0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
336 tayangan10 halaman

Pengenalan Traktor Roda Empat dan Fungsinya

Praktikum ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa tentang traktor roda empat, meliputi karakteristik, spesifikasi, dan bagian-bagiannya. Mahasiswa diajarkan tentang berbagai komponen penting pada traktor seperti kopling, transmisi, roda, tuas hidrolik, dan lainnya beserta fungsinya. Praktikum ini membantu mahasiswa memahami operasi dan manfaat traktor roda empat dalam pertanian.

Diunggah oleh

Rina Ismaya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
336 tayangan10 halaman

Pengenalan Traktor Roda Empat dan Fungsinya

Praktikum ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa tentang traktor roda empat, meliputi karakteristik, spesifikasi, dan bagian-bagiannya. Mahasiswa diajarkan tentang berbagai komponen penting pada traktor seperti kopling, transmisi, roda, tuas hidrolik, dan lainnya beserta fungsinya. Praktikum ini membantu mahasiswa memahami operasi dan manfaat traktor roda empat dalam pertanian.

Diunggah oleh

Rina Ismaya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM

MEKANISASI DAN BANGUNAN PERTANIAN


PENGENALAN TRAKTOR RODA EMPAT

Pembimbing :
Ir. Suratno, MP
Disusun oleh :
Rina Ismaya
A31140540
PTH/A

PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA


JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
2016

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Mekanisasi pertanian diartikan sebagai pengenalan dan penggunaan dari setiap
bantuan yang bersifat mekanis untuk melangsungkan operasi pertanian. Bantuan
yang bersifat mekanis tersebut termasuk semua jenis alat atau perlengkapan yang
digerakkan oleh tenaga manusia, hewan, motor bakar, motor listrik, angin, air, dan
sumber energi lainnya.
Penggunaan alat dan mesin pada proses pra-panen dan pasca-panen
dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, produktifitas, kualitas
hasil, dan mengurangi beban kerja petani. Pengalaman dari negara-negara
tetangga Asia menunjukkan bahwa perkembangan mekanisasi pertanian diawali
dengan penataan lahan (konsolidasi lahan) seperti halnya traktor.
Traktor dapat digunakan sebagai sumber tenaga untuk menunjang operasi
pertanian yang efektif, baik tenaga, waktu maupun biaya, sehingga dapat
menigkatkan kapasitas kerja, mengurangi biaya produksi, meningkatkan hasil
pertanian serta mengurangi kelelahan dan kebosanan dalam bekerja. Untuk
mengelolah lahan yang luas dan juga untuk memanen umumnya digunakan traktor
4 roda (four wheel drive) dilihat dari karesteristik dan kegunaannya.
Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan adanya praktikum ini sebagai
pengenalan kepada mahasiswa tentang traktor 4 roda (four wheel drive) melihat
fungsi dan kegunaan dari bagian-bagian traktor 4 roda.
1.2 Tujuan
Tujuan diadakannya praktikum ini agar mahasiswa dapat mengetahui
karaktersitik, spesifikasi, dan bagian-bagian dari traktor 4 roda.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Traktor roda 4 merupakan traktor yang mempunyai dua buah poros roda. Pada
elemennya traktor jenis ini digerakkan oleh motor diesel dua silinder atau lebih,
mempunyai 6 kecepatan (versneling) maju, dan 2 kecepatan mundur, yang
dibedakan menjadi 4 macam kecepatan rendah (termasuk kecepatan mundur) dan
4 macam kecepatan tinggi ( Tim Dosen UNIR, 2011).
Traktor roda empat mempunyai kisaran daya motor penggerak yang besar.
Traktor yang biasa digunakan di taman/kebun mempunyai daya sekitar 11 kW (15
hp). Traktor ini di pasaran biasa disebut traktor mini atau traktor kebun. Traktor
raksasa yang biasa digunakan di perkebunan yang luas mempunyai daya sampai
150 kW (200 hp). Namun begitu, biasanya traktor roda empat yang biasa
digunakan mempunyai daya antara 30 60 kW (40 - 80 hp).
Berdasarkan jenis rodanya, traktor dapat digolongkan menjadi:
1. Traktor satu gardan (two wheel-drive tractor/rowcrop tractor)
Traktor satu gardan banyak digunakan di perkebunan kecil yang
membudidayakan tanaman larikan seperti; kentang kobis. Traktor ini mempunyai
sudut putar yang kecil, lebar roda tipis dan jarak antar roda kiri dan kanan dapat
diatur. Umumnya daya yang digunakan tidak terlalu besar, sekitar 22 33 kw (30
45 hp).
2. Traktor beroda track
Traktor beroda trac banyak digunakan di perkebunan yang luas atau di
perkebunan yang masih baru, yang lahannya belum tertata. Daya penggerak yang
biasa digunakan antara 52 110 kW (70 150 hp). Traktor ini tidak bisa
digunakan di jalan raya, hanya digunakan pada kebun yang satu e kebun yang ain.
Kecepatan jalannya rendah, namun mempunyai daya tarik yang tinggi dan dapat
digunakan pada kondisi ahan yang berat. Karena lebar rodanya besar maka daya
tumpu ke tanah menjadi kecil, sehingga traktor ini dapat digunakan pada lahan
yang lembek tanpa takut tenggelam.
3. Traktor dobel gardan (two wheel-drive tractor)

Dibanding dengan traktor satu gardan, traktor dobel gardan mempunyai daya
tarik yang lebih besar. Karena masih menggunaka roda ban, traktor ini masih
dapat berjalan di jalan raya. Maka banyak pemilik perkebunan memilih traktor
jenis ini.
Ada dua tipe dari traktor dobel gardan, yakni:
1. Traktor dengan roda depan lebih kecil dari roda belakang, daya yang
digunakan antara 33 67 kW (45 90 hp)
2. Traktor dengan roda depan sama besar dengan roda belakang, daya yang
digunakan antara 75 150 kw (100 200 hp)

BAB 3. METODOLOGI
3.1 Waktu Dan Tempat

Praktikum pengenalan traktor roda empat ini dilaksanakan pada hari Jumat,
tanggal 7 Oktober 2016, pada pukul 13.00 15.00 WIB. Praktikum ini
dilaksanakan di Laboratorium Alat Mesin Pertanian (Alsin) Politeknik Negeri
Jember.
3.2 Alat Dan Bahan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini yaitu alat tulis untuk mencatat apa
yang diterangkan oleh teknisi serta gambar dari traktor roda 4 untuk melengkapi
atau mengisi bangia-bagian yang tertera pada gambar. Sedangkan bahan yang
dibutuhkan dalam praktikum ini yaitu traktor roda 4 sebagai bahan yang
digunakan untuk praktikum pengenalan traktor roda 4.
3.3 Prosedur Kerja
1. Mendengarkan arahan yang diperikan oleh teknisi atau dosen pembimbing.
2. Mencatat bagian-bagian dari tractor roda empat yang telah diterangka dan
ditunjukkan bagiannya oleh dosen pembimbing.
3. Membuat laporan hasil praktikum.

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1 Hasil Pengamatan

Berikut ini adalah gambar beserta keterangan bagian-bagian dari traktor


roda 4.

Kap/tutup mesin berfungsi sebagai ,pelindung bagian-bagaian dalam system


penggerak traktor yang akan ditransmisi.
Pedal kopling berfungsi untuk menghubungkan dan melepaskan, hubungan
antara motor penggerak dengan transmisi. Apabila pedal kopling diinjak,
hubungan motor dengan transmisi terputus.
3 batang penyambung berfungsi menjadi penghubung traktor dan alat bajak.

Roda belakang, berfungsi memindahkan tenaga dari mesin dan transmisi ke


tanah meredam gaya lembam ketika unit di rem dan biasanya digunakan
untuk menahan beban dari bajak.
Tempat duduk operator berfungsi agar pengguna traktor lebih nyaman dalam
mengemudi.

Tuas pemindah kecepatan hi-Lo Digunakan apabila beroperasi di areal yang


spesifik (di lahan untuk bajak sawah, areal berbukit, jalan licin berlumpur).
Tuas gardan depan ( traktor 4 WD) Berfungsi untuk menyambung gardan
depan bila diperlukan sehingga daya tarik traktor menjadi lebih besar.
Tuas Hidrolik Berfungsi untuk menggerakkan sistem hidrolik yaitu untuk
menggerakkan lengan pengangkat implemen (arm stabillizer).
Tuas rem parkir berfungsi menahan rem tetap pada posisi mengerem. Bebapa
jenis traktor ada juga yang mengunakan tuas rem parkir tersendiri.
Saringan udara, berfungsi untuk menyaring udara sebelum masuk ke mesin.

Roda depan, berfungsi memindahkan tenaga dari mesin dan transmisi ke


tanah meredam gaya lembam ketika unit di rem , grip yang sesuai akan
memberikan traksi yang maksimal.
Pedal rem roda kiri dan rem roda kanan terpisah satu sama lain. Dengan
terpisahnya pedal rem, dapat membantu berbeloknya traktor secara tajam.
Pada saat traktor berjalan di jalan, pedal rem harus dikunci (disatukan
kembali). Menginjak satu rem saja pada saat traktor berjalan cepat akan
sangat berbahaya.
Pedal gas, beberapa jenis traktor dilengkapi dengan pedal gas, selain tuas gas.
Tekan pedal gas apabila ingin mempercepat putaran motor penggerak.
Lepaskan pedal gas apabila ingin memperlambat.
Lampu berfungsi sebagai penerang.
4.2 Pembahasan
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa Traktor adalah
kendaraan

yang

didesain

secara

spesifik

untuk

keperluan traksi tinggi

pada kecepatan rendah, atau untuk menarik trailer atau instrumen yang digunakan
dalam pertanian

atau konstruksi.

Istilah

ini

umum

digunakan

untuk

mendefinisikan suatu jenis kendaraan untuk pertanian. Instrumen pertanian


umumnya digerakkan dengan menggunakan kendaraan ini, ditarik ataupun
didorong, dan menjadi sumber utama mekanisasi pertanian. Istilah umum lainnya,
"unit traktor", yang mendefinisikan kendaraan truk semi-trailer.
Traktor roda empat mempunyai kisaran daya motor penggerak yang besar.
Traktor yang biasa digunakan di taman/kebun mempunyai daya sekitar 11 kW (15
hp). Traktor ini di pasaran biasa disebut traktor mini atau traktor kebun. Traktor
raksasa yang biasa digunakan di perkebunan yang luas mempunyai daya sampai
150 kW (200 hp). Namun begitu, biasanya traktor roda empat yang biasa
digunakan mempunyai daya antara 30 60 kW (40 - 80 hp).
BAB 5. KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum pengenalan traktor 4 roda yang telah dilaksakan
maka dapat disimpulkan bahwa :Traktor 4 roda mempunyai kisaran daya
motor penggerak yang besar, Traktor 4 roda digunakan untuk mengolah
tanah di perkebunan atau taman yang luas. Traktor memiliki tuas hidrolik
berfungsi untuk menggerakkan sistem hidrolik yang menggerakkan lengan
pengangkat implement. Gardan pada traktor 4 roda yang memiliki roda
kanan dan roda kiri belakang dapat berputar dengan kecepatan berbeda,
sehingga

traktor

dapat

berbelok.

Namun

dengan

adanya

gardan

menyebabkan salah satu roda akan slip. Dengan menginjak pedal pengunci
differensial, putaran kedua roda belakang akan sama, sehinga slip bisa
diatasi.
5.2 Saran
Sebaiknya mahasiswa mendengarkan dengan sungguh-sungguh untuk
mengetahui dengan benar bagian-bagian dan fungi dari traktor roda 4 ini.

DAFTAR PUSTAKA

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

Anda mungkin juga menyukai