CBR ( CALIFORNIA BEARING
RATIO )
CBR ialah suatu jenis test untuk
mengukur daya dukung / kekuatan
geser tanah atau bahan pondasi
jalan.
CBR pertama kali diperkenalkan oleh California Division of
Highways pada tahun 1928 dan banyak dipopulerkan oleh
O.J. Porter.
APA HARGA CBR ITU ?
Contoh tanah (di laboratorium atau di lapangan) di-test
dengan menekan sebuah piston kepermukaan tanah
tersebut. Gaya yang diperlukan untuk menekan piston
tersebut sedalam 0,1 inches ( atau juga 0,2 inches)
dicatat.
Misal : A Newton untuk penetrasi 0,1 inches dan B Newton
CBR merupakan rasio (dalam persen) antara beban yang
dibutuhkan (kg/cm2) untuk menetrasi piston kedalam tanah
sedalam 0.1 atau 0.2 (JIS A 1211 : 2.5 mm atau 5.0 mm)
dengan beban yang dibutuhkan pada bahan standar (batu
pecah standar) dengan kedalaman penetrasi yang sama.
Nilai CBR batu pecah standar = 100%.
Makin besar harga CBR tanah/bahan,
makin
besar
kemampuannya
untuk
mendukung
beban
kendaraan
tanpa
Misal
mengalami deformasi yang berarti
Suatu tanah lempung , bila mengering (Wc mengecil) maka
harga CBR naik. Sebaliknya kalau membasah (Wc
membesar) maka harga CBR mengecil.
Suatu tanah pasir yang renggang (tidak padat) maka CBRnya kecil, bila kemudian pasir tersebut dipadatkan, CBR-nya
naik
CATATAN :
CBR hanya untuk jalan saja dimana beban kendaraan adalah
beban sementara (bukan beban tetap).
CBR tidak untuk gedung, rumah, dan lain-lain (beban tetap),
karena beban tetap juga menyebabkan settlement. CBR
hanya untuk mengukur daya dukung tanah saja tetapi tidak
untuk penurunannya. Jadi CBR tidak cocok untuk beban tetap.
Jenis CBR
Jenis CBR berdasarkan cara mendapatkan contoh
Tanah dibedakan menjadi :
CBR lapangan
CBR lapangan rendaman/CBR Desain/
CBR Laboratorium
CBR rencana titik
1. CBR Lapangan
Berguna untuk :
Mendapatkan nilai asli lapangan, umumnya dilakukan pada lokasi
dimana tanah dasarnya tidak dipadatkan.
Untuk mengontrol apakah kepadatan dilapangan sudah sesuai
dengan rencana.
Pemeriksaan dilakukan dengan meletakkan piston pada kedalaman
dimana nilai CBR akan diukur, lalu di-penetrasi dengan
menggunakan beban yang berikan melalui gandar truk.
2. CBR Lapangan Rendaman
Berguna untuk :
Mendapatkan nilai CBR asli lapangan pada kondisi jenuh air dan
tanah mengalami pengembangan (swell) yang maksimum.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil contoh tanah dengan
mold yang ditekan masuk ke dalam tanah pada kedalaman yang
diinginkan. Mold yang berisi tanah tadi dikeluarkan dan direndam
air selama + 4 hari (dianggap sudah jenuh air) sambil diukur
pengembangannya. Setelah pengembangan tidak lagi terjadi,
baru dilaksanakan pemeriksaan nilai CBR