukan pemeriksaan/skrining rutin menggunakan KPSP setiap 3 bulan pada anak
berumur kurang dari 24 bulan dan setiap 6 bulan pada anak umur 24 sampai 72
bulan.
Bila perkembangan anak meragukan (M), lakukan tindakan berikut:
o Beri petunjuk pada ibu agar melakukan stimulasi perkembangan pada anak lebih
sering lagi, setiap saat dan sesering mungkin.
o Ajarkan ibu cara melakukan intervensi stimulasi perkembangan anak untuk
mengatasi penyimpangan/mengejar ketertinggalannya.
o Lakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencari kemungkinan adanya penyakit yang
menyebabkan penyimpangan perkembangannya.
o Lakukan penilaian ulang KPSP 2 minggu kemudian dengan menggunakan daftar
KPSP yang sesuai dengan umur anak.
o Jika hasil KPSP ulang jawaban Ya tetap 7 atau 8 maka kemungkinan ada
penyimpangan (P).
Bila tahapan perkembangan terjadi penyimpangan (P), lakukan tindakan berikut:
Rujukan ke Rumah Sakit dengan menuliskan jenis dan jumlah penyimpangan
perkembangan (gerak kasar, gerak halus, bicara & bahasa, sosialisasi dan kemandirian).
50
KPSP PADA BAYI UMUR 3 BULAN
1. Pada waktu bayi telentang, apakah masing-masing lengan
dan tungkai bergerak dengan mudah? Jawab TIDAK bila
salah satu atau kedua tungkai atau lengan bayi bergerak tak
terarah/tak terkendali.
2.
Pada waktu bayi telentang apakah ia melihat dan menatap
wajah anda?
3. Apakah bayi dapat mengeluarkan suara-suara lain (ngoceh)
disamping menangis?
4. Pada waktu bayi telentang, apakah ia dapat mengikuti gerakan anda dengan menggerakkan kepalanya dari kanan/kiri ke
tengah?
5. Pada waktu bayi telentang, apakah ia dapat mengikuti gerakan anda dengan menggerakkan kepalanya dari satu sisi
hampir sampai pada sisi yang lain?
6. Pada waktu anda mengajak bayi berbicara dan tersenyum,
apakah ia tersenyum kembali kepada anda
7. Pada waktu bayi telungkup di alas yang datar, apakah ia
dapat mengangkat kepalanya seperti pada gambar ini?
8. Pada waktu bayi telungkup di alas yang datar, apakah ia
dapat mengangkat kepalanya sehingga membentuk sudut
45 seperti pada gambar ?
9. Pada waktu bayi telungkup di alas yang datar, apakah ia
dapat mengangkat kepalanya dengan tegak seperti pada
gambar ?
10. Apakah bayi suka tertawa keras walau tidak digelitik atau
diraba-raba?
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Bicara dan
bahasa
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Gerak Kasar
Ya
Tidak
Gerak
kasar
Ya
Tidak
Gerak
kasar
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
51
KPSP PADA BAYI UMUR 6 BULAN
1. Pada waktu bayi telentang, apakah ia dapat mengikuti
gerakan anda dengan menggerakkan kepala sepenuhnya
dari satu sisi ke sisi yang lain?
2. Dapatkah bayi mempertahankan posisi kepala dalam
keadaan tegak dan stabil? Jawab TIDAK bila kepala bayi
cenderung jatuh ke kanan/kiri atau ke dadanya.
3.
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Gerak Kasar
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sentuhkan pensil di punggung tangan atau ujung jari bayi
(jangan meletakkan di atas telapak tangan bayi). Apakah
bayi dapat menggenggam pensil itu selama beberapa
detik?
4. Ketika bayi telungkup di alas datar,
apakah ia dapat mengangkat dada
dengan
kedua
lengannya
sebagai
penyangga seperti pada gambar ?
5. Pernahkah bayi mengeluarkan suara gembira bernada
tinggi atau memekik tetapi bukan menangis?
6. Pernahkah bayi berbalik paling sedikit dua kali, dari
telentang ke telungkup atau sebaliknya?
7. Pernahkah anda melihat bayi tersenyum ketika melihat
mainan yang lucu, gambar atau binatang peliharaan pada
saat ia bermain sendiri?
8. Dapatkah bayi mengarahkan matanya pada benda kecil
sebesar kacang, kismis atau uang logam? Jawab TIDAK
jika ia tidak dapat mengarahkan matanya.
9. Dapatkah bayi meraih mainan yang diletakkan agak jauh
namun masih berada dalam jangkauan tangannya?
10. Pada posisi bayi telentang, pegang kedua tangannya lalu
tarik perlahan-lahan ke posisi duduk. Dapatkah bayi
mempertahankan lehernya secara kaku seperti gambar di
sebelah kiri ? Jawab TIDAK bila kepala bayi jatuh kembali
seperti gambar sebelah kanan.
52
Ja
wab:
YA
Jawab : TIDAK
KPSP PADA BAYI UMUR 9 BULAN
1. Pada posisi bayi telentang, pegang kedua tangannya lalu
tarik perlahan-lahan ke posisi duduk. Dapatkah bayi
mempertahankan lehernya secara kaku seperti gambar di
sebelah kiri ? Jawab TIDAK bila kepala bayi jatuh kembali
seperti gambar sebelah kanan.
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
7. Tanpa disangga oleh bantal, kursi atau
dinding, dapatkah bayi duduk sendiri
selama 60 detik?
Gerak kasar
Ya
Tidak
8. Apakah bayi dapat makan kue kering sendiri?
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Jawab: YA
Jawab : TIDAK
2. Pernahkah anda melihat bayi memindahkan mainan atau
kue kering dari satu tangan ke tangan yang lain? Benda-benda panjang seperti sendok atau kerincingan bertangkai
tidak ikut dinilai.
3. Tarik perhatian bayi dengan memperlihatkan selendang,
sapu tangan atau serbet, kemudian jatuhkan ke lantai.
Apakah bayi mencoba mencarinya? Misalnya mencari di
bawah meja atau di belakang kursi?
4. Apakah bayi dapat memungut dua benda seperti mainan/
kue kering, dan masing-masing tangan memegang satu
benda pada saat yang sama? Jawab TIDAK bila bayi tidak
pernah melakukan perbuatan ini.
5. Jika anda mengangkat bayi melalui ketiaknya ke posisi
berdiri, dapatkah ia menyangga sebagian berat badan
dengan kedua kakinya? Jawab YA bila ia mencoba berdiri
dan sebagian berat badan tertumpu pada kedua kakinya.
6. Dapatkah bayi memungut dengan tangannya
benda-benda kecil seperti kismis, kacangkacangan, potongan biskuit, dengan gerakan
miring atau menggerapai seperti gambar ?
53
9. Pada waktu bayi bermain sendiri dan anda diam-diam
datang berdiri di belakangnya, apakah ia menengok ke
belakang seperti mendengar kedatangan anda?
Suara keras tidak ikut dihitung. Jawab YA hanya jika anda
melihat reaksinya terhadap suara yang perlahan atau
bisikan.
10. Letakkan suatu mainan yang dinginkannya di luar
jangkauan bayi, apakah ia mencoba mendapatkannya
dengan mengulurkan lengan atau badannya?
Bicara dan
bahasa
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
KPSP PADA ANAK UMUR 12 BULAN
1. Jika anda bersembunyi di belakang sesuatu/di pojok,
Sosialisasi &
Ya
Tidak
kemudian muncul dan menghilang secara berulang-
kemandirian
Gerak halus
Ya
Tidak
mendapatkan pensil itu kembali?
3. Apakah anak dapat berdiri selama 30 detik atau lebih
Gerak kasar
Ya
Tidak
dengan berpegangan pada kursi/meja?
4. Apakah anak dapat mengatakan 2 suku kata yang
Bicara &
Ya
Tidak
ulang di hadapan anak, apakah ia mencari anda atau
mengharapkan anda muncul kembali?
2. Letakkan pensil di telapak tangan bayi. Coba ambil
pensil tersebut dengan perlahan-lahan. Sulitkah anda
sama, misalnya: ma-ma, da-da atau pa-pa. Jawab
bahasa
YA bila ia mengeluarkan salah satu suara tadi.
5. Apakah anak dapat mengangkat badannya ke posisi
Gerak kasar
Ya
Tidak
berdiri tanpa bantuan anda?
6. Apakah anak dapat membedakan anda dengan orang
Sosialisasi &
Ya
Tidak
yang belum ia kenal? Ia akan menunjukkan sikap malu-
kemandirian
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Bicara &
Ya
Ya
Tidak
Tidak
Ya
Tidak
malu atau ragu-ragu pada saat permulaan bertemu
dengan orang yang belum dikenalnya.
7. Apakah anak dapat mengambil
benda kecil seperti kacang atau
kismis, dengan meremas di antara
ibu jari dan jarinya seperti pada
gambar?
8. Apakah anak dapat duduk sendiri tanpa bantuan?
9. Sebut 2-3 kata yang dapat ditiru oleh anak (tidak perlu
kata-kata yang lengkap). Apakah ia mencoba meniru
menyebutkan kata-kata tadi ?
[Link] bantuan, apakah anak dapat mempertemukan
dua
kubus
kecil
yang
ia
pegang?
bahasa
Gerak halus
Kerincingan
bertangkai dan tutup panci tidak ikut dinilai
54
55
KPSP PADA ANAK UMUR 15 BULAN
1. Tanpa bantuan, apakah anak dapat mempertemukan
Gerak halus
Ya
Tidak
bertangkai dan tutup panci tidak ikut dinilai
2. Apakah anak dapat jalan sendiri atau jalan dengan
Gerak kasar
Ya
Tidak
berpegangan?
3. Tanpa bantuan, apakah anak dapat bertepuk tangan
Sosialisasi &
Ya
Tidak
Ya
Tidak
dua kubus kecil yang ia pegang? Kerincingan
atau melambai-lambai? Jawab TIDAK bila ia membutuhkan bantuan.
4. Apakah anak dapat mengatakan papa ketika ia memanggil/melihat ayahnya, atau mengatakan mama jika
kemandirian
Bicara &
bahasa
memanggil/melihat ibunya? Jawab YA bila anak
mengatakan salah satu diantaranya.
5. Dapatkah anak berdiri sendiri tanpa berpegangan
Gerak kasar
Ya
Tidak
selama kira-kira 5 detik?
6. Dapatkan anak berdiri sendiri tanpa berpegangan
Gerak kasar
Ya
Tidak
selama 30 detik atau lebih?
7. Tanpa berpegangan atau menyentuh lantai, apakah
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sosialisasi &
Ya
Tidak
anak dapat membungkuk untuk memungut mainan di
lantai dan kemudian berdiri kembali?
8. Apakah anak dapat menunjukkan apa yang diinginkannya tanpa menangis atau merengek? Jawab YA bila
kemandirian
ia menunjuk, menarik atau mengeluarkan suara yang
menyenangkan.
9. Apakah anak dapat berjalan di sepanjang ruangan
Gerak kasar
Ya
Tidak
tanpa jatuh atau terhuyung-huyung?
[Link] anak dapat mengambil benda kecil seperti
Gerak halus
Ya
Tidak
kacang, kismis, atau potongan biskuit dengan
menggunakan ibu
jari dan jari telunjuk
seperti pada
gambar ?
56
KPSP PADA ANAK UMUR 18 BULAN
1. Tanpa bantuan, apakah anak dapat bertepuk tangan atau
melambai-lambai? Jawab TIDAK bila ia membutuhkan
bantuan.
2. Apakah anak dapat mengatakan papa ketika ia memanggil/melihat ayahnya, atau mengatakan mama jika
memanggil/melihat ibunya? Jawab YA bila anak
mengatakan salah satu diantaranya.
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
3. Apakah anak dapat berdiri sendiri tanpa berpegangan
selama kira-kira 5 detik?
Gerak kasar
Ya
Tidak
4. Apakah anak dapat berdiri sendiri tanpa berpegangan
selama 30 detik atau lebih?
Gerak kasar
Ya
Tidak
5. Tanpa berpegangan atau menyentuh lantai, apakah anak Gerak kasar
dapat membungkuk untuk memungut mainan di lantai dan
kemudian berdiri kembali?
Ya
Tidak
6. Apakah anak dapat menunjukkan apa yang diinginkannya Sosialisasi &
tanpa menangis atau merengek? Jawab YA bila ia kemandirian
menunjuk, menarik atau mengeluarkan suara yang
menyenangkan.
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
8. Apakah anak anak dapat mengambil benda kecil seperti Gerak halus
kacang, kismis, atau potongan biskuit dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk seperti pada gambar ?
Ya
Tidak
9. Jika anda menggelindingkan bola ke anak, apakah ia
menggelindingkan/melemparkan kembali bola pada anda?
Gerak halus;
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
10. Apakah anak dapat memegang sendiri cangkir/gelas dan
minum dari tempat tersebut tanpa tumpah?
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
7. Apakah anak dapat berjalan di sepanjang ruangan tanpa
jatuh atau terhuyung-huyung?
57
KPSP PADA ANAK UMUR 21 BULAN
1. Tanpa berpegangan atau menyentuh lantai, apakah
anak dapat membungkuk untuk memungut mainan
di lantai dan kemudian berdiri kembali?
2. Apakah anak dapat menunjukkan apa yang diinginkannya tanpa menangis atau merengek? Jawab YA
bila ia menunjuk, menarik atau mengeluarkan suara
yang menyenangkan.
3. Apakah anak dapat berjalan di sepanjang ruangan
tanpa jatuh atau terhuyung-huyung?
Gerak kasar
Tida
k
Sosialisasi & Ya
Tida
kemandirian
Gerak kasar
4. Apakah anak dapat mengambil benda kecil seperti Gerak halus
kacang, kismis, atau potongan biskuit dengan
meng-gunakan ibu jari dan jari telunjuk seperti pada
gambar ?
5. Jika anda menggelindingkan bola ke anak, apakah
ia menggelindingkan/melemparkan kembali bola
pada anda?
6. Apakah
anak
dapat
memegang
sendiri
cangkir/gelas dan minum dari tempat tersebut tanpa
tumpah?
7. Jika anda sedang melakukan pekerjaan rumah
tangga, apakah anak meniru apa yang anda
lakukan?
8. Apakah anak dapat meletakkan satu kubus di atas
kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu?
Kubus yang digunakan ukuran 2.5-5.0 Cm.
9. Apakah anak dapat mengucapkan paling sedikit 3
kata yang mempunyai arti selain papa dan
mama?
10. Apakah anak dapat berjalan mundur 5 langkah atau
lebih tanpa kehilangan keseimbangan?
(Anda mungkin dapat melihatnya ketika anak
menarik mainannya).
Ya
Gerak halus
Ya
Tida
Ya
k
Tida
k
Ya
Tida
k
Sosialisasi & Ya
Tida
kemandirian
Sosialisasi & Ya
Tida
kemandirian
Gerak halus
Ya
Tida
k
Bicara &
Ya
bahasa
Gerak kasar
Tida
k
Ya
Tida
k
58
KPSP PADA ANAK UMUR 24 BULAN
1. Jika anda sedang melakukan pekerjaan rumah Sosialisasi
tangga, apakah anak meniru apa yang anda lakukan? &
Ya
Tida
k
Gerak halus
Ya
Tida
k
Bicara &
bahasa
Ya
Tida
k
Gerak kasar
Ya
Tida
k
Ya
Tida
k
Ya
Tida
k
7. Tanpa bimbingan, petunjuk atau bantuan anda, Bicara &
dapatkah anak menunjuk dengan benar paling sedikit bahasa
satu bagian badannya (rambut, mata, hidung, mulut,
atau bagian badan yang lain)?
Ya
Tida
k
8. Dapatkah anak makan nasi sendiri tanpa banyak Sosialisasi
&
tumpah?
Ya
Tida
k
9. Dapatkah anak membantu memungut mainannya Bicara &
sendiri atau membantu mengangkat piring jika bahasa
diminta?
Ya
Tida
k
Ya
Tida
k
kemandirian
2. Apakah anak dapat meletakkan 1 buah kubus di atas
kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu? Kubus
yang digunakan ukuran 2.5 5 cm.
3. Apakah anak dapat mengucapkan paling sedikit 3 kata
yang mempunyai arti selain papa dan mama?
4. Apakah anak dapat berjalan mundur 5 langkah atau
lebih tanpa kehilangan keseimbangan?
(Anda mungkin dapat melihatnya ketika anak menarik
mainannya).
5. Dapatkah anak melepas pakaiannya seperti: baju, rok, Gerak
halus,
atau celananya? (topi dan kaos kaki tidak ikut dinilai).
Sosialisasi
&
kemandirian
6. Dapatkah anak berjalan naik tangga sendiri? Jawab Gerak kasar
YA jika ia naik tangga dengan posisi tegak atau
berpegangan pada dinding atau pegangan tangga.
Jawab TIDAK jika ia naik tangga dengan merangkak
atau anda tidak membolehkan anak naik tangga atau
anak harus berpegangan pada seseorang.
kemandirian
10. Dapatkah anak menendang bola kecil (sebesar bola Gerak kasar
tenis) ke depan tanpa berpegangan pada apapun?
Mendorong tidak ikut dinilai.
.
59
KPSP PADA ANAK UMUR 30 BULAN
1. Dapatkah anak melepas pakaiannya seperti: baju, rok, Sosialisasi &
kemandirian
atau celananya? (topi dan kaos kaki tidak ikut dinilai).
2. Dapatkah anak berjalan naik tangga sendiri? Jawab YA
jika ia naik tangga dengan posisi tegak atau berpegangan Gerak kasar
pada dinding atau pegangan tangga. Jawab TIDAK jika ia
naik tangga dengan merangkak atau anda tidak
membolehkan anak naik tangga atau
anak harus
berpegangan pada seseorang.
3. Tanpa bimbingan, petunjuk atau bantuan anda, dapatkah
anak menunjuk dengan benar paling sedikit satu bagian
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
badannya (rambut, mata, hidung, mulut, atau bagian
badan yang lain)?
4. Dapatkah anak makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah?
5. Dapatkah anak membantu memungut mainannya sendiri
atau membantu mengangkat piring jika diminta?
6. Dapatkah anak menendang bola kecil (sebesar bola tenis)
Gerak kasar
ke depan tanpa berpegangan pada apapun? Mendorong
tidak ikut dinilai.
7. Bila diberi pensil, apakah anak mencoret-coret kertas
Gerak halus
tanpa bantuan/petunjuk?
8. Dapatkah anak meletakkan 4 buah kubus satu persatu di
Gerak halus
atas kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu? Kubus
yang digunakan ukuran 2.5 - 5 cm.
9. Dapatkah anak menggunakan 2 kata pada saat berbicara
seperti minta minum, mau tidur?
Terimakasih dan Dadag tidak ikut dinilai.
10. Apakah anak dapat menyebut 2 diantara gambar-gambar
ini tanpa bantuan?
Bicara &
bahasa
Bicara &
bahasa
(Menyebut dengan suara binatang tidak ikut dinilai).
60
KPSP ANAK UMUR 36 BULAN
1.
Bila diberi pensil, apakah anak mencoret-coret kertas
tanpa bantuan/petunjuk?
2. Dapatkah anak meletakkan 4 buah kubus satu persatu
di atas kubus yang lain tanpa menjatuhkan kubus itu?
Kubus yang digunakan ukuran 2.5 - 5 cm.
3. Dapatkah anak menggunakan 2 kata pada saat
berbicara seperti minta minum, mau tidur?
Terimakasih dan Dadag tidak ikut dinilai.
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
5. Dapatkah anak melempar bola lurus ke arah perut atau
dada anda dari jarak 1,5 meter?
Gerak kasar
Ya
Tidak
6. Ikuti perintah ini dengan seksama. Jangan memberi
isyarat dengan telunjuk atau mata pada saat memberikan perintah berikut ini:
Letakkan kertas ini di lantai.
Letakkan kertas ini di kursi.
Berikan kertas ini kepada ibu.
Dapatkah anak melaksanakan ketiga perintah tadi?
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
7. Buat garis lurus ke bawah sepanjang sekurangkurangnya 2.5 cm.
Suruh anak menggambar garis lain di
samping garis ini.
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
4.
Apakah anak dapat menyebut 2 diantara gambargambar ini tanpa bantuan?
(Menyebut dengan suara binatang tidak ikut dinilai).
Jawab YA bila ia menggambar garis seperti ini:
Jawab TIDAK bila ia menggambar garis seperti ini:
8. Letakkan selembar kertas seukuran buku ini di lantai.
Apakah anak dapat melompati bagian lebar kertas
dengan mengangkat kedua kakinya secara bersamaan
tanpa didahului lari?
9. Dapatkah anak mengenakan sepatunya sendiri?
10. Dapatkah anak mengayuh sepeda roda tiga sejauh
sedikitnya 3 meter?
61
KPSP PADA ANAK UMUR 42 BULAN
1. Dapatkah anak mengenakan sepatunya sendiri?
Sosialisasi &
Ya
Tidak
kemandirian
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sosialisasi &
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Kubus yang digunakan ukuran 2.5 - 5 cm.
8. Apakah anak dapat bermain petak umpet, ular naga atau
Sosialisasi &
Ya
Tidak
permainan lain dimana ia ikut bermain dan mengikuti
kemandirian
aturan bermain?
9. Dapatkah anak mengenakan celana panjang, kemeja,
Sosialisasi &
Ya
Tidak
baju atau kaos kaki tanpa di bantu? (Tidak termasuk
kemandirian
2. Dapatkah anak mengayuh sepeda roda tiga sejauh
sedikitnya 3 meter?
3. Setelah makan, apakah anak mencuci dan mengeringkan
tangannya dengan baik sehingga anda tidak perlu
mengulanginya?
4. Suruh anak berdiri satu kaki tanpa berpegangan. Jika
perlu tunjukkan caranya dan beri anak anda kesempatan
melakukannya 3 kali.
Dapatkah ia mempertahankan keseimbangan dalam
waktu 2 detik atau lebih?
5. Letakkan selembar kertas seukuran buku ini di lantai.
Apakah anak dapat melompati panjang kertas ini dengan
mengangkat kedua kakinya secara bersamaan tanpa
didahului lari?
6. Jangan membantu anak dan jangan menyebut lingkaran.
Suruh anak menggambar seperti contoh ini di kertas
kosong yang tersedia. Dapatkah anak menggambar
lingkaran?
kemandirian
Jawab : YA
Jawab : TIDAK
7. Dapatkah anak meletakkan 8 buah kubus satu persatu di
atas yang lain tanpa menjatuhkan kubus tersebut?
memasang kancing, gesper atau ikat pinggang)
62
KPSP PADA ANAK UMUR 48 BULAN
1. Dapatkah anak mengayuh sepeda roda tiga sejauh Gerak kasar
sedikitnya 3 meter?
2. Setelah makan, apakah anak mencuci dan
mengeringkan tangannya dengan baik sehingga anda
tidak perlu mengulanginya?
3. Suruh anak berdiri satu kaki tanpa berpegangan. Jika
perlu tunjukkan caranya dan beri anak anda
kesempatan melakukannya 3 kali.
Dapatkah ia mempertahankan keseimbangan dalam
waktu 2 detik atau lebih?
4. Letakkan selembar kertas seukuran buku ini di lantai.
Apakah anak dapat melompati panjang kertas ini
dengan
mengangkat
kedua
kakinya
secara
bersamaan tanpa didahului lari?
5.
Ya
Tida
k
Sosialisasi
&
kemandirian
Ya
Gerak kasar
Ya
Tida
k
Tida
k
Gerak kasar
Ya
Tida
k
Jangan membantu anak dan jangan menyebut Gerak halus
lingkaran. Suruh anak menggambar seperti contoh ini
di kertas kosong yang tersedia. Apakah anak dapat
menggambar lingkaran?
Ya
Tida
k
Jawab : YA
Jawab : TIDAK
6.
Dapatkah anak meletakkan 8 buah kubus satu
persatu di atas yang lain tanpa menjatuhkan kubus
tersebut?
Kubus yang digunakan ukuran 2.5 - 5 cm.
7. Apakah anak dapat bermain petak umpet, ular naga
atau permainan lain dimana ia ikut bermain dan
mengikuti aturan bermain?
8. Dapatkah anak mengenakan celana panjang, kemeja,
baju atau kaos kaki tanpa di bantu? (Tidak termasuk
memasang kancing, gesper atau ikat pinggang)
9.
Dapatkah anak menyebutkan nama lengkapnya
tanpa dibantu? Jawab TIDAK jika ia hanya menyebut
sebagian namanya atau ucapannya sulit dimengerti.
Gerak halus
Ya
Tida
k
Sosialisasi
&
kemandirian
Ya
Sosialisasi
&
kemandirian
Ya
Bicara &
bahasa
Ya
Tida
k
Tida
k
Tida
k
63
KPSP PADA ANAK UMUR 54 BULAN
1.
2.
3.
4.
5.
Dapatkah anak meletakkan 8 buah kubus satu persatu di atas yang lain
tanpa menjatuhkan kubus tersebut?
Kubus yang digunakan ukuran 2.5 - 5 cm.
Apakah anak dapat bermain petak umpet, ular naga atau permainan
lain dimana ia ikut bermain dan mengikuti aturan bermain?
Dapatkah anak mengenakan celana panjang, kemeja, baju atau kaos
kaki tanpa di bantu? (Tidak termasuk memasang kancing, gesper atau
ikat pinggang)
Dapatkah anak menyebutkan nama lengkapnya tanpa dibantu? Jawab
TIDAK jika ia hanya menyebut sebagian namanya atau ucapannya sulit
dimengerti.
Isi titik-titik di bawah ini dengan jawaban anak. Jangan membantu
kecuali mengulangi pertanyaan.
Apa yang kamu lakukan jika kamu kedinginan?............
Apa yang kamu lakukan jika kamu lapar?.........................
Apa yang kamu lakukan jika kamu lelah?.........................
Jawab YA bila anak menjawab ke 3 pertanyaan tadi dengan benar,
bukan dengan gerakan atau isyarat.
Gerak halus
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Gerak kasar
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Jika kedinginan, jawaban yang benar adalah menggigil ,pakai mantel
atau masuk kedalam rumah.
Jika lapar, jawaban yang benar adalah makan
Jika lelah, jawaban yang benar adalah mengantuk, tidur,
berbaring/tidur-tiduran, istirahat atau diam sejenak
6.
Apakah anak dapat mengancingkan bajunya atau pakaian boneka?
7.
Suruh anak berdiri satu kaki tanpa berpegangan. Jika perlu tunjukkan
caranya dan beri anak anda kesempatan melakukannya 3 kali.
Dapatkah ia mempertahankan keseimbangan dalam waktu 6 detik atau
lebih?
Jangan mengoreksi/membantu anak. Jangan menyebut kata lebih
panjang.
Perlihatkan gambar kedua garis ini pada anak.
Tanyakan: Mana garis yang lebih panjang?
Minta anak menunjuk garis yang lebih panjang.
Setelah anak menunjuk, putar lembar ini dan
ulangi pertanyaan tersebut. Setelah anak
menunjuk, putar lembar ini lagi dan ulangi
pertanyaan tadi.
Apakah anak dapat menunjuk garis yang
lebih panjang sebanyak 3 kali dengan benar?
8.
9.
Jangan membantu anak dan jangan memberitahu nama gambar ini,
suruh anak menggambar seperti contoh ini di kertas kosong yang
tersedia. Berikan 3 kali kesempatan.
Apakah anak dapat menggambar seperti contoh ini?
Gerak halus
Ya
Tidak
10.
Ikuti perintah ini dengan seksama. Jangan memberi isyarat dengan
telunjuk atau mata pada saat memberikan perintah berikut ini:
Letakkan kertas ini di atas lantai.
Letakkan kerta ini di bawah kursi.
Letakkan kertas ini di depan kamu
Letakkan kertas ini di belakang kamu.
Jawab YA hanya jika anak mengerti arti di atas, di bawah, di depan
dan di belakang.
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
64
KPSP PADA ANAK UMUR 60 BULAN
1.
Isi titik-titik di bawah ini dengan jawaban anak. Jangan membantu kecuali
mengulangi pertanyaan.
Apa yang kamu lakukan jika kamu kedinginan?............
Apa yang kamu lakukan jika kamu lapar?.........................
Apa yang kamu lakukan jika kamu lelah?.........................
Jawab YA bila anak menjawab ke 3 pertanyaan tadi dengan benar, bukan dengan
gerakan atau isyarat.
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Bicara & bahasa
Ya
Tidak
9. Suruh anak melompat dengan satu kaki beberapa kali tanpa berpegangan
(lompatan dengan dua kaki tidak ikut dinilai). Apakah ia dapat melompat 2-3 kali
dengan satu kaki?
Gerak kasar
Ya
Tidak
10. Dapatkah anak sepenuhnya berpakaian sendiri tanpa bantuan?
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Jika kedinginan, jawaban yang benar adalah menggigil ,pakai mantel atau masuk
kedalam rumah.
Jika lapar, jawaban yang benar adalah makan
Jika lelah, jawaban yang benar adalah mengantuk, tidur, berbaring/tidur-tiduran,
istirahat atau diam sejenak
2.
Apakah anak dapat mengancingkan bajunya atau pakaian boneka?
3.
Suruh anak berdiri satu kaki tanpa berpegangan. Jika perlu tunjukkan caranya
dan beri anak anda kesempatan melakukannya 3 kali. Dapatkah ia
mempertahankan keseimbangan dalam waktu 6 detik atau lebih?
Jangan mengoreksi/membantu anak. Jangan menyebut kata lebih panjang.
Perlihatkan gambar kedua garis ini pada anak.
Tanyakan: Mana garis yang lebih panjang?
Minta anak menunjuk garis yang lebih panjang.
Setelah anak menunjuk, putar lembar ini dan
ulangi pertanyaan tersebut. Setelah anak
menunjuk, putar lembar ini lagi dan ulangi
pertanyaan tadi.
Apakah anak dapat menunjuk garis yang
lebih panjang sebanyak 3 kali dengan benar?
4.
5.
Jangan membantu anak dan jangan memberitahu nama gambar ini, suruh anak
menggambar seperti contoh ini di kertas kosong yang tersedia. Berikan 3 kali
kesempatan.
Apakah anak dapat menggambar seperti contoh ini?
6.
Ikuti perintah ini dengan seksama. Jangan memberi isyarat dengan telunjuk atau
mata pada saat memberikan perintah berikut ini:
Letakkan kertas ini di atas lantai.
Letakkan kerta ini di bawah kursi.
Letakkan kertas ini di depan kamu
Letakkan kertas ini di belakang kamu.
Jawab YA hanya jika anak mengerti arti di atas, di bawah, di depan dan di
belakang.
7. Apakah anak bereaksi dengan tenang dan tidak rewel (tanpa menangis atau
menggelayut pada anda) pada saat anda meninggalkannya?
8. Jangan menunjuk, membantu atau membetulkan, katakan pada anak :
Tunjukkan segi empat merah
Tunjukkan segi empat kuning
Tunjukkan segi empat biru
Tunjukkan segi empat hijau
Dapatkah anak menunjuk keempat warna itu dengan benar?
65
KPSP PADA ANAK UMUR 66 BULAN
1.
Jangan membantu anak dan jangan memberitahu nama gambar ini,
suruh anak menggambar seperti contoh ini di kertas kosong yang
tersedia. Berikan 3 kali kesempatan.
Apakah anak dapat menggambar seperti contoh ini?
Gerak halus
Ya
Tidak
2.
Ikuti perintah ini dengan seksama. Jangan memberi isyarat dengan
telunjuk atau mata pada saat memberikan perintah berikut ini:
Letakkan kertas ini di atas lantai.
Letakkan kerta ini di bawah kursi.
Letakkan kertas ini di depan kamu
Letakkan kertas ini di belakang kamu.
Jawab YA hanya jika anak mengerti arti di atas, di bawah, di
depan dan di belakang.
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
3.
Apakah anak bereaksi dengan tenang dan tidak rewel (tanpa
menangis atau menggelayut pada anda) pada saat anda
meninggalkannya?
Jangan menunjuk, membantu atau membetulkan, katakan pada
anak :
Tunjukkan segi empat merah
Tunjukkan segi empat kuning
Tunjukkan segi empat biru
Tunjukkan segi empat hijau
Sosialisasi &
kemandirian
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Gerak halus
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Gerak halus
Ya
Tidak
Bicara &
bahasa
Ya
Tidak
Gerak kasar
Ya
Tidak
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Dapatkah anak menunjuk keempat warna itu dengan benar?
Suruh anak melompat dengan satu kaki beberapa kali tanpa
berpegangan (lompatan dengan dua kaki tidak ikut dinilai). Apakah
ia dapat melompat 2-3 kali dengan satu kaki?
Dapatkah anak sepenuhnya berpakaian sendiri tanpa bantuan?
Suruh anak menggambar di tempat kosong yang tersedia. Katakan
padanya: Buatlah gambar orang.
Jangan memberi perintah lebih dari itu. Jangan bertanya/
mengingatkan anak bila ada bagian yang belum tergam-bar. Dalam
memberi nilai, hitunglah berapa bagian tubuh yang tergambar.
Untuk bagian tubuh yang berpasangan seperti mata, telinga, lengan
dan kaki, setiap pasang dinilai satu bagian. Dapatkah anak
menggambar sedikitnya 3 bagian tubuh?
Pada gambar orang yang dibuat pada nomor 7, dapatkah anak
menggambar sedikitnya 6 bagian tubuh?
Tulis apa yang dikatakan anak pada kalimat-kalimat yang belum
selesai ini, jangan membantu kecuali mengulang pertanyaan:
Jika kuda besar maka tikus.....................................
Jika api panas maka es...........................................
Jika ibu seorang wanita maka ayah seorang...........
Apakah anak menjawab dengan benar (tikus kecil, es dingin, ayah
seorang pria) ?.
Apakah anak dapat menangkap bola kecil sebesar bola tenis/bola
kasti hanya dengan menggunakan kedua tangannya?
(Bola besar tidak ikut dinilai).
66
KPSP PADA ANAK UMUR 72 BULAN
1. Jangan menunjuk, membantu atau membetulkan, katakan pada anak :
Tunjukkan segi empat merah
Tunjukkan segi empat kuning
Tunjukkan segi empat biru
Tunjukkan segi empat hijau
Dapatkah anak menunjuk keempat warna itu dengan benar?
2. Suruh anak melompat dengan satu kaki beberapa kali tanpa berpegangan
(lompatan dengan dua kaki tidak ikut dinilai). Apakah ia dapat melompat 2-3
kali dengan satu kaki?
3. Dapatkah anak sepenuhnya berpakaian sendiri tanpa bantuan?
4.
Suruh anak menggambar di tempat kosong yang tersedia. Katakan padanya:
Buatlah gambar orang.
Jangan memberi perintah lebih dari itu. Jangan bertanya/ mengingatkan anak
bila ada bagian yang belum tergam-bar. Dalam memberi nilai, hitunglah berapa
bagian tubuh yang tergambar. Untuk bagian tubuh yang berpasangan seperti
mata, telinga, lengan dan kaki, setiap pasang dinilai satu bagian. Dapatkah
anak menggambar sedikitnya 3 bagian tubuh?
5.
Pada gambar orang yang dibuat pada nomor 4, dapatkah anak menggambar
sedikitnya 6 bagian tubuh?
6.
Tulis apa yang dikatakan anak pada kalimat-kalimat yang belum selesai ini,
jangan membantu kecuali mengulang pertanyaan:
Jika kuda besar maka tikus.....................................
Jika api panas maka es...........................................
Jika ibu seorang wanita maka ayah seorang...........
Apakah anak menjawab dengan benar (tikus kecil, es dingin, ayah seorang
pria) ?.
Apakah anak dapat menangkap bola kecil sebesar bola tenis/bola kasti hanya
dengan menggunakan kedua tangannya?
(Bola besar tidak ikut dinilai).
7.
8.
Suruh anak berdiri satu kaki tanpa berpegangan. Jika perlu tunjukkan caranya
dan beri anak anda kesempatan melaku-kannya 3 kali. Dapatkah ia
mempertahankan keseimbangan dalam waktu 11 detik atau lebih?
9.
Jangan membantu anak dan jangan memberitahu nama gambar ini, suruh
anak menggambar seperti contoh ini di kertas kosong yang tersedia. Berikan 3
kali kesempatan.
Apakah anak dapat menggambar seperti contoh ini?
Bicara &
bahasa
Tidak
Gerak kasar
Tidak
Sosialisai &
kemandirian
Tidak
Gerak halus
Tidak
Gerak halus
Tidak
Sosialisasi &
kemandirian
Tidak
Gerak kasar
Tidak
Gerak kasar
Tidak
Gerak halus
Tidak
Bicara &
bahasa
Tidak
Jawaban : YA
Jawaban : TIDAK
10. Isi titik-titik di bawah ini dengan jawaban anak. Jangan membantu kecuali
mengulangi pertanyaan sampai 3 kali bila anak menanyakannya.
Sendok dibuat dari apa?................................................
Sepatu dibuat dari apa?.................................................
Pintu dibuat dari apa?....................................................
Apakah anak dapat menjawab ke 3 pertanyaan di atas dengan benar?
Sendok dibuat dari besi, baja, plastik, kayu.
Sepatu dibuat dari kulit, karet, kain, plastik, kayu.
Pintu dibuat dari kayu, besi, kaca.
67
B. Tes Daya Dengar (TDD).
o Tujuan tes daya dengar adalah untuk menemukan gangguan pendengaran sejak
dini, agar dapat segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kemampuan daya
dengar dan bicara anak.
o Jadwal TDD adalah setiap 3 bulan pada bayi umur kurang dari 12 bulan dan
setiap 6 bulan pada anak umur 12 bulan keatas. Tes ini dilaksanakan oleh
tenaga kesehatan, guru TK, tenaga PADU dan petugas terlatih lainnya.
o Alat/sarana yang diperlukan adalah:
o Instrumen TDD menurut umur anak.
o Gambar binatang (ayam, anjing, kucing), manusia.
o Mainan (boneka, kubus, sendsok, cangkir, bola)
o
Cara melakukan TDD :
o Tanyakan tanggal, bulan dan tahun anak lahir, hitung umur anak dalam bulan.
o Pilih daftar pertanyaan TDD yang sesuai dengan umur anak.
o Pada anak umur kurang dari 24 bulan:
Semua pertanyaan harus dijawab oleh orang tua/pengasuh anak. Tidak
usah ragu-ragu atau takut menjawab, karena tidak untuk mencari siapa
yang salah.
Bacakan pertanyaan dengan lambat, jelas dan nyaring, satu persatu,
berurutan.
Tunggu jawaban dari orangtua/pengasuh anak.
Jawaban YA jika menurut orang tua/pengasuh, anak dapat melakukannya
dalam satu bulan terakhir.
Jawaban TIDAK jika menurut orang tua/pengasuh anak tidak pernah, tidak
tahu atau tak dapat melakukannya dalam satu bulan terakhir.
o Pada anak umur 24 bulan atau lebih:
Pertanyaan-pertanyaan berupa perintah melalui orangtua/pengasuh untuk
dikerja-kan oleh anak.
Amati kemampuan anak dalam melakukan perintah orangtua/pengasuh.
Jawaban YA jika anak dapat melakukan perintah orangtua/pengasuh.
Jawaban TIDAK jika anak tidak dapat atau tidak mau melakukan perintah
orangtua/pengasuh.
o Interpretasi:
o Bila ada satu atau lebih jawaban TIDAK, kemungkinan anak mengalami
gangguan pendengaran.
o Catat dalam Buku KIA atau kartu kohort bayi/balita atau status/catatan medik
anak, jenis kelainan.
o
Intervensi:
o Tindak lanjut sesuai dengan buku pedoman yang ada.
o Rujuk ke RS bila tidak dapat ditanggulangi
68
C. Tes Daya Lihat (TDL).
o
Tujuan tes daya lihat adalah untuk mendeteksi secara dini kelainan daya lihat agar
segera dapat dilakukan tindakan lanjutan sehingga kesempatan untuk memperoleh
ketajaman daya lihat menjadi lebih besar.
Jadwal tes daya lihat dilakukan setiap 6 bulan pada anak usia prasekolah umur 36
sampai 72 bulan. Tes ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan, guru TK, tenaga PADU
dan petugas terlatih lainnya.
Alat/sarana yang diperlukan adalah:
o Ruangan yang bersih, tenang dengan penyinaran yang baik
o Dua buah kursi, 1 untuk anak, 1 untuk pemeriksa.
o Poster E untuk digantung dan kartu E untuk dipegang anak.
o Alat penunjuk.
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
Cara melakukan tes daya lihat :
Pilih suatu ruangan yang bersih dan tenang, dengan penyinaran yang baik.
Gantungkan poster E setinggi mata anak pada posisi duduk.
Letakkan sebuah kursi sejauh 3 meter dari poster E, menghadap ke poster E.
Letakkan sebuah kursi lainnya di samping poster E untuk pemeriksa.
Pemeriksa memberikan kartu E pada anak.. Latih anak dalam mengarahkan kartu
E menghadap atas, bawah, kiri dan kanan; sesuai yang ditunjuk pada poster E
oleh pemeriksa. Beri pujian setiap kali anak mau melakukannya. Lakukan hal ini
sampai anak dapat mengarahkan kartu E dengan benar.
Selanjutnya, anak diminta menutup sebelah matanya dengan buku/kertas.
Dengan alat penunjuk, tunjuk huruf E pada poster, satu persatu, mulai baris
pertama sampai baris keempat atau baris E terkecil yang masih dapat dilihat.
Puji anak setiap kali dapat mencocokkan posisi kartu E yang dipegangnya dengan
huruf E pada poster.
Ulangi pemeriksaan tersebut pada mata satunya dengan cara yang sama.
Tulis baris E terkecil yang masih dapat dilihat, pada kertas yang telah disediakan :
Mata kanan : .
Mata kiri :
Interpretasi:
Anak prasekolah umumnya tidak mengalami kesulitan melihat sampai baris ketiga pada
poster E. Bila kedua matan anak tidak dapat melihat baris ketiga poster E, artinya
tidak dapat mencocokkan arah kartu E yang dipegangnya dengan arah E pada baris
ketiga yang ditunjuk oleh pemeriksa, kemungkinan anak mengalami gangguan daya
lihat.
Intervensi:
Bila kemungkinan anak mengalami gangguan daya lihat, minta anak datang lagi untuk
pemeriksaan ulang. Bila pada pemeriksaa berikutnya, anak tidak dapat melihat sampai
baris yang sama, atau tidak dapat melihat baris yang sama dengan kedua matanya,
69
rujuk ke Rumah Sakit dengan menuliskan mata yang mengalami gangguan (kanan, kiri
atau keduanya).
70
INSTRUMEN TES DAYA DENGAR MENURUT UMUR ANAK
Umur 0 - 6 bulan :
1. Pada waktu bayi tidur kemudian anda berbicara atau membuat Ya Tidak
kegaduhan, apakah bayi akan bergerak atau terbangun dari
tidurnya ?
2. Pada waktu bayi tidur telentang dan anda duduk di dekat kepala Ya Tidak
bayi pada posisi yang tidak terlihat oleh bayi, kemudian anda
bertepuk tangan dengan keras, apakah bayi terkejut atau
mengerdipkan matanya atau menegangkan tubuh sambil
mengangkat kaki tangannya ke atas ?
3. Apabila ada suara nyaring (misal suara batuk, salak anjing, piring Ya Tidak
jatuh ke lantai dan lain-lainnya), apakah bayi terkejut atau
terlompat ?
Umur 6 - 9 bulan :
1. Pada waktu bayi sedang tidur, kemudian anda berbicara atau
membuat kegaduhan, apakah bayi akan bergerak atau terbangun
dari tidurnya ?
2. Pada waktu bayi tidur telentang dan anda duduk di dekat kepala
bayi pada posisi yang tidak terlihat oleh bayi, kemudian anda
bertepuk tangan dengan keras, apakah bayi terkejut atau
mengerdipkan matanya atau menegangkan tubuh sambil
mengangkat kaki tangannya ke atas ?
3. Apabila ada suara nyaring (suara batuk, salak anjing, piring jatuh
ke lantai dan lain-lainnya), apakah bayi terkejut atau terlompat ?
4. Anda berada di sisi yang tidak terlihat oleh bayi, sebut namanya
atau bunyikan sesuatu, apakah bayi memalingkan kepala mencari
sumber suara ?
Umur 9 - 12 bulan :
1. Pada waktu bayi tidur, kemudian anda berbicara atau membuat
kegaduhan, apakah bayi akan bergerak atau terbangun dari
tidurnya ?
2. Pada waktu bayi telentang dan anda duduk di dekat kepalanya
pada posisi yang tidak terlihat bayi, kemudian anda tepuk tangan
dengan keras. Apakah bayi terkejut atau mengerdipkan matanya
atau menegangkan tubuh sambil mengangkat kaki tangannya ke
atas ?
3. Apabila ada suara nyaring (suara batuk, salak anjing, piring jatuh
ke lantai dan lain-lainnya), apakah bayi terkejut atau terlompat?
4. Anda berada di samping atau belakang bayi dan tidak terlihat oleh
bayi, sebutkan namanya atau bunyikan sesuatu, apakah bayi
langsung memalingkan kepala ke arah sumber suara tersebut di
samping atau belakangnya ?
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
Ya Tidak
71
Umur 12 - 24 bulan :
1. Pada waktu anak tidur kemudian anda berbicara atau
membuat kegaduhan, apakah anak akan bergerak atau
terbangun dari tidurnya ?
2. Pada waktu anak tidur telentang dan anda duduk di dekat
kepala anak pada posisi yang tidak terlihat oleh anak,
kemudian anda bertepuk tangan dengan keras, apakah anak
terkejut atau mengerdipkan matanya atau menegangkan tubuh
sambil mengangkat kaki tangannya ke atas ?
3. Apabila ada suara nyaring (misal suara batuk, salak anjing,
piring jatuh ke lantai dan lain-lainnya), apakah anak terkejut
atau terlompat ?
4. Tanpa terlihat oleh anak. buat suara yang menarik perhatian
anak, apakah anak langsung mengetahui posisi anda sebagai
sumber suara yang berpindah-pindah ?
5. Ucapkan kata-kata yang mudah dan sederhana, dapatkah
anak menirukan anda ?
Umur 2 3 tahun:
1. Tutup mulut anda dengan buku/kertas, tanpa melihat gerakan
bibir anda, tanyakan pada anak: Pegang matamu, Pegang
kakimu. Apakah anak memegang mata dan kakinya dengan
benar ?
2. Pilih gambar dari majalah/buku bergambar. Tutup mulut anda
dengan buku/kertas, tanpa melihat gerakan bibir anda,
tanyakan pada anak: Tunjukkan gambar kucing (atau anjing,
kuda, mobil, orang rumah, bunga, dan sebagainya)? Dapatkah
anak menunjukkan gambar yang dimaksud dengan benar ?
3. Tutup mulut anda dengan buku/kertas, tanpa melihat gerakan
bibir anda, perintahkan anak untuk mengerjakan sesuatu
seperti: Berikan boneka itu kepada saya, Taruh kubus-kubus
ini di atas meja/kursi, dan sebagainya. Apakah anak dapat
mengerjakan perintah tersebut dengan benar ?
Umur lebih dari 3 tahun :
1. Perlihatkan benda-benda yang ada di sekeliling anak seperti
sendok, cangkir, bola, bunga dan sebagainya. Suruh anak
menyebutkan nama benda-benda tersebut. Apakah anak dapat
menyebutkan nama benda-benda tersebut dengan benar ?
2. Suruh anak duduk, anda duduk dalam jarak 3 meter di depan
anak. Suruh anak mengulangi angka-angka yang telah anda
ucapkan: Empat, Satu, Delapan atau menirukan dengan
menggunakan jari tangannya. Kemudian tutup mulut anda
dengan buku/ketas, ucapkan 4 angka yang berlainan. Apakah
anak dapat mengulangi atau menirukan ucapan anda dengan
menggunakan jari tangannya ? (Anda dapat mengulanginya
dengan suara yang lebih keras
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
72
3. DETEKSI DINI PENYIMPANGAN MENTAL EMOSIONAL
Deteksi dini penyimpangan mental emosional adalah kegiatan/pemeriksaan untuk
menemukan secara dini adanya masalah mental emosional, autisme dan gangguan
pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak, agar dapat segera dilakukan tindakan
intervensi. Bila penyimpangan mental emosional terlambat diketahui, maka intervensinya
akan lebih sulit dan hal ini akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.
Deteksi ini dilakukan oleh tenaga kesehatan.
Ada beberapa jenis alat yang digunakan untuk mendeteksi secara dini adanya
penyimpangan mental emosional pada anak, yaitu:
o Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME) bagi anak umur 36 bulan sampai 72
bulan.
o Ceklis autis anak prasekolah (Checklist for Autism in Toddlers/CHAT) bagi anak umur 18
bulan sampai 36 bulan.
o Formulir deteksi dini Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH)
menggunakan Abreviated Conner Rating Scale bagi anak umur 36 bulan ke atas.
A. Deteksi Dini Masalah Mental Emosional Pada Anak Prasekolah.
o
Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini adanya penyimpangan/masalah mental
emosional pada anak pra sekolah .
Jadwal deteksi dini masalah mental emosional adalah rutin setiap 6 bulan pada anak
umur 36 bulan sampai 72 bulan. Jadwal ini sesuai dengan jadwal skrining/pemeriksaan
perkembangan anak.
Alat yang digunakan adalah Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME) yang terdiri
dari 12 pertanyaan untuk mengenali problem mental emosional anak umur 36 bulan
sampai 72 bulan.
Cara melakukan :
o
Tanyakan setiap pertanyaan dengan lambat, jelas dan nyaring, satu persatu perilaku
yang tertulis pada KMME kepada orang tua/pengasuh anak.
Catat jawaban YA, kemudian hitung jumlah jawaban YA.
Interpretasi :
Bila ada jawaban YA, maka kemungkinan anak mengalami masalah mental emosional.
o Intervensi :
o Bila jawaban YA hanya 1 (satu) :
Lakukan konseling kepada orang tua menggunakan Buku Pedoman Pola Asuh
Yang Mendukung Perkembangan Anak.
Lakukan evaluasi setelah 3 bulan, bila tidak ada perubahan rujuk ke Rumah Sakit
yang memiliki fasilitas kesehatan jiwa/tumbuh kembang anak.
o Bila jawaban YA ditemukan 2 (dua) atau lebih :
Rujuk ke Rumah Sakit yang memiliki fasilitas kesehatan jiwa/tumbuh kembang anak.
Rujukan harus disertai informasi mengenai jumlah dan masalah mental emosional
yang ditemukan.
73
KUESIONER MASALAH MENTAL EMOSIONAL (KMEE)
N
o
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
Pertanyaan
Ya
Tidak
Apakah anak anda seringkali terlihat marah tanpa sebab yang
jelas?
(seperti banyak menangis, mudah tersinggung atau bereaksi
berlebihan terhadap hal-hal yang sudah biasa dihadapinya)
Apakah anak anda tampak menghindar dari teman-teman atau
anggota keluarganya?
(seperti ingin merasa sendirian, menyendiri atau merasa sedih
sepanjang waktu, kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasa
sangat dinikmati)
Apakah anak anda terlihat berperilaku merusak dan menentang
terhadap lingkungan di sekitarnya?
(seperti melanggar peraturan yang ada, mencuri, seringkali
melakukan perbuatan yang berbahaya bagi dirinya, atau menyiksa
binatang atau anak-anak lainnya)
dan tampak tidak perduli dengan nasihat-nasihat yang sudah
diberikan kepadanya?
Apakah anak anda memperlihatkan adanya perasaan ketakutan
atau kecemasan berlebihan yang tidak dapat dijelaskan asalnya
dan tidak sebanding dengan anak lain seusianya?
Apakah anak anda mengalami keterbatasan oleh karena adanya
konsentrasi yang buruk atau mudah teralih perhatiannya,
sehingga mengalami penurunan dalam aktivitas sehari-hari atau
prestasi belajarnya?
Apakah anak anda menunjukkan perilaku kebingungan sehingga
mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan membuat
keputusan?
Apakah anak anda menunjukkan adanya perubahan pola tidur?
(seperti sulit tidur sepanjang waktu, terjaga sepanjang hari, sering
terbangun di waktu tidur malam oleh karena mimpi buruk,
mengigau)
Apakah anak anda mengalami perubahan pola makan?
(seperti kehilangan nafsu makan, makan berlebihan atau tidak
mau makan sama sekali)
Apakah anak anda seringkali mengeluh sakit kepala, sakit perut
atau keluhan-keluhan fisik lainnya?
Apakah anak anda seringkali mengeluh putus asa atau
berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya?
Apakah anak anda menunjukkan adanya kemunduran perilaku
atau kemampuan yang sudah dimilikinya?
(seperti mengompol kembali, menghisap jempol, atau tidka mau
berpisah dengan orangtua/pengasuhnya)
Apakah anak anda melakukan perbuatan yang berulang-ulang
tanpa alasan yang jelas?
74
B. Deteksi Dini Autis Pada Anak Prasekolah.
o
Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini adanya autis pada anak umur 18 bulan
sampai 36 bulan.
Jadwal deteksi dini autis pada anak prasekolah dilakukan atas indikasi atau bila ada
keluhan dari ibu/pengasuh atau ada kecurigaan tenaga kesehatan, kader kesehatan,
BKB, petugas PADU, pengelola TPA dan guru TK. Keluhan tersebut dapat berupa salah
satu atau lebih keadaan di bawah ini:
keterlambatan berbicara
gangguan komunikasi/ interaksi sosial
perilaku yang berulang-ulang
Alat yang digunakan adalah CHAT (Checklist for Autism in Toddlers).
CHAT ini ada 2 jenis pertanyaan, yaitu:
Ada 9 pertanyaan yang dijawab oleh orang tua/pengasuh anak.
Pertanyaan diajukan secara berurutan, satu persatu. Jelaskan kepada orangtua
untuk tidak ragu-ragu atau takut menjawab.
Ada 5 perintah bagi anak, untuk melaksanakan tugas seperti yang tertulis CHAT.
Cara menggunakan CHAT.
o
Ajukan pertanyaan dengan lambat, jelas dan nyaring, satu persatu perilaku yang
tetulis pada CHAT kepada orang tua atau pengasuh anak.
Lakukan pengamatan kemampuan anak sesuai dengan tugas pada CHAT
Catat jawaban orang tua/pengasuh anak dan kesimpulan hasil pengamatan
kemampuan anak, YA atau TIDAK. Teliti kembali apakah semua pertanyaan telah
dijawab.
Interpretasi :
o
Risiko tinggi menderita autis: bila jawaban Tidak pada pertanyaan A5, A7, B2,
B3, dan B4.
Risiko rendah menderita autis: bila jawaban Tidak pada pertanyaan A7 dan B4
Kemungkinan gangguan perkembangan lain: bila jawaban Tidak jumlahnya 3 atau
lebih untuk pertanyaan A1-A4; A6; A8-A9; B1; B5.
o Anak dalam batas normal bila tidak termasuk dalam kategori 1, 2 dan 3.
o
Intervensi:
Bila anak risiko menderita autis atau kemungkinan ada gangguan perkembangan, Rujuk
ke Rumah Sakit yang memiliki fasilitas kesehatan jiwa/tumbuh kembang anak.
75
CEKLIS DETEKSI DINI AUTIS PADA ANAK UMUR 18-36 BULAN
CHAT (Checklist for Autism in Toddlers)
A.
1.
Apakah anak senang diayun-ayun atau diguncang-guncang naik
2.
3.
4.
5.
turun (bounched) di paha anda?
Apakah anak tertarik (memperhatikan) anak lain?
Apakah anak suka memanjat-manjat, seperti memanjat tangga?
Apakah anak suka bermain ciluk ba, petak umpet?
Apakah anak pernah bermain seolah-olah membuat secangkir teh
Alo anamnesis
Ya
Tidak
Ya
Tidak
menggunakan mainan berbentuk cangkir dan teko, atau permainan
6.
lain?
Apakah anak pernah menunjuk atau meminta sesuatu dengan
7.
menunjukkan jari?
Apakah anak pernah menggunakan jari untuk menunjuk ke
8.
sesuatu agar anda melihat ke sana?
Apakah anak dapat bermain dengan mainan yang kecil (mobil atau
9.
kubus)?
Apakah anak pernah memberikan suatu benda untuk menunjukkan
sesuatu?
B.
1.
Pengamatan
Selama pemeriksaan apakah anak menatap (kontak mata) dengan
2.
pemeriksa?
Usahakan menarik perhatian anak, kemudian pemeriksa menunjuk
sesuatu di ruangan pemeriksaan sambil mengatakan: Lihat itu
ada bola (atau mainan lain)!.
Perhatikan mata anak, apakah ia melihat ke benda yang ditunjuk,
3.
bukan melihat tangan pemeriksa?
Usahakan menarik perhatian anak, berikan mainan gelas/ cangkir
dan teko. Katakan pada anak: Buatkan secangkir susu buat
4.
mama!
Tanyakan pada anak: Tunjukan mana gelas! (gelas dapat diganti
dengan nama benda lain yang dikenal anak dan ada di sekitar
kita). Apakah anak menunjukkan benda tersebut dengan jarinya?
Atau sambil menatap wajah anda ketika menunjuk ke suatu
5.
benda?
Apakah anak dapat menumpuk beberapa kubus/balok menjadi
suatu menara?
Sumber: American Academy or Pediatris, Pediatrics 107: 5 May 2001
C.
Deteksi
Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH)
Pada Anak Prasekolah.
Dini
Gangguan
Pemusatan
76
Tujuannya adalah untuk mengetahui secara dini anak adanya Gangguan Pemusatan
Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) pada anak umur 36 bulan ke atas.
Jadwal deteksi dini GPPH pada anak prasekolah dilakukan atas indikasi atau bila ada
keluhan dari orang tua/pengasuh anak atau ada kecurigaan tenaga kesehatan, kader
kesehatan, BKB, petugas PADU, pengelola TPA dan guru TK. Keluhan tersebut dapat
berupa salah satu atau lebih keadaan di bawah ini:
o Anak tidak bisa duduk tenang
o Anak selalu bergerak tanpa tujuan dan tidak mengenal lelah
o Perubahan suasana hati yang mendadak/impulsif
Alat yang digunakan adalah formulir deteksi dini Gangguan Pemusatan
Perhatian dan Hiperaktivitas/GPPH (Abbreviated Conners Ratting Scale)
o Formulir ini terdiri 10 pertanyaan yang ditanyakan kepada orang tua/pengasuh
anak/guru TK dan pertanyaan yang perlu pengamatan pemeriksa.
Cara menggunakan formulir deteksi dini GPPH:
o Ajukan pertanyaan dengan lambat, jelas dan nyaring, satu persatu perilaku yang
tertulis pada formulir deteksi dini GPPH. Jelaskan kepada orangtua/pengasuh anak
untuk tidak ragu-ragu atau takut menjawab.
o Lakukan pengamatan kemampuan anak sesuai dengan pertanyaan pada formulir
deteksi dini GPPH
o Keadaan yang ditanyakan/diamati ada pada anak dimanapun anak berada, misal
ketika di rumah, sekolah, pasar, toko, dll); setiap saat dan ketika anak dengan siapa
saja.
o Catat jawaban dan hasil pengamatan perilaku anak selama dilakukan pemeriksaan.
Teliti kembali apakah semua pertanyaan telah dijawab.
Interpretasi:
o Beri nilai pada masing-masing jawaban sesuai dengan bobot nilai berikut ini dan
jumlahkan nilai masing-masing jawaban menjadi nilai total
o Nilai 0: jika keadaan tersebut tidak ditemukan pada anak.
o Nilai 1: jika keadaan tersebut kadang-kadang ditemukan pada anak.
o Nilai 2: jika keadaan tersebut sering ditemukan pada anak.
o Nilai 3: jika keadaan tersebut selalu ada pada anak.
Bila nilai total 13 atau lebih anak kemungkinan dengan GPPH.
Intervensi:
o Anak dengan kemungkinan GPPH perlu dirujuk ke Rumah Sakit yang memiliki
fasilitas kesehatan jiwa/tumbuh kembang anak untuk konsultasi dan lebih lanjut.
o Bila nilai total kurang dari 13 tetapi anda ragu-ragu, jadwalkan pemeriksaan ulang 1
bulan kemudian. Ajukan pertanyaan kepada orang-orang terdekat dengan anak
(orang tua, pengasuh, nenek, guru, dsb).
77
FORMULIR DETEKSI DINI
GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS (GPPH)
(Abbreviated Conners Ratting Scale)
Kegiatan yang diamati
1. Tidak kenal lelah, atau aktivitas yang berlebihan
2. Mudah menjadi gembira, impulsive.
3. Mengganggu anak-anak lain
4. Gagal menyelesaikan kegiatan yang telah dimulai, rentang
perhatian pendek
5. Menggerak-gerakkan anggota badan atau kepala secara terus
menerus
6. Kurang perhatian, mudah teralihkan
7. Permintaannya harus segera dipenuhi, mudah menjadi frustrasi
8. Sering dan mudah menangis
9. Suasana hatinya mudah berubah dengan cepat dan drastis
10. Ledakkan kekesalan, tingkah laku eksplosif dan tak terduga.
Jumlah
Nilai Total :
BAB V
INTERVENSI DAN RUJUKAN DINI
PENYIMPANGAN TUMBUH KEMBANG ANAK
Penyimpangan/masalah perkembangan pada anak dipengaruhi oleh banyak faktor
diantaranya tingkat kesehatan dan status gizi anak disamping pengaruh lingkungan hidup
dan tumbuh kembang anak yang juga merupakan salah satu faktor dominan.
78
Apabila anak umur 0 - 5 tahun kurang mendapat stimulasi di rumah, maka biasanya akan
memperlihatkan gejala-gejala yang mengarah pada kemungkinan ada penyimpangan
perkembangan. Pada anak tersebut apabila dilakukan intervensi dini yang dilakukan secara
benar dan intensif, sebagian besar gejala-gejala penyimpangan dapat di atasi dan anak
akan tumbuh berkembang normal seperti anak sebaya lainnya.
Tujuan intervensi dan rujukan dini perkembangan anak adalah untuk mengkoreksi,
memperbaiki dan mengatasi masalah atau penyimpangan perkembangan sehingga anak
dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya. Waktu yang
paling tepat untuk melakukan intervensi dan rujukan dini penyimpangan perkembangan
anak adalah sesegera mungkin ketika usia anak masih di bawah lima tahun.
Lima tahun pertama kehidupan seorang anak merupakan jendela kesempatan dan masa
keemasan bagi orang tua dan keluarganya dalam meletakkan dasar-dasar kesehatan fisik
dan mental, kemampuan penalaran, pengembangan kepribadian anak, kemandirian dan
kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial budayanya. Bila penyimpangan
terlambat diketahui atau terlambat dilakukan tindakan koreksi, maka intervensinya akan
lebih sulit dan hal ini akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.
I. INTERVENSI DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN ANAK
Intervensi dini penyimpangan perkembangan adalah tindakan tertentu pada anak yang
perkembangan kemampuannya menyimpang karena tidak sesuai dengan umurnya.
Seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya, penyimpangan perkembangan bisa
terjadi pada salah satu atau lebih kemampuan anak yaitu kemampuan gerak kasar, gerak
halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian anak.
Tindakan intervensi dini tersebut berupa stimulasi perkembangan terarah yang dilakukan
secara intensif di rumah selama 2 minggu, yang diikuti dengan evaluasi hasil intervensi
stimulasi perkembangan.
A. Intervensi perkembangan.
Intervensi perkembangan anak dilakukan atas indikasi yaitu:
1). Perkembangan anak meragukan (M) artinya kemampuan anak tidak sesuai dengan
yang seharusnya dimiliki anak, yaitu bila pada umur skrining 3, 6, 9, 12, 15, 18 bulan
dan seterusnya, pemeriksaan KPSP jawaban YA = 7 atau 8.
Lakukan intervensi sebagai berikut:
o Pilih kelompok umur stimulasi yang lebih muda dari umur anak pada Bab III buku
pedoman ini. Misalnya: Menurut KPSP, anak umur 12 bulan belum bisa berdiri, maka
dilihat kelompok umur stimulasi 9-12 bulan atau yang lebih muda (bukan kelompok
umur stimulasi 12-15 bulan). Karena kemampuan berdiri merupakan gerak kasar,
maka lihat kotak Kemampuan Gerak Kasar.
o Ajari orang tua cara melakukan intervensi sesuai dengan masalah/penyimpangan
yang ditemukan pada anak tersebut. Misalnya, anak mempunyai penyimpangan
gerak kasar, maka yang diintervensi adalah gerak kasarnya. Pada contoh di atas,
anak harus dilatih berdiri.
o Beri petunjuk pada orang tua dan keluarga untuk mengintervensi anak sesering
mungkin, penuh kesabaran dan kasih sayang, bervariasi dan sambil bermain dengan
anak agar ia tidak bosan.
o Intervensi pada anak dilakukan secara intensif setiap hari sekitar l 3-4 jam, selama 2
minggu. Bila anak terlihat senang dan tidak bosan, waktu intervensi dapat ditambah.
Bila anak menolak atau rewel, intervensi dihentikan dahulu, dilanjutkan apabila anak
sudah dapat diintervensi lagi.
o Minta orang tua atau keluarga datang kembali/kontrol 2 minggu kemudian untuk
79
dilakukan evaluasi hasil intervensi dan melihat apakah ada kemajuan/perkembangan
atau tidak. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan KPSP yang sesuai dengan
umur skrining yang terdekat.
Berikut ini contoh tindakan intervensi perkembangan yang dilakukan pada beberapa anak
dengan masalah perkembangan:
Umur
3 bln
Hasil Pemeriksaan
KPSP
Bayi tidak membalas
tersenyum
(kemampuan sosialisasi dan
kemandirian)
12 bln
Belum bisa menyebut 2
suku kata yang sama
(kemampuan bicara dan
bahasa)
21 bln
Belum bisa menumpuk
2 buah kubus
(kemampuan gerak halus)
30 bln
Belum bisa menendang
bola
(kemampuan gerak kasar)
36 bln
Belum bisa mengerjakan perintah sederhana
(kemampuan bicara dan
bahasa)
42 bln
Belum bisa menggambar lingkaran
(kemampuan gerak halus)
54 bln
Belum bisa mengkancing baju sendiri
(kemampuan sosialisasi dan
kemandirian)
66 bln
Belum mengenal
warna
(kemampuan bicara dan
bahasa)
Tindakan Intervensi Perkembangan
Pada setiap kegiatan bersama bayi, sesering mungkin
mengajak bayi tersenyum dan bicara. Tunjukkan mimik wajah
yang cerah. Sesering mungkin membelai, memeluk dan
mencium bayi dengan gerakan lembut dan penuh kasih
sayang.
Bicara pada anak dan ajak anak bicara sesering mungkin,
setiap saat dan dimana saja. Tirukan dan jawab ocehan anak.
Usahakan agar anak mau mengulang dan meniru
mengucapkan kata-kata tersebut, gunakan kata-kata yang
jelas dan sederhana seperti pa..pa.., da..da.., ta..ta. Ketika
berbicara, tatap mata anak, usahakan agar mau menatap
wajah agar ia melihat bibir dan mata pembicara.
Sediakan kubus-kubus kecil ukuran 2.55 cm (dari plastik
atau kayu). Ajak anak bermain dan ajari cara menumpuk dua
buah kubus. Beri pujian jika anak mau menumpuk kubus.
Latih terus sambil bermain, mula-mula 2 kubus, secara
bertahap ditambah menjadi 4 atau lebih.
Sediakan bola sebesar bola tenis. Ajak anak bermain, mulamula perlihatkan cara menendang bola, selanjutnya minta
anak menendang bola. Lakukan permainan sesering mungkin
agar anak bisa menendang bola.
Mulai memberi perintah kepada anak. Tolong bawakan kaus
kaki merah, ATAU Letakkan cangkirmu di meja. Kalau perlu
tunjukkan kepada anak cara mengerjakan perintah tadi,
gunakan kata-kata yang sederhana.
Bantu anak memegang pensil dengan benar, ajak anak melihat dan memperhatikan cara menggambar lingkaran. Beri
kesempatan anak meniru menggambar lingkaran berulangulang. Pujilah jika anak bisa menggambar lingkaran
Anak diberi pakaian yang berkancing . Ajari cara mengkancing
kan baju. Pada permulaan, gunakan kancing besar. Minta
anak mengancing kancing pakaian berulang kali. Pujilah jika
anak mau bisa menancingkan kancing pakaian.
Letakkan sejumlah benda dengan bermacam-macam warna.
Tunjuk dan sebutkan warnanya, minta anak menirukan menun
juk dan menyebut warna benda. Pujilah jika anak mau menun
juk dan menyebut warna. Lakukan Minta anak benda-benda
lain yang berada di sekitar anak.
2). Bila seorang anak mempunyai masalah/penyimpangan perkembangan, sedangkan
umur anak saat itu bukan pada jadwal umur skrining, maka lakukan intervensi
perkembangan sesuai dengan masalah yang ada sebagai berikut:
o Misalnya: anak umur 19 bulan belum bisa menyebut ayah ibunya dengan panggilan
seperti papa mama artinya ada penyimpangan kemampuan bahasa dan bicara.
Lihat kelompok umur stimulasi yang lebih muda pada Bab III buku pedoman ini, pilih
kotak Kemampuan Bicara dan Bahasa yang memuat cara melatih anak supaya
80
o
o
o
o
bisa menyebut kata-kata papa, mama, yaitu pada kelompok umur stimulasi 3-6
bulan.
Sedangkan intervensi berupa stimulasi untuk kelompok umur yang lebih muda pada contoh di atas stimulasi untuk kelompok umur 15-18 bulan, tetap diberikan.
Ajari orang tua cara melakukan intervensi perkembangan anak sebagaimana yang
dianjurkan pada kotak stimulasi tersebut.
Beri petunjuk pada orang tua dan keluarga untuk mengintervensi anak sesering
mungkin, penuh kesabaran dan kasih sayang, bervariasi dan sambil bermain dengan
anak agar ia tidak bosan.
Intervensi pada anak dilakukan secara intensif setiap hari sekitar 3-4 jam, selama 2
minggu. Bila anak terlihat senang dan tidak bosan, waktu intervensi dapat ditambah.
Bila anak menolak atau rewel, intervensi dihentikan dahulu, dilanjutkan apabila anak
sudah dapat diintervensi lagi.
Minta orang tua atau keluarga datang kembali/kontrol 2 minggu kemudian untuk
dilakukan evaluasi hasil intervensi dan melihat apakah ada kemajuan/perkembangan
atau tidak. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan KPSP yang sesuai dengan
umur skrining yang terdekat.
B. Evaluasi intervensi perkembangan.
Setelah orang tua dan keluarga melakukan tindakan intervensi perkembangan secara
intensif di rumah selama 2 minggu, maka anak perlu dievaluasi apakah ada
kemajuan/perkembangan atau tidak.
Cara melakukan evaluasi hasil intervensi perkembangan adalah:
o Apabila umur anak sesuai dengan jadwal umur skrining (umur 3, 6, 9, 12, 15, 18 bulan
dan seterusnya), maka lakukan evaluasi hasil intervensi dengan menggunakan formulir
KPSP sesuai dengan umur anak.
o Apabila umur anak tidak sesuai dengan jadwal umur skrining (umur 3, 6, 9, 12, 15, 18
bulan dan seterusnya), maka lakukan evaluasi hasil intervensi dengan menggunakan
formulir KPSP untuk umur yang lebih muda, paling dekat dengan umur anak, seperti
contoh berikut ini:
o Bayi umur 6 bulan lewat 3 minggu, gunakan KPSP untuk umur 6 bulan.
o Anak umur 17 bulan lewat 18 hari, gunakan KPSP untuk umur 15 bulan.
o Anak umur 35 bulan lewat 20 hari, gunakan KPSP untuk umur 30 bulan.
o Bila hasil evaluasi intervensi ada kemajuan artinya jawaban YA 9 atau 10, artinya
perkembangan anak sesuai dengan umur tersebut, lanjutkan dengan skrining
perkembangan sesuai dengan umurnya sekarang. Misalnya: umur 17 bulan lewat 20
hari pilih KPSP umur 18 bulan; umur 35 bulan lewat 20 hari, KPSP umur 36 bulan.
o Bila hasil evaluasi intervensi jawaban YA tetap 7 atau 8, kerjakan langkah-langkah
berikut:
o Teliti kembali apakah ada masalah dengan:
o Intensitas intervensi perkembangan yang dilakukan di rumah, apakah sudah
dilakukan secara intensif ?
o Jenis kemampuan perkembangan anak yang diintervensi, apakah sudah
dilakukan secara tepat dan benar ?
o Cara memberikan intervensi, apakah sudah sesuai dengan petunjuk dan nasihat
tenaga kesehatan ?
Lakukan pemeriksaan fisik yang teliti, apakah ada masalah gizi ? penyakit
pada anak ? kelainan organ-organ terkait ?
Bila ditemukan salah satu atau lebih masalah di atas:
o Bila ada masalah gizi atau anak sakit, tangani kasus tersebut sesuai
pedoman/standar tatalaksana kasus yang ada di tingkat pelayanan dasar seperti
o
81
Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), tatalaksana gizi buruk, dan
sebagainya.
o Bila intervensi dilakukan tidak intensif, kurang tepat, atau tidak sesuai dengan
petunjuk/nasihat tenaga kesehatan, sekali lagi, ajari orang tua dan keluarga cara
melakukan intervensi perkembangan yang intensif yang tepat dan benar. Bila
perlu dampingi orang tua/keluarga ketika melakukan intervensi pada anaknya.
Kemudian lakukan evaluasi hasil intervensi yang ke-2 dengan cara yang sama, jika:
o Bila kemampuan perkembangan anak ada kemajuan, berilah pujian kepada
orang tua dan anak. Anjurkan
orang tua dan keluarga untuk terus melakukan
Anak 0-6 tahun
intervensi di rumah dan kontrol kembali pada jadwal umur skrining berikutnya.
o Bila kemampuan perkembangan tidak ada kemajuan berarti ada penyimpangan
perkembangan anak (P), dan anak perlu segera dirujuk ke rumah sakit yang
Deteksi
Dini Tumbuh
Kembang
memiliki tenaga
dokter
spesialis
anak, kesehatan jiwa, rehabilitasi medik,
psikolog dan ahli terapi (fisioterapis, terapis bicara, dan sebagainya).
2. RUJUKAN DINI PENYIMPANGAN PERKEMBANGAN ANAK
Sesuai
Penyimpangan
Rujukan
diperlukan jikaMeragukan
masalah/penyimpangan
perkembangan anak tidak dapat ditangani
meskipun sudah dilakukan tindakan intervensi dini. Rujukan penyimpangan tumbuh
kembang anak dilakukan secara berjenjang, sebagai berikut:
1). Tingkat
keluarga
Stimulasi
rutin dan masyarakat.
Keluarga
dan
di rumah masyarakat (orang tua, anggota keluarga lainnya dan kader) dianjurkan
untuk membawa anaknya ke tenaga kesehatan di Puskesmas dan jaringan atau Rumah
Sakit. Orang tua/keluarga perlu diingat agar membawa catatan pemantauan tumbuh
kembang yang Tindakan
ada di dalam
Buku2KIA.
Tk. Puskesmas dan jaringannya:
Intervensi
minggu
Bidan
2). Tingkat Puskesmas dan jaringannya.
PerawatPustu termasuk
o Pada rujukan dini, bidan dan perawat di Posyandu, Polindes,
Puskeling, melakukan tindakan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang
sesuai standar pelayanan yang terdapat pada buku pedoman.
o Bila kasus penyimpangan
tersebut ternyata memerlukan penanganan lanjut, maka
Evaluasi Hasil Intervensi
Setelah
2 minggu
dilakukan rujukan
ke tim
medis di Puskesmas (dokter, bidan, perawat, nutrisionis,
dan tenaga kesehatan terlatih lainnya).
3). Tingkat Rumah Sakit rujukan.
Bila kasus penyimpangan tersebut tidak dapat ditangani di tingkat Puskesmas atau
memerlukan
tindakan
yang khusus maka
perlu dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten
Sesuai
Meragukan
Penyimpangan
(tingkat rujukan primer) yang mempunyai fasilitas klinik tumbuh kembang anak dengan
dokter spesialis anak, ahli gizi serta laboratorium/pemeriksaan penunjang diagnostik.
Rumah Sakit Provinsi sebagai tempat rujukan sekunder diharapkan memiliki klinik
Tk. Puskesmas
dan jaringannya:
tumbuh kembang
anak Intervensi
yang didukung
oleh tim dokter spesialis anak,
kesehatan
jiwa,
Tindakan
2 minggu
Timterapis
medis: bicara, dan
kesehatan mata, THT, rehabilitasi medik, ahli terapi (fisioterapis,
Dokter
sebagainya), ahli gizi dan psikolog.
Bidan
Evaluasi Hasil Intervensi
Setelah 2 minggu
Sesuai
Meragukan
Perawat
Nutrisionis
Nakes lain
Penyimpangan
ALUR RUJUKAN
DINI
Rujuk ke klinik tumbuh kembang RS untuk penanganan
Tk. RS rujukan:
Klinik Tumbuh Kembang:
Tim dokter spesialis
spesialistik
Nutrisionis
Terapis
Laboratorium
Pemeriksaan penunjang82
83
84