Metode Simpleks
14:13 Kuliah No comments
Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Annyeonghaseyo teman-teman. Karena materi tentang Metode Simpleksnya
kehapus. Jadi kali ini saya akan me-repost kembali materi itu. Maaf ya
sebelumnya. Tapi jangan kuatir saya akan mempostingnya secara tajam dan
akurat melebihi silet hhahaha :p
oke deh dari pada ngejayus mulu dan kamu-kamu enggak ada yang ketawa
lebih baik kita langsung saja ke materi. Check it out .
Pengertian
Metode simpleks merupakan salah satu teknik penyelesaian
dalam
program linear yang digunakan sebagai teknik pengambilan keputusan
dalam permasalahan yang berhubungan dengan pengalokasian sumberdaya
secara optimal. Metode simpleks digunakan umtuk mencari nilai optimal dari
program linear yang melibatkan banyak constraint (pembatas) dan banyak
variabel.
Penemuan metode ini merupakan lompatan besar dalamriset operasi dan d
igunakan sebagai prosedur penyelesaian dari setiap program komputer.
Pendahuluan
Metode penyelesaian program linier dengan metode simplekspertamakali dik
emukakan oleh George Dantzig pada tahun 1947. Metode ini menjadi
terkenal ketika diketemukan alat hitung elektronik dan menjadi popular
ketika munculnya computer. Proses perhitungan metode ini dengan
melakukan iterasi berulang-ulang sampai tercapai hasil optimal dan proses
perhitungan ini menjadi mudah dengan komputer.
Selanjutnya berbagai alat dan metode dikembangkan untuk menyelesaikan
masalah program linear bahkan sampai pada masalah riset operasi hingga
tahun 1950an seperti pemrogaman dinamik, teori antrian, dan persediaan.
Program Linier merupakan metode matematik dalam mengalokasikan su
mber daya yang langka untuk mencapai tujuan tunggal seperti
memaksimumkan atau meminimumkan biaya. Program linier banyak
diterapkan dalam membantu menyelesaikan masalah ekonomi, industri,
militer, social, dan lain-lain.
Karakteristik persoalan dalam program linier adalah sebagai berikut :
1. Ada tujuan yang ingin dicapai
2. Tersedia beberapa alternatif untuk mencapai tujuan
3. Sumberdaya dalam keadaan terbatas
[Link] dirumuskan dalam bentuk matematika (persaman/ketidaksamaan)
Contoh pernyataan ketidaksamaan:
Untuk menghasilkan sejumlah meja dan kursi secara optimal, total biaya
yang
dikeluarkan
tidak
boleh
lebih
dari
dana
yang
tersedia. Ada dua metode penyelesaian masalah yang digunakan
dalam
program
linearm program linier, yaitu metode
grafis (untuk 2 variabel) dan metode simpleks (untuk 2 variabel atau leb
ih). Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam penyelesaian
metode simpleks :
1. Nilai kanan fungsi tujuan harus nol (0)
2. Nilai kanan fungsi kendala harus positif. Apabila negatif, nilai tersebut
harus dikali dengan -1
3. Fungsi kendala dengan tanda harus diubah ke bentuk = dengan
menambahkan variabel slack/surplus. Variabel slack/surplus disebut
juga variabel dasar. Penambahan slack variabel menyatakan kapasitas
yang tidak digunakan untuk menyatakan kapasitas yang tidak
digunakan atau tersisa pada sumber daya tersebut. Hal ini karena ada
kemungkinan kapasitas yang tersedia tidak semua digunakan dalam
proses produksi.
4. Fungsi kendala dengan tanda diubah ke bentuk dengan cara
mengkalikan dengan -1, lalu diubah ke bentuk persamaan (=) dengan
ditambah variabel slack. Kemudian karena nilai kanannya negatif,
dikalikan lagi dengan (-1) dan ditambah artificial variabel (M) Artificial
variabel ini secara fisik tidak mempunyai arti, dan hanya digunakan
untuk kepentingan perhitungan saja.
5. Fungsi kendala dengan tanda = harus ditambah artificial variabel (M)
Metode simplex merupakan prosedur aljabar yang bersifat iteratif, yang ber
gerak selangkah demi selangkah, dimulai dari satu titik ekstrem pada daerah
fisibel (ruang solusi) menuju titik ekstrem optimum.
FORMULASI MODEL PROGRAM LINIER
Masalah keputusan yang sering dihadapi analis adalah mengalokasikan sec
ara optimum keterbatasan/kelangkaan sumber daya dapat berupa uang, tenaga
kerja, bahan mentah, kapasitas mesin, waktu, ruang atau teknologi. Tugas analisis
adalah mencapai hasil terbaik yang mungkin dengan keterbatasan sumber daya
itu. Hasil yang diinginkan mungkin ditunjukan sebagai maksimasi dari beberapa
ukuran profit, penjualan dan kesejahteraan, atau minimasi pada biaya, waktu dan
jarak. Masalah optimasi ini dapat diselesaikan dengan program linear.
Langkah-langkah dalam penyusunan model program linier adalah sebagai
berikut :
1. Definisikan Variabel Keputusan (Decision Variable)
> Variabel yang nilainya akan dicari
2. Rumuskan Fungsi Tujuan:
> Maksimisasi atau Minimisasi
> Tentukan koefisien dari variabel keputusan
3. Rumuskan Fungsi Kendala Sumberdaya:
> Tentukan kebutuhan sumberdaya untuk masingkeputusan.
masing
peubah
> Tentukan jumlah ketersediaan sumberdaya sbg pembatas.
4. Tetapkan kendala non-negatif
>
Setiap keputusan (kuantitatif) yang diambil tidak boleh mempunyai nilai neg
atif
Contoh Persoalan: (Perusahaan Meubel)
Suatu perusahaan menghasilkan dua produk, meja dan kursi yang dipr
oses melalui dua bagian fungsi : perkitan dan pemolesan. Pada bagian
perakitan tersedia 60 jam kerja, sedangkan pada bagian pemolesan hanya
48 jam kerja. Untuk menghasilkan 1 meja diperlukan 4 jam perkitan dan 2
jam kerja pemolesan, sedangkan untuk menghasilkan 1 kursi diperlukan 2
jam kerja perakitan dan 4 jam kerja pemolesan. Laba untuk setiap meja dan
kursi yang dihasilkan masing-masing Rp. 80.000 dan Rp. 60.000,Berapa jumlah meja dan kursi yang optimal dihasilkan ?
Penyelesaian:
Definisi variabel keputusan:
Keputusan yang akan diambil adalah berapakah jumlah meja dan kursi yg ak
an dihasilkan. Jika meja disimbolkan dengan M dan kursi dengan K, maka
definisi variabel keputusan :
M = jumlah meja yang akan dihasilkan (dalam satuan unit)
K = jumlah kursi yang akan dihasilkan (dalam satuan unit)
Perumusan persoalan dalam bentuk tabel:
Perumusan fungsi tujuan:
Laba untuk setiap meja dan kursi yg dihasilkan masing- masing Rp. 80.000
dan Rp. 60.000. tujuan perusahaan adalah untuk memaksimumkan laba dari
sejumlah meja dan kursi yang dihasilkan . dengan demikian, fungsi tujuan
dapat ditulis
Fungsi Maks.:
Laba = 8 M + 6 K (dalam satuan Rp.10. 000)
Perumusan fungsi kendala:
Dengan kendala:
4M + 2K 60
2M + 4K 48
Kendala non-negatif:
Meja dan kursi yang dihasilkan tidak memiliki nilai negatif.
M 0
K 0
Ketentuan Penggunaan Tabel Simpleks
1. Fungsi fungsi batasan menggunakan notasi
[Link] Batasan harus diubah dari ke bentuk = dengan menamba
hkan slack variable
(variabel
surplus)
yang
dimulai
dari
Xn+1, Xn+2. Xn+m
3. Proses pengulangan dihentikan apabila koefisienkoefisien dari fungsi
tujuan sudah tidak ada yang negatif
Bentuk tabel simpleks adalah sebagai berikut:
Dimana :
m = Banyaknya fungsi Batasan (kendala)
n = Banyaknya variable Ouput
b 1 = Batasan sumber 1
b 2 = Batasan sumber 2
bm = batasan sumber m
Metode SIimpleks Maksimal
Untuk implementasi metode simpleks maksimisasi, kasus yang diambil adalah
contoh pada perusahaan meubel pada bagian 2. Tahapan-tahapannya dijelaskan
pada bagian berikut.
Menentukan fungsi tujuan dan fungsi-fungsi kendala
Misalkan x1 = Meja dan x2 = Kursi
Fungsi Tujuan : Z = 8x1 + 6x2
Fungsi-fungsi Kendala:
4 x 1 + 2 x2 60
2 x 1 + 4 x2 48
Mengubah fungsi tujuan dan fungsi kendala ke bentuk standar
Bentuk Standar Simpleks:
Z - 8x1 - 6x2 = 0
4 x1 + 2 x2 + x3 = 60
2x1 + 4x 2
+ x4 = 48
Dengan x3 dan x4 adalah variabel s
.
Membuat tabel simpleks awal
Menentukan Kolom Kunci dan Baris Kunci sebagai dasar [Link] kunci d
itentukan oleh nilai Z yang paling kecil (Negatif)
Baris Kunci ditentukan berdasarkan nilai indeks terkecil.
Cara menentukan indeks = (Nilai kanan (NK))/(Kolom kunci (KK))
Menentukan nilai elemen cell yaitu nilai perpotongan antara kolom kun
ci dengan baris dan kunci.
Langkah-langkah di atas disajikan pada tabel simpleks berikut ini
Melakukan Iterasi
Dengan menentukan baris kunci baru dan baris- baris lainnya termasuk Z.
Membuat baris kunci baris
baris kunci baru= (baris kunci lama)/(elemen cell)
baris kunci baru
(x1 )= [4 2 1 0 60] / 4
= [1
0 15]
Membuat baris Z baru
barisbaris Z baru=baris Z lama-(nilai kolom kunci baris
yang sesuai*baris kunci baru)
Baris Z baru = [-8
-6
=[0 -2
0 0 0] (-8)[1
2
15]
120]
Membuat baris variabel baru
Baris X4 Baru = Baris X4 Lama (Nilai Kolom Kunci Baris
yang Sesuain* Baris Kunci Baru)
Baris X4 Baru =[2 4 0 1 48] 2[1
= [0
-1/2
15]
18]
Baris kunci baru (X1
), baris Z baru, baris X4 baru,
nilai-nilainua
sidajikan pada tabel simpleks berikut. Tabel simpleks ini adalah tabel
simpleks hasil iterasi pertama.
dikarenakan blognya semakin eror karena kebanyakan muatan. jadi
materinya tidak semua saya tulis disini. eeeits, tapi jangan kuatir .
kalian bisa download versi lengkapnya di sini >> cepetan buka!!
oke sampai jumpa yaa...
wassalamualaikum