0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan6 halaman

Spesialisasi dan Implementasi ERP

Dokumen tersebut membahas tentang Enterprise Resource Planning (ERP) yang merupakan sistem informasi terpadu untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis perusahaan. ERP memiliki beberapa modul seperti operasi, keuangan, sumber daya manusia. Implementasi ERP membutuhkan analisis strategi bisnis, sumber daya, infrastruktur dan perangkat lunak agar berjalan efektif dan meningkatkan kinerja perusahaan. Kegagalan implementasi ERP dapat disebabkan oleh

Diunggah oleh

Zam All
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan6 halaman

Spesialisasi dan Implementasi ERP

Dokumen tersebut membahas tentang Enterprise Resource Planning (ERP) yang merupakan sistem informasi terpadu untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis perusahaan. ERP memiliki beberapa modul seperti operasi, keuangan, sumber daya manusia. Implementasi ERP membutuhkan analisis strategi bisnis, sumber daya, infrastruktur dan perangkat lunak agar berjalan efektif dan meningkatkan kinerja perusahaan. Kegagalan implementasi ERP dapat disebabkan oleh

Diunggah oleh

Zam All
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Oleh: Hana Pertiwi ST

Target Pembelajaran:
Enterprise Resource Planning (ERP)
1. Pemahaman ERP
2. Karakter Sistem
- Modul ERP : Modul Operasi, Modul finansial dan akunting, modul sumber daya manusia.
- Keuntungan penggunaan ERP : Integrasi data keuangan, standarisasi proses operasi,
standarisasi Data & Informasi
- Keuntungan yang bisa diukur
3. Arsitektur Pengembangan ERP
- Latar belakang
- Syarat sukses memilih ERP : Knowledge, experience, Pemilihan Metodologi
- Analisa Strategi Bisnis
- Analisa Manusia/people
- Analisa Infrastruktur
- Anaisa Software
4. Penggunaan agent pada ERP
5. Implementasi & Evaluasi ERP
6. Perangkat Lunak ERP

ERP (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING)


Yaitu: Sebuah sistem informasi yang digunakan oleh sebuah Perusahaan barang ataupun
jasa yang berguna untuk mengintegrasikan semua proses produksi, proses operasional,
proses distribusi, dan segala proses lainnya dari produk ataupun jasa dari perusahaan
tersebut.

Awalnya ERP dikenal dengan nama MRP atau Material Requirement Planning, yang
kemudian sistem MRP ini kemudian berkembang menjadi sebuah sistem yang lebih baru
yang dinamakan sebagai sistem MRP II.

Modul ERP:

Modul ERP:
1. Modul Operasi
- General Logistics atau Penyediaan Barang Umum
- Sales and Distribution atau Penjualan dan Distribusi Produk

2.
3.
-

Materials Management atau Pengelolaan Material


Logistics Execution atau Pelaksanaan Logistik
Quality Management atau Pengelolaan Kualitas
Plant Maintenance atau Perawtan Gedung
Customer Service atau Pelayanan Pelanggan
Production Planning and Control atau Pereencanaan dan Pengendalian Produksi
Project System atau Sistem Pembangunan
Environment Management atau Pengelolaan Lingkungan
Modul Akuntansi dan Keuangan:
General Accounting atau Akuntansi Umum
Financial Acounting
Controlling
Investment Management
Treasury atau Keuangan
Enterprice Controlling
Modul SDM
Personnel Management atau pengelolaan sumber daya manusia
Personnel Time Management atau pengelolaan waktu pribadi
Payroll
Training and event management
Organizational Management
Travel Management

Keuntungan Penggunaan ERP:


1. Integrasi data keuangan (Mempermudah pengelolaan dan pengendalian dalam
hal keuangan)
2. Integrasi dan Standarisasi Proses Operasional (Meminimalisir kesalahan oleh
manusia, meminimalisisr ketidakefisienan, sehingga meningkatkan produktivitas
dan meningkatkan kualitas barang maupun jasa yang dijual oleh perusahaan)
3. Integrasi atau Standarisasi data dan informasi (mengurangi kesalahpahaman di
antara manusia ataupun unit departemen dalam satu perusahaan).

Keuntungan yang bisa diukur:


a.
b.
c.
d.
e.

Penurunan inventori
Penurunan tenaga kerja secara total
Peningkatan service level
Peningkatan kontrol keuangan
Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi

Pertimbangan menggunakan ERP


a. Investasi sangat mahal dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk
b. ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di
perusahaan yang lain

c. Perencanaan harus dilakukan untuk menyeleksi ERP yang tepat


d. Bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim, evaluasi pilihan ERP menghasilkan
rekomendasi untuk tidak membeli ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada
e. Tidak ada keajaiban dalam ERP software. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil
dari persiapan dan implementasi yang efektif
f. Secara singkat, tidak semua ERP sama kemampuannya dan memilih ERP tidaklah mudah
(paling tidak, tidaklah sederhana), dan memilih ERP yang salah akan menjadi bencana
yang mahal.
g. Tidak ada software atau sistem informasi yang bisa menutupi business strategy yang cacat
dan business process yang parah .
ARSITEKTUR PENGEMBANGAN ERP
Latar Belakang
dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk.
an oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di
perusahaan yang lain.
yang ekstrem, evaluasi pilihan ERP menghasilkan
rekomendasi untuk tidak membeli ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada.
m ERP software. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil
dari persiapan dan implementasi yang efektif.
Tidak ada software atau sistem informasi yang bisa menutupi business strategy yang cacat
dan business process yang parah.
Syarat Sukses
Pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan, jika segala
sesuatunya berjalan lancar.
Pengalaman adalalah pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses
seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan.
Pemilihan Metodologi
r proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan
perusahaan dalam memilih ERP
arus selalu rumit agar efektif. Yang penting organized, focused dan
simple
sanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga
penandatanganan order pembelian ERP
Analisa Business Strategy
agaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers?
perusahaan dan objectives yang ingin dicapai?
isnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan?
a prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk
mencapai objektif dan prioritas tersebut?
kapan?

Analisa Sumber Daya


omitmen top management terhadap usaha untuk implementasi ERP?
kan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya?
hadap ERP?
champion yang menghubungkan top management dengan tim?
dari luar yang disiapkan untuk membantu proses persiapan?
Analisa Infrastruktur
gkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks, permanent
office systems, communication system dan auxiliary system)

Analisa Software
lunak tersebut cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi
perusahaan?
an layanan dari penyedia, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk
kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari
k waktu untuk implementasi yang tersedia
Apakah perangkat lunak memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan
Penerapan ERP
Pedoman pada saat implementasi ERP:
i infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan
hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP
harus terlibat dan memberikan dukungan
tuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan
sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing
perusahaan
IMPLEMENTASI & EVALUASI ERP
Tanda-tanda kegagalan ERP
strategi bisnis)
si software (tidak lengkap atauterburu-buru memutuskan)
aya (manusia, infrastruktur danmodal)
ehingga muncul resistensi untukberubah dari para karyawan
tungan waktu implementasi
dan pembelajaran

IMPLEMENTASI & EVALUASI ERP


Gagalnya ERP
dan biaya implementasi yang melebihi anggaran

-implementation tidak dilakukan dengan baik


sejalan dengan business process design dan pengembangannya
-orang tidak disiapkan unt tuk menerima danberoperasi dengan sistem yang baru
i dalam tahap implementasi akanmemberikan kesulitan bagi user yang
justru akan memperlambat proses bisnis
SOFTWARE ERP

AAN

Referensi:
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

Key steps in developing an ERP architecture include analyzing the current business strategy and processes, defining strategic objectives, assessing the existing infrastructure, evaluating software requirements, and ensuring the system is flexible enough to adapt to future needs. Each step ensures that the ERP architecture supports and enhances the business processes .

The core benefits of implementing an ERP system include the integration of financial data, standardization of operational processes, and standardization of data and information. This integration helps reduce misunderstandings among departments, improve control over finances, minimize human error, increase productivity, and improve the quality of products and services .

External consultants play a crucial role in ERP implementation by providing expert guidance, ensuring best practices are followed, facilitating knowledge transfer, and offering an unbiased perspective. Their involvement can help navigate complex technical issues and strategic decisions, thus increasing the likelihood of project success .

Critical prerequisites for selecting a successful ERP system include having detailed knowledge of how processes should ideally be conducted, understanding the company's strategic business needs, having experienced personnel to guide the selection process, and a clear methodology to assess and select the appropriate ERP system that aligns with these needs .

Involvement of all departments in ERP implementation is critical because ERP systems impact all business units by changing data flows and processes. Without broad involvement, there is a risk of partial implementation, resistance to change, and a lack of system integration, which can lead to operational inefficiencies and increased chances of project failure .

An ERP system helps achieve measurable improvements by reducing inventory levels, lowering overall labor requirements, increasing service levels, enhancing financial control, and shortening the time needed to access critical information. These improvements result from the system's ability to standardize and integrate business processes .

ERP implementation impacts operational modules by streamlining logistics, production, and supply chain tasks to improve efficiency and reduce errors. Conversely, it affects financial modules by centralizing accounting and financial data, enhancing accuracy, and enabling better financial planning and control. Both improvements aim to increase overall organizational effectiveness but address distinct functional priorities .

Failing to align an ERP system with a company's business strategy can lead to severe implications, such as a catastrophic mismatch between the software functionalities and business processes, wasted resources, decreased employee morale, and failure to achieve desired competitive advantages. ERP systems cannot compensate for flawed business strategies, making strategic alignment crucial for realizing potential benefits .

The ERP module structure aligns with a company's operational needs by covering essential functions through specific modules such as Operations, Financials and Accounting, and Human Resources. Each module includes sub-modules tailored to critical business areas, such as materials management, sales and distribution, financial accounting, and payroll management, enabling comprehensive support for day-to-day activities .

Potential challenges in implementing an ERP system include lack of commitment from top management, inadequate needs assessment, flawed software selection process, insufficient resources, resistance to change from employees, and poor project management. These often stem from inadequate pre-implementation planning, misalignment between strategy and process design, and inadequate user education and training .

Anda mungkin juga menyukai