0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Sejarah dan Pengertian Embedded System

1. Sistem embedded pertama yang dikenal adalah Apollo Guidance Computer yang dikembangkan oleh MIT pada awal 1960-an untuk mendukung navigasi dan kontrol pesawat luar angkasa Apollo. 2. Sistem embedded dirancang khusus untuk tujuan tertentu untuk meningkatkan fungsi mesin tertentu berbeda dengan sistem komputer umum. 3. Sistem embedded dapat dikategorikan berdasarkan fungsi dan kinerjanya seperti sistem standalone, sistem real-time, atau sistem j

Diunggah oleh

Muhammad Arif Nanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan6 halaman

Sejarah dan Pengertian Embedded System

1. Sistem embedded pertama yang dikenal adalah Apollo Guidance Computer yang dikembangkan oleh MIT pada awal 1960-an untuk mendukung navigasi dan kontrol pesawat luar angkasa Apollo. 2. Sistem embedded dirancang khusus untuk tujuan tertentu untuk meningkatkan fungsi mesin tertentu berbeda dengan sistem komputer umum. 3. Sistem embedded dapat dikategorikan berdasarkan fungsi dan kinerjanya seperti sistem standalone, sistem real-time, atau sistem j

Diunggah oleh

Muhammad Arif Nanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Embedded System

[Link] Embedded System


Sistem embedded modern yang pertama dikenali adalah Apollo Guidance Computer,
dikembangkan oleh Charles Stark Draper di MIT Instrumentasi Laboratorium, awal 1960-an.
Apollo Guidance Computer (AGC) adalah on-board digital computer (papan komputer
digital), diinstall di setiap acecraft program Apollo, baik Command Module (CM) dan Lunar
Module (LM). Disediakan onboard computation untuk mendukung spacecraft guidance,
navigasi dan kontrol. Apollo flight computer adalah yang pertama menggunakan Integrated
Circuit (IC). Software AGC ditulis dalam bahasa assembly AGC.

Gambar : Apollo 1024 bit core memory module


2. Pengertian Sistem Embedded
Embedded system adalah sistem komputer yang dirancang khusus untuk tujuan
tertentu demi meningkatkan fungsi suatu mesin. Sesuai artinya, embedded yang berarti
mencocokkan, maka bagian yag dicocokan meliputi peranti keras dan bagian mekanis lain.
Hal ini berlawanan dengan sistem umum seperti yang kita kenal dapa Personal Computer
(PC) yang bisa menjalankan banyak perintah sekaligus tergantung pada pemrogramannya.
Embedded system ini didedikasikan untuk perintah spesifik, seperti rancangan desain untuk
mengoptimasi mesin, pengurangan ukuran dan biaya produk, atau meningkatkan performa
kerja.
Sistem embedded merupakan computing device yang didesain dengan tujuan tertentu
secara spesifik untuk melakukan fungsi tertentu. Sistem embedded terdiri dari perangkat
keras dan perangkat lunak. Perangkat keras meliputi mikroprosesor atau mikrokontroler
dengan penambahan memori eksternal, I/O dan komponen lainnya seperti sensor, keypad,
LED, LCD, dan berbagai macam aktuator lainnya. Perangkat lunak embedded merupakan

penggerak pada sistem embedded. Sebagian besar perangkat lunak sistem embedded real time
memiliki program aplikasi yang spesifik yang didukung oleh Real Time Operating System
(RTOS). Perangkat lunak embedded biasanya disebut firmware karena perangkat lunak tipe
ini dimuat ke ROM, EPROM atau memory Flash. Sekali program dimasukkan kedalam
perangkat keras maka tidak akan pernah berubah kecuali diprogram ulang.
Sebenarnya banyak produk massal yang merupakan hasil dari embedded system.
Sebut saja MP3 Player, hingga peranti instalasi skala besar seperti lampu lalu lintas. Bahkan
juga sistem pengontrol pembangkit listrik nuklir.
Embedded system adalah sistem dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1. Mempunyai computing power. Dengan kata lain dilengkapi dengan sebuah processor
2. Bekerja di lingkungan luar ruangan IT. Jadi kemungkinan besar tidak dilengkapi
dengan AC dan menghadapi gangguan dari luar seperti getaran dan debu.
3. Memiliki tugas yang spesifik. Beda dengan PC atau Server yang relatif lebih multi
purpose

Embedded system biasanya di gunakan untuk aplikasi-aplikasi misalkan :


1. Pengontrolan Pabrik.
2. Komputer transaksi di Jalan Toll.
3. Telemetri di tempat-tempat yang remote seperti misalkan pengamat ketinggian air di
bendungan.
4. Peralatan Smart Electronic yang terpasang di dalam mobil

3. Kategori Sistem Embedded


Sistem embedded dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan performansinya yaitu
sebagai berikut.
Sistem Embedded berdiri sendiri (Stand Alone)
Sistem embedded yang termasuk kategori ini dapat bekerja sendiri. Sistem embedded
ini dapat menerima input digital atau analog, melakukan kalibrasi, konversi, pemprosesan
data serta menghasilkan output data ke periperal output misalnya display LCD. Contoh alat
yang termasuk kategori ini adalah konsol video game, MP3 player, kamera digital.
Sistem Embedded Real-Time
Sistem dapat dikategorikan sebagai real-time jika waktu respon merupakan hal yang
sangat penting. Beberapa tugas tertentu harus dilakukan pada periode waktu yang spesifik.
Ada 2 tipe sistem embedded real time yaitu sistem embedded hard real time dan soft realtime.
Sistem Embedded Hard Real-Time
Untuk sistem embedded ini, pengerjaan operasi melebihi waktu yang ditentukan dapat
menyebabkan terjadinya kegagalan yang fatal dan menyebabkan kerusakan pada alat. Batas
waktu respon untuk sistem ini sangatlah kritis yaitu dalam milidetik bahkan lebih singkat
lagi. Contohnya penyelesaian operasi yang tidak sesuai waktunya pada sistem embedded
kontrol rudal dapat menyebabkan bencana. Sistem embedded ini juga dapat ditemui pada
kehidupan sehari-hari misalnya pada sistem kontrol kantong udara pada mobil. Waktu tunda
pada sistem ini dapat mengancam keselamatan pengendara mobil karena kecelakaan biasanya
terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Sistem embedded harus dapat bekerja dengan batas
waktu yang sangat tepat. Pemilihan chip dan RTOS sangatlah penting pada sistem embedded
hard real-time ini.
Sistem Embedded Soft Real-Time
Pada beberapa sistem embedded lainnya keterlambatan waktu respon dapat ditoleransi
pada batas tertentu. Pelanggaran batas waktu dapat menyebabkan performansi menurun

namun sistem dapat tetap beroperasi. Contoh alat pada kategori ini adalah mikrowave dan
mesin cuci. Walaupun ada batas waktu untuk setiap operasinya namun keterlambatan yang
dapat ditoleransi dapat dalam hitungan detik bukan milidetik.
Networked Embedded Systems
Sistem embedded jaringan menghubungkan jaringan dengan interface jaringan ke
sumber akses. Jaringan yang dihubungkan bisa jadi Local Area Network (LAN), Wide Area
Network (WAN) atau internet. Sambungan dapat menggunakan kabel atau nirkabel.
Networked embedded system dapat dikategorikan berdasarkan sambungannya tersebut.
Namun dalam banyak sistem, penggunaan kabel maupun nirkabel dalam sistem embedded
sering dilakukan. Contoh dari LAN networked embedded system adalah sistem pengamanan
rumah dimana semua sensor (misalnya pendeteksi gerak, sensor tekanan, sensor cahaya
ataupun sensor asap) semua terhubung melalui kabel dan dijalankan dengan protokol TCP/IP.
Sistem pengamanan rumah dapat diintegrasikan dengan jaringan sistem pengamanan rumah
dengan tambahan jaringan kamera yang dijalankan dengan protokol HTTP. Jadi semua sistem
embedded dapat dikategorikan seperti klasifikasi sebelumnya namun pembagiannya tidak
mutlak. Subsistem dari sistem embedded jaringan dapat real-time ataupun non real-time.
Sistem real-time dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan jaringan.

[Link] Sistem Embedded


Arsitektur sistem embedded merupakan sebuah abstraksi dari perangkat embedded dan
merupakan hal yang penting dalam menyelesaikan tantangan yang dihadapi saat mendesain
sistem baru.

Gambar : Arsitektur Dasar Embedded System

[Link] Embedded System dengan Microcontroler


Microcontroller adalah sebuah komputer kecil di dalam satu sirkuit yang berisi inti
prosesor, memori, dan input/output peripheral yang dapat diprogram, dan di desain khusus
untuk embedded system. Microcontroller berukuran kecil dan murah, sangat berbeda dengan

apa yang ada di komputer. Kenapa berbeda? Karena menyesuaikan kebutuhan,


microcontroller ini didesain untuk suatu tujuan khusus, bukan untuk melakukan pekerjaanpekerjaan rumit seperti yang ada di computer sebenarnya.

Anda mungkin juga menyukai