Berikut ini adalah standar ruang laboratorium klinik menurut Peratiran Mentri Kesehatan
Nomor 43 Tahun 2013 tentang cara penyelenggaraan laboratorium yang baik.
A.
RUANGAN
Luas ruangan setiap kegiatan cukup menampung peralatan yang dipergunakan, aktifitas dan
jumlah petugas yang berhubungan dengan spesimen/pasien untuk kebutuhan pemeriksaan
laboratorium. Semua ruangan harus mempunyai tata ruang yang baik sesuai alur pelayanan
dan memperoleh sinar matahari/cahaya dalam jumlah yang cukup.
Secara umum, tersedia ruang terpisah untuk:
1. Ruang
penerimaan
terdiri
dari
ruang
tunggu
pasien
dan
ruang
pengambilan spesimen. Masing-masing sekurang-kurangnya mempunyai luas 6 m2.
2. Ruang pemeriksaan/teknis: luas ruangan tergantung jumlah dan jenis pemeriksaan
yang dilakukan (beban kerja), jumlah, jenis dan ukuran peralatan, jumlah karyawan,
faktor keselamatan dan keamanan kerja serta
kelancaran
lalu
lintas
spesimen, pasien, pengunjung dan karyawan, sekurang-kurangnya mempunyai
luas 15 m2.
3. untuk bank darah, pemeriksaan mikrobiologi dan molekuler sebaiknya masingmasing memiliki ruangan terpisah.
4. ruang administrasi/pengolahan hasil sekurang-kurangnya mempunyai luas 6 m2.
Persyaratan umum konstruksi ruang laboratorium sebagai berikut:
1. dinding terbuat dari tembok permanen warna terang, menggunakan cat yang tidak
luntur. Permukaan dinding harus rata agar mudah dibersihkan, tidak tembus
cairan serta tahan terhadap desinfektan.
2. langit-langit tingginya antara 2,70-3,30 m dari lantai, terbuat dari bahan yang
kuat, warna terang dan mudah dibersihkan.
3. pintu harus kuat rapat dapat mencegah masuknya serangga dan binatang
lainnya, lebar minimal 1,20 m dan tinggi minimal 2,10 m.
4. jendela tinggi minimal 1,00 m dari lantai.
5. semua stop kontak dan saklar dipasang minimal 1,40 m dari lantai.
6. lantai terbuat dari bahan yang kuat, mudah dibersihkan, berwarna terang dan
tahan terhadap perusakan oleh bahan kimia, kedap air, permukaan rata dan tidak
licin. Bagian yang selalu kontak dengan air harus mempunyai kemiringan yang
cukup kearah saluran pembuanga air limbah. Antara lantai dengan dinding harus
berbentuk lengkung agar mudah dibersihkan
7. meja terbuat dari bahan yang kuat, kedap air, permukaan rata dan mudah
dibersihkan dengan tinggi 0,80-1,00 m. Meja untuk instrumen elektronik harus tahan
getaran.
B.
FASILITAS PENUNJANG
Fasilitas penunjang secara umum meliputi:
1. tersedia WC pasien dan petugas yang terpisah, jumlah sesuai dengan kebutuhan.
2. penampungan/pengolahan limbah laboratorium.
3. keselamatan dan keamanan kerja.
4. ventilasi: 1/3 x luas lantai atau AC 1 PK/20m2 yang disertai dengan sistem
pertukaran udara yang cukup.
5. penerangan harus cukup (1000 lux di ruang kerja, 1000-1500 lux untuk
pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan sinar harus berasal dari kanan belakang
petugas).
6. air bersih, mengalir, jernih, dapat menggunakan air PDAM atau air bersih yang
memenuhi
syarat.
Sekurang-kurangnya
20 liter/karyawan/hari.
7. listrik harus mempunyai aliran tersendiri dengan tegangan stabil, kapasitas
harus cukup. Kualitas arus, tegangan dan frekuensi sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Keamanan dan pengamanan jaringan instalasi listrik terjamin, harus tersedia
grounding/arde. Harus tersedia cadangan listrik (Genset, UPS) untuk mengantisipasi
listrik mati.
8. tersedia ruang makan yang terpisah dari ruang pemeriksaan laboratorium.
Persyaratan fasilitas kamar mandi/WC secara umum sebagai berikut:
1. harus selalu terpelihara dan dalam keadaan bersih.
2. lantai terbuat dari bahan yang kuat, kedap air, tidak licin, berwarna terang dan
mudah dibersihkan.
3. pembuangan air limbah dari dilengkapi dengan penahan bau (water seal).
4. letak Kamar mandi/WC tidak berhubungan langsung dengan dapur,
5. kamar operasi, dan ruang khusus lainnya.
6. lubang ventilasi harus berhubungan langsung dengan udara luar.
7. kamar mandi/WC pria dan wanita harus terpisah.
8. kamar mandi/WC karyawan harus terpisah dengan kamar mandi/WC pasien.
9. kamar mandi/WC pasien harus terletak di tempat yang mudah terjangkau
dan ada petunjuk arah.
10. harus dilengkapi dengan slogan atau peringatan untuk memelihara kebersihan.
11. tidak terdapat tempat penampungan atau genangan air yang dapat menjadi
tempat perindukan nyamuk.