CODE BLUE
No. Dokumen
RSUP SANGLAH
DENPASAR
YM.01.06/SPO.I.C1/
/2012
Tanggal Terbit :
SPO
Revisi
Halaman
00
1/1
Ditetapkan oleh :
Direktur Utama,
5 Maret 2012
dr. I Wayan Sutarga, MPHM
NIP 195409221982031002
Pengertian
Code blue adalah prosedur dalam menangani situasi gawat darurat
medis termasuk henti nafas dan henti jantung yang membutuhkan
penanganan gawat darurat tim medis reaksi cepat.
Tujuan
Sebagai langkah-langkah untuk mengatasi situasi gawat darurat
medis di lingkungan RSUP Sanglah Denpasar.
Kebijakan
Semua pasien di unit pelayanan yang mengalami henti nafas dan
henti jantung yang kemungkinan untuk dapat ditolong supaya
mendapat penanganan tim code blue.
Prosedur
1. Petugas/orang yang berada disekitar tempat kejadian minta tolong
dan selanjutnya membantu penangan pasien/korban.
2. Petugas/orang yang minta pertolongan tadi menghubungi telepon
000 dan menginformasikan bahwa ada code blue di ruang
perawatan (sebutkan dengan jelas nama ruangan dan orang yang
menelpon).
3. Petugas/orang yang minta tolong apabila telah selesai minta
pertolongan selanjutnya membantu petugas/orang yang
memberikan pertolongan pertama.
4. Tim code blue yang ada di area tersebut bergerak memberikan
pertolongan ke tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya
mengambil alih tugas-tugas dari petugas/orang yang memberikan
pertolongan pertama.
5. Tim code blue area memberikan pertolongan basic life support
dan advance life support, sampai kedatangan tim code blue
central.
6. Tim code blue central mengambil alih tugas-tugas tim code blue
area dan selanjutnya memberikan keputusan apakah pasien
meninggal atau perlu dirawat di ruang intensif.
Semua unit pelayanan di lingkungan RSUP Sanglah
Unit Terkait
CODE YELOW
No. Dokumen
RSUP SANGLAH
DENPASAR
YM.01.06/SPO.I.C1/
/2012
Tanggal Terbit :
SPO
Revisi
Halaman
00
1/1
Ditetapkan oleh :
Direktur Utama,
5 Maret 2012
dr. I Wayan Sutarga, MPHM
NIP 195409221982031002
Pengertian
Code yelow adalah prosedur dalam menangani gawat darurat internal.
Tujuan
Sebagai langkah-langkah untuk mengatasi situasi kegawatdaruratan
medis internal RSUP Sanglah Denpasar.
Kebijakan
Semua kegawatdaruratan internal ditangani oleh tim code yelow.
Prosedur
1. Petugas/orang yang berada di tempat kejadian minta pertolongan
dan selanjutnya menelepon ke 000 untuk menginformasikan
bahwa telah terjadi suatu kegawatdaruratan internal.
2. Petugas/orang yang berada di tempat kejadian melaporkan jenis
kegawatandaruratan internal yang terjadi.
3. Petugas/orang yang berada di tempat kejadian menginstruksikan
kepada korban yang sadar dan masih bisa berjalan untuk
berkumpul di area aman.
4. Petugas/orang yang berada di tempat kejadian membantu
pemindahan korban ke tempat yang aman.
5. Apabila tim penolong sudah datang, maka tugas dan tanggung
jawabnya di ambil alih oleh tim penolong, yang selanjutnya
memimpin jalannnya pertolongan lebih lanjut.
Semua unit pelayanan di lingkungan RSUP Sanglah
Unit Terkait
PERTOLONGAN PASIEN/KORBAN
PADA CODE BLUE
RSUP SANGLAH
DENPASAR
No. Dokumen
YM.01.06/SPO.I.C1/
/2012
Tanggal Terbit :
SPO
Revisi
Halaman
00
1/1
Ditetapkan oleh :
Direktur Utama,
5 Maret 2012
dr. I Wayan Sutarga, MPHM
NIP 195409221982031002
Pengertian
Pertolongan pasien/korban pada code blue adalah hal-hal yang harus
dilakukan oleh seorang penolong pada pasien/korban yang
mengalami henti nafas dan atau henti jantung.
Tujuan
Sebagai langkah-langkah untuk memberikan pertolongan pada
pasien/korban yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung.
Kebijakan
Agar semua pasien/korban yang mengalami henti nafas dan atau
henti jantung mendapat pertolongan oleh tenaga yang berkompeten.
Prosedur
1. Petugaas pertama melakukan pertolongan kepada pasien/korban
dan meminta pertolongan kepada teman untuk menghubungi 000.
2. Petugas pertama memastikan pasien sadar atau tidak sadar.
Apabila pasien tidak sadar maka posisi kepalanya diekstensikan.
3. Memastikan apakah pasien/korban bernafas atau tidak bernafas.
Apabila pasien/korban tidak bernafas maka diberikan nafas
bantuan.
4. Memastikan apakah jantung berdenyut atau tidak. Apabila jantung
tidak berdenyut dilakukan pijat jantung luar.
5. Demikian seterusnya penolong pertama melakukan resusitasi
jantung paru dengan satu penolong.
6. Apabila penolong kedua datang, maka resusitasi dilanjutkan
dengan metode pertolongan dua orang.
7. Apabila tim code blue advance sudah datang, tugas dan tanggung
jawab di ambil alih oleh tim code blue advance.
Semua unit pelayanan di lingkungan RSUP Sanglah
Unit Terkait