0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan2 halaman

Panduan Penatalaksanaan Cephalgia

Dokumen ini memberikan ringkasan singkat tentang prosedur penatalaksanaan cephalgia di Puskesmas Curup. Prosedur tersebut meliputi pengukuran tekanan darah pasien, anamnesa, pemeriksaan fisik oleh dokter, dan terapi seperti istirahat, minum air, obat simtomatik, atau antidepresan sesuai kebutuhan pasien.

Diunggah oleh

Yuni Budiariani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan2 halaman

Panduan Penatalaksanaan Cephalgia

Dokumen ini memberikan ringkasan singkat tentang prosedur penatalaksanaan cephalgia di Puskesmas Curup. Prosedur tersebut meliputi pengukuran tekanan darah pasien, anamnesa, pemeriksaan fisik oleh dokter, dan terapi seperti istirahat, minum air, obat simtomatik, atau antidepresan sesuai kebutuhan pasien.

Diunggah oleh

Yuni Budiariani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CEPHALGIA

S
O
P

No. Dokumen : SOP/UKM/RJ/373


No. Revisi
: 00
Tgl. Terbit
: 02 Januari 2016
Halaman
:1

UPT PUSKESMAS

LINDA

CURUP

NIP 196212121992032003

1. Pengertian

Suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala, kadang

2. Tujuan

sakit di bagian belakang leher atau punggung bagian atas.


Sebagai acuan penerapan langkah langklah untuk
penatalaksanaan cephalgia dan mencegah terjadinya

3. Kebijakan

komplikasi.
Surat keputusan Kepala UPT Puskesmas Curup No.

4. Refrensi

Tentang penatalaksanaan klinis chepalgia


Permenkes No. 5 Tahun 2014 Tentang Panduan Praktek

5. Alat dan Bahan

Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer


1. Alat :
a. Tensi meter
b. Stetoskop
c. Stopwatch
d. Timbangan berat badan
2. Bahan :
a. Rekam Medis Pasien
b. Lembaran Resep
c. Form Resep
d. Form Laboratorium
e. Form Rujukan Eksternal dan Internal
f. Buku Register Rujukan Pasien

6. Prosedur

1. Perawat melakukan pengukuran tekanan darah


pasien dan menanyakan umur pasien serta
mencatatnya dalam status rekam medis
2. Dokter menganamnesa pasien : sudah berapa
lama mengalami sakit kepala
3. Dokter melakukan pemeriksaan fisik antara lain :
a. Menghitung nafas pasien dalam satu menit,
b. Mengukur suhu tubuh pasien
c. Memeriksa bagaimana adakah defesit
neurologis
d. Adakah parastesia / hiperstesia
e. Adakah hiperrefleks
f. Lihat apakah ada gangguan kejiwaan
4. Dokter melakukan terapi
a. Anjurkan pasien istirahat dan banyak
mengkonsumsi air minum
b. Pengobatan simtomatis dapat diberikan untuk
menghilangkan gejala

c. Pemberian antidepresi bila diperlukan


d. Psikotherapi : mencari jalan keluar yang
praktis dan sederhana dalam segala kesulitan
7. Unit Terkait

Dokter rawat jalan, UGD, Apotek

Anda mungkin juga menyukai