Rencana Implementasi SMK3 Perusahaan
Rencana Implementasi SMK3 Perusahaan
NO.
KRITERIA
KEGIATAN
PIC
March
W1 W2 W3
1.
2.
Pembuatan kebijakan K3
HSE Dept.
Pengkomunikasian Kebijakan
HSE,
SCM, HRGA dan
Sales
Dept
atas kinerja
K3 pada unit kerjanya
KRITERIA
1.2.4. Perusahaan mendapat saran Ahli K3 yang
berasal dari :
- Dalam perusahaan
- Luar perusahaan
1.2.5. Petugas yang bertanggung jawab menangani keadaan darurat mendapat latihan
1.2.6. Kinerja K3 dimasukkan dalam laporan
tahunan perusahaan atau laporan lain yg setingkat
1.2.7. Pimpinan unit kerja diberi tahu tentang
tanggung jawabnya terhadap :
- Kontraktor
NO.
3.
4.
HSE Dept
HSE Dept
Safety Performance
Management Review Report
HSE Dept
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
1. Pelaksanaan manajemen
review
2. Dokumentasi hasil/minutes
HSE Dept
of meeting manajemen
& DC
review
1. Pembuatan prosedur
"Konsultasi, Komunikasi dan
Partisipasi"
2. Sosialisasi dan
implementasi prosedur
HSE Dept
& DC
NO.
1.4.3. TelahKRITERIA
dibentuk P2K3
1. Pelaksanaan
meeting P2K3
KEGIATAN
PIC
yang menitik beratkan
1.4.4. Ketua P2K3 dari pimpinan puncak/pengurus
kegiatan pada pengembangan
perusahaan
kebijakan dan pengendalian
1.4.5. Sekretaris P2K3 sudah Ahli K3
resiko
HSE Dept
1.4.6. P2K3 menitik beratkan kegiatan pada
2. Penyampaian laporan
& All
pengembangan kebijakan dan prosedur untuk
triwulan P2K3 ke Dinas
Dept
Tenaga Kerja Kab Deli
mengendalikan resiko
Serdang
1.4.7. P2K3 mengadakan pertemuan secara teratur
Hasil pertemuan disebarluaskan ditempat kerja
1.4.8. P2K3 melaporkan kegiatannya secara teratur
1.4.9. Dibentuk kelompok-kelompok kerja
1. Penetapan penanggung
jawab K3 diunit-unit kerja.
Kelompok kerja tsb dipilih dari wakil-wakil
tenaga kerja yg ditunjuk sebagai penanggung jawab K3 2. Pemberian pelatiahan
3. Pelaksanaan safety talk,
HSE Dept
ditempat kerjanya
tool box meeting di unit-unit
& All
Wakil-wakil tenaga kerja tsb telah mendapat /
kerja
Dept
diberikan pelatihan sesuai peraturan perundangan
1.4.10. Tenaga kerja diberi informasi tentang informasi
kelompoknya
2. STRATEGI PENDOKUMENTASIAN
2.1. Perencanaan
2.1.1. Petugas yg berkompeten telah mengidentifikasi
1. Review SOP/HSE/03
Rencana Startegi
dan menilai potensi bahaya dan resiko K3
Identifikasi bahaya dan aspek
lingkungan, penilaian resiko
K3.
2.1.2. Perencanaan strategi K3 telah ditetapkan
dan penentuan pengendalian
Perencanaan startegi K3 telah diterapkan untuk
mengendalikan potensi bahaya dan resiko K3 yang telah 2. Penetapan PIC untuk
pembuatan dokumen HIRADC
di identifikasi
3. Pemberian pelatihan
2.1.3. Telah dibuat rencana khusus yg berkaitan dg :
kepada PIC
- produk
4. Pembuatan dan review
- proses
HSE Dept
dokumen HIRADC
- proyek
& All
5. Pengkomunikasian
Dept
- tempat kerja tertentu
dokumen HIRADC kepada
2.1.4. Rencana yang dibuat didasarkan pada :
karyawan
6. Pembuatan safety plan dari
- potensi bahaya
hasil dokumen HIRADC
- insiden
7. Safety plan monitoring
- catatan K3 sebelumnya
2.1.5. Rencana tersebut menetapkan :
- tujuan K3 perusahaan yang dapat diukur
NO.
6.
2.2.1.
2.2.2.
2.2.3.
7.
2.3. Penyebarluasan
Informasi K3
2.3.1.
2.3.2.
- menetapkan
KRITERIAprioritas
- menyediakan sumber daya
Manual SMK3 meliputi :
- kebijakan
- tujuan
- rencana
- prosedur K3 untuk semua tingkatan dlm perusahaan
Telah dibuat manual khusus yg berkaitan dg :
- produk
- proses
- tempat kerja tertentu
Manual SMK3 mudah di dapat oleh semua
personil dalam perusahaan
Informasi tentang kegiatan dan masalah K3
disebarluaskan kepada seluruh tenaga kerja ?
Catatan-catatan informasi K3 :
- dipelihara
- disediakan untuk seluruh tenaga kerja dan orang
lain yang sedang ketempat kerja .
8.
KEGIATAN
1. Pembuatan manual SMK3
2. Pembautan prosedur dan
WI sebagai penjabaran dari
manual SMK3.
3. Pendistribusian manual
SMK3
PIC
HSE Dept
& DC
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
yangKRITERIA
mempunyai implikasi terhadap K3 :
- di identifikasikan
- di dokumentasikan
- di tinjau ulang dan disetujui oleh petugas yang ber
NO.
Review/pembuatan prosedur
perubahan/modifikasi
KEGIATAN
perancangan, memastikan
prosedur sudah mencakup
proses sertifikasi/tinjau ulang
dan persetujuan dari orang
yang kompeten
Review/pembuatan prosedur
agar identifikasi bahaya dan
penilaian resiko pada tahap
tinjauan ulang kontrak oleh
personel yang berkompeten
PIC
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& SCm
Dept
HSE Dept
& DC
tertera
dalam dokumen atau lampirannya ?
KRITERIA
4.2.3. Terdapat prosedur pengendalian dokumen atau
daftar seluruh dokumen yang menentukan status dari
setiap dokumen ( dalam upaya mencegah penggunaan
dokumen yang usang )
NO.
5. PEMBELIAN
12. 5.1. Spesifikasi dari
pembelian barang
dan jasa.
13.
14.
KEGIATAN
PIC
HSE Dept
& All
Dept
NO.
6.1.6.
6.1.7.
6.1.8.
6.1.9.
16.
6.2. Pengawasan
6.2.1.
6.2.2.
6.2.3.
6.2.4.
17.
6.2.5.
6.3.1.
6.3.2.
18.
6.4.1.
6.4.2.
modifikasi
prosedur atau petunjuk kerja diperhatikan
KRITERIA
KEGIATAN
peraturan standar
Prosedur kerja dan instruksi kerja dibuat oleh
petugas yang berkompeten dengan masukan dari
tenaga kerja
Disediakan alat pelindung diri
Alat pelindung diri sesuai dengan standar dan
atas peraturan perundangan yang berlaku
Didalam upaya pengendalian resiko dilakukan
peninjauan ulang apabila terjadi perubahan proses kerja
Dilakukan pengawasan pada setiap mesin
Review surat izin operasional
produksi dan alat-alat pengamannya melalui :
dan SIO operator peralatan
sesuai dengan yang
- pemeriksaan peraturan prosedur pemakaian
ditetapkan peraturan
- pemeriksaan berkala / khusus
perundangan
Dilakukan pengecekan kepada tenaga kerja yang
melayani memiliki SIO dan sesuai dengan kelasnya atau
ketrampilan lain non SIO
Pengawas ikut serta dalam identifikasi sumber
bahaya dan membuat upaya pengendalian
Pengawas diikut sertakan dalam pelaporan dan
penyelidikan penyakit akibat kerja dan kecelakaan
Pengawas ikut serta dalam proses konsultasi
Persyaratan tugas tertentu termasuk di persyaReview SOP/HRD/01 SOP
ratkan kesehatan di dalam menyeleksi & menempatkan rekruitment dan seleksi calon
karyawan
tenaga kerja
Didalam penugasan pekerjaan pelayanan pesawat, mesin atau peralatan produksi sesuai dengan SIO
yang dimiliki
Dilakukan penilaian lingkungan kerja untuk me1. Penilaian lingkungan kerja
ngetahui daerah-daerah yang memerlukan pembatasan 2. Pembuatan dan review
terkait pengendalian tempatijin masuk
tempat dengan izin masuk
Rerdapat pengendalian atas tempat-tempat dg
3. Penyedian rambu-rambu
pembatasan ijin masuk ( misal pada saat pengujian
mengenai keselamatan dan
pesawat angkat perlu ada tanda batas atau larangan
pintu darurat
masuk daerah berbahaya )
HSE Dept
& All
Dept
PIC
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& HR-GA
Dept
HSE Dept
& All
Dept
pintu darurat
NO.
19.
20.
6.5. Pemeliharaan,
perbaikan dan
perubahan secara
produksi
6.6. Pelayanan
& All
Dept
darurat
dipasang sesuai dg standart dan pedoman tekni
KRITERIA
KEGIATAN
PIC
6.5.1. Ada jadwal pemeliharaan ( harian, mingguan,
1. Review jadwal
bulanan, tahunan ) & pemeriksaan & pengujian berkala pemeliharaan dan
atas semua pesawat/mesin dan peralatan kerja lainnya pemeriksaan dan pengujian
atas semua pesawat/mesin
dan peralatan
6.5.2. Semua catatan yg memuat data-data secara
rinci dari kegiatan pemeriksaan, pemeliharaan, perbaika 2. Pemeriksaan dan pengujian
dilakukan oleh badan/orang
dan perubahan-perubahan yg dilakukan atas sarana
yang kompeten (bersertifikat)
produksi harus disimpan dan dipelihara
2. Review dan implementasi
6.5.3. Semua pesawat/mesin-mesin harus diiventarisasi
prosedur LOTO
baik keberadaannya maupun masa berlaku pengesahan
pemakaiannya
6.5.4. Untuk perawatan dilakukan oleh personil yang
mampu untuk perbaikan/perubahan dilakukan oleh peru
haan yang memiliki SKT
6.5.5. Dalam perubahan atau perbaikan pesawat mesin/
peralatan ada pengesahan gambar rencana yg disetujui
Disnakertrans dan pelaksanaannya dilakukan oleh perus
haan yang memiliki SKT
HSE Dept
6.5.6. Prosedur permintaan pemeliharaan yg mencakup
& All
ketentuan mengenai peralatan-peralatan dengan kondisi
Dept
keselamatan yang kurang baik dan perlu segera untuk di
perbaiki
6.5.7. Terdapat sistem penandaan bagi alat yang sudah
tidak aman lagi jika digunakan atau yang sudah tidak di
gunakan lagi
6.5.8. Dilakukan sistem penguncian pengoperasian
( lock out sistem ) untuk mencegah agar sarana produksi
tidak dihidupkan sebelum saatnya
6.5.9. Ada prosedur penandaan status untuk menjamin
bahwa peralatan produksi dalam kondisi yang aman unt
dioperasikan
6.6.1. Penanggung jawab K3 melaksanakan pemeriksan/
pengujian sesuai standart dan menggunakan layanan yg
sudah di standarisasi sesuai dengan mesin/pesawat dan
menyiapkan SKT/SK AK3 yang berlaku
6.6.2. Ada prosedur untuk menjamin bahwa pemberian pelayanan memenuhi persyaratan ( dibuat peratura
NO.
21.
yangKRITERIA
terkait dengan ketentuan pelaksanaan kontrak)
6.7.1. Keadaan darurat yang potensial telah di identifikasikan
6.7.2.
6.7.3.
6.7.4.
6.7.5.
6.7.6.
6.7.7.
22.
6.8. Pertolongan
6.8.1.
Pertama Pada
Kecelakaan
6.8.2.
7. STANDART PEMANTAUAN
23. 7.1. Pemeriksaan
7.1.1.
Bahaya.
7.1.2.
7.1.3.
7.1.4.
7.1.5.
7.1.6.
24.
7.2. Pemantauan
Lingkungan Kerja
7.2.1.
7.2.2.
KEGIATAN
PIC
1. Identifikasi keadaan
darurat yang potensial
2. Review dan revisi prosedur
SOP/HSE/06 Kesiapsiagaan
Prosedur keadaan darurat diuji & ditinjau secara
dan tanggap darurat
rutin oleh petugas yang berkompeten
3. Review dan revisi IK/HSE/03
Tenaga kerja mendapat instruksi dan pelatihan
Penanganan ceceran bahan
mengenai prosedur keadaan darurat
kimia
Petugas yang menangani keadaan darurat
HSE Dept
dan IK/HSE/04 Penanganan
diberikan pelatihan khusus
& All
tumpahan bahan kimia
Dept
Instruksi keadaan darurat dan hubungan keadaan
4. Pelaksanaan pelatihan
darurat diperlihatkan secara jelas kepada semua T.K.
kepada TTD.
Instalasi Alarm kebakaran selalu dilakukan peme5. Review dan pembuatan
liharaan dan pengujian berkala oleh pegawai pengawas jadwal pemeliharaan dan
pengujian berkala instalasi
AK3 atau jasa K3 yang ditunjuk
alarm.
Kesesuaian dan penempatan APAR sesuai dengan
pertauran dan standar yang berlaku ( tinggi, mudah di 6. Pembuatan mapping APAR
dan review penempatan APAR
lihat, dan dijangkau )
Peralatan P3K tersedia dan memenuhi standar
dan pedoman teknis yang berlaku
Petugas P3K sudah dilatih
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
Pelaksanaan pemantauan
lingkungan kerja
NO.
25.
26.
27.
28.
29.
- Faktor
fisik
KRITERIA
KEGIATAN
- Faltor kimia
- Faktor biologi
- Faktor fisiologi
- Faktor psikologi
7.3. Peralatan inspeksi
7.3.1. Terdapat sistem yang terdokumentasi mengenai :
pengukuran dan
( alat pemeriksaan, ukur dan uji )
pengujian.
- Identifikasi
- kalibrasi
- Pemeliharaan dan penyimpanan
7.3.2. Alat dipelihara dan dikalibrasi oleh petugas yang
berkompeten
7.4. Pemantauan
7.4.1. Dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada tenaga
1. Pelaksanaan pemeriksaan
Kesehatan.
kerjanya :
kesehatan
2. Pemantau dan follow up
- Awal
hasil pemeriksaan kesehatan
- Berkala
- Khusus
7.4.2. Dilakukan identifikasi keadaan dimana pemeriksaan kesehatan dilakukan
7.4.3. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter yang
ditunjuk sesuai dengan peraturan yang berlaku
7.4.4. Perusahaan menyediakan pelayanan kesehatan
kerja sesuai dengan peraturan perundangan yg berlaku
7.4.5. Catatan mengenai pemantauan kesehatan dibuat
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
8. PELAPORAN DAN PERBAIKAN KEKURANGAN
8.1. Pelaporan keadaan
8.1.1. Terdapat prosedur proses pelaporan sumber
Review prosedur pelaporan
darurat
bahaya
sumber bahaya dan
FRM/HSE/32 Kartu
Personil diberitahukan proses pelaporan sumber
pengamatan bahaya dan
bahaya
kotak
saran
K3L
8.2. Pelaporan insiden
8.2.1. Terdapat prosedur terdokumentasi yg menjamin
1. Review
dan
update
bahwa semua kecelakaan kerja ditempat kerja dilaporka SOP/HSE/07 Pelaporan dan
investigasi insiden dan
8.2.2. Setiap kecelakaan kerja dilaporkan sesuai dengan
pelaksanaan prosedur yang
peraturan perundangan
baru
8.3. Penyelidikan
8.3.1. Perusahaan mempunyai prosedur penyelidikan
2. Monitoring dan follow up
kecelakaan kerja
kecelakaan kerja yang dilaporkan
tindakan perbaikan dan
8.3.2. Penyelidikan dilakukan oleh petugas atau Ahli K3
pencegahan berdasarkan
yang terlatih
hasil investigasi
HSE Dept
PIC
&
All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
HSE Dept
& All
Dept
NO.
30.
31.
32.
33.
baru
2. Monitoring dan follow up
tindakan perbaikan dan
pencegahan berdasarkan
hasil investigasi
KEGIATAN
8.3.3. Laporan
penyelidikan berisi saran-saran & jadwal
KRITERIA
PIC
waktu pelaksanaan usaha perbaikan
HSE Dept
8.3.4. Tanggung jawab diberikan kepada petugas yang
& All
Dept
ditunjuk melaksanakan tindakan perbaikan
8.3.5. Tindakan perbaikan di diskusikan dengan tenaga
kerja ditempat terjadinya kecelakaan
8.3.6. Efektifitas tindakan perbaikan dipantau
8.4. Penanganan
8.4.1. Terdapat prosedur untuk menangani masalah K3
masalah
yang timbul dan sesuai dengan peraturan perundangan
yang berlaku
8.4.2. Tenaga kerja diberi informasi mengenai prosedur
penanganan masalah K3 dan menerima informasi inform
si kemajuan penyelesaiannya
9. PENGELOLAAN MATERIAL DAN PERPINDAHANNYA
9.1. Penanganan secara
9.1.1. Terdapat prosedur untuk mengidentifikasi potensi
1. Penanganan material
manual & mekanis
bahaya dan menilai resiko yang berhubungan dengan
secara manual dan mekanis
sudah dilakukan proses
penanganan secara manual atau mekanis
HIRADC
9.1.2. Identifikasi dan penilaian dilakukan oleh petugas
2. Pembuatan prosedur
yang berkompeten
HSE Dept
penanganan material dan
9.1.3. Perusahaan menerapkan dan meninjau ulang
& All
perpindahannya
Dept
cara pengendalian resiko yang berhubungan dengan
penanganan secara manual atau mekanis
9.1.4. Prosedur untuk penanganan bahan
meliputi metode pencegahan terhadap kerusakan,
tumpahan dan kebocoran
9.2. Sistem pengangku
9.2.1. Ada prosedur yang menjamin bahwa bahan
1. Pembuatan prosedur
tan penyimpanan
yang disimpan dan dipindahkan dengan cara yang aman penyimpanan dan
pengendalian/penanganan
dan pembuangan.
( alat angkat/angkut )
material rusak/kadaluarsa.
9.2.2. Ada prosedur pengendalian bahan yang
2. Pemberian pelatihan
dapat rusak/kadaluarsa
khusus kepada karyawan
9.2.3. Ada prosedur bahwa bahan dibuang secara
yang menangani bahan-bahan
aman
berbahaya
9.3. Bahan-bahan
9.3.1. Perusahaan telah mendokumentasikan prosedur
3. Pemberian rambu/simbol
berbahaya
mengenai penyimpanan, penanganan & pemindahan
dan label untuk bahan-bahan HSE Dept
bahan-bahan berbahaya yang sesuai dengan peraturan yang berbahaya
& SCM
Dept
perundangan, standart dan pedoman teknis
9.3.2. Ada lembar data keselamatan
9.3.3. Terdapat sistem untuk mengidentifikasi dan pem-
NO.
34.
35.
36.
37.
HSE Dept
& SCM
Dept
berian
label pada bahan-bahan berbahaya
KRITERIA
KEGIATAN
PIC
9.3.4. Terdapat rambu peringatan
9.3.5. Terdapat prosedur penanganan bahan-bahan
yang berbahaya
9.3.6. Petugas yang menangani bahan berbahaya
terlatih
10. PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN DATA
10.1. Catatan Keselama10.1.1. Perusahaan mempunyai prosedur untuk mengiden
tan dan Kesehatan
tifikasi, mengumpulkan, mengarsipkan, memelihara dan
Kerja.
menyimpan catatan K3
10.1.2. UU, peraturan, standar dan pedoman teknis yang
relevan dipelihara pada tempat yang mudah didapat
10.1.3. Terdapat prosedur yang menentukan persyaratan
untuk menjaga kerahasiaan catatan
HSE Dept
10.1.4. Catatan mengenai peninjauan ulang dan peme& All
Dept
riksaan dipelihara
10.1.5. Catatan kompensasi kecelakaan kerja & rehabilita
si kesehatan dipelihara.
10.2. Data dan Laporan
10.2.1. Data K3 yang terbaru dikumpulkan dan di analisis
K3
10.2.2. Laporan rutin K3 dibuat dan disebarluaskan di
dalam perusahaan.
11. AUDIT SMK3
11.1. Audit Internal
11.1.1. Audit internal dilaksanakan
SMK3
1. Pelatihan auditor internal
11.1.2. Audit internal dilakukan oleh petugas yang berSMK3
kompeten dan independen di perusahaan
HSE Dept
2. Pelaksanaan audit internal
11.1.3. Laporan audit di distribusikan kepada manajemen
& All
SMK3
Dept
dan petugas lain yang berkepentingan
3. Follow hasil internal audit
11.1.4. Kekurangan yang diberikan pada saat audit di
prioritaskan dan dipantau untuk menjamin tindakan
perbaikan
12. PENGEMBANGAN KETRAMPILAN DAN KEMAMPUAN
12.1. Strategi pelatihan
12.1.1. Kebutuhan pelatihan yang mencakup persyaratan
1. Pembuatan rencana
K3 telah dilaksanakan
pelatihan K3 untuk
manajemen dan karyawan
12.1.2. Rencana pelatihan K3 telah disusun
2. Pelaksanaan pelatihan dan
12.1.3. Didalam pelatihan mempertimbangkan tingkat
refreshing pelatihan
kemampuan dan latar belakang pendidikan
3.
NO.
1. Pembuatan rencana
pelatihan K3 untuk
manajemen dan karyawan
2. Pelaksanaan pelatihan dan
refreshing pelatihan
3.
KEGIATAN
12.1.4. Pelatihan
dilakukan oleh orang atau badan yang
KRITERIA
mempunyai kemampuan dan pengalaman yg memadai
12.1.5. Terdapat fasilitas dan sumberdaya yang memadai
untuk pelaksanaan pelatihan
12.1.6. Perusahaan mendokumentasikan & menyimpan
catatan seluruh pelatihan
12.1.7. Evaluasi dilakukan pada setiap sesi pelatihan
12.1.8. Program pelatihan ditinjau ulang
12.2.1. Anggota manajemen eksekutif dan pengurus ber
peran serta dalam pelatihan yang mencakup penjelasan
tentang kewajiban hukum & prinsip-prinsip pelaksanaan
K3
12.2.2. Manajer dan supervisor menerima pelatihan yang
sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya
12.3.1. Pelatihan diberikan kepada semua tenaga kerja
termasuk tenaga kerja baru dan yang akan dipindahkan
12.3.2. Dilakukan pelatihan kepada tenaga kerja jika ada
perubahan sarana produksi atau proses
12.3.3. Dilakukan pelatihan penyegaran
12.4.1. Perusahaan mempunyai program pengenalan
1. Pelaksanaan pelatihan
untuk semua tenaga kerja dengan memasukkan materi kepada kontraktor
kebijakan dan prosedur K3
12.4.2. Terdapat prosedur yang menetapkan persyaratan
untuk memberikan briefing kepada pengunjung & mitra
kerja guna menjamin K3
12.5.1. Ada pelatihan khusus bagi tenaga kerja sebagai
1. Pelaksanana pelatihan
syarat untuk mendapatkan SIO sesuai dengan peraturan khusus
yang ada
PIC
HSE Dept
& HR-GA
Dept
HSE
Dept, HRGA &
SCM Dept
HSE
Dept, HRGA &
SCM Dept
April
May
June
July
August
Sept
Oct
No
W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2 W3 W4 W1 W2
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
PLAN
Nov
Dec
W3 W4 W1 W2 W3 W4
2. STRATEGI PENDOKUMENTASIAN
NO.
1.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
2.1. Perencanaan
2.1.1. Apakah petugas yg berkompeten telah mengidentif belum
Rencana Startegi
dan menilai potensi bahaya dan resiko K3 ?
K3.
2.1.2. Apakah perencanaan strategi K3 telah ditetapkan ? belum
Apakah perencanaan startegi K3 telah diterapkan
belum
mengendalikan potensi bahaya dan resiko K3 yang telah
di identifikasi ?
2.1.3. Apakah telah dibuat rencana khusus yg berkaitan dg :
- produk
sudah
- proses
sudah
- proyek
sudah
- tempat kerja tertentu
sudah
2.
0
0
0
0
100
100
100
100
400
100
0
0
0
50
16
20
20
belum
belum
belum
0
0
0
belum
belum
ada
0
0
50
20
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
5
3.
2.3. Penyebarluasan
Informasi K3
belum
sudah
100
100
100
belum
belum
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
KRITERIA
3.1. Pengendalian
Perancangan
CHECKLIST
3.1.1. Apakah prosedur kerja telah mempertimbangkan
identifikasi bahaya dan penilaian resiko.?
YA/TIDAK KETERANGAN
ada
50.0
50
50
0
100
50
50
200
50
tertulis
lesan
lesan
100
0
100
200
67
tertulis
100
100
100
lesan
50
50
50
lisan
2.
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
7
tidak
lesan
50
50
50
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
8
4. PENGENDALIAN DOKUMEN
NO.
1.
2.
KRITERIA
4.1. Persetujuan dan
Pengeluaran
Dokumen
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
400
57
4.1.1. Dokumen K3
a. Pengesahan pembuatan
b. Pengesahan pemakaian
c. Laporan pengecekan, pemeriksaan dan pengujia
berkala/khusus
d. Sertifikasi K3
e. Sertifikasi Operator
f. Surat keterangan terdaftar
g. Dokumen teknik lainnya.
ada
ada
ada
100.0
100.0
100
belum
belum
belum
ada
0
0
0
100
belum
belum
belum
belum
0
0
0
0
0
0
5. PEMBELIAN
NO.
1.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
100.0
100
100
100
100
100
ada
100
100
100
ya
100
100
100
2.
5.2. Sistem Verivikasi 5.2.1. Apakah barang dan jasa yang dibeli diperiksa keses
untuk barang dan
annya dengan spesifikasi pembeliannya ?
jasa yg dibeli
ya
100
100
100
3.
5.3. Kontrol barang da 5.3.1. Apakah barang dan jasa yang dipasok pelanggan,
jasa yg dipasok
lum digunakan terlebih dahulu di identifikasi potensi
pelanggan.
bahaya dan dinilai resikonya ?
ya
100
100
100
ya
100
100
100
10
KRITERIA
6.1. Sistem Kerja
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
LESAN
100.0
100
100
YA
YA
175
87.5
LESAN
100
75
ADA
LESAN
50
50
50
50
50
50
100
100
100
75
75
75
YA
YA
YA
100
100
100
YA
100
100
100
DALAM PRS
11
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
6.2. Pengawasan
75
75
100.0
100
200
100
50
50
50
BELUM
100
100
100
50
50
50
100
100
100
YA
YA
3.
BELUM
4.
75
BLMTERD
6.4. Lingkungan Kerja 6.4.1. Apakah dilakukan penilaian lingkungan kerja untuk m SUDAH
ngetahui daerah-daerah yang memerlukan pembatasan
ijin masuk ?
SMABELUM
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
12
5.
100
100
100
100.0
100
100
100
100
100
100
100
100
25
25
25
100
100
100
6.5. Pemeliharaan,
6.5.1.
perbaikan dan
perubahan secara
produksi
6.5.2.
ADA
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
13
LESAN
75
75
75
SIMPAN DGD
25.0
25
25
BLM SEL
25
25
25
25
25
25
6.
6.6. Pelayanan
LESAN
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
7.
YA/TDK
50
50
50
BELUM
0.0
6.8. Pertolongan
Pertama Pada
Kecelakaan
8.
YA
100
100
100
YA
50
50
50
BELUM
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
662.5
475
525
150
200
2012.5
50.3125
2062.5
7. SETANDART PEMANTAUAN
NO.
1.
KRITERIA
7.1. Pemeriksaan
Bahaya.
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
YA
2.
100.0
100
100
100
100
100
YA
YA
SEBAG
50
50
50
YA
LESAN
50
50
50
YA
LESAN
50
50
50
YA
100
100
100
YA
YA
YA
BELUM
BELUM
100
100
100
0
0
300
60
7.2. Pemantauan
7.2.1. Apakah pemantauan lingkungan kerja dilaksanakan s
Lingkungan Kerja
ra teratur dan hasilnya dicatat dan dipelihara ?
7.2.2. Apakah pemantauan lingkungan kerja meliputi :
- Faktor fisik
- Faltor kimia
- Faktor biologi
- Faktor fisiologi
- Faktor psikologi
16
NO.
3.
KRITERIA
CHECKLIST
7.3. Peralatan inspeksi 7.3.1. Apakah terdapat sistem yang terdokumentasi mengenai :
pengukuran dan
( alat pemeriksaan, ukur dan uji )
pengujian.
- Identifikasi
ADA
- kalibrasi
ADA
- Pemeliharaan dan penyimpanan
YA
7.4. Pemantauan
Kesehatan.
100.0
100
100
300
100
ADA
100
100
100
25
100
100
225
75
YA/TDK
50
50
50
50
50
50
YA/TIDAK KETERANGAN
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
17
2.
KRITERIA
CHECKLIST
8.1. Pelaporan keadaa 8.1.1. Apakah terdapat prosedur proses pelaporan sumber BELUM
darurat
bahaya ?
Apakah personil diberitahukan proses pelaporan sum BELUM
bahaya ?
0.0
0.0
8.2. Pelaporan insiden 8.2.1. Apakah terdapat prosedur terdokumentasi yg menja BELUM
bahwa semua kecelakaan kerja ditempat kerja dilaporkan
YA/TDK
50
50
BELUM
TDK
YA
100
100
100
YA
100
100
100
YA
100
100
100
YA/TIDAK KETERANGAN
8.3. Penyelidikan
8.3.1. Apakah perusahaan mempunyai prosedur penyelidik
kecelakaan kerja
kecelakaan kerja yang dilaporkan ?
18
NO.
4.
KRITERIA
8.4. Penanganan
masalah
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
0.0
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
19
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
9.1. Penanganan secar9.1.1. Apakah terdapat prosedur untuk mengidentifikasi pot BELUM
manual & mekanis
bahaya dan menilai resiko yang berhubungan dengan
penanganan secara manual atau mekanis ?
BELUM
3.
0.0
2.
sudah
tdk TERTU
50
50
50
9.2. Sistem pengangku9.2.1. Apakah terdapat prosedur yang menjamin bahwa ba SUDAH
tan penyimpanan
yang disimpan dan dipindahkan dengan cara yang aman
dan pembuangan.
( alat angkat/angkut )
TDK TERTU
50
50
50
9.3. Bahan-bahan
berbahaya
SUDAH
TDK TERTU
50
50
50
sdh
TDK TERTU
50
50
50
20
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
ada
100.0
100
100
ada
100.0
100
100
ada
100
100
100
ada
50
50
50
belum
tdk tertu
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
21
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
10.1. Catatan Keselama10.1.1. Apakah perusahaan mempunyai prosedur untuk men belum
tan dan Kesehatan
tifikasi, mengumpulkan, mengarsipkan, memelihara dan
Kerja.
menyimpan catatan K3 ?
0.0
belum
belum
ada
100
100
100
10.2. Data dan Laporan10.2.1. Apakah data K3 yang terbaru dikumpulkan dan di ana belum
K3
10.2.2. Apakah laporan rutin K3 dibuat dan disebarluaskan d belum
dalam perusahaan.
22
KRITERIA
11.1. Audit Internal
SMK3
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
ya
11.1.2. Apakah audit internal dilakukan oleh petugas yang berkompeten dan independen di perusahaan ?
ya
100.0
100
100
100
100
100
ya
100
100
100
ya
100
100
100
23
2.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
ya
100.0
100
100
ya
100
100
100
ya
100
100
100
100
100
100
ya
100
100
100
ya
100
100
100
ya
100
100
100
ya
100
100
100
100
100
100
100
100
100
ya
24
NO.
3.
KRITERIA
CHECKLIST
100
100
ya
100
100
100
belum
12.4. Pelatihan untuk 12.4.1. Apakah perusahaan mempunyai program pengenalan belum
pengenalan bagi
untuk semua tenaga kerja dengan memasukkan materi
pengunjung dan
kebijakan dan prosedur K3 ?
kontraktor.
12.4.2. Apakah terdapat prosedur yang menetapkan persyar belum
untuk memberikan briefing kepada pengunjung & mitra
kerja guna menjamin K3 ?
12.5. Pelatihan keahlian12.5.1. Apakah ada pelatihan khusus bagi tenaga kerja seba belum
khusus
syarat untuk mendapatkan SIO sesuai dengan peraturan
yang ada ?
5.
100.0
4.
YA/TIDAK KETERANGAN
NO.
KRITERIA
CHECKLIST
YA/TIDAK KETERANGAN
%
25