TUGAS PRAKTIKUM
SIMULASI KOMPUTASI
PERTEMUAN 2
SLIDE DAN ROCLAB
Nama
: Nanda Prayoga
NIM
: F1D113020
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS JAMBI
2016
- Siapkan bahan yang akan diproses dengan bentuk file extensi .dxf
- Install dan Buka Software Roclab dan Slide yang telah di install, maka akan
muncul tampilan seperti berikut :
Tampilan awal Slide (Kiri) dan Tampilan awal Roclab (Kanan).
1. Tahap awal untuk mengolah data .dxf tadi, pilih File Import Import
DXF, maka akan muncul dialog seperti gambar dibawah ini, pilih [Link] yang
akan dimasukkan lalu pilih Open.
Akan muncul data .dxf yang telah kita import seperti gambar dibawah ini:
2. Selanjutnya pilih menu Boundaries Add Material Boundaries. Klik semua
titik pada sudut yang telah terbentuk pada gambar hingga kembali ke titik awal.
Akan muncul dialog, lalu klik OK.
3. Pilih menu Properties Difine Material maka akan muncul dialog seperti
berikut:
Isikan nama material pada kolom nama dan ubah warna sesuai dengan kode warna
material tersebut.
- Masuk ke software Roclab lalu pastikan pada kolom Hoek-Brown Classification
nilai-nilainya : sigci = 30 Mpa, GSI = 50, mi = 10, D = 0, dan Ei = 12000 Mpa.
Kemudian pada bagian kolom Mohr-Coulomb Fit nilai c = 1.494 MPa dan phi
= 30.52 deg. Jika sudah, klik copy data.
- Isikan nilai Cohesion dan Phi sesuai dengan yang terlihat pada software Roclab
pada dialog tadi pada kolom Strength Parameters.
Kemudian pilih Ok, maka warna dari gambar tadi akan berubah sesuai dengan
yang kita pilih dari material tadi.
4. Untuk menentukan keamanan lereng dari gambar, pilih menu Surfaces Auto
Grid, akan muncul dialog Grid Spacing lalu klik OK.
Selanjutnya akan muncuk kotak di depan gambar seperti yang terlihat diatas.
5. Pilih Compute, lalu akan muncul dialog seperti gambar dibawah ini untuk
mengesavenya. Klik Yes maka akan muncul dialog SaveAs seperti biasa. Setelah
diberi nama, pilih Save.
6. Untuk melihat hasil perhitungannya, pilih Interpret yang berada di samping
kanan menu Compute tadi.
Akan muncul Interpretasi dari lereng gambar beserta nilainya.
7. Untuk menghitung keamanan Single maupun Overall. Dapat dilakukan dengan
memilih menu Add Query.
Setelah di klik, silahkan arahkan kursor ke gambar, maka akan terbentuk seperti
kerucut. Bagian bawah kerucut merupakan lereng yang akan dihitung
keamanannya. Setelah didapat bagian lereng yang mau dihitung, maka klik kiri
dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
Sebagai catatan, lereng dikatakan tidak aman apabila nilainya kurang dari 1.3 dan
dikatakan aman apabila nilainya lebih dari 1.3. Dari hasil perhitungan diatas dapat
disimpulkan bahwa, apabila dihitung secara Single dapat menyebabkan
kelongsoran sedangkan jika dihitung secara Overall nilai yang dihasilkan lebih
dari 1.3 yang artinya aman. Demikian, Terimakasih