0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan5 halaman

Analisis Mineral dalam Batuan Sedimen

Laporan ini memberikan ringkasan hasil analisis jenis tekstur dan reaksi mineral dalam sampel batuan sedimen kode LP.5 B. Pasir yang diambil dari Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta. Berdasarkan pengamatan mikroskopik ditemukan kuarsa, muskovit, feldspar, litik, dan mineral opak. Batuan ini diperkirakan terbentuk dari endapan sedimen yang mengalami proses hidrolisis.

Diunggah oleh

Laksono Prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan5 halaman

Analisis Mineral dalam Batuan Sedimen

Laporan ini memberikan ringkasan hasil analisis jenis tekstur dan reaksi mineral dalam sampel batuan sedimen kode LP.5 B. Pasir yang diambil dari Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta. Berdasarkan pengamatan mikroskopik ditemukan kuarsa, muskovit, feldspar, litik, dan mineral opak. Batuan ini diperkirakan terbentuk dari endapan sedimen yang mengalami proses hidrolisis.

Diunggah oleh

Laksono Prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRAKTIKUM PETROGRAFI

Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta


Acara : Analisa Jenis Tekstur dan Reaksi Mineral dalam Batuan Sedimen
Nama : Laksono Prabowo
NIM : 410014255

Kelompok
Tanggal

Kode Sampel : LP. 5 B. Pasir


Jenis Batuan : Batuan Sedimen

: Rabu, Jam 14.30


: 18 Mei 2016

Perbesaran Okuler
Perbesaran Obyektif

4
3

: 10x
: 10x

5
PPL

2
5
XPL

Keterangan Gambar :
1. Kuarsa
2. Muskovit
3. Feldspar
4. Litik (Fragmen batuan)
5. Mineral opak (Magnetit)
Deskripsi Mikroskopik :
Berdasarkan deskripsi mikroskopis dengan kode sampel LP. 5 B. Pasir dan jenis
batuannya batuan sedimen dengan perbesaran okuler 10x dan perbesaran objektif
10x. Dalam pengamatan PPL dan XPL terdapat kuarsa, muskovit, feldspar, litik
(fragmen batuan) dan mineral opak. Dengan tekstur yaitu bentuk butir subangular
- subrounded, ukuran butir 1 - 1/4 mm, kematangan tekstur mature, porositas baik,
moderately fabrik terbuka, permeabilitas permeable.

Laporan Resmi Praktikum Petrograf

PRAKTIKUM PETROGRAFI
Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta
Deskripsi Mineral :

Kuarsa (35%)

: Warna putih belahan tidak ada bentuk anhedral relief


rendah
Muskovit (15%) : Warna absorbsi kuning - hijau muda, bentuk tabular, relief

Feldspar (25%)

bervariasi, pleokrosime lemah, indeks bias n mineral > n


K-Balsam, belahan 1 arah, bias rangkap kuning- oren
(Orde 2), sudut pemadam paralel, orientasi lenght slow.
: Tidak berwara tetapi berkabut, bentuk subhedral anhedral, relief rendah, pleokroisme rendah, indeks bias n
mineral > n mineral balsam, belahan paralel, kembaran

Lithik (5%)

Mineral opak
(20%)

kalsbad, bias rangkap abu-abu (Orde I).


: Warna cokelat pada XPL, BF coklat fragmen berupa
batuan beku/batuan metamorf.
: Warna hitam dan sifatnya tidak tembus cahaya.

Nama Batuan I

: Batupasir

Nama Batuan II

:-

Petrogenesa : Dalam pengamatan PPL dan XPL terdapat feldspar, muskovit,


kuarsa, litik (fragmen batuan) dan mineral opak. Dari mineralmineral tersebut yang memperlihatkan tektur yaitu bentuk butir
subangular - subrounded, ukuran butir 1 - 1/4 mm, kematangan
tekstur mature, porositas baik, moderately fabrik terbuka,
permeabilitas permeable. Dari hasil pengamatan tersebut dapat
diinterpretasikan bahwa batuan ini merupakan batuan sedimen
karena banyak sekali mengandung mineral-mineral yang resisten
seperti terdapat feldspar dan kuarsa. Keterdapatan mineral
muskovit mengindikasikan bahwa batuan ini merupakan rombakan
dari batuan metamorf atau batuan beku. Keterdapan mineral opak
berupa magnetit mengindikasikan bahwa batuan ini terbentuk pada
daerah yang mengalami hidrolisis.

Laporan Resmi Praktikum Petrograf

PRAKTIKUM PETROGRAFI
Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta
Grid pada sayatan tipis yang dibuat sebagai dasar perhitungan :

Laporan Resmi Praktikum Petrograf

PRAKTIKUM PETROGRAFI
Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta

Point Counting Data Record Sheet (Rock and Aggregrate) :


1

A
Qz

B
Fd

C
Qz

D
Fd

E
Fd

F
Li

G
Li

H
Fd

I
Fd

J
Fd

K
Qz

L
Qz

2
3

Qz
Qz

Qz
Qz

Qz
Qz

Fd
Fd

Fd
Fd

Fd
Qz

Fd
Fd

Fd
Fd

Fd
Qz

Qz
Qz

Qz

Qz

Qz

Fd

Fd

Fd

Qz
O
p
Fd

Qz

Fd

Qz

Fd

Fd

Fd

Qz

Op

Fd

O
p
Fd

Qz

6
7

Qz
Li

Qz
Qz

Qz
Qz

Fd
Op

Fd
Mk

Mk
Mk

Fd
Fd

Qz
Fd

Qz

Qz

Qz

Qz

Qz

Qz

Fd

9
10
11

Qz
Fd
M
k
Fd

O
p
Qz
Qz
Qz

Fd
O
p
Qz

O
p
Qz
Qz

Qz
Qz
Qz

Fd
Fd
Fd

Fd
Fd
Qz

Fd
Fd
Qz

Qz
Fd
Qz

Qz
Fd
Fd

M
k
Fd

M
k
Qz

Op

Op

Mk

Qz

Qz

Qz

M
k
Fd

Fd

Op

Fd

Fd

Qz

Fd

Fd

Fd

Fd

Qz

12
13
14

O
p
Qz

15

Qz

Keterangan :
1. Muskovit (Mk)
2. Kuarsa (Qz)
3. Feldspar (Fd)

N
Li

O
Li

Qz
Qz

M
O
p
Qz
Qz

Li
Qz

Li
Qz

Qz

Qz

Fd

Op

Fd

Fd

Qz

Fd

Fd

Qz
Qz

Qz
Fd

O
p
Fd
Fd

Op
Fd

Fd
Qz

Qz

Qz

Fd

Fd
Qz
Qz

Qz
Qz
Qz

Fd
Qz
Fd

M
k
Qz

Qz

Qz

Op

Qz

Qz

Op

Qz

Qz

Op

4. Litik (Li)
5. Mineral Opak (Op)

Rumus yang digunakan :


Mineral x : Jumlah Mineral / 225 x 100 %

Laporan Resmi Praktikum Petrograf

Mk

Qz

Qz
Qz
Qz

M
k
Qz
Fd
Qz

Qz
Qz
Fd

Fd
Qz
Fd

Qz

Qz

Qz

Op

Qz

O
p
Qz

Qz

Li

Li

Fd

Qz

Qz

Op

Fd

Qz

O
p

Fd

Op

O
p
O
p

Fd

Fd

PRAKTIKUM PETROGRAFI
Laboratorium Hard Rock Teknik Geologi STTNAS Yogyakarta
Perhitungaan Persentase Mineral Dalam Batupasir Dengan
Metode Point Counting:
Muskovit=

11
25
100 =4 , 89 Mineral opak=
100 =11 , 11
225
225
Kuarsa=

104
100 =46 ,22
225

Feldspar=

Litik=

Laporan Resmi Praktikum Petrograf

76
100 =33 ,78
225
9
100 =4
225

Anda mungkin juga menyukai