0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan6 halaman

In House Training KKM untuk Guru SMP

Ringkasan rencana tindakan kepemimpinan Gunawan Soamole untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Kriteria Ketuntasan Minimal melalui In House Training di SMP Alhilaal Sanana adalah sebagai berikut: (1) Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun KKM, (2) Dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan IHT seperti brainstorming dan pembinaan, (3) Akan dievaluasi pencapa

Diunggah oleh

IbnuNizam Soamole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan6 halaman

In House Training KKM untuk Guru SMP

Ringkasan rencana tindakan kepemimpinan Gunawan Soamole untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Kriteria Ketuntasan Minimal melalui In House Training di SMP Alhilaal Sanana adalah sebagai berikut: (1) Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun KKM, (2) Dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan IHT seperti brainstorming dan pembinaan, (3) Akan dievaluasi pencapa

Diunggah oleh

IbnuNizam Soamole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATRIK RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN

Nama Peserta
Unit Kerja
Kab/Prov.
Judul

N
o
1

: Gunawan Soamole, ST
: SMP Alhilaal Sanana
: Kepulauan Sula / Maluku Utara
: Upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Kriteria Ketuntasan Minimal melalui In House Training
di SMP Alhilaal Sanana

Tujuan

Untuk
meningkatkan
kompetensi
kepribadian,
sosial dan
kewirausahaan
calon kepala
sekolah.

Indikator Keberhasilan

Calon Kepala Sekolah


memiliki kemampuan
untuk :
menyiapkan
perangkat IHT
dengan baik.
melaksanakan IHT
dengan sepenuh
hati.
Membimbing guru
dengan sabar dan
ikhlas.
Mengkomunikasika
n dengan rekan
sejawat dengan
bahasa dan gaya
yang santun;
memberi cara
menyusun KKM

Program

IHT Penyusunan
Kriteria
Ketuntasan
Minimal
dengan
pengintegrasian
nilai spiritual,
jiwa
kewirausahaan
dan
kepemimpinan
pembelajaran

Skenario/ Langkahlangkah Program/


Kegiatan
a. Persiapan
1. Menyusun
perencana
an IHT
secara
rinci dan
sistematis:
kegiatan
yang akan
dilakukan,
waktu
kegiatan,
personil
yang
terlibat,
dan
sejenisnya.
2. Bekerja
keras
menyiapka
n materimateri dan
panduan

Sumber
daya
Sumber
daya
manusia :
pakar
penentuan
KKM, guru
senior,
teman
sejawat,
guru yunior.
Non
manusia :
buku,
internet,
LCD
Proyektor,
komputer,
perangkat
supervisi
akademik.

Metode
pengumpulan
data
metode
wawancara,
studi
dokumentasi,
dan observasi

Nilai
Kepemimpinan
Nilai spiritual,
misalnya visioner,
yakin, cinta
altruistik (saling
menghargai,
melayani,
memaafkan,
mementingkan
kepentingan orang
lain dari diri
sendiri, merasa
bahagia jika
melihat orang lain
bahagia, dll).
Nilai
kewirausahaan,
misalnya pantang
menyerah, kerja
keras, kreativitas
dan inovatif.
Nilai

Guru mampu
menyusun
KKM
menggunakan
analisa
penyusunan
KKM

Guru memiliki kemampuan


untuk :
mendefinisika
n konsep
KKM
menjelaskan
tujuan
penyusunan
KKM
menjelaskan
cara
menyusun
KKM
menentukan
kompleksitas
setiap
Kompetensi
Dasar
menentukan
daya dukung
setiap KD
yang terdiri
dari alat
bantu,
kepustakaan,
laboratorium
dan
kompetensi
guru
menentukan
intake siswa
menentukan
KKM tiaptiap KD
menentukan

yang akan
digunakan
dalam
IHT.
3. Berkoordi
nasi secara
aktif
dengan
pengawas
pembina
dan teman
sejawat
yang akan
membantu
pelaksanaa
n IHT.
b. Pelaksanaan
Tindakan
1. Dengan
sepenuh
hati,
mengawal
pelaksanaa
n IHT.
2. Dengan
semangat,
memfasilit
asi
brainstorm
ing dan
apersepsi
pentingnya

kepemimpinan
pembelajaran,
misalnya peduli/
fokus pada
pembelajaran,
terlibat aktif pada
penyusunan KKM,
pengelolaan
kurikulum.

KKM dalam
satu semester
secara
individu
menentukan
KKM sekolah
tiap mata
pelajaran
dalam satu
semester

KKM pada
mata
pelajaran
3. Dengan
sabar,
memfasilit
asi
penyusuna
n KKM .
4. Memberik
an
kesempata
n guru
untuk
berkreasi
dan
berinovasi
dalam
menentuka
n nilai
KKM.
5. Dengan
sabar dan
telaten,
memberik
an
pendampin
gan
kepada
guru-guru,
jika perlu
memberik
an

pembimbi
ngan
tambahan
di luar
IHT.
6. Menindakl
anjuti IHT
dengan
cara
melakukan
observasi
ketika
guru
menyusun
KKM
mata
pelajaran

c. Monitoring &
Evaluasi
Calon kepala sekolah
melakukan monitoring
pelaksanaan IHT yang
meliputi monitoring
perencanaan sampai
akhir pelaksanaan IHT
untuk mengetahui
perkembangan dan
mengidentifikasi
apakah kegiatan IHT
dijalankan sesuai

perencanaan atau
tidak.
Calon kepala sekolah
melakukan evaluasi di
akhir pelaksanaan IHT
untuk mengetahui
pencapaian indikator
keberhasilan.
Dalam kegiatan
monev, calon kepala
sekolah akan
membagikan
instrumen monev
kepada Pengawas
Binaan dan guru untuk
mengetahui aspek/halhal yang sudah bagus
atau aspek yang masih
perlu peningkatan
(kurang).
d. Refleksi
1. mencermati hasil
evaluasi terhadap
pencapaian
indikator
keberhasilan
program IHT,
khususnya yang
masih kurang.
2. Membuat tindak
lanjut tindakan

untuk siklus kedua.


(Contoh tindak
lanjut misalnya:
melakukan
perubahan dan
peningkatan pola
pembimbingan
secara lebih
intensif dengan
pemanfaatan tutor
sebaya-guru
lainnya).

Master Trainer

Pengawas Binaan

Sanana, 9 September 2016


Calon Kepala Sekolah

Hi. Rusdi Ahmad, [Link], M.M


NIP. 19630309 199303 1 007

Anwar Soamole, [Link]


NIP. 19661020 199002 1 003

Gunawan Soamole, ST
NIP. 19800328 200701 1 009

Anda mungkin juga menyukai