Kaidah Tafsir Al-Qur'an yang Penting
Kaidah Tafsir Al-Qur'an yang Penting
KAIDAH-KAIDAH
TAFSIR
SKL 2
2
Standar Kompetensi Lulusan:
Memahami kaidah-kaidah dasar dalam penafsiran al-Qur'an dan contohcontoh penggunaannya.
Indikator
1.
2.
3.
4.
5.
13
IFTITAH
Kaidah-kaidah tafsir dapat diartikan sebagai pedoman dasar yang
digunakan secara umum guna mendapatkan pemahaman atas petunjuk-petunjuk
al-Quran. Lahirnya kaidah-kaidah tafsir dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa
menafsirkan Al-Quran bukanlah upaya mudah. Hal ini karena sejarah mencatat
bahwa di dalam Al-Quran terdapat banyak kosa kata yang tidak atau belum
dipahami oleh sahabat nabi. Padahal mereka adalah orang Arab asli yang langsung
menerima Al-Quran yang berbahasa Arab dari Nabi Muhammad saw, dan
menyaksikan situasi serta kondisi yang melatar belakangi turunnya ayat-ayat Al-
.Quran tersebut
Pengembangan kaidah-kaidah tafsir telah dilakukan oleh para ulama
sejak awal munculnya ulum al-Quran. Keberadaan kaidah-kaidah penafsiran
yang disusun para ulama sangat penting. Kaidah-kaidah tersebut bisa dijadikan
sebagai kerangka metodologi dalam melakukan penafsiran dengan menggunakan
metode yang sama. Kaidah tersebut juga bisa digunakan sebagai referensi dan
(37: )
b.
(8 : )
14
kembali ke lafadz
.
lafadz
Dhamir
c.
(178: )
Maka barang siapa mendapat pemaafan dari saudaranya, hendaklah
(yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah
(yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf
dengan cara yang baik (pula)
kembali ke lafadz
d. Marji' yang disebut setelah dhamirnya secara lafadz tapi bukan urutan.
Seperti pada firman Allah QS. Thaha : 67.
(67: )
Maka Musa merasa takut dalam hatinya.
Dhamir pada kata
(97: )
Maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir
,
,
(177: )
3). Dhamir
(5: )
(58: )
15
(83: )
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan
Dhamir muannats pada kata
kembali ke lafadz
yang ditunjuk oleh lafadz
. Karena yang sampai ke
tenggorokan adalah roh atau nyawa.
(
(
Muhammad itu adalah utusan Allah )
11:
Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa
yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahanmu selain Allah.
2).Untuk meremehkan. Seperti pada QS. Al-Ankabut : 64.
64 -
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melaikan senda gurau dan mainmain
3). Untuk [Link] pada QS. Al-Baqarah :2.
2: -
16
17: -
Dan orang yang berkata kepada kedua ibu bapaknya :"cis bagi
kamu keduanya".
2). Untuk menunjukkan keumuman. Seperti :
69: -
69: -
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka , manusia yang paling loba
terhadap kehidupan (di dunia ).
c. Untuk memuliakan atau mengagungkan seperti dalam QS. al-Baqarah :
279
.3
17
Pengulangan dua kali sebuah isim yang sama memiliki empat kemungkinan
:
.a.
;7
.
Tunjukkanlah kami jalan lurus. (yaitu ) Jalan orang-orang telah
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian
Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat,
kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali)
dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah
Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
.b
18
.c
Jika yang pertama nakirah dan yang kedua ma'rifah, biasanya yang
kedua maksudnya sama dengan yang pertama. Seperti QS. Al-Muzammil
.: 15-16
.
Sebagaimana Kami telah mengutus kepada Fir'aun seorang rasul, maka
.pertama
Yang pertama nakirah sedang yang kedua marifah
Jika yang pertama marifah sedang yang kedua nakirah, maka
tergantung pada qarinahnya, terkadang qarinahnya (indikasi) itu
menunjukan bahwa keduanya itu berbeda, seperti pada QS. Ar-Ruum :
.55
Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang
berdosa :"mereka tidak berdiam (di dalam kubur) melainkan sesaat
.(saja)
Terkadang Qarinah itu menunjukan bahwa keduanya sama, seperti pada
.d
19
misalnya : kata bentuk jama' dari
( akal), juga kata
bentuk jamak dari ( piala atau gelas).
Di samping itu ada pula kata-kata dalam al-Qur'an yang penggunaannya
dalam bentuk mufrod dan jama' memiliki maksud atau arti yang berbeda.
a. Kata
Jika yang dimaksudkan adalah jumlah maka disebut dalam bentuk jama'.
Seperti :
: -
1
Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
Maksudnya adalah langit dengan jumlahnya yang banyak.
Jika yang dimaksudkan adalah arah maka disebut dalam bentuk mufrod,
seperti :
: -
16
Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit (atas) bahwa Ia
akan menjungkirkan bumi bersamamu.
b. Kata
Jika yang dimaksudkan angin yang membawa rahmat maka disebut dalam
bentuk jama' . Hal itu karena angin yang membawa rahmat memiliki
banyak sifat dan kemanfaatan. Seperti pada firman Allah :
57:
20
41:-
Dan juga (pada kisah) kaum Ad , ketika Kami kirim kepada mereaka
angin yang membinasakan.
257:
Allah pelindung orang-orang yang [Link] mengeluarkan mereka dari
kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang kafir pelindung-pelindungnya
ialah setan yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan.
153:
Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka
ikutilah dia dan jangan mengikuti jalan-jalan yang lain. Karena jalan-jalan
itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya.
d.
Kedua kata tersebut di dalam al-Qur'an disebut dalam bentuk mufrod ,
mutsanna dan jama'. Penggunaan bentuk mufrod dimaksudkan untuk
menunjukkan arah timur dan barat, seperti :
9 : -
17: -
40: -
21
:
Jawaban yang diberikan menyimpang dari maksud pertanyaan karena apa
yang akan dijelaskan itu lebih penting dari apa yang ditanyakan, seperti
.1
pada ayat
(189: )
Mereka bertanya kepadamu tentang bulan-bulan baru. Katakanlah, itu
.2
:misalnya
(64: )
Allah akan menyelamatkan kamu dari bencana darat dan laut dari
."segala bencana
:
(63: )
Siapakah yang menyelamatkan kamu dari bahaya yang mengerikan di
darat dan di laut
22
.3
.ditanyakan
(15: )
Bawakanlah bacaan lain dari ini, atau gantilah ! Katakanlah, Tiada
Kata
lebih tinggi dari pada kata
, karena
adalah rasa takut yang timbul karena kebesaran obyek yang
ditakuti , sedangkan
merupakan rasa takut dikarenakan
lemahnya orang yang takut tersebut.
Oleh karena itu kata
umumnya digunakan untuk rasa takut
pada Allah , sedangkan
untuk rasa takut pada makhluk.
Seperti firman Allah ;
(28: )
lebih dari sekedar
2.
Kata
bakhil yang disertai rasa tamak.
3.
Kata digunakan untuk menunjuk jalan kebaikan , sedangkan
kata digunakan untuk menunjukkan jalan dalam arti umum,
kecuali disertai qorinah yang menunjukkan arti lain baik berupa sifat atau
idhafah, seperti pada firman Allah :
(30: )
Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL
23
(Ktab) yang menunjukkan kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.
4.
(79: )
Kata kerja
.5
(72: )
.palsu
Sedangkan kata kerja
(1: )
Telah pasti datangnya ketetapan Allah (hari kiamat). Maka janganlah kamu
Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa sedangkan ia
24
25
LATIHAN SOAL
PILIHLAH JAWABAN YANG PALING TEPAT DI ANTARA a, b,
c, d ATAU e YANG SESUAI DENGAN PERNYATAAN
SEBELUMNYA !
1. Tujuan awal dari penggunaan dhamir adalah untuk.
a. memperindah bahasa
d. meringkas pernyataan
b. merahasiakan informasi
e. menunjukkan makna satu
c. memperjelas pernyataan
2. Dalam bahasa Arab dhamir (kata ganti) yang harus memiliki tempat kembali
atau marji' adalah dhamir
mutakallim
d. ghaib
mukhotob
e. semua dhamir
mukhotob jama'
3. Pada umumnya marji' atau tempat kembali suatu dhamir ..
a. terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas.
b. terletak sesudah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
c. terletak sebelum dhamirnya dan dikandung oleh lafadz tertentu
d. terletak sesudah dhamirnya dan dikandung oleh lafadz tertentu
e. disebut bersamaan dengan dhamirnya
a.
b.
c.
(37: )
. Dhamir ghaib
pada ayat tersebut kembali ke lafadz .
a.
d.
b.
e.
c.
5.
. Jenis marj'i dhamir ghaib pada ayat tersebut adalah
4.
e.
6.
26
)(8:
dalam firman Allah di atas merujuk kepada kata Dhamir
a.
d.
b.
e.
c.
7.
)77:
(
yang kedua ditujukan kepada Marja kalimat
d. Kaum Nabi Luth
c. Anak Nabi Luth
a. Nabi Luth
b. Tamu Nabi Luth
c. Istri Nabi Luth
8. Ayat yang marji dhamir diakhirkan adalah
)(1:
)(121:
)(26:
)(8:
)(13:
a.
b.
c.
d.
e.
9. Ayat Al-Quran di bawah ini yang marji dlamirnya diakhirkan adalah
)(8:
)(101:
)(1:
)(35:
)(82:
Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL
a.
b.
c.
d.
e.
27
(76: )
. Dhamir
ghaib pada ayat ini kembali ke lafadz .
a.
d.
b.
e.
c.
11. (76: )
. Jenis rujukan
10.
b.
c.
d.
e.
13. 134:-
14. (8 : )
. Jenis mar'ja dhamir
ghaib pada ayat tersebut adalah
a. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
b. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
c. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya yang ditunjukkan oleh lafadz
tertentu
d. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
28
b.
c.
d.
e.
16.
Dhamir ta'nits pada lafadz
merujuk ke lafadz .
b.
c.
d.
e.
a.
: )
(20
Kata ( )pada ayat di atas adalah isim nakirah yang menunjukkan arti
17.
a.
b.
c.
d.
e.
a.
b.
c.
d.
e.
memuliakan hadiah.
banyak upah.
sedikit keridhaan
satu maksiat.
menghinakan orang.
(41)
Kalimat yang digaris bawahi adalah lafadz nakirah yang memiliki faedah
18.
29
19..
a.
d.
b.
e.
c.
20. Berikut ini adalah contoh penggunaan isim nakiroh yang bertujuan
menunjukkan jenis .
b.
c.
d.
e.
. Yang dimaksud dengan kehidupan pada ayat di atas
a.
21.
adalah .
a. semua kehidupan
b. kehidupan dunia
c. kehidupan akhirat
22.
.
a. pertempuran
b. peperangan
c. peperangan yang besar
23.
.
d. kehidupan manusia
e. kehidupan semua makhluk
b.
c.
d.
e.
a.
30
25.
. Kata nakiroh yang bergaris bawah
menunjukkan makna .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan makna banyak
c. menyembunyikan identitas
d. menunjukkan kebesaran
e. merendahkan
.
.26
..Pengulangan kata "shirat" pada ayat ini menunjukkan bahwa
.a. yang dimaksud dengan shirat ke dua adalah sama dengan shirat pertama
b. yang dimaksud dengan shirat ke dua adalah berbeda dengan shirat
.pertama
c. korelasi yang tidak saling sesuai di antara keduanya
d. bahwa kata shirat ke dua menta'kid kata shirat pertama
e. kata shirat ke dua tidak menjelaskan kata shirat pertama
.27
.
.. Pada ayat ini kata rasul yang kedua .
a. sama maksudnya dengan kata rasul yang pertama
b. berbeda maksudnya dengan kata rasul yang pertama
c. lebih tinggi derajatnya dari rasul yang pertama
d. tidak ada kaitannya dengan kata rasul yang pertama
e. memiliki perbedaan makna dengan kata rasul yang pertama
.28
(54: )
Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL
31
(6)
( 5)
(6-5:)
Pengulangan lafadz pada ayat tersebut memiliki faedah
29.
bahwa
a. Lafadz pertama dan kedua tidak mempunyai makna.
b. Makna lafadz yang pertama dan kedua berbeda dengan konteks sejarah.
c. Makna lafadz yang pertamadan kedua tidak sesuai dengan asbabunnuzul.
d. Lafadz yang pertama dan kedua penafsirannya sama.
e. Kedua lafadz memiliki makna yang berbeda.
.30
.Kata 'sa'ah' yang kedua sama artinya dengan kata sa'ah yang kedua
.a
.b
.c
Kata sa'ah yang kedua berbeda artinya dengan kata sa'ah yang pertama
.d
.e
31. Berikut ini adalah contoh pengulangan isim yang memiliki perbedaan arti .
.
a.
32
c.
.
d.
e.
.
b.
32.
Penggunaan isim ma'rifah yang bergaris bawah pada ayat ini berfungsi .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan keadaan dekat
c. menunjukkan keadaan jauh
d. merahasiakan identitas
e. mengagungkan atau memuliakan
33. 64 - .
Pengunaan isim ma'rifat yang bergarisbawah pada ayat ini berfungsi .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan keadaan dekat
c. menunjukkan keadaan jauh
d. merendahkan atau meremehkan
e. mengagungkan atau memuliakan
34.
. Penggunaan isim ma'rifah yang berupa isim
d.
e.
c.
36.
bertujuan untuk .
a. a. melaknat
33
e. meringkas
. Penggunaan isim ma'rifah yang
b. b. mengagungkan
c. menghinakan
37.
. - 38. 64
Berdasarkan ayat ini dunia adalah .
a. sesuatu yang dekat
d. sesuatu yang agung
b. sesuatu yang rendah
e. sesuatu yang banyak
c. sesuatu yang berharga
[Link] ini adalah contoh penggunaan lafadz ma'rifah yang berfungsi
menunjukkan keumumam .
b.
c.
d.
e.
a.
40. Contoh penggunaan kata ma'rifah yang bertujuan menghadirkan nama yang
disebut di benak pendengar adalah .
b.
c.
d.
e.
a.
41.
42.
34
(257: )
Kata (
) selalu berbentuk jama,maknanya adalah jalan
a. Kebatilan banyak
b. Kebenaran hanya Satu
c. Kebenaran banyak
d. Kebenaran bercabang-cabang
e. Kebatilan hanya satu.
43.
(5
Kalimat yang digaris bawahi adalah lafadz jama yang memiliki faedah
a. Menunjukkan arah.
b. Menunjukkan musim dingin.
c. Menunjukkan musim panas.
d. Menunjukkan titik tempat orbit.
e. Menunjukkan terbenamnya matahari.
Penggunaan suatu lafadz dalam bentuk mufrod dan jama' dalam al-Qur'an
dan
angin
angin di akherat
digunakan
.44
a. kata
b. kata
yang biasa
c. kata
d. kata
e. kata
.45
dalam al-Qur'an
35
jalan berliku
jalan
.a
.b
kehidupan
jalan biasa
.c
.e.
.d
b dan d benar
mengandung makna .
a. kegelapan
b. kegelapan kegelapan
c. kegelapan panjang
47.
d. banyaknya kesesatan
e. kegelapan dunia akhirat
. Kata
pada
ayat ini disebut dalam bentuk mufrod. Hal ini mengandung arti .
a. arah timur dan barat
b. tempat terbit dan tenggelamnya matahari
c. waktu dimulai dan berakhirnya musim dingan dan panas
d. bergantinya siang dan malam
e. terang dan gelap.
48.
d. jalan-jalan kebenaran
e. jalan-jalan kesesatan
50. 17: -
Penggunaan bentuk mutsanna pada kata yang bergaris bawah
menunjukkan.
36
a.
b.
c.
d.
e.
dan
memiliki
c. Kata
d.
kesesatan
e. Kata artinya jalan di dunia dan kata
di akhirat.
Kata
artinya jalan
.52
.. pada ayat ini memiliki arti
a. angin kehidupan
b. angin spoi-spoi
c. angin yang menyejukkan
d. angin yang membawa adzab
e. angin yang bermanfaat
.53
Penggunaan kata yang bergaris bawah dalam bentuk jamak .
. memiliki arti
a. banyaknya jalan kebaikan
b. banyaknya jalan kesesatan
37
untuk menunjukkan
.54
yaitu
16: .Kata
pada ayat ini menunjukkan .
55. -
a. arah
d. alam ghaib
b. jumlah langit
e. tempat persembunyian
c. jumlah planet
56. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk tunggal dalam al-Qur'an
.
a.
d.
b.
e.
a.
d.
c.
57. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk jama' dalam al-Qur'an
.
b.
e.
c.
58. Kalimat yang selalu ditulis dalam Al-Quran dengan bentuk jama adalah
a.
b.
c.
38
d.
e.
59. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk tunggal dalam al-Qur'an
.
e.
d.
a.
b.
c.
60. Ada lafal-lafal yang oleh al-Qur'an selalu disebut dalam bentuk jama', seperti
Sedangkan untuk menunjuk bentuk tunggalnya al-Qur'an kata
menggunakan kata .
d.
e.
a.
b.
c.
61. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk jama' dalam al-Qur'an
.
a.
b.
c.
d.
e.
- 62. -21:
Sinonim dari kata yang bergaris bawah adalah .
d.
b.
e.
c.
[Link] ini adalah contoh: jawaban lebih dari sekedar apa yang ditanyakan
a.
)(64:
)b. :
(15
c.
)(63:
a.
39
)(85:
e.
)(189:
64. Ayat di bawah ini yang mengandung pertanyaan dan jawaban adalah
a.
)(189:
)b. :
(15
c.
)(138:
d.
)(52:
e.
)(64:
65.
189 :
d.
67.
)(15:
Ayat ini merupakan contoh tanya jawab dalam al-Qur'an di mana jawabannya
.
a. menyimpang dari pertanyaannya
a.
b.
c.
d.
e.
40
b.
c.
d.
e.
a.
(128: )
: )
(31
Lafadz pada ayat tersebut memiliki kemiripan makna dengan
a.
70.
d.
e.
c.
71. Di antara kata yang sering dianggap sinonim (murodif)dalam al-Qur'an
padahal sebanarnya memiliki perbedaan adalah sebagai berikut, kecuali ...
41
a.
72.
d.
b.
e.
c.
Perbedaan kata adalah....
a.
untuk manusia sedang untuk selain manusia
b. adalah bakhil ilmu sedangkan adalah bakhil harta
c. lebih tinggi dari
d. merupakan sifat melekat sedangkan merupakan sifat
sementara
e
dan
.
jalan berliku
jalan
.73
dalam al-Qur'an
.a
.b
kehidupan
jalan biasa
.c
.d
dan
, adalah .
a. al khosyah lebih tinggi dari al khauf
b. secara bahasa al khosyah menunjukkan ketiadaan sedang al kahuf
menunjukan kekurangan
c. al khosyah umumnya digunakan dengan obyek Allah sedangkan al khauf
selain Allah
d. al khosyah menunjukkan besarnya hal yang ditakuti sedangkan al khauf
menunjukkan lemahnya yang takut
42
arti kata yang bergaris bawah
d. Kami ambil
e. Kami serahkan
dan
memiliki
c. Kata
d.
kesesatan
e. Kata artinya jalan di dunia dan kata artinya jalan
di akhirat.
77. Berikut adalah di antara pasangan kata yang sering dianggap sinonim dalam
al-Qur'an padahal sebenarnya tidak .
a.
78.
d.
b.
e.
c.
. Penggunaan kata
yang artinya takut pada ayat ini menunjjukan bahwa ..
a. Allah Maha Pemberi
b. Allah Zat Yang Agung
c. Allah Maha Pengasih
79.
bawah adalah .
a. Kami hidangkan
b. Kami beri
c. Kami timpakan
d. Kami ambil
e. Kami serahkan
80. Kata
dalam al-Qur'an digunakan untuk menunjukkan .
a. pertolongan secara umum
b. pertolongan khusus
c. pemberian secara umum
d. pemberian yang menyenangkan
43