0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan36 halaman

Variogram Titik dalam Geostatistik

Dokumen tersebut membahas tentang variogram titik dan varians dispersi pada volume yang lebih kecil dalam volume yang lebih besar, di mana varians dispersi dapat dihitung berdasarkan variogram dan geometri volume tersebut."

Diunggah oleh

tamzyaguante
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan36 halaman

Variogram Titik dalam Geostatistik

Dokumen tersebut membahas tentang variogram titik dan varians dispersi pada volume yang lebih kecil dalam volume yang lebih besar, di mana varians dispersi dapat dihitung berdasarkan variogram dan geometri volume tersebut."

Diunggah oleh

tamzyaguante
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

VARIOGRAM TITIK

Untuk semua perhitungan geostatistik diperlukan variogram yang


mempunyai support bentuk inti, artinya volume conto harus berupa titik.
Jika suatu variogram (mis. dari potongan inti dengan panjang l) dihitung
sepanjang sumbu lubang bor, maka akan terjadi suatu regularization
pada kadar-kadarnya yang terbentuk akibat pengaruh volume inti.
Seandainya panjang potongan inti l lebih kecil dibanding dengan range
a1 variogram, maka regularisasi dapat diabaikan dan digunakan
variogram 1 (h) untuk variogram titik.
Koreksi ini memberikan penjelasan bahwa range a variogram titik lebih
kecil dari range a1 variogram conto inti dan harga sill variogram titik
lebih tinggi dibanding conto inti.

Variogram Titik
3
l
C1 = C / 20(20 10.l / a +

)LLl a

a
a1 = a + l LLLLLLLLLLLl a

Conto bentuk titik

C
C1
Conto inti

( h)

a1

Regularisasi suatu semi-variogram sferis akibat conto bukan titik


(panjang inti hasil pemboran adalah l)

Variogram Titik
z Harga-harga

C dan a dapat dilihat pada


Tabel 6.1, yang memungkinkan dari
data variogram titik dihitung variogram
inti dengan panjang l. Jika data
variogram ini cocok dengan data
experimental, maka parameter untuk
variogram titik telah dipilih dengan baik.

Contoh Perhitungan
Diketahui data untuk variogram conto inti dengan panjang l = 2m adalah
sebagai berikut ;
h
(m)

( h) %

1.33

3.09

5.03

6.70

10

8.26

12

9.00

14

9.67

16

10.26

18

10.25

20

10.70

22

10.45

24

10.53

26

10.31

2 a = 12, 2 m
3 1
a1 = 18,3 m
C1 = 10,5% 2

a1 = a l

a1 = 18,3 2
a1 = 16,3

3
2
10,5% = C / 20.(20 2 /16,3 +
2

16,3

= C.0.939
C = 11, 2 % 2
a/l = 8,15 (harga tabel yang terdekat adalah 8,00)

h/l

Tabel 6.1

1,0

2,0

3,0

4,0

5,0

6,0

7,0

8,0

9,0

10,0

0,50

.300

.325

.325

.325

.325

.325

.325

.325

.325

.325

1,00

.450

.550

.550

.550

.550

.550

.550

.550

.550

.550

1,50

.465

.678

.681

.681

.681

.681

.681

.681

.681

.681

2,00

.412

.728

.756

.756

.756

.756

.756

.756

.756

.756

2,50

.355

.717

.802

.803

.803

.803

.803

.803

.803

.803

3,00

.307

.669

.822

.835

.835

.835

.835

.835

.835

.835

3,50

.269

.610

.812

.858

.858

.858

.858

.858

.858

.858

4,00

.239

.555

.778

.868

.876

.876

.876

.876

.876

.876

4,50

.215

.507

.733

.861

.889

.889

.889

.889

.889

.889

5,00

.194

.464

.686

.836

.836

.896

.900

.900

.900

.900

5,50

.178

.428

.642

.802

.802

.890

.909

.909

.909

.909

6,00

.163

.396

.601

.764

.872

.914

.917

.917

.917

.917

6,50

.151

.368

.564

.726

.845

.909

.312

.312

.312

.312

7,00

.141

.344

.530

.690

.814

.895

.313

.313

.313

.313

7,50

.132

.323

.500

.655

.782

.874

.923

.933

.933

.933

8,00

.124

.304

.472

.623

.751

.849

.912

.936

.938

.938

8,50

.117

.287

.447

.593

.720

.822

.894

.933

.914

.914

9,00

.110

.272

.425

.566

.690

.794

.874

.924

.943

.945

9,50

.104

.258

.404

.541

.663

.767

.851

.910

.941

.947

10,00

.099

.246

.386

.517

.636

.741

.827

.892

.933

.949

a/l

Variogram teoritis dalam hal ini tidak terlalu menyimpang dari data
experimental, sehingga dapat dianggap bahwa pilihan parameter
untuk variogram titik dengan C = 11,2 dan a = 16,3 adalah baik.
h

h/l

( h) % 2

(h) . C = 11,2

0.124

1.39

0.304

3.4

0.472

5.29

0.623

6.89

10

0.751

8.41

12

0.849

9.50

14

0.920

10.20

16

0.936

10.48

18

0.936

10.50

VARIANS DISPERSI
Varians Dispersi merupakan suatu informasi tentang besarnya pencaran
harga yang ada : mis. Kadar blok blok penambangan pada suatu daerah
pertambangan, kadar suatu material dalam dump-truck dll
Varians dispersi suatu volume v pada suatu volume yang lebih besar v pada
volume yang lebih besar V terdapat hubungan sebagai berikut ;

VARIANS DISPERSI PADA SUATU VOLUME V


Diasumsikan disini bahwa V adalah kumpulan dari volume v. ZV(x) adalah
harga rata-rata dari Z(x) pada volume yang lebih kecil v dan ZVmewakili
harga rata-rata Z(x) pada volume yang lebih besar V.

Penyebaran harga rata-rata dari volume v terhadap harga rata-rata volume


V diberikan oleh rumus ;
2

1
(v / V ) = Z v ( x) Z V dx
VV
2
D

Lanjutan
ZV (x)

x
V Z
V

DISTIBUSI VR
Misalkan blok V dengan titik pusat x, merupakan suatu blok berdimensi besar
yang merupakan gabungan dari N blok kecil vi berdimensi sama dengan
pusatnya xi , maka ;
V = U . Vi = N . v (lihat Gambar. 1)

V = vi
vi

Lanjutan.
Misalkan z(y) VR kadar pada titik y. Bagaimana karakteristik dispersi kadar
dari blok v di dalam V? Misalkan v berhubungan dengan blok penambangan
persatuan waktu tertentu (misalkan untuk produksi harian).
Kadar rata-rata setiap blok vi(x), adalah ;

zv ( x) = 1 z ( y )dy = 1 zv ( xi )
V
N
Hal yang sama untuk kadar rata-rata V(x), adalah ;

zv ( xi ) = 1

z( y )dy

vi

Hal yang sama untuk kadar rata-rata V(x), adalah ;

s 2 ( x) = 1

2
(
z
(
x
)

z
(
x
))
v i v

Lanjutan..
Dispersi ini dapat digambarkan dengan menarik garis
histogram dari N nilai zv(xi), yang merupakan kurva
eksperimental. Histogram ini hanya satu penggolongan
sederhana dari N nilai zz(xi) yang tersedia tanpa
interpretasi probabilis lain. Kenyataannya pada saat
evaluasi suatu endapan mineral, kadar sebenarnya zv(xi)
tidak diketahui, juga tidak untuk kadar sebenarnya zv(x),
sehingga histogram tersebut tidak diketahui.
Persoalannya adalah bagaimana mengestimasi,
sekurang-kurangnya 2 karakteristik utama, yaitu zv(x) dan
s2(x). Maka dalam hal ini diperlukan pendekatan
probabilis dan geostatistik.

INTERPRETASI PROBABILIS
1. Varians Dispersi Keadaan Kontinu
VR z(y) yang diinterpretasikan sebagai suatu realisasi dari FA Z(y).
Nilai rata-rata di setiap blok vi dengan pusat xi kelihatan sebagai suatu
VA Zv(xi), dan ;

Z v ( xi ) = 1

Z
(
y
)
dy

Hal yang sama untuk ; VA Zv(x) : Zv(x) = 1/V Z(y) dy = 1/N zv (xi)
sehingga s2 (x) sebagai suatu realisasi VA S2, dengan ;

S 2 ( x) = 1

2
Z
x

Z
x
(
(
)
(
))
v i v

Lanjutan.
Varians Dispersi dari Unit v dalam V, adalah ekspekstasi
matematik dari VA S2(x), dan digunakan notasi :

D (v / V ) = E ( S ( x)) = E ( 1
2

( Z ( x ) Z ( x)) )

N
2

Catatan : Dapat dilihat bahwa VA S2 (x) dan realisasinya


s2 (x) tidak tergantung pada posisi x di V(x), sehingga D2
(v/V) tidak tergantung juga pada posisi x, tetapi hanya
tergantung dari geometri v dan V.

VARIANS DISPERSI EKSPERIMENTAL


Jika ada N nilai eksperimental (zv (xi), i = 1,2,.N) yang tersebar
secara uniform dalam V, maka ;

S =1
2

( z ( x ) z ) , dengan : z = 1 z ( x )

N
N
2

Rumus tersebut tidak lain merupakan suatu realisasi s2 dari VA s2 =


1/N (Zv(xi)-z)2, dimana ekspektasi matematik adalah varians dispersi
D2 dari variabel Zv(xi)dalam keadaan diskret dari N VA (Zv(xi), i
=1,2,3,N).
Jika N VA ini jumlahnya cukup dan terutama jika dibagi dalam v
hampir uniform yang akan membentuk V dengan N unit vi, maka dapat
mempersamakan varians D2 pada varians D2(v/V) dari v dalam V. S2
kelihatan sebagai suatu estimator dari varians dispersi teoritis D2(v/V),
maka S2 dikatakan varians dispersi eksperimental dari v dalam V

Contoh Perhitungan
Suatu contoh sederhana dari penarikan dadu dengan 6 sisi. Misalkan
suatu blok penambangan V(x) diketahui berdasarkan 4 unit dimana
kadar z(x) diperoleh melalui penarikan dadu tersebut.
Distribusi nilai undian dadu adalah uniform, dengan rata-ratanya
=(1+2+3+4+5+6)/6 = 3.5 dan varians s2 = 2.92
Misalkan ada 3 blok penambangan (V(xk)), k = 1,2,3 dengan kadar
rata-rata masing-masing = 3.5, dengan masing-masing terdiri dari 4 unit
blok kecil v, yaitu ;
k=1 zv=6,3,2,3

Zv=3.5

s2=2.25

k=2 zv=6,5,1,2

Zv=3.5

s2=4.25

k=3 zv=6,2,2,4

Zv=3.5

s2=2.75

Maka varians dispersinya ;.


D 2 (v / V ) = E ( 1
=1
=1

(
(
)
(
))
Z
x
Z
x
v i v

((
(
)
(
))
E
Z
x
Z
x
v i v

= 2.92

Sehingga 3 nilai eksperimental s2=2.25 ; 4.25 dan 2.75


berfluktuasi disekitar ekspektasi teoritis
D2(v/V)=E(S2(x))=2.92

VARIANS DISPERSI TEORITS


Suatu FA functual Z(x) stationer dengan ekspektasi matematik m,
covarians C(h) dan variogram (h), maka ;

D 2 (v / V ) = E ( 1 ( Z v ( y ) Z v ( x))dy ), dengan v < V


V
= 1 E2 (v( y ), V ( x))dy
V
Dalam hal unit v(y) yang membentuk V(x), dengan v < V, maka rumus
tersebut menjadi ;

D (v / V ) = C (v, v) C (V , V )
2

Lanjutan
Mengingat (h) = C(0) C(h), maka rumus tersebut dapat
ditulis sebagai berikut ;

D (v / V ) = (V , V ) (v, v)
2

Rumus ini tetap berlaku meskipun covarians C(h) tidak


ada, karena variogram (h) tetap ditentukan yang dalam
hal ini FA Z(x) intrinsik.

PERHITUNGAN VARIANS DISPERSI

Persamaan persamaan yang telah diuraikan


sebelumnya menunjukkan, bahwa semua varians
dispersi dapat diberikan melalui harga rata-rata (h)
dari volume kecil.
Jika blok-blok tersebut dianggap sebagai bujur
sangkar, empat persegi panjang, atau sebelumnya
sebagai garis, maka fungsi fungsi F tersebut dapat
diperoleh secara grafis atau interpolasi dari tabel.

A. FUNGSI F-LINIER (GARIS)


F(h) = (L,L) adalah harga rata-rata (x-y) pada garis L
dengan panjang h, dimana x dan y adalah dua titik pada
garis L yang tidak tergantung satu dengan lainnya.

1
( L, L ) = F ( h ) = 2
h

h h

( x y).[Link]
0 0

Integrasi ini didekati dengan sumasi dari h sebanyak I


bagian kecil (segmen) sepanjang garis L tersebut,
sehingga berikut ;
H = I. h

Lanjutan..
h
h

Xi

X1

Garis L
y1

y2

y3

y4

y5

y6

Selanjutnya didapat ;

1
F ( h) =
( I .h) 2

1
( xi yi ).h.h = 2

I
i =1 j =1

( x y )
i =1 j =1

Untuk I=6 akan memberikan matriks I.h sebagai


berikut ;

X1

X2

X3

X4

X5

X6

X1

X2

X3

X4

X5

X6

Dalam hal jarak segmen tersebut dibuat sama (dengan


memperlihatkan simetri matriks tersebut di atas), maka didapat :
2.(5.1h)

2(I-1).1h

2.(4.2h)

2(I-1).2h

2.(3.3h)

2(I-1).3h

2.(2.4h)

2(I-1).4h

2.(1.5h)

2(I-1).5h

2.(0.6h)

2(I-1).6h

Atau secara umum ; 2 (I-i).h


Sehingga diperoleh rumus penjumlahan sebagai berikut ;

2
F ( h) = 2
I

( I i). (i.h)
j =1

Untuk h=0,6 dan I=6, maka h=0.1 selanjutnya

I-I

i.h

(i.h)

(I-i). (i.h)

0.1

0.150

0.750

0.2

0.296

1.184

0.3

0.436

1.308

0.4

0.568

1.136

0.5

0.688

0.688

0.6

0.792

0.000
5.066

F (0, 6) =

2
.5, 066 = 10.135 = 0.281
2
36
6

Untuk h=0,6 dan I=12, maka h = 0,05 selanjutnya


i

I-I

i.h

11

0.05

10

0.10

0.15

0.20

0.25

0.30

0.35

0.40

0.45

10

0.50

11

0.55

12

0.60

(i.h)

(I-i). (i.h)

0.792
20.682

2
F (0, 6) = 2 .20.682 = 41.364
= 0.287
144
12

Lanjutan.

Perhitungan integral tersebut di atas dapat digantikan dengan


penjumlahan, jika segmen h diperkecil atau harga I
diperbesar (I>20). Dari tabel fungsi F-linier (untuk garis) atau
dari grafik fungsi F-linier didapat harga F90,6) adalah 0,289
Grafik fungsi bantu F(h) untuk garis dapat dilihat pada Gambar
7.1, sedangkan untuk bidang F(h,l) ditampilkan pada Gambar
7.2 dan Tabel 7.1

Contoh Perhitungan Varians Dispersi


Disuatu tambang nikel dibuat blok-blok penambangan dengan
dimensi 5x5m2. Akan dihitung VARIANS DISPERSI untuk blokblok tersebut dalam waktu dua bulan penambangan dengan
luas 50x100m2. Ketebalan rata-rata bijih nikel tersebut 10m
Data lain yang diketahui yaitu Variogram Ketebalan bijih yang
terdiri dari dua Variogram Model MATHERON ;

(h) = 1 (h) + 2 (h), dengan ;


a1 = 150m

C1 = 8.5m 2

a2 = 1400m

C1 = 12.7 m 2

Sketsa Gambar Permasalahan


5
5

I = 100m

h = 50m

Perhitungan
D2 (r / R) = ( R, R) (r , r ) LLLLLLL Rumus Baku
= 1 ( R, R ) + 2 ( R, R ) 1 ( r , r ) 2 ( r , r )
h

a1

= 50

maka ;
F (0,333

150

= 0,333LL l

0, 667

a1

= 100

150

= 0, 667

) = 0,375LLL Lihat pada Tabel or Grafik Fungsi F

Didapat ;

1 ( R, R) = C1.0,375 = 3,19

Lanjutan
D2 (r / R) = ( R, R) (r , r ) LLLLLLL Rumus Baku
= 1 ( R, R ) + 2 ( R, R ) 1 ( r , r ) 2 ( r , r )
h

a1

= 50

maka ;
F (0, 036

1400

= 0, 036 LL l

a1

= 100

1400

= 0, 071

) = 0, 044 LLL Lihat pada Tabel or Grafik Fungsi F


0, 071

Didapat ;

1 ( R, R) = C1.0, 044 = 0,56

Lanjutan
D2 (r / R) = ( R, R) (r , r ) LLLLLLL Rumus Baku
= 1 ( R, R ) + 2 ( R, R ) 1 ( r , r ) 2 ( r , r )
h

a1

= l

maka ;
F (0, 033

a1

=5

150

= 0, 033LL

) = 0, 026 LLL Lihat pada Tabel or Grafik Fungsi F


0, 033

Didapat ;

1 ( R, R) = C1.0, 026 = 0, 22

Lanjutan..
D2 (r / R) = ( R, R) (r , r ) LLLLLLL Rumus Baku
= 1 ( R, R ) + 2 ( R, R ) 1 ( r , r ) 2 ( r , r )
h

a1

= l

a1

=5

1400

= 0, 0036 LL

maka ;
F (0, 0036

) = 0, 000 LLL Lihat pada Tabel or Grafik Fungsi F


0, 0036

Didapat ;

1 ( R, R) = C1.0, 000 = 0, 0

Maka Nilai Varians Dispersi..


D2 (r / R) = ( R, R) (r , r ) LLLLLLL Rumus Baku
= 1 ( R, R ) + 2 ( R, R ) 1 ( r , r ) 2 ( r , r )
= 3.19 + 0.56 + 0.22 + 0.0
= 3.53m

Hasil perhitungan ini diperoleh standar deviasi ketebalan


adalah

3.53 = 1.88m

Sehingga simpangan volume blok menjadi.


1,88 x 5 x 5 = 46.9 m2

Anda mungkin juga menyukai