0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan10 halaman

Komponen dan Fungsi Bogie Kereta

Dokumen tersebut membahas tentang komponen-komponen utama sarana transportasi rel seperti kereta dan gerbong serta fungsinya. Dokumen juga menjelaskan tentang konstruksi bogie, termasuk maksud dan fungsi bogie, sistem pemegasan pada bogie, dan jenis-jenis bogie.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan10 halaman

Komponen dan Fungsi Bogie Kereta

Dokumen tersebut membahas tentang komponen-komponen utama sarana transportasi rel seperti kereta dan gerbong serta fungsinya. Dokumen juga menjelaskan tentang konstruksi bogie, termasuk maksud dan fungsi bogie, sistem pemegasan pada bogie, dan jenis-jenis bogie.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contents

1.

JENIS KOMPONEN...................................................................................2

2.

FUNGSI KOMPONEN...............................................................................3

KONSTRUKSI BOGIE...........................................................................................4
1.

MAKSUD DAN ARTI BOGIE.....................................................................4

2.

FUNGSI BOGIE...........................................................................................4

3.

PEMEGASAN PADA BOGIE......................................................................8

4.

JENIS BOGIE...............................................................................................9

5.

JENIS-JENIS BOGIE DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO).....9

1.

JENIS KOMPONEN

Sarana kendaraan rel pengangkut yaitu kereta dan gerbong mempunyai komponen
utama sebagai berikut:
a.

Bogie

Bogie kereta penumpang yang terdiri dari komponen: rangka bogie,


perangkat roda, bearing, axle box, pegas, peredam kejut, ayunan bawah,
penggantung ayun, balok ayun, center plate, pivot, tuas-tuas rem, dan blok rem.

Bogie gerbong barang terdiri dari komponen: rangka bogie bolster,


perangkat roda, bearing, pegas, peredam, friksi, tuas-tuas rem, center plate, pivot,
dan blok rem.
b.

Badan Kereta/Gerbong

Kereta

Badan kereta terdiri dari struktur rangka bentuk monocoque lengkap dengan
dinding samping,dinding ujung, dan atap.

Gerbong

Badan gerbong terdiri dari rangka bawah yang dilengkapi dengan box, ketel,
dinding tertutup atau terbuka untuk memuat barang sesuaia dengan komoditi yang
diangkut.
c.

Alat Perangkai

Alat perangkai otomatis atau automatic coupler adalah alat yang digunakan untuk
merangkai kereta dengan kereta, lokomotif atau gerbong pada waktu dioperasikan
sebagai Kereta Api.
d.

Alat Pengereman

Rem udara tekan terdiri dari komponen: pipa rem, hose coupling, angle
cock, distributor valve, tangki udara pembantu, silinder rem, tuas-tuas rem, dan
blok rem.

Rem tangan terdiri dari komponen: handle rem, tuas-tuas rem, dan blok
rem.
e.

Lantai dan Penutup Lantai

f.

Pintu dan Jendela

Pintu untuk penumpang bisa berupa pintu geser atau pintu ayun.

Jendela untuk kereta penumpang bisa jendela fixed untuk K1, jendela yang
dapat dibuka untuk K2 dan K3 serta jendela darurat.

Pintu untuk gerbong barang berupa pintu geser atau pintu ayun sesuai
dengan jenis gerbong dan barang yang diangkut.
g.

Fasilitas untuk Penumpang

Fasilitas untuk penumpang yang terdiri dari kursi, lampu penerangan, audio vidio,
air conditioning, fan, exhaust, karpet, rak bagasi, dan korden.
h.

Toilet

Ruang toilet berisi closet, tempat cuci tangan, kran air, tisue, cermin, dan slang air
penyemprot.
i.
Instalasi Listrik, terdiri dari alat penyambung listrik (electric coupler)
pengkabelan yang dihubungkan dengan lampu, fan, AC, dst.
j.

Instalasi Air, terdiri dari tangki air, pipa air menuju ke toilet.

k.

Perlengkapan Kesehatan

l.

Pemadam Kebakaran, Palu, Rem Darurat, Jendela darurat.

2.
a.

FUNGSI KOMPONEN
Bogie

Fungsi bogie pada sarana kendaraan rel adalah untuk mendukung badan
kendaraan (body) memudahkan perjalanan dibelokan, meningkatkan beban,
kecepatan dan kenyamanan pengendaraan serta tempat alat pengereman.
b.

Badan Kereta

Fungsi badan kereta/gerbong adalah sebagai tempat penumpang atau barang


dengan segala fasilitas pendukungnya, sehingga aman dan nyaman dalam
perjalanan.
c.

Alat Perangkai

Fungsi alat perangkai adalah untuk menyambung sarana kendaraan rel yang sattu
dengan yang lainnya sehingga dapat dioperassikan dengan aman.
d.

Alat Pengereman

Fungsi alat pengereman pada sarana kendaraan rel adalah untuk menghentikan,
mengurangi kecepatan atau mempertahankan laju kendaraan rel. Rem juga
berfungsi untuk mempertahankan sarana kendaraan rel tetap berhenti pada waktu
diam atau di parkir.
e.

Lantai dan Penutup Lantai

Fungsi lantai adalah sebagai tempat fasilitass untuk penumpang seperti


kursi dan karpet.

Fungsi penutup lantai berupa bahan UNITEX dilapisi lenoleum atau vinil
adalah sebagai peredam suara getaran.

KONSTRUKSI BOGIE
Pada pembahasan ini yang dimaksud dengan sarana kendaraan rel adalah kereta
penumpang, gerbong barang, lokomotif, kereta yang bertenaga penggerak sendiri
baik Kereta Rel Diesel (KRD) maupun Kereta Rel Listrik (KRL). Untuk
selanjutnya disebut saja sebagai kereta, gerbong, lokomotif, KRD, dan KRL.
Dalam rangka mengenal bogie, maka amarilah kita bahas maksud arti bogie,
fungsi bogie, pemegasan pada bogie, dan penggolongan jenis bogie.

1.

MAKSUD DAN ARTI BOGIE

Pada mulanya kendaraan rel dibuat dengan dua gandar sebagai tumpuan badan
kendaraan (body). Dengan semakin meningkatnya kebutuhan angkutan, maka

dibuatlah suatu kontruksi yang dapat mengatasi segala keterbatasan dari


kendaraan rel bergandar dua yang menyangkut panjang kendaraan, daya dukumg
kendaraan (berat, volume), kemudahan melalui jalan tikungan, kecepatan, dan
kenyamanan (running qualities). Kontruksi yang dapat mangatasi masalah
tersebut addalah BOGIE, yaitu suatu konstruksi yang terdiri dari dua perangkat
roda (wheelset) atau lebih yang digabungkan oleh rangka yang dilenngkapi
dengan sistem pemegasan, pengereman, dengan atau tanpa peralatan penggerak
dan anti slip, serta secara keseluruhan berfungsi sebagai pendukunng rangka dasar
dari bahan kendaraan.

2.

FUNGSI BOGIE

Dengan memperhatikan maksud/arti bogie tersebut, kiranya dapat dijelaskan


fungsi dari konstruksi bogie, ialah:
a.

Meningkatkan daya dukung kendaraan, misalnya:

Sebuah kereta/ gerbong dua gandar mempunyai berat total (berat kosong +
muatan) sebesar G1, maka beban gandar adalah:
P
2
= G1
Dengan beban gandar yang sama, apabila gerbong dibuat dengan konstruksi bogie
(4 gandar), maka totalnya menjadi:
GII = 4 x P =
4 x GI
2
GII = 2 GI

Dengan demikian daya angkutnya meningkat.


Terlebih lagi apabila digunakan sistem dua bogie (8 gandar), maka daya
dukungnya akan lebih meningkat, terutama untuk gerbong barang.
b.

Memudahkan perjalanan melalui tikungan

Kebutuhan angkutan penumpang memerluka kapasitas tempat duduk yang besar


pada kereta, KRL, dan KRD, kebutuhan angkutan barang dengan volume besar

serta meningkatnya daya pada lokomotif akan mengharuskan kendaraankendaraan rel tersebut dibuat lebih panjang.
Dengan adanya konstruksi bogie, maka kendaraan yang panjang akan mudah pada
waktu melalui tikungan, karena adanya tempat berputar antara bogie dengan
badan kereta, yaitu pivot.
Sebagai perbandingan dapat dikemukakan peningkatan panjang dan berat total
dari kereta/gerbong bergandar dua dengan kereta/gerbong berbogie.

N0
Jenis Kendaraan
Kendaraan Bergandar Dua
Kendaraan Berbogie
G Total (ton)
L Total (m)
G Total (ton)
L Total (m)
1.
CDL
11
9,9
2.
DR
9
7,6
3.

K3
36
20,92
4.
B
35
20,92
5.
GW
20,1
8,16
6.
GGW
47
13,2
*) Catatan:
CDL
= kereta penumpang kelas 3 memakai bagasi dan dilengkapi dengan
rem vakum
DR

= kereta bagasi dengan rem tangan

K3

= kereta penumpang kelas 3 dengan rem udara tekan

= kereta bagasi dengan rem udara tekan

GW

= gerbong tertutup bergandar 2 dengan rem udara tekan

GGW

= gerbong tertutup bergandar 4 dengan rem udara tekan

c.

Meningkatkan kecepatan dan kenyamanan kendaraan

Faktor-faktor utama yanng mempengaruhi kenyamanan kendaraan rel dengan


adanya konstruksi bogie adalah:
1. Ketidakrataan jalan rel (track irregularities) baik dalam arah vertikal, lateral
maupun longitudinal sebesar , dirasakan dalam badan kereta hanya setengahnya
yaitu /2 dan unruk sebagian dapat ditampung oleh sistem pemegasan.
2. Kejutan-kejutan lateral memutar bogie, yang diubah menjadi energi kinetis
yang akan diredam oleh peredam rotasi pada centre plate.
3. Konstruksi bogie memungkinkan pemakaian/pemasangan susunan pegas
yang lebih banyak antara baddan kendaraan dan jalan rel.
Dengan peningkatan kenyamanan dan keamanan kendaraan, dengan sendirinya
kecepatan operasi juga dapat ditingkatkan.

3.

PEMEGASAN PADA BOGIE

Pada umumnya sistem pemegasan kendaraan rel berbogie yang terdiri dari sistem
terdiri dari sistem pemegasan primer dan sistem pemegasan sekunder adalah lebih
sempurna dibandingkan dengan kendaraan rel tanpa bogie (bergandar dua) yang
hanya memilikisatu tingkat pemegasan saja.
Pemegasan yang dimaksud adalah terdiri dari pegas dan peredam. Pegas dapat
berupa pegas ulir, pegas daun, pegas torsi, pegas karet atau pegas udara,
sedangkan peredam dapat dapat berupa perdam hidraulis atau peredam gesek
(kering).
a.

Sistem Pemegasan Primer

Yang dimaksud sistem pemegasan primer adalah pemegasan anatara periuk


gandar (perangkat roda) dan rangka bogie. Fungsi dari sistem pemegasan primer
adalah untuk menampung kejutan-kejutan, gaya-gaya impak langsung akibat
ketidakrataan rel, sambungan rel,, wesel, dan gangguan lain, karena perangkat
roda adalah bagian yang langsung berinteraksi dengan jalan rel (track)
Pada pemegasan primer terdapat alat pembatas gerak (stopper) yang diusahakan
dalam tingkat desain agar tidak saling bersentuhan. Namun bila terjadi gaya
impak yang berlebihan atau ketidakrataan yang berlebihan (overload) dari yang
direncanakan maka alat pembatas bisa saling bersentuhan.

b.

Sistem Pemegasan Sekunder

Sistem pemegasan sekunder adalah sistem pemegasan antara badan kendaraan


dengan rangka bogie. Pemegasan sekunder berperan penting dalam menentukan
kualitas kenyamanan kendaraan rel, disamping dilengkapi oleh pemegasan primer.
Pada sistem pemegasan sekunder dilengkapi dengan peredam kejut baik pada arah
vertikal maupun arah lateral.
Gangguan-gangguan dari ketidakrataan rel, kejutan-kejutan, impek, gerakan, dan
gaya-gaya ditikungan, serta gerakan snusoida (snake motion) pada jalan lurus
akan diredam oleh sistem pemegasan sekunder setelah sebagian ditampung oleh
sistem pemegasan primer untuk kemudian baru dirasakan oleh badan kendaraan.
Walaupun demikian, bila ada gaya impak atau ketidakrataan rel yang dapat
menimbulkan beban berlebih (overload) dari yang direncanakan, akan berakibat
alat pembatas (stopper baja) bersentuhan. Meskipun demikian menyentuhnya
stopper harus diusahakan sejarang mungkin. Selain dari sistem pemegasan, amaka
gangguan juga dapat diatasi kontruksi ayunan, konstruksi pendulum atau
konstruksi tilting.

4.

JENIS BOGIE

Sesuai dengan fungsinya sebagai pendukung badang kendaraan dari berbagai


macam sarana kendaran rel, maka bogie dapat digolongkan menjadi:
a.

Bogie Kereta

Bogie kereta didesain dengan sistem pemegasan dua tingkat, faktor kenyamanan
penting untuk penumpang.
Perbandingan muatan penumpang dengan berat kendaraan adalah kecil.
Kecepatan operasi relatif tinggi.
b.

Bogie Gerbong

Bogie gerbong dibuat sederhana (simple), mudah dan murah perawatannya, tetapi
harus dapat mendukung beban/muatan yang berat. Sistem pemegasan hanya satu
tingkat. Kecepatan operasi dan kenyamanan relatif lebih rendah dibanding bogie
kereta.
c.

Bogie Lokomotif

Bogie lokomotif dibuat agar bisa mendukung beban yang berat, yaitu body
lokomotif yang berisi motor diesel, transmisi, dan instalasi-instalasinya. Sistem
pemegasan terdiri dari dua tingkat.
d.

Bogie untuk KRL dan KRD

Bogie untuk KRL dan KRD pada dasarnya sama dengan kereta, hanya dilengkapi
dengan peralatan pengerak yang berupa roda gigi dan kardan atau roda gigi dan
motor traksi.

5. JENIS-JENIS BOGIE DI PT KERETA API INDONESIA


(PERSERO)
Berbagai jenis bogie telah digunakan di PT Kereta Api sejak masa sebelum
kemerdekaan sampai dengan sekarang.
a.

Bogie Kereta Penumpang

1.

Bogie Pennsylvania (K-2)

2.

Bogie Cradle (K-3)

3.

Bogie

4.

Bogie NT.11 (K-5)

5.

Bogie Ferrostahl (K-6)

6.

Bogie Gorlitz (K-7)

7.

Bogie NT.60 (K-8)

8.

Bogie Bolstreless (K-9)

b.

Bogie Gerbong Barang

1.

Bogie Kuda Kepang

2.

Bogie Ride Control

3.

Bogie Barber

c.

Bogie lokomotif

1.

Bogie Lokomotif Eropa

2.

Bogie Lokomotif Amerika

d.

Bogie KRD dan KRL

1.

Bogie dengan Bolster

2.

Bogie tanpa Bolster (Bolsterless)

(K-4)

Anda mungkin juga menyukai