DESCRIPTIVE TEXT
Descriptive text is a text that describes the characteristics of something. It can be human, animal, plant, or
things, like car, table, and others. (Sebuah tulisan yang menggambarkan sifat-sifat yang melekat pada sesuatu.
Dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, atau benda, seperti mobil, meja, dan sebagainya.)
The purpose of descriptive text is to describe and reveal the characteristics of something, like size, kind, color,
and others so the readers can know how a thing is like from what we write although they never see that.
(Tujuan teks deskriptif adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan sifat-sifat sesuatu, seperti ukuran,
jenis, warna, dan sebagainya sehingga pembaca dapat mengetahui bagaimana sesuatu itu dari apa yang kita
tulis walaupun mereka belum pernah melihatnya.)
Generic structure of descriptive text: (Struktur umum dari teks deskriptif)
1) Identification: To introduce about the object we want to describe. (Untuk memperkenalkan tentang objek
yang ingin kita gambarkan)
2) Description: To describe the characteristics of the object that have been introduced. (Untuk menggambarkan
sifat-sifat objek yang sudah diperkenalkan)
The language features of descriptive text: (Unsur kebahasaan teks deskriptif)
1) Use simple present tense (menggunakan simple present tense)
2) Use adjective (menggunakan kata sifat)
3) Use relating verb like is (menggunakan kata kerja penghubung seperti is)
Source: [Link]
DESCRIPTIVE TEXT
Descriptive text is a text that describes the characteristics of something. It can be human, animal, plant, or
things, like car, table, and others. (Sebuah tulisan yang menggambarkan sifat-sifat yang melekat pada sesuatu.
Dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, atau benda, seperti mobil, meja, dan sebagainya.)
The purpose of descriptive text is to describe and reveal the characteristics of something, like size, kind, color,
and others so the readers can know how a thing is like from what we write although they never see that.
(Tujuan teks deskriptif adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan sifat-sifat sesuatu, seperti ukuran,
jenis, warna, dan sebagainya sehingga pembaca dapat mengetahui bagaimana sesuatu itu dari apa yang kita
tulis walaupun mereka belum pernah melihatnya.)
Generic structure of descriptive text: (Struktur umum dari teks deskriptif)
1) Identification: To introduce about the object we want to describe. (Untuk memperkenalkan tentang objek
yang ingin kita gambarkan)
2) Description: To describe the characteristics of the object that have been introduced. (Untuk menggambarkan
sifat-sifat objek yang sudah diperkenalkan)
The language features of descriptive text: (Unsur kebahasaan teks deskriptif)
1) Use simple present tense (menggunakan simple present tense)
2) Use adjective (menggunakan kata sifat)
3) Use relating verb like is (menggunakan kata kerja penghubung seperti is)
Source: [Link]
The example of descriptive text about Monas National Monument
The National Monument (Indonesian Monumen Nasional, popularly abbreviated as Monas) is a 132 m (433 ft)
tower in the centre of Merdeka Square, symbolizing the fight for Indonesia. It was built to memorialize the
struggle for Indonesian independence.
The monument consists of a 117.7 m obelisk on a 45m square platform and at a height of 17 m. towering
monument represents the philosophy of Lingga and Yoni. Resembles a phallus, or pestle and Yoni resembles
mortar, two important things in the tradition of Indonesian agriculture.
Contoh teks deskriptif tentang Monas Monumen Nasional
Monumen Nasional (Indonesia: Monumen Nasional, yang popular disingkat Monas) adalah menara setinggi
132 m (433 ft) di tengah Lapangan Merdeka, melambangkan perjuangan untuk Indonesia. Itu dibangun untuk
mengenang perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Monumen ini terdiri tugu 117,7 m pada panggung berukuran 45 m dan ketinggian 17 m. monumen menjulang
ini mewakili filosofi Lingga dan Yoni. Menggambarkan lingga, atau alu dan Yoni menyerupai lesung, dua hal
penting dalam tradisi pertanian Indonesia.
Sumber: [Link]
The example of descriptive text about Monas National Monument
The National Monument (Indonesian Monumen Nasional, popularly abbreviated as Monas) is a 132 m (433 ft)
tower in the centre of Merdeka Square, symbolizing the fight for Indonesia. It was built to memorialize the
struggle for Indonesian independence.
The monument consists of a 117.7 m obelisk on a 45m square platform and at a height of 17 m. towering
monument represents the philosophy of Lingga and Yoni. Resembles a phallus, or pestle and Yoni resembles
mortar, two important things in the tradition of Indonesian agriculture.
Contoh teks deskriptif tentang Monas Monumen Nasional
Monumen Nasional (Indonesia: Monumen Nasional, yang popular disingkat Monas) adalah menara setinggi
132 m (433 ft) di tengah Lapangan Merdeka, melambangkan perjuangan untuk Indonesia. Itu dibangun untuk
mengenang perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Monumen ini terdiri tugu 117,7 m pada panggung berukuran 45 m dan ketinggian 17 m. monumen menjulang
ini mewakili filosofi Lingga dan Yoni. Menggambarkan lingga, atau alu dan Yoni menyerupai lesung, dua hal
penting dalam tradisi pertanian Indonesia.
Sumber: [Link]