100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
169 tayangan32 halaman

Kaidah Tafsir Al-Qur'an yang Penting

Dokumen tersebut membahas tentang kaidah-kaidah dasar dalam penafsiran Al-Quran, termasuk kaidah dhamir, penggunaan kata definitif dan indefinitif, serta contoh-contoh penerapannya dalam ayat-ayat Al-Quran."

Diunggah oleh

Dian Setya Budi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
169 tayangan32 halaman

Kaidah Tafsir Al-Qur'an yang Penting

Dokumen tersebut membahas tentang kaidah-kaidah dasar dalam penafsiran Al-Quran, termasuk kaidah dhamir, penggunaan kata definitif dan indefinitif, serta contoh-contoh penerapannya dalam ayat-ayat Al-Quran."

Diunggah oleh

Dian Setya Budi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

12

KAIDAH-KAIDAH
TAFSIR

SKL 2
2
Standar Kompetensi Lulusan:
Memahami kaidah-kaidah dasar dalam penafsiran al-Qur'an dan contohcontoh penggunaannya.

Indikator
1.
2.
3.
4.
5.

Menentukan marji' dhamir dalam ayat


Menentukan marji' yang di awalkan dan akhirkan
Menjelaskan faidah penggunaan shigat nakiroh
Menjelaskan faidah penggunaan shighat ma'rifah
Menjelaskan rahasia pengulangan nakiroh/ ma'rifah
6.
Menjelaskan faidah penggunaan lafadz mufrod , mutsanna dan
jama'
7. Menjelaskan lafadz yang selalu berbentuk mufrod
8. Menjelaskan lafadz yang selalu berbentuk jama'
9. Menentukan jenis soal jawab
10. Menentukan murodif suatu lafadz dalam al-Qur'an

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

13

IFTITAH
Kaidah-kaidah tafsir dapat diartikan sebagai pedoman dasar yang
digunakan secara umum guna mendapatkan pemahaman atas petunjuk-petunjuk
al-Quran. Lahirnya kaidah-kaidah tafsir dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa
menafsirkan Al-Quran bukanlah upaya mudah. Hal ini karena sejarah mencatat
bahwa di dalam Al-Quran terdapat banyak kosa kata yang tidak atau belum
dipahami oleh sahabat nabi. Padahal mereka adalah orang Arab asli yang langsung
menerima Al-Quran yang berbahasa Arab dari Nabi Muhammad saw, dan
menyaksikan situasi serta kondisi yang melatar belakangi turunnya ayat-ayat Al-

.Quran tersebut
Pengembangan kaidah-kaidah tafsir telah dilakukan oleh para ulama
sejak awal munculnya ulum al-Quran. Keberadaan kaidah-kaidah penafsiran
yang disusun para ulama sangat penting. Kaidah-kaidah tersebut bisa dijadikan
sebagai kerangka metodologi dalam melakukan penafsiran dengan menggunakan
metode yang sama. Kaidah tersebut juga bisa digunakan sebagai referensi dan

.pembanding dalam melakukan proses penafsiran


A. Kaidah Dhamir
Di antara kaidah-kaidah tafsir yang perlu dipahami oleh mufassir adalah
kaidah dhamir.
Pada dasarnya, dhamir digunakan untuk mempersingkat perkataan
Setiap dhamir mempunyai rujukan (marji') sebagai tempat kembalinya.
Marji' atau tempat kembali dhamir ghaib ada beberapa macam.
a. Marji' (rujukan) yang disebut sebelum dhamirnya dan dilafalkan
secara jelas. Seperti pada firman Allah :

(37: )





b.

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya.


Dhamir ghaib pada kata "rabbihi" kembali ke lafadz "adam" yang
disebut sebelumnya.
Marji' (rujukan) yang disebut sebelum dhamirnya dan terkandung
dalam suatu lafadz tertentu. Seperti pada firman Allah :

(8 : )

Berlaku adillah, keadilan itu lebih dekap pada ketaqwaan.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

14

kembali ke lafadz

.
lafadz
Dhamir

c.

yang dikandung oleh

Marji' (rujukan) yang disebut sebelum dhamirnya yang ditunjuk oleh


lafadz tertentu. Seperti pada firman Allah :














(178: )



Maka barang siapa mendapat pemaafan dari saudaranya, hendaklah
(yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah
(yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf
dengan cara yang baik (pula)

yang ditunjuk oleh lafadz




Dhamir ghaib pada lafadz

kembali ke lafadz

d. Marji' yang disebut setelah dhamirnya secara lafadz tapi bukan urutan.
Seperti pada firman Allah QS. Thaha : 67.

(67: )






Maka Musa merasa takut dalam hatinya.
Dhamir pada kata

kembali ke lafadz yang

terletak sesudahnya secara lafadz. Tetapi secara urutan lafadz


terletak setelah fiil karena ia adalah failnya.
e. Marji' yang disebut sesudah dhamirnya baik secara lafadz maupun
urutan. Seperti pada :
1). Dhamir Sya'n :

Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa )


2). Dhamir Kisah :




(97: )






Maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir

,
,
(177: )




3). Dhamir

Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayatayat kami.


(5: )




Amatlah buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayatayat Allah itu.


(58: )



Itulah sebai-baik pembalasan bagi orang yang beramal

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

15

f. Marji' yang disebut sesudah dhamirnya yang ditunjuk oleh lafadz


tertentu Seperti pada firman Allah :

(83: )




Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan
Dhamir muannats pada kata
kembali ke lafadz
yang ditunjuk oleh lafadz

. Karena yang sampai ke

tenggorokan adalah roh atau nyawa.

B. Kaidah Ta'rif (definite) dan Tankir (indefinite)


Penggunakan kata dalam bentuk ma'rifah dan nakiroh dalam al-Qur'an
memiliki maksud dan makna tertentu.
1. Faidah Penggunaan Isim Ma'rifah (Ta'rif)
a. Ta'rif dengan isim dhamir , karena berkedudukan sebagai mutakallim,
atau mukhatab, atau ghaibah.
b. Ta'rif dengan isim alam (nama diri):
1). Untuk menghadirkan nama yang disebut di benak pendengar. Seperti
pada QS. Al Ikhlash :1.

(Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa )


2). Untuk mengagungkan. Seperti pada QS. Al-Fath : 9.

(
(


Muhammad itu adalah utusan Allah )


3). Untuk menghinakan. Seperti pada QS. Al-Lahab :1.

Binasalah kedua tangan Abu Lahab )





c. Ta'rif dengan isim isyarah:
1).Untuk menjelaskan keadaan dekat atau jauh. Seperti pada QS.
Luqman :11.


11:
Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa
yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahanmu selain Allah.
2).Untuk meremehkan. Seperti pada QS. Al-Ankabut : 64.

64 -


Dan tiadalah kehidupan dunia ini melaikan senda gurau dan mainmain
3). Untuk [Link] pada QS. Al-Baqarah :2.


2: -


Kitab (al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya.

d. Ta'rif dengan isim maushul :

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

16

1). Untuk menutupi identitas. Seperti :


17: -



Dan orang yang berkata kepada kedua ibu bapaknya :"cis bagi
kamu keduanya".
2). Untuk menunjukkan keumuman. Seperti :

69: -



Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami,


benar-benar akan Kami tunjukkan kepada meraka jalan Kami.

3). Untuk meringkas pernyataan. Seperti :

69: -



Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti


orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkan dari
tuduhan yang mereka katakana.
2. Faedah Penggunaan Isim Nakirah (Tankir)
a. Untuk menunjukan makna tunggal, seperti dalam [Link]-Qashas : 20

Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas.

b. Untuk menunjukkan jenis atau macam seperti dalam QS. Al-Baqarah :


96

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka , manusia yang paling loba
terhadap kehidupan (di dunia ).
c. Untuk memuliakan atau mengagungkan seperti dalam QS. al-Baqarah :
279

Maka ketahuilah bahwa Allah akan memerangi (kalian)


d. Untuk menunjukkan jumah yang banyak seperti pada QS. as-Syu'ara' :
41

(Berkata para tukang sihir kepada Fir'aun) : Apakah kami akan


mendapat upah (yang banyak)
e. Untuk merendahkan atau meremehkan , seperti pada QS. 'Abasa :18.

Dari apakah Allah menciptakannya ?


Pengulangan Isim Nakirah dan Ma'rifah

.3

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

17

Pengulangan dua kali sebuah isim yang sama memiliki empat kemungkinan

:
.a.

Keduanya dalam bentuk marifah

Jika pengulangan isim tersebut sama-sama ma'rifah. Maka pada


umumnya isim kedua adalah yang pertama. Seperti QS. Al Fatihah : 6-

;7



.








Tunjukkanlah kami jalan lurus. (yaitu ) Jalan orang-orang telah

.Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka


.Keduanya dalam bentuk nakirah
Jika keduanya dalam bentuk nakirah maka biasanya yang kedua bukan

.yang pertama. Seperti dalam QS. Ar-Ruum:45























Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian
Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat,
kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali)
dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah
Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

adalah nakirah, artinya lemah, tetapi dalam ayat ini


di ulang sampai tiga kali, maka memiliki arti yang berbedabeda. Arti masing-masing kata dalam ayat ini yaitu:
1). yang pertama: nuthfah
2). yang kedua: balita.
3). yang ketiga: masa tua.
Kata

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

.b

18

Sedang kata ( kuat) di ulang dua kali, artinya:


1). yang pertama: masa kanak-kanak, kuat sehingga banyak
geraknya.
2). yang kedua: masa pemuda, kuat fisik dan pikirnya.

.Yang pertama nakirah sedang yang kedua ma'rifah

.c

Jika yang pertama nakirah dan yang kedua ma'rifah, biasanya yang
kedua maksudnya sama dengan yang pertama. Seperti QS. Al-Muzammil

.: 15-16








.


Sebagaimana Kami telah mengutus kepada Fir'aun seorang rasul, maka

.fir'aun mendurhakai rasul itu


Rasul yang kedua yang dimaksud adalah sama dengan rasul yang

.pertama
Yang pertama nakirah sedang yang kedua marifah
Jika yang pertama marifah sedang yang kedua nakirah, maka
tergantung pada qarinahnya, terkadang qarinahnya (indikasi) itu
menunjukan bahwa keduanya itu berbeda, seperti pada QS. Ar-Ruum :

.55
















Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang
berdosa :"mereka tidak berdiam (di dalam kubur) melainkan sesaat

.(saja)
Terkadang Qarinah itu menunjukan bahwa keduanya sama, seperti pada

.QS. Az-Zumar : 27-28


Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

.d

19

Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam al-Qur'an ini


setiap macam perumpamaan supaya mereka mendapat pelajaran. (Ialah)
al-Qur'an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan didalamnya

.supaya mereka bertaqwa


C. Kaidah Mufrod dan Jama'
Di dalam al-Qur'an ada kata-kata yang hanya digunakan dalam bentuk
mufrod, seperti ( bumi), ( jalan), ( cahaya).
Sebaliknya ada Kata-kata yang selalu disebutkan dalam bentuk jamak,


misalnya : kata bentuk jama' dari
( akal), juga kata
bentuk jamak dari ( piala atau gelas).
Di samping itu ada pula kata-kata dalam al-Qur'an yang penggunaannya
dalam bentuk mufrod dan jama' memiliki maksud atau arti yang berbeda.
a. Kata
Jika yang dimaksudkan adalah jumlah maka disebut dalam bentuk jama'.
Seperti :


: -

1
Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
Maksudnya adalah langit dengan jumlahnya yang banyak.
Jika yang dimaksudkan adalah arah maka disebut dalam bentuk mufrod,
seperti :

: -












16
Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit (atas) bahwa Ia
akan menjungkirkan bumi bersamamu.
b. Kata
Jika yang dimaksudkan angin yang membawa rahmat maka disebut dalam
bentuk jama' . Hal itu karena angin yang membawa rahmat memiliki
banyak sifat dan kemanfaatan. Seperti pada firman Allah :










57:

Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira


sebelum kedatangan rahmatNya (hujan).

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

20

Sedangkan jika yang dimaksud adalah angin yang membawa petaka


/adzab , maka digunakan bentuk mufrodnya. Seperti pada firman Allah :

41:-




Dan juga (pada kisah) kaum Ad , ketika Kami kirim kepada mereaka
angin yang membinasakan.

c. Kata disebut dalam bentuk jama' untuk menjelaskan

banyaknya jalan kesesatan, demikian pula kata digunakan


bentuk tunggal untuk menunjukkan jalan kebenaran dan digunakan
bentuk jamak untuk menunjukkan jalan kesesatan atau
kebatilan. Seperti contoh berikut ini :









257:



Allah pelindung orang-orang yang [Link] mengeluarkan mereka dari
kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang kafir pelindung-pelindungnya
ialah setan yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan.









153:




Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka
ikutilah dia dan jangan mengikuti jalan-jalan yang lain. Karena jalan-jalan
itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya.
d.
Kedua kata tersebut di dalam al-Qur'an disebut dalam bentuk mufrod ,
mutsanna dan jama'. Penggunaan bentuk mufrod dimaksudkan untuk
menunjukkan arah timur dan barat, seperti :


9 : -




Tuhan pemelihara timur dan barat


Penggunaan bentuk mutsanna untuk menunjukkan tempat terbit dan
musim panas dan musim dingin , seperti :


17: -





Tuhan Pemelihara kedua tempat terbit dan terbenam matahari.


Sedangkan penggunaan bentuk jamak dimaksudkan tempat terbit dan
tenggelamnya matahari, bulan dan bintang pada setiap hari. Seperti :

40: -

Tuhan Pemelihara tempat terbit dan terbenam matahari, bulan dan


bintang.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

21

D. Kaidah Tanya Jawab


Pada dasarnya setiap jawaban harus sesuai dengan pertanyaan. Namun
adakalanya suatu jawaban dalam al-Qur'an tidak sesuai dengan pertanyaannya

:
Jawaban yang diberikan menyimpang dari maksud pertanyaan karena apa
yang akan dijelaskan itu lebih penting dari apa yang ditanyakan, seperti

.1

pada ayat

(189: )
Mereka bertanya kepadamu tentang bulan-bulan baru. Katakanlah, itu

.tanda-tanda waktu untuk manusia dan untuk musim haji


Pada ayat di atas Jawaban yang diberikan tidak sepenuhnya sesuai dengan
apa yang ditanyakan. Jawaban demikian merupakan kehendak Allah.

.Maksudnya, jawaban itulah yang seharusnya ditanyakan


Adakalanya jawaban yang diberikan lebih luas dari yang ditanyakan,

.2

:misalnya

(64: )








Allah akan menyelamatkan kamu dari bencana darat dan laut dari

."segala bencana
:

Sebagai jawaban dari pertanyaan

(63: )









Siapakah yang menyelamatkan kamu dari bahaya yang mengerikan di
darat dan di laut

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

22

Adakalanya jawabannya lebih sempit cakupannya daripada yang

.3

.ditanyakan

(15: )






Bawakanlah bacaan lain dari ini, atau gantilah ! Katakanlah, Tiada

.semestinya aku menggantikannya atas kemauanku sendiri


E. Kaidah Mutarodif ( Sinonim )
Ada beberapa kata dalam al-Qur'an yang dikira sinonim, tetapi
hakekatnya tidak demikian. Di antaranya adalah sbb :
1.




Kata
lebih tinggi dari pada kata
, karena

adalah rasa takut yang timbul karena kebesaran obyek yang
ditakuti , sedangkan
merupakan rasa takut dikarenakan
lemahnya orang yang takut tersebut.


Oleh karena itu kata
umumnya digunakan untuk rasa takut

pada Allah , sedangkan
untuk rasa takut pada makhluk.
Seperti firman Allah ;


(28: )






Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-habaNya hanyala


ulama.


lebih dari sekedar

2.

Kata
bakhil yang disertai rasa tamak.

, karena ia merupakan rasa

3.


Kata digunakan untuk menunjuk jalan kebaikan , sedangkan
kata digunakan untuk menunjukkan jalan dalam arti umum,
kecuali disertai qorinah yang menunjukkan arti lain baik berupa sifat atau
idhafah, seperti pada firman Allah :

(30: )






Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

23

(Ktab) yang menunjukkan kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.
4.

Kata dugunakan untuk 'pemberian yang berupa sesuatu yang

menyenangkan , seprti firman Allah :





(22:)
Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan.
Sedangkan kata
digunakan untuk pemberian yang tidak
menyenangkan , seperti firman Allah :

(79: )

Dan Kami akan memperpanjang baginya adzab.

pada umumnya digunakan untuk seuatu subyek yang

Kata kerja

.5

: bendawi. Seperti pada ayat-ayat berikut ini














(72: )

Penyeru-penyeru itu berkata : "Kami kehilangan piala raja , dan barang


siapa yang dapat mengembalikannya akan mendapat bahan makanan

.(seberat) beban unta, dan aku menjamin terhadapnya


(18: )



Mereka datang membawa baju gamisnya(yang berlumuran) dengan darah

umumnya digunakan untuk suatu subyek

.palsu
Sedangkan kata kerja

yang maknawi. Seperti pada ayat ayat berikut ini

(1: )


Telah pasti datangnya ketetapan Allah (hari kiamat). Maka janganlah kamu

.meminta agar disegerakan














(1: )

Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa sedangkan ia

.ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut


Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

24

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

25

LATIHAN SOAL
PILIHLAH JAWABAN YANG PALING TEPAT DI ANTARA a, b,
c, d ATAU e YANG SESUAI DENGAN PERNYATAAN
SEBELUMNYA !
1. Tujuan awal dari penggunaan dhamir adalah untuk.
a. memperindah bahasa
d. meringkas pernyataan
b. merahasiakan informasi
e. menunjukkan makna satu
c. memperjelas pernyataan
2. Dalam bahasa Arab dhamir (kata ganti) yang harus memiliki tempat kembali
atau marji' adalah dhamir
mutakallim
d. ghaib
mukhotob
e. semua dhamir
mukhotob jama'
3. Pada umumnya marji' atau tempat kembali suatu dhamir ..
a. terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas.
b. terletak sesudah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
c. terletak sebelum dhamirnya dan dikandung oleh lafadz tertentu
d. terletak sesudah dhamirnya dan dikandung oleh lafadz tertentu
e. disebut bersamaan dengan dhamirnya

a.
b.
c.

(37: )
. Dhamir ghaib





pada ayat tersebut kembali ke lafadz .
a.

d.

b.
e.



c.


5.
. Jenis marj'i dhamir ghaib pada ayat tersebut adalah

4.

e.

a. marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas


b. marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
c. marji' yang terletak sebelum dhamirnya yang ditunjukkan oleh lafadz
tertentu
marji' yang terletak setelah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
f. marji' yang terletak setelah dhamirnya dan terkandung dalam lafadz tertentu

6.


Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

26












)(8:
dalam firman Allah di atas merujuk kepada kata Dhamir
a.
d.
b.
e.
c.

7.













)77:
(
yang kedua ditujukan kepada Marja kalimat
d. Kaum Nabi Luth
c. Anak Nabi Luth

a. Nabi Luth
b. Tamu Nabi Luth
c. Istri Nabi Luth
8. Ayat yang marji dhamir diakhirkan adalah


)(1:


)(121:





)(26:



)(8:



)(13:






a.
b.
c.
d.

e.
9. Ayat Al-Quran di bawah ini yang marji dlamirnya diakhirkan adalah










)(8:










)(101:


)(1:

)(35:













)(82:





Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

a.
b.
c.
d.
e.

27

(76: )




. Dhamir

ghaib pada ayat ini kembali ke lafadz .

a.
d.


b.
e.
c.

11. (76: )




. Jenis rujukan

10.

dhamir yang terdapat pada ayat ini adalah .


a. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
b. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
c. Marji' yang terletak setelah dhamirnya secara lafadz, bukan kedudukan
d. Marji' yang terletak setelah dhamirnya baik secara lafadz maupun
kedudukan
e. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
12. Berikut yang tidak termasuk contoh ayat yang memuat dhamir yang kembali
ke marji' yang terletak sesudahnya baik secara lafadz maupun kedudukan
adalah .
a.


b.




c.




d.






e.




13. 134:-


Jenis mar'ja dhamir ghaib pada ayat tersebut adalah


a. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
b. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
c. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya yang ditunjukkan oleh lafadz
tertentu
d. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
e. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan terkandung dalam lafadz tertentu

14. (8 : )
. Jenis mar'ja dhamir
ghaib pada ayat tersebut adalah
a. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan dilafalkan secara jelas
b. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya dan terkandung dalam lafadz
tertentu
c. Marji' yang terletak sebelum dhamirnya yang ditunjukkan oleh lafadz
tertentu
d. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan dilafalkan secara jelas

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

28

e. Marji' yang terletak setelah dhamirnya dan terkandung dalam lafadz


tertentu
15. Berikut adalah contoh ayat yang memuat dhamir yang kembali ke marji' yang
terletak sesudahnya secara lafadz bukan kedudukan .
a.


b.




c.


d.










e.





16.


Dhamir ta'nits pada lafadz

merujuk ke lafadz .

b.
c.
d.
e.

a.

yang dikandung oleh lafadz


yang dikandung oleh lafadz


yang dikandung oleh lafadz





: )

(20
Kata ( )pada ayat di atas adalah isim nakirah yang menunjukkan arti

17.

a.
b.
c.
d.
e.

sedikit orang laki-laki


banyak orang laki-laki
satu orang laki-laki
dua orang laki-laki
tiga orang laki-laki.

a.
b.
c.
d.
e.

memuliakan hadiah.
banyak upah.
sedikit keridhaan
satu maksiat.
menghinakan orang.









(41)



Kalimat yang digaris bawahi adalah lafadz nakirah yang memiliki faedah

18.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

29

19..

. Fungsi penggunaan nakiroh pada ayat ini adalah



a.

d.

b.

e.

c.
20. Berikut ini adalah contoh penggunaan isim nakiroh yang bertujuan
menunjukkan jenis .

b.







c.



d.




e.











. Yang dimaksud dengan kehidupan pada ayat di atas



a.

21.

adalah .
a. semua kehidupan
b. kehidupan dunia
c. kehidupan akhirat

22.



.


a. pertempuran
b. peperangan
c. peperangan yang besar

23.
.

d. kehidupan manusia
e. kehidupan semua makhluk

Kata yang bergaris bawah memiliki arti .


d. perselisihan sengit
e. pertikaian keras

. Berdasarkan ayat ini, manusia diciptakan dari

a. matei yang sempurna


d. sesuatu yang hina
b. sesuatu yang berharga
e. tanah pilihan
c. bahan yang terpelihara
24. Berikut ini adalah contoh penggunaan isim nakiroh yang bertujuan
menunjukkan jumlah yang banyak .












b.






c.



d.




e.




a.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

30

25.







. Kata nakiroh yang bergaris bawah

menunjukkan makna .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan makna banyak
c. menyembunyikan identitas
d. menunjukkan kebesaran
e. merendahkan

.






.26

..Pengulangan kata "shirat" pada ayat ini menunjukkan bahwa
.a. yang dimaksud dengan shirat ke dua adalah sama dengan shirat pertama
b. yang dimaksud dengan shirat ke dua adalah berbeda dengan shirat

.pertama
c. korelasi yang tidak saling sesuai di antara keduanya
d. bahwa kata shirat ke dua menta'kid kata shirat pertama
e. kata shirat ke dua tidak menjelaskan kata shirat pertama

.27

.
.. Pada ayat ini kata rasul yang kedua .

a. sama maksudnya dengan kata rasul yang pertama
b. berbeda maksudnya dengan kata rasul yang pertama
c. lebih tinggi derajatnya dari rasul yang pertama
d. tidak ada kaitannya dengan kata rasul yang pertama
e. memiliki perbedaan makna dengan kata rasul yang pertama













.28













(54: )



Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

31

Kaidah pengulangan kata ( )pada ayat di atas yang benar adalah


a. Pertama nakirah keduanya marifat, yang kedua adalah hakikat yang
pertama.
b. Pertama marifat dan yang kedua nakirah, maka bergantung pada qarinah.
c. Kedua-duanya marifat, maka yang kedua adalah hakikat yang pertama.
d. Kedua-duanya nakirah, maka yang kedua bukan hakikat yang pertama.
e. Pertama nakirah dan yang kedua marifat, maka bergantung kepada
qarinah.

(6)
( 5)







(6-5:)
Pengulangan lafadz pada ayat tersebut memiliki faedah

29.

bahwa
a. Lafadz pertama dan kedua tidak mempunyai makna.
b. Makna lafadz yang pertama dan kedua berbeda dengan konteks sejarah.
c. Makna lafadz yang pertamadan kedua tidak sesuai dengan asbabunnuzul.
d. Lafadz yang pertama dan kedua penafsirannya sama.
e. Kedua lafadz memiliki makna yang berbeda.









.30




Berikut adalah pernyataan yang benar terkait dengan ayat ini

.Kata 'sa'ah' yang kedua sama artinya dengan kata sa'ah yang kedua

.a

Kata 'sa'ah' yang kedua dan pertama memiliki kesatuan makna

.b

Kedua kata sa'ah memiliki kemiripan makna

.c

Kata sa'ah yang kedua berbeda artinya dengan kata sa'ah yang pertama

.d

Kedua kata sa'ah tidak ada hubungannya satu sama lain

.e

31. Berikut ini adalah contoh pengulangan isim yang memiliki perbedaan arti .









.


a.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

32


c.

.





d.

e.

.








b.

32.

Penggunaan isim ma'rifah yang bergaris bawah pada ayat ini berfungsi .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan keadaan dekat
c. menunjukkan keadaan jauh
d. merahasiakan identitas
e. mengagungkan atau memuliakan
33. 64 - .
Pengunaan isim ma'rifat yang bergarisbawah pada ayat ini berfungsi .
a. menunjukkan makna tunggal
b. menunjukkan keadaan dekat
c. menunjukkan keadaan jauh
d. merendahkan atau meremehkan
e. mengagungkan atau memuliakan
34.




. Penggunaan isim ma'rifah yang berupa isim

maushul pada ayat ini berfungsi .


a. menunjukkan keumuman
b. menunjukkan kekhususan
c. mengagungkan atau memuliakan
d. merahasiakan identitas
e. menunjukkan keadaan dekat
35. Di antara lafadz-lafad berikut ini yang tidak termasuk bentuk ta'rif adalah .
a.
b.

d.
e.

c.

36.

bertujuan untuk .
a. a. melaknat

Penggunaan kata ma'rifah pada ayat di samping


d. mengecilkan
Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

33

e. meringkas
. Penggunaan isim ma'rifah yang

b. b. mengagungkan
c. menghinakan

37.

bergaris bawah pada ayat ini berfungsi .


a. menunjukkan makna tunggal
d. merahasiakan identitas
b. menunjukkan keadaan dekat
e. mengagungkan/memuliakan
c. menunjukkan keadaan jauh

. - 38. 64
Berdasarkan ayat ini dunia adalah .
a. sesuatu yang dekat
d. sesuatu yang agung
b. sesuatu yang rendah
e. sesuatu yang banyak
c. sesuatu yang berharga
[Link] ini adalah contoh penggunaan lafadz ma'rifah yang berfungsi
menunjukkan keumumam .




b.







c.




d.








e.



a.

40. Contoh penggunaan kata ma'rifah yang bertujuan menghadirkan nama yang
disebut di benak pendengar adalah .





b.





c.





d.




e.











a.

41.

Penggunaan isim maushul yang bergaris bawah bertujuan untuk.


a. mengagungkan
b. menyembunyikan identitas
c. merahasiakan keadaan
d. menghinakan
e. menunjukkan jumlah banyak

42.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

34

(257: )

Kata (

) selalu berbentuk jama,maknanya adalah jalan
a. Kebatilan banyak
b. Kebenaran hanya Satu
c. Kebenaran banyak
d. Kebenaran bercabang-cabang
e. Kebatilan hanya satu.
43.

(5

Kalimat yang digaris bawahi adalah lafadz jama yang memiliki faedah
a. Menunjukkan arah.
b. Menunjukkan musim dingin.
c. Menunjukkan musim panas.
d. Menunjukkan titik tempat orbit.
e. Menunjukkan terbenamnya matahari.
Penggunaan suatu lafadz dalam bentuk mufrod dan jama' dalam al-Qur'an

dan

kadang memiliki makna tertentu seperti lafadz

angin

Perbedaan makana keduanya adalah

lebih tinggi dari kata

dimaksudkan angin yang kencang sedang

angin di akherat
digunakan

.44

a. kata

angin di dunia dan

digunakan dalam konteks azab dan

b. kata
yang biasa

c. kata
d. kata

.dalam konteks rahmat


digunakan

digunakan dalam konteks kebaikan dan

e. kata

.dalam konteks keburukan


dan

.45

Berikut ini yang menjelaskan perbedaan makna kata

dalam al-Qur'an

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

35

jalan berliku
jalan

artinya jalan lurus sedang

dimaksudkan jalan hakiki sedang

.a

.b

kehidupan
jalan biasa

bermakna jalan terjal sedang

.c

digunakan untuk jalan secara umum sedang


jalan kebaikan

.e.

.d

b dan d benar

Penggunaan bentuk jamak untuk lafadz pada ayat tersebut


46.

mengandung makna .
a. kegelapan
b. kegelapan kegelapan
c. kegelapan panjang
47.

d. banyaknya kesesatan
e. kegelapan dunia akhirat



. Kata

pada

ayat ini disebut dalam bentuk mufrod. Hal ini mengandung arti .
a. arah timur dan barat
b. tempat terbit dan tenggelamnya matahari
c. waktu dimulai dan berakhirnya musim dingan dan panas
d. bergantinya siang dan malam
e. terang dan gelap.

48.

Makna kata yang bergaris bawah adalah .


a. jalan yang banyak
b. jalan-jalan kehidupan
c. gaya hidup

d. jalan-jalan kebenaran
e. jalan-jalan kesesatan

49. Kata jika disebut dalam bentuk tunggal dalam al-Qur'an


menunjuk pada .
a. jalan kebenaran
d. semua jalan
b. jalan kesesatan
e. jalan raya
c. jalan kehidupan


50. 17: -






Penggunaan bentuk mutsanna pada kata yang bergaris bawah
menunjukkan.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

36

a.
b.
c.
d.
e.

arah mata angin


arah timur dan barat
tempat terbit dan terbenamnya matahari di bumi
tempat terbit dan terbenamnya matahari di palanet-planet
garis edar plamet-planet

51. Di dalam al-Qur'an penggunaan kata


perbedaan sebagai berikut .

dan

a. Kata lebih umum dari kata

b. Kata digunakan banyak jalan sedangkan kata


menunjukkan satu jalan

memiliki

menunjukkan jalan secara umum sedangkan kata


menunjukkan jalan kebaikan.
Kata artinya jalan kebaikan dan kata artinya jalan

c. Kata
d.

kesesatan
e. Kata artinya jalan di dunia dan kata
di akhirat.
Kata

artinya jalan

.52




.. pada ayat ini memiliki arti

a. angin kehidupan
b. angin spoi-spoi
c. angin yang menyejukkan
d. angin yang membawa adzab
e. angin yang bermanfaat







.53




Penggunaan kata yang bergaris bawah dalam bentuk jamak .

. memiliki arti
a. banyaknya jalan kebaikan
b. banyaknya jalan kesesatan

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

37

c. susahnya mencari jalan kebaikan


d. mudahnya mencari jalan kebaikan
e. susahnya mencari jalan kesesatan
Dalam al-Qur'an Allah menggunakan kata "kesesatan" dalam bentuk jama'

untuk menunjukkan

.54

yaitu

a. banyaknya jalan kebaikan


b. banyaknya jalan kesesatan
c. susahnya mencari jalan kebaikan
d. mudahnya mencari jalan kebaikan
e. banyaknya jalan kehidupan












16: .Kata
pada ayat ini menunjukkan .

55. -

a. arah
d. alam ghaib
b. jumlah langit
e. tempat persembunyian
c. jumlah planet
56. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk tunggal dalam al-Qur'an
.
a.

d.

b.

e.

a.

d.

c.

57. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk jama' dalam al-Qur'an
.
b.

e.

c.
58. Kalimat yang selalu ditulis dalam Al-Quran dengan bentuk jama adalah
a.
b.
c.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

38

d.

e.
59. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk tunggal dalam al-Qur'an
.


e.

d.

a.

b.

c.

60. Ada lafal-lafal yang oleh al-Qur'an selalu disebut dalam bentuk jama', seperti
Sedangkan untuk menunjuk bentuk tunggalnya al-Qur'an kata
menggunakan kata .
d.

e.

a.

b.

c.
61. Berikut adalah kata yang selalu disebut dalam bentuk jama' dalam al-Qur'an
.
a.

b.
c.
d.
e.


- 62. -21:


Sinonim dari kata yang bergaris bawah adalah .

d.
b.
e.
c.
[Link] ini adalah contoh: jawaban lebih dari sekedar apa yang ditanyakan


a.










)(64:



)b. :







(15

c.











)(63:




a.

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

39





)(85:




e.

)(189:
64. Ayat di bawah ini yang mengandung pertanyaan dan jawaban adalah

a.

)(189:


)b. :







(15

c.









)(138:




d.










)(52:


e.










)(64:



65.









189 :
d.

Ayat di atas merupakan contoh tanya-jawab dalam al-Qur'an dimana


jawabannya....
a. sepadan dengan pertanyaan
d. lebih luas dari pertanyaan
b. lebih ringkas dari pertanyaan
e. lebih jelas dari pertanyaan
c. menyimpang dari maksud pertanyaan
[Link] merupakan contoh dari jawaban al Qur'an yang lebih luas dari
pertanyaannya, terletak pada ayat









67.






)(15:



Ayat ini merupakan contoh tanya jawab dalam al-Qur'an di mana jawabannya
.
a. menyimpang dari pertanyaannya

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

a.
b.
c.
d.
e.

40

b. lebih luas dari pertanyaannya


c. lebih sempit dari pertanyaannya
d. sepadan dengan pertanyaannya
e. melebihi pertanyaannya
68. Yang merupakan contoh dari jawaban al Qur'an yang lebih sempit dari
pertanyaannya, terletak pada ayat

b.
c.
d.
e.
a.

69. Perhatikan ayat Al-Quran di bawah ini!

(128: )




Berikut adalah makna kata yang benar

sama ringan dengan


b. sama berat dengan
c. lebih berat dari
d. lebih ringan dari
e. lebih berat dari


: )


(31
Lafadz pada ayat tersebut memiliki kemiripan makna dengan
a.

70.

lafadz lain, yaitu


a.
b.

d.

e.

c.
71. Di antara kata yang sering dianggap sinonim (murodif)dalam al-Qur'an
padahal sebanarnya memiliki perbedaan adalah sebagai berikut, kecuali ...

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

41

a.

72.

d.
b.
e.
c.
Perbedaan kata adalah....
a.
untuk manusia sedang untuk selain manusia
b. adalah bakhil ilmu sedangkan adalah bakhil harta
c. lebih tinggi dari
d. merupakan sifat melekat sedangkan merupakan sifat
sementara
e

dimiliki oleh semua manusia

dan

.
jalan berliku
jalan

.73

Berikut ini yang menjelaskan perbedaan makna kata

dalam al-Qur'an

artinya jalan lurus sedang

dimaksudkan jalan hakiki sedang

.a

.b
kehidupan

jalan biasa

bermakna jalan terjal sedang

.c

digunakan untuk jalan secara umum sedang


jalan kebaikan

.d

.e. b dan d benar


74. Berikut yang tidak menunjukkan perbedaan antara kata

dan

, adalah .
a. al khosyah lebih tinggi dari al khauf
b. secara bahasa al khosyah menunjukkan ketiadaan sedang al kahuf
menunjukan kekurangan
c. al khosyah umumnya digunakan dengan obyek Allah sedangkan al khauf
selain Allah
d. al khosyah menunjukkan besarnya hal yang ditakuti sedangkan al khauf
menunjukkan lemahnya yang takut

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

42

e. al khosyah menunjukan ketakutan yang berkepanjangan sedangkan al


khauf ketakutan sementara
75. (22:)
adalah .
a. Kami hidangkan
b. Kami beri
c. Kami timpakan




arti kata yang bergaris bawah
d. Kami ambil
e. Kami serahkan

76. Di dalam al-Qur'an penggunaan kata


perbedaan sebagai berikut .

dan

memiliki

a. Kata lebih umum dari kata


b. Kata digunakan banyak jalan sedangkan kata
menunjukkan satu jalan

menunjukkan jalan secara umum sedangkan kata


menunjukkan jalan kebaikan.
Kata artinya jalan kebaikan dan kata artinya jalan

c. Kata
d.

kesesatan
e. Kata artinya jalan di dunia dan kata artinya jalan
di akhirat.
77. Berikut adalah di antara pasangan kata yang sering dianggap sinonim dalam
al-Qur'an padahal sebenarnya tidak .
a.

78.

d.
b.
e.
c.






. Penggunaan kata



yang artinya takut pada ayat ini menunjjukan bahwa ..
a. Allah Maha Pemberi
b. Allah Zat Yang Agung
c. Allah Maha Pengasih



79.


bawah adalah .
a. Kami hidangkan
b. Kami beri
c. Kami timpakan

d. manusia makhluk lemah


e. manusia makhluk sombong

arti kata yang bergaris

d. Kami ambil
e. Kami serahkan

80. Kata
dalam al-Qur'an digunakan untuk menunjukkan .
a. pertolongan secara umum
b. pertolongan khusus
c. pemberian secara umum
d. pemberian yang menyenangkan

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

43

e. pemberian yang tidak menyenangkan

Sukse Ujian Nasional Tafsir : Pendalaman Materi SKL

Anda mungkin juga menyukai