0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
85 tayangan2 halaman

SOP Penggunaan Alat Pelindung Diri Rontgen

Dokumen ini menjelaskan tentang penggunaan alat pelindung diri ketika melakukan pemeriksaan rontgen untuk melindungi dari paparan radiasi. Rumah sakit harus memiliki peralatan pemantauan tingkat radiasi, dosimeter untuk mengukur dosis individu, dan peralatan pelindung lingkungan. Standar dosis yang diperbolehkan berbeda untuk staf dan masyarakat umum.

Diunggah oleh

Nindy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
85 tayangan2 halaman

SOP Penggunaan Alat Pelindung Diri Rontgen

Dokumen ini menjelaskan tentang penggunaan alat pelindung diri ketika melakukan pemeriksaan rontgen untuk melindungi dari paparan radiasi. Rumah sakit harus memiliki peralatan pemantauan tingkat radiasi, dosimeter untuk mengukur dosis individu, dan peralatan pelindung lingkungan. Standar dosis yang diperbolehkan berbeda untuk staf dan masyarakat umum.

Diunggah oleh

Nindy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RONTGEN

R.S.U.D
Dr. ACHMAD
MOCHTAR
BUKITTINGGI

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
( SPO )

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN
PROSEDUR

Nomor Dokumen :

Tanggal Terbit :

Nomor Revisi :

Halaman : 1/1

Ditetapkan Oleh,
Direktur

28 Februari 2015
Dr. [Link], [Link]
NIP : 19610423 198710 2 001

Seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja di


ruangan rontgent untuk melindungi seluruh/sebagian
tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi
bahaya/kecelakaan kerja
Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah
untuk mengelola dan mengendalikan pajanan radiasi
sehingga munculnya efek deterministik atau efek
reaksi jaringan dapat ditekan serendah mungkin
Keputusan Direktur No. 445/[Link]/II/2015 tentang
kebijakan pelayanan PPIRS

1. Petugas harus memasangkan apron kepada setiap


pasien yang di rontgen
2. Rumah sakit wajib memiliki peralatan pemantau
tingkat radiasi/alat ukur radiasi atau kontaminasi
radioaktif (surveimeter)
3. Rumah Sakit wajib memiliki peralatan pemantau
dosis perorangan berupa :
a. Film badge : karena fading-nya cepat, dipakai 1
bulan
b. TLD badge : bisa dipakai 3 bulan karena sifat
kristalnya
4. Rumah Sakit wajib memiliki peralatan pemantauan
radioaktivitas lingkungan atau peralatan protektif
radiasi yang terdiri atas penahan sumber dan
penahan struktur, penahan sumber biasanya
disediakan oleh oleh pembuat pesawat sinar-X
dalam bentuk penahan timbal dimana tabung
pesawat ditempatkan sedangkan penahan struktur
dirancang untuk melindungi bahaya akibat berkas
langsung sinar-X, radiasi bocor dan radiasi
hamburnya
5. Besar dosis perorangan, jumlah orang tersinar dan
kemungkinan terjadinya pajanan harus diupayakan
serendah mungkin yang dapat dicapai dengan
mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial :
a. Jika ruangan dibalik penahan digunakan untuk
staf, nilai batas dosis yang digunakan adalah 20
mSv per tahun atau 0,1 mGy per minggu
b. Jika
daerah
dibalik
penahan
digunakan
masyarakat umum, nilai batas dosis yang
digunakan 1 mSv per tahun atau 0,02 mGy per
minggu
c. Untuk memastikan pesawat sinar-X dalam
kondisi andal, baik untuk kegiatan radiologi
diagnostik maupun intervensional wajib diuji :

PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RONTGEN

R.S.U.D
Dr. ACHMAD
MOCHTAR
BUKITTINGGI

Nomor Dokumen :

Nomor Revisi :

Halaman : 2/1

pesawat sinar-X radiografi umum, radiografi


mobile, fluoroskopi (konvensional dan C-arm
atau U-arm), mamografi, CT Scan dan pesawat
gigi (intraoral, ekstraoral, panoramik dan
sefalometrik
UNIT TERKAIT

1. Instalasi Rontgen

Anda mungkin juga menyukai