1. Sebuah peti es dibuat dari bahan busa styrofoam (k = 0,033 W/m.
oC) dengan dimensi dalam 25 x 40 x
100 cm dan tebal dinding 5,0 cm. Bagian luar peti berada dalam udara yang suhunya 25 0C dengan h = 10
W/[Link]. Jika peti berisi penuh dengan es, hitunglah waktu yang diperlukan sampai seluruh es mencair.
DIKETAHUI: kstyrofoam = 0,033 W/[Link] ; tebal dinding (d) = 5 cm = 0,05 m ; T1 = 25 oC ;
T0 = 0 oC ; h = 10 W/[Link] ; Les = 330 kJ/kg ; es = 999,8 kg/m3 ;
Dimensi peti = 25 x 40 x 100 cm
Karena peti penuh dengan es, maka volume es (Ves) = volume peti = 105 cm3 = 0,1 m3
DITANYA : Waktu untuk mencairkan seluruh es?
JAWAB:
Asumsi:
a. Perpindahan kalor dalam konduksi tunak/ steady state
b. Proses transfer berlangsung 1 dimensi
c. Konduktivitas termal Styrofoam konstan
d. Mula mula es bersuhu 0oC dan es melebur pada T = 0 oC
e. Permukaan dalam peti = suhu es = 0oC
f. Es mengisi penuh peti styrofoam tanpa ada celah antara permukaan es dan peti
g. Tidak ada perubahan suhu, karena kalor yang terlibat dianggap kalor laten yaitu yang
digunakan untuk mengubah seluruh wujud es menjadi cair.
h. Seluruh permukaan peti Styrofoam berhubungan dengan udara di lingkungan luar peti
(peti melayang/tidak menempel pada lantai) sehingga transfer panas pada dasar es
diabaikan
i. Laju perpindahan kalor di seluruh permukaan peti homogen.
j. Kalor lebur es (L) 330 kJ/kg
Sesuai dengan Hukum Azas Black bahwa:
kalor yang dilepas = kalor yang diterima
Suhu lingkungan (udara) lebih tinggi dari suhu es maka kalor berpindah dari udara ke es. Kalor yang
diterima es ini digunakan seluruhnya untuk mencairkan es (kalor laten).
Terdapat hubungan antara kalor dengan waktu. Hubungan antara keduanya dapat dinyatakan dalam
persamaan berikut:
Jadi,
Q
t
waktu
Dengan q = laju perpindahan kalor (W)
Q = kalor yang terlibat (J)
t = waktu perpindahan kalor (s)
yang
dibutuhkan
adalah
waktu yang diperlukan untuk merambatkan sejumlah kalor yang digunakan untuk mencairkan es
Q
q
seluruhnya. Hal tersebut dapat dinyatakan dalam rumus berikut:
Dengan menggunakan data-data yang diketahui dari soal, kita bisa mencari nilai Q dengan rumus
sebagai berikut:
Qlebur es mes Les
= (es x Ves ) x Les
Sesuai dengan asumsi kita, maka volume es sama dengan volume peti bagian dalam, yaitu:
25 cm x 40 cm x 100 cm = 105 cm3 = 0,1 m3.
Qlebur es = (es x Ves ) x Les
= (999,8 kg/m 3 0,1 m 3 ) 330 kJ/kg
= 32993,4 kJ 3,299 10 7 J
Setelah nilai kalor laten untuk meleburkan seluruh es diketahui, maka selanjutnya yang harus dicari
adalah nilai laju perpindahan kalornya (q). Pada kasus ini, kami memanfaatkan teori tahanan kontak
termal. Hal ini disebabkan jika kita menggunakan teori koefisien perpindahan menyeluruh
(persamaan 24) luas permukaan konveksi dan konduksi berbeda, sehingga sulit untuk mendefinisikan
luas permukaan yang dilalui oleh perpindahan kalor secara konveksi dan konduksi. Pada sistem ini
terjadi perpindahan kalor secara konveksi dari udara ke peti styrofoam, lalu konduksi dari peti
styrofoam ke es.