0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
221 tayangan18 halaman

Perbedaan Array, Vektor, dan Matriks

Dokumen tersebut membahas tentang praktikum array, vector, dan matrix. Tujuan praktikum adalah mendeklarasikan, membuat, dan mengakses elemen-elemen pada array, vector, dan matrix serta menentukan jumlah elemennya. Teori dasar membahas konsep dan struktur array satu dan dua dimensi beserta cara pengaksesan dan iterasinya. Praktikum dilakukan dengan membuat program class larik yang menghitung nilai minimum, maksimum, dan rata-rata.

Diunggah oleh

Tink
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
221 tayangan18 halaman

Perbedaan Array, Vektor, dan Matriks

Dokumen tersebut membahas tentang praktikum array, vector, dan matrix. Tujuan praktikum adalah mendeklarasikan, membuat, dan mengakses elemen-elemen pada array, vector, dan matrix serta menentukan jumlah elemennya. Teori dasar membahas konsep dan struktur array satu dan dua dimensi beserta cara pengaksesan dan iterasinya. Praktikum dilakukan dengan membuat program class larik yang menghitung nilai minimum, maksimum, dan rata-rata.

Diunggah oleh

Tink
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

JUDUL PRAKTIKUM
Array, Vector dan Matrix
B. TUJUAN PRATIKUM
Mendeklarasikan dan membuat array, vector, matrix
Mengakses elemen-elemen di dalam array, vector,
matrixMenentukan jumlah elemen dalam sebuah array, vector, matrix
C. TEORI DASAR
Array(larik) adalah variabel yang dapat menyimpan sebuah data list,
kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Pada pendeklarasian variabel, sering kali kita menggunakan sebuah tipe
data beserta nama variabel atau indentifier yang unik, dimana untuk
menggunakan variabel tersebut kita akan memanggil dengan nama identifiernya.
Misalkan kita memiliki empat buah identifier yang berbeda untuk setiap
variabel, seperti berikut ini :
int bilangan1 = 1;
int bilangan2 = 2;
int bilangan3 = 3;
int bilangan4 = 4;
menginisialisasi dan menggunakan variabel pada saat variabel-variabel
tersebut digunakan untuk tujuan yang sama cukup direpotkan. Kita harus
menentukan cukup banyak variabel yang harus dideklarasikan. Pada java
memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat
menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih
efektif. Tipe variabel ini dikenal dengan istilah Array.
Konsep array
Array adalah kelompok variabel dengan tipe sejenis dan dinyatakan
dengan nama yang sama. Array adalah tipe khusus yang menyatukan
sekelompok variabel dengan tipe yang sama. Sekelompok variabel dangan tipe
yang sama maksudnya adalah bahwa pada suatu variabel tertentu hanya dapat
menyimpan tipe data yang sama. Misalkan jika kita hendak menyimpan nilainilai tipe int pada variabel bilangan maka kita dapat mendeklarasikannya pada
suatu array, tetapi kita tidak dapat memasukkan nilai lain ke dalam variabel
bilangan tersebut. Ini menunjukkan bahwa saat kita hendak memasukkan nilai
di luar tipe int, akan mengakibatkan suatu kesalahan
Struktur array
Array harus dideklarasikan seperti layaknya sebuah variabel. Apabila Anda
mendeklarasikan array, Anda harus membuat sebuah list dari tipe data, yang

diikuti oleh tanda kurung buka dan kurung tutup, yang diikuti oleh
namaidentifier. Sebagai contoh,
int [] ages;
atau Anda dapat menempatkan kurung buka dan kurung tutupnya
setelah identifier. Sebagai contoh,
int ages [];
Setelah pendeklarasian, kita harus membuat array dan menentukan berapa
panjangnya dengan sebuah konstruktor. Proses ini di Java disebut
sebagai instantiation ( Kata dalam Java yang berarti membuat ). Untuk menginstantiate sebuah obyek, kita membutuhkan sebuah konstruktor. Kita akan
membicarakan lagi mengenai instantiate obyek dan pembuatan konstruktor
pada bagian selanjutnya. Perlu dicatat, bahwa ukuran dari array tidak dapat
diubah setelah Anda menginisialisasinya. untuk mengisi nilai-nilai array
dilakukan dengan operator khusus new, untuk mengalokasikan ruang untuk
array.
Contoh bentuk umum:
int umur[];
atau
int [] umur;
contoh membuat alokasi ruang untuk array :
Float bilangan[10];
Pada contoh di atas, deklarasi variabel array dengan nama bilangan yang akan
menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel
bilangan terdiri dari 10 elemen, dimana setiap akan menampung sebuah data.
Indeks array dimulai dari nol (0), sedang nomor elemen biasanya dimulai dari
(1). Array 1 dimensi
Array 1 dimensi sering digunakan untuk mendeklarasikan variabel yang sama
tetapi memiliki indeks array yang berbeda
Bentuk penulisan pada array 1 dimensi:
Tipe_data_variabel [jumlah_array];
Contoh penulisan:
Int proses [4];
(untuk data array kosong)
Int proses [4] = {4,3,2,1};
(untuk data array dengan isi)
Inisialisasi array 1 dimensi
Inisialisasi dapat dilakukan bersama dengan deklarasi atau tersendiri.
Inisialisasi suatu array adalah meletakkan elemen array di antara tanda kurung
kurawal {}, antarrra elemen yang satu dengan lainnya dipisahkan koma( , ).
Int [] umur =new int[100];
Pada contoh diatas, deklarasi akan memberitahukan kepada compiler Java,
bahwa identifier umur akan digunakan sebagai nama array yang berisi data-

data integer, dan kemudian untuk membuat atau meng-instantiate sebuah array
baru yang terdiri dari 100 elemen.
Contoh:
Int [] umur=new int [2];
Umur [0]=12;
Umur [1]=19;
Umur [3]=21;
Selain menggunakan sebuah keyword baru untuk meng-instantiate array, Anda
juga dapat secara otomatis mendeklarasikan array, membangunnya, kemudian
memberikan sebuah value.
Sebagai contoh,
membuat sebuah array yang berisi variabel-variabel boolean pada sebuah
identifier. Array initerdiri dari 4 elemen yang diinisilisasikan sebagai value
{true,false,true,false}
boolean hasil[] ={ true, false, true, false };
Membuat sebuah array yang terdiri dari penginisialisasian 4 variabel double
bagi value {100,90,80,75}
double [] nilai = {100, 90, 80, 75};
Membuat sebuah array String dengan identifier hari terdiri dari 7 elemen.
String hari[] = { Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu,
Minggu};
2.2.6 Array 2 dimensi
Array 2 dimensi sering digunakan untuk mendeklarasikan variabel yang sama
tetapi memiliki dua indeks yang berbeda.
Bentuk penulisan pada array 1 dimensi :
Tipe_data_variabel [jumlah_elemen1][jumlah_elemen2];
Jumlah elemen 1 sering disebut sebagai baris, sedangkan jumlah elemen 2
sering disebut sebagai kolom.
Contoh penulisan:
Int proses [2][3];
(untuk data array kosong)
Int proses [2][3] = {{2,3,4},{7,6,5}};
(untuk data array dengan isi)
Inisialisasi array multidimensi
Array multidimensi diimplementasikan sebagai array di dalam array. Array
multidimensi dideklarasikan dengan menambahkan jumlah tanda kurung
setelah nama array
Bentuk umum:
int [][] matrix;
atau
int matrix[][];
contoh pembuatan array berbentuk matriks/tabel berukuran 5 x 5

int [][] matrix = new int[5][5];


contoh :
int [][] matrix = { {1,2,3} , {4,5,6} , {7,8,9} , {10,11,12} };
[0]
[1]
[2]
[0]
1
2
3
[1]
4
5
6
[2]
7
8
9
[3]
10
11
12
Gambar 1
Pengaksesan sebuah elemen array
Untuk mengakses sebuah elemen dalam array, atau mengakses sebagian dari
array, Anda harus menggunakan sebuah nomor atau yang disebut sebagai
index atau subscript. Sebuah nomor index atau subscript telah diberikan
kepada tiap anggota array, sehingga program dan programmer dapat
mengakses setiap value apabila dibutuhkan. Index selalu dalam integer dan
dimulai dari nol, kemudian akan terus bertambah sampai list value dari array
tersebut berakhir.
contoh:
String hari[] = { Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu,
Minggu};
// ini akan memberikan informasi Sekarang hari : Senin
[Link](Sekarang hari : hariHari[0]);
// untuk memberikan nilai pada elemen ke 2 adalah Selasa
hariHari[1] = Selasa;
2.2.9 Iterasi
Di dalam komputer / pemrograman, iterasi adalah sifat tertentu
dari algoritma atau program komputer di mana suatu urutan atau lebih dari
langkah algoritmik dilakukan di loop program. Hal ini dibedakan dari teknik
berulang yang disebut rekursi.
Di dalam matematika, iterasi dapat diartikan sebagai suatu proses atau metode
yang digunakan secara berulang-ulang (pengulangan) dalam menyelesaikan
suatu permasalahan matematik.
Contoh:
For (i=0; i<=10; i++)
Disana terdapat perintah for dengan argument menyatakan mendeklarasikan
dan member nilai variabel i sama dengan 0, kemudian melakukan perulangan
hingga menemui kondisi indeks i kurang dari atau sama dengan 10,
perulangan berlanjut dengan menambah 1 tiap terjadi perulangan hingga
menemukan kondisi yang di tentukan.
Matrix merupakan array multidimensi
Array multidimensi Merupakan sebuah variabel yang menyimpan

sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses
melalui banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk
matik, array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi.
Array dua dimensi biasanya digunakan untuk merepresentasikan nilai dari
sebuah tabel. mengidentifikasi tiap elemen array harus dispesifikasikan nilai
baris dan kolom. . Array multidimensi sebenarnya adalah array dari array. [1&2].
Deklarasi array multidimensi dilakukan dengan adanya lebih dari satu
pasangan
kurung
siku
di
dalam
deklarasi
array. [1]
Syntax untuk mendeklarasikan array 2 dimensi adalah : type [ , ]
<namaVariabel>;
Type adalah tipe data dari array dan <namaVariabel> adalah nama dari
array, sedangkan tanda [ , ] memberitahu C# untuk membuat variabel array 2
dimensi.
Contoh : byte[ , ] matrix;
Pada contoh diatas kita membuat sebuah array 2 dimensi dengan
nama matrix yang mempunyai tipe data byte.
D. ALAT DAN BAHAN
Alat : Komputer/PC
Modul Stuktur Data
Bahan : Windows 7
Eclipse Platform & JDK(Java Development Kit)

E. LANGKAH KERJA PRAKTIKUM


a. Buka Aplikasi Eclipse Platform
b. Buat project baru dengan memilih File > New > Project
c. Pilih Java Project kemudian pilih Next

d. Buat Project dengan nama file PERCOBAAN lalu Finish

e. Buatlah sebuah peackage didalam project yang telah dibuat


Percobaan 1. Program class larik
1. Buatkan class pada Package yang telah dibuat dengan nama class larik.
2. Masukkan script praktikum.
package PERCOBAAN;
import [Link];
import [Link];
import [Link];
public class larik {
static int[] Larik = new int[25];
static int ukuranLarik;
public static void main(String[] args) {
[Link]("Berapa ukuran larik? ");
ukuranLarik = inputData();
for (int j=0; j<ukuranLarik; j++){
[Link]("Masukkan larik ke-" + (j+1) + " "); Larik[j] =
inputData();
}
MAX();
MIN();
AVERAGE();
}
private static void AVERAGE() {
double average = 0.0;
for (int avg=0;avg<ukuranLarik; avg++) {
average = average + Larik[avg];
}

average = average / ukuranLarik;


[Link]("Rata-rata bilangan dalam larik = " +
average);
}
private static int inputData() {
BufferedReader bfr = new BufferedReader (new
InputStreamReader([Link]));
String angkaInput = null;
try {
angkaInput = [Link]();
} catch (IOException e) {
[Link]();
}
int Data = [Link](angkaInput).intValue();
return Data;
}
private static void MIN() {
int minimum = Larik[0];
for (int min=0; min < ukuranLarik; min++){
if (minimum > Larik[min]) {
minimum = Larik[min];
}
}
[Link]("Bilangan terkecil dalam larik = " +
minimum);
}
private static void MAX() {
int maximum = Larik[0];
for (int max=0; max < ukuranLarik; max++){
if (maximum < Larik[max]) {
maximum = Larik[max];
}
}
[Link]("Bilangan terbesar dalam larik = " +
maximum);
}
}

3. Klik Run untuk melihat hasil.


4. Hasil

Percobaan 2. Program Matriks


1. Buatkan class pada Package yang telah dibuat dengan nama class
Matriks.
2. Masukkan script praktikum.
package PERCOBAAN;
import [Link];
import [Link];
import [Link];
public class matriks {
static int[][] Matriks1 = new int[10][10];
static int[][] Matriks2 = new int[10][10];
static int[][] MatriksHasil = new int[10][10]; static int
ukuran;
public static void main(String[] args) {
[Link]("Masukkan ukuran matriks : "); ukuran =
inputData();
bacaMatriks();
tambahkanMatriks();
tulisHasil();
}
private static void tulisHasil() {
[Link]("\n\nMatrik Hasil Penjumlahan : "); for (int
i=0; i<ukuran; i++){
for (int j=0; j<ukuran; j++){
[Link](MatriksHasil[i][j] + " ");
}
[Link]("");
}
}
private static void tambahkanMatriks() {
for (int i=0; i<ukuran; i++){
for (int j=0; j<ukuran; j++){
MatriksHasil[i][j] = Matriks1[i][j] + Matriks2[i][j];
}

}
}
private static void bacaMatriks() {
[Link]("Masukkan data Matrik 1 : "); for (int i=0;
i<ukuran; i++){
for (int j=0; j<ukuran; j++){
[Link]("Matriks["+(i+1)+"]["+(j+1)+"]"); Matriks1[i]
[j] = inputData();
}}
[Link]("Masukkan data Matrik 2 : "); for (int i=0;
i<ukuran; i++){
for (int j=0; j<ukuran; j++){
[Link]("Matriks["+(i+1)+"]["+(j+1)+"] : ");
Matriks2[i][j] = inputData();
} }}
private static int inputData() {
BufferedReader bfr = new BufferedReader (new
InputStreamReader([Link]));
String angkaInput = null;
try {
angkaInput = [Link]();
} catch (IOException e) {
[Link]();
}
int Data = [Link](angkaInput).intValue();
return Data;
}}

3. Klik Run untuk melihat hasil.


4. Hasil

Percobaan 3. Program class Vector


1. Buatkan class pada Package yang telah dibuat dengan nama class
test_vektor.
2. Masukkan script praktikum.

package PERCOBAAN;
import
import
import
import

[Link];
[Link];
[Link];
[Link];

public class test_vektor {


static int ukuranVector;
static Vector<Integer> vector;
public static void main(String[] args) {
[Link]("Berapa ukuran vector yang Anda mau? ");
ukuranVector = inputData();
buatVector();
bacaData();
tulisData();
}
// Metoda/fungsi untuk melakukan pembacaan.
private static int inputData() {
BufferedReader bfr = new BufferedReader(
new InputStreamReader([Link])); String angkaInput = null;
try {
angkaInput = [Link]();
} catch (IOException e) {
[Link]();
}
int Data = [Link](angkaInput).intValue(); return Data;
}
// Metoda/fungsi untuk membuat Vector.
private static void buatVector() {
vector = new Vector<Integer>(ukuranVector);
}
// Metoda/fungsi untuk membaca data dan
// memasukkannya ke Vector.
private static void bacaData() {
for (int i = 0; i < ukuranVector; i++) {
[Link]("Masukkan data ke-" + (i + 1) + " "); int data
= inputData();
[Link](data);
}
}
// Metoda/fungsi menulis isi vector secara terbalik.
private static void tulisData() {
for (int j = ukuranVector - 1; j >= 0; j--) {
[Link]("Data ke " + (j + 1) + " = " +
[Link](j));
}
}
}

3. Klik Run untuk melihat hasil.

4. Hasil

F. TUGAS
1. Gunakanlah BufferedReader dan JOptionPane, Tanyakan pada user untuk
10 nomor. Kemudian gunakan array untuk menyimpan 10 nomor tersebut.
Tampilkan kepada user, input terbesar yang telah diberikan user
1.1 Script BufferedReader
package TUGAS;
import [Link];
import [Link];
import [Link];
public class Nmr1_a {
public static void main(String[] args){
BufferedReader m = new BufferedReader(new
InputStreamReader([Link]));

String Input = "" ;


int a = 0;
int tampung[] = new int[10];
for (int i=0;i<[Link];i++){
try{
[Link]("Masukkan Nilai Anda :");
Input = [Link]();
tampung[i] = [Link](Input);
if (tampung[i] > a) a = tampung[i];
}catch(IOException e){
[Link]("Ada Kesalahan Program");
}
}
[Link]("Angka Terbesar Anda adalah: "+ a );
}
}

Hasil

1.2 Script JOptionPane


package TUGAS;
import [Link];
public class Nmr1_b {
public static void main (String[]args){
int [] Tampung = new int [11] ;
int ukuranLarik = 10;
int i = 1 ;
while (i<=10) {
String x = "";
x = [Link]("Masukkan Angka Ke-"+i);
Tampung [i] = [Link](x).intValue();
i++;
}
int maximum = Tampung [0];
for (int max = 0; max < ukuranLarik; max++)
{
if(maximum < Tampung[max])
{
maximum = Tampung[max];
}
}

String St12 ="Angka Terbesar Anda Adalah:"+ maximum;


[Link](null,St12);
}
}

Hasil

2. Berikut ini adalah array multidimensi yang menyatakan isi dari sebuah buku
alamat :
String entry = { {Florence, 735-1234,Manila},
{Joyce, 983-3333, Quezon City}, {Becca,456-3322,
Manila}};
Cetak buku alamat tersebut dalam format berikut ini :
Name : Florence
Telp : 735-1234
Address : Manila
Name : Joyce
Telp : 983-3333
Address : Quezon City
Name : Becca
Telp : 456-3322
Address : Manila

1.1

Script while loop


package TUGAS;
import [Link];
public class Nmr2 {
public static void main(String[]args){
int row, kolom;
int tambah;
String[][] data = new String [10][3];
Scanner input = new Scanner([Link]);
[Link]("\nMasukkan Data Mahasiswa Maksimal 20
Mahasiswa ");
for(row=0;row<20;row++){
[Link]("\nTambah data tekan 1 \t print data tekan
2 :");
try{
tambah = [Link]();
}
catch (Exception e){
[Link]("ketik angka 1 atau 2:");
break;
}
if(tambah ==1){
[Link]("\nMasukkan Data Tanpa Spasi :");
[Link]("NAMA :");
data[row][0]=[Link]();
[Link]("Telp :");
data [row][1]=[Link]();
[Link]("Address : ");
data[row][2]=[Link]();
}
else{
if(tambah ==2){
[Link]("\nNAMA:Telp:Address");
for (row = 0;row<10;row++){
for (kolom =0;kolom < 3; kolom++){
[Link](data[row][kolom]+":");
}
[Link]("");
}
break;
}
else
break;
}
}
}
}

Hasil

G. ANALISIS DATA

Pada praktikum ini dipelajari mengenai struktur control perulangan, dan


rekursif, yang memiliki sangat banyak fungsi,
Pada percobaan.1 dilakukan perintah pendeklarasian larik, penentuan nilai
tertinggi dengan MAX yang bertipe data Int, penentuan nilai terendah dengan
MIN yang bertipe data Int, dan penentuan nilai rata-rata dengan AVERAGE
yang bertipe data Double, Untuk penginputan pada bagian ini, kita akan
menggunakan class BufferedReader yang berada pada paket [Link] untuk
menangai input dari keyboard. Input ini bersifat konsole karena tidak
menampilkan Graphic User Interface ketika program input dijalankan.
Pada percobaan.2 dilakukan perintah pendeklarasian Matriks, penentuan
ukuran matriks yang akan mentukan jumlah data yang akan diinput pada
Mariks1 dan Matriks2, data yang diinput pada Matriks1 dan Matriks2 yang
bertipe data Int akan dijumlahkan dan hasilnya akan dimasukkan ke Matriks
Hasil Penjumlahan yang bentuk tampilannya akan bebrbentuk Matriks
seutuhnya, Untuk penginputan pada bagian ini, kita akan menggunakan class
BufferedReader yang berada pada paket [Link] untuk menangai input dari
keyboard. Input ini bersifat konsole karena tidak menampilkan Graphic User
Interface ketika program input dijalankan.
Pada percobaan.3 dilakukan perintah pendeklarasian Vector, pertama
program yakan membaca data Int yang diinput, kemudian program akan
membuat vector dan memasukan data yang telah diinput kedalamnya dan
perintah terkahitr yaitu program akan menampilkan nilai vector secara terbalik
,Untuk penginputan pada bagian ini, kita akan menggunakan class
BufferedReader yang berada pada paket [Link] untuk menangai input dari
keyboard. Input ini bersifat konsole karena tidak menampilkan Graphic User
Interface ketika program input dijalankan.
H. KESIMPULAN
Pada percobaan ini terjadi proses pendeklarasian dan pembuatan array, vector
matrix, mengakses elemen-elemen didalam aray dan vector, dan menentuka
jumlah elemn didalalm sebuah array, vector, dan matrix. Yang datanya diinput
dengan menggunakan class BufferedReader yang berada pada paket [Link] untuk
menangai input dari keyboard. Input ini bersifat konsole karena tidak
menampilkan Graphic User Interface ketika program input dijalankan.

Anda mungkin juga menyukai